GEDUBRAK For #JembatanAnakBangsa


0
Jembatan Kawat Baja Cicaringin, Banten
Jembatan Kawat Baja Cicaringin, Banten (foto: Kompas)

Dear Friends,

Cuma ingin bercerita, seharian kemaren Timeline saya di twitter penuh dengan tweetan dari salah seorang kolomnis Kompas Career (alumni UI) yang juga teman saya Rene Suhardono Canneo (@ReneCC) mengenai #JembatanAnakBangsa, awalnya saya pikir ini tentang jeritan hati masyarakat tentang jembatan yang terputus sehingga  harus menempuh jarak yang jauh untuk berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Namun begitu saya membuka link yang di berikan, saya sungguh kaget dan merasa miris melihat potret dunia pendidikan kita, melihat bagaimana potret anak2 SD berseragam yang harus meniti kawat baja menyebrang melintasi sungai dalam perjalanan mereka menuju sekolah. Perjuangan mereka demi menuntut ilmu dengan mempertaruhkan nyawa sangatlah luar biasa.

Saya hanya ingin mengetuk hati sanubari teman2 yang terdalam, mari kita tanyakan pada diri kita masing-masing. Akan kita berdiam diri melihat hal ini terjadi setiap hari? Baru saja beberapa minggu yang lalu kita semua di kejutkan dengan berita seorang anak di cina terkapar di pinggir jalan akibat tabrak lari dan tidak ada yang mau menolongnya,hingga akhirnya ada orang yang tergerak untuk membawanya ke RS (dia orang yg ke 18/19 yg melintas melewati anak tsb), yang akhirnya kita semua tau nyawa anak tersebut tidak terselamatkan.Seluruh dunia pun mengecam kejadian tersebut.

Foto tersebut diambil oleh fotografer Kompas.com Kristianto Purnomo di Desa Cicaringin, Kecamatan Gunung Kencana, Lebak, Banten, pada 18 Mei 2011, hingga kini belum ada aksi nyata dari pemerintah daerah atau pun pemerintah provinsi. Apakah kita juga akan berbuat hal yang sama seperti halnya kejadian di cina, tau tapi tidak peduli.Apakah kita juga akan berdiam diri melihat hal ini, menunggu hingga adik-adik kita dari SD tersebut menjadi korban karena menyebrang kawat baja tanpa menggunakan pengaman, baru kemudian kita tergerak?

@ReneCC dan beberapa teman di dunia maya sudah sepakat untuk mengadakan fundraising,saya telah berkoordinasi dengan rene dan akan membantu dengan segala sumberdaya  yang saya miliki.  Mungkin kita bisa mulai dengan hal yang simple, lets say we named it GEDUBRAK!!

Kenapa namanya GEDUBRAK!! & apa itu GEDUBRAK!!

Saat saya melihat link yang di berikan tiba-tiba saya terperanjat, ternyata demi mendapatkan ilmu di sekolah, ada anak2 sd yang setiap harinya menjadi Daredevil meniti kawat baja,menyebrangi kali (sungai) agar dapat tiba di sekolah tepat waktu (GEDUBRAK!! Klo harus nunggu pemerintah gerak)

GEDUBRAK merupakan singkatan dari Gerakan Dua riBu peRAK, yaitu menyisihkan hanya Dua (2) ribu rupiah (org betawi biasa bilang 2 ribu perak) / harinya (syukur2 bisa lebih) untuk membantu mewujudkan pembangunan fisik #JembatanAnakBangsa demi masa depan adek2 kita dari SD caringin 03 yang lebih baik. Dana yang teman2 sisihkan bisa di kumpulkan per hari / perminggu/ perbulan atas nama pribadi atau perkumpulan/organisasi .

Mungkin nominalnya yang cuma 2 ribu rupiah perhari terasa kecil dan mustahil dapat mewujudkan pembangunan fisik jembatan yang menurut perhitungan kasar membutuhkan dana 500 juta tersebut, namun apabila dilakukan secara massive dan bersama-bersama saya percaya & yakin dalam 2-3 bulan ke depan dana yang di butuhkan untuk pembangunan jembatan tersebut akan terpenuhi. Dua ribu rupiah secara nominal kecil nilainya bagi teman-teman namun besar manfaatnya bagi adek-adek kita tersebut

Kita semua mungkin pernah dengar bagaimana suksesnya Koin Prita,Koin Sastra dan gerakan social lainnya yang ada dunia maya. Namun akan lebih baik dana yang teman2 sisihkan tidak berupa koin agar gampang di mobilisasi.

Ada baiknya teman2 mengumpulkan dana yang teman2 sisihkan per harinya terlebih dahulu,setelah mencapai nominal tertentu bisa di transfer ke rekening bank yang telah di tentukan, saat ini baru tersedia  Rek BCA 7310163591 an Dwi Rani RH (@dwirani). Apabila teman2 telah mensupport melalui transfer silahkan mention ke @ReneCC @dwirani atau saya @bonni_pc

Jika teman-teman tergerak untuk mensupport gerakan ini bisa menghubungi saya by email (bonnipc@gmail) or by call/sms 081919051641, atau mungkin bisa membantu dengan menyebarluaskan informasi ini ke jejaring yang teman-teman miliki di milis,fb atau pun twitter. Feel free to spread it out.

Terimakasih atas perhatian dan bantuan yang teman-teman berikan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Bonni PC (@bonni_pc)

Link terkait : (http://nasional.kompas.com/read/2011/10/25/15580236/Berawal.dari.Foto.Menjadi.Gerakan.JembatanAnakBangsa)

Update

berikut adalah update-an Jembatan Anak Bangsa, minggu lalu telah di adakan survey ke lokasi.. update-an di dapat dari kicauan @ReneCC ..

(1) Jembatan sudah dibangun hasil swadaya masyarakat setempat + sumbangan Pemda. Beroperasi mulai awal puasa.

(2) Jembatan memperlancar perjalanan warga desa Cicaringin walaupun anak2 SDN03 msh hrs ke sekolah (3.5km dari jembatan)

(3) Kondisi jembatan itu sendiri berlokasi dekat 2 aliran sungai yang menyatu & seringkali banjir.

(4) Dari pengamatan, jembatan ini tidak akan bertahan lama karena konstruksi tanpa pondasi yg memadai.

(5) Jembatan beresiko tinggi karena daerah aliran sungai disekitarnya gundul & mudah longsor.

(6) Sebelum pembagunan (kembali) jembatan kali ini, jembatan cuma bisa bertahan sesaat (>5thn tanpa jembatan)

(7) Kondisi SDN03 Cicaringin juga menyedihkan. Seringkali cuma buka 2-3 hari/mg karena ketiadaan guru2 🙁

(8) Jarak 3.5km + medan berat dari Jembatan ke SDN03 juga mempersulit anak2 dibawah kelas 4 SD untuk jalan kaki.

(9) SDN03 coba berimprovisasi dgn membuka “kelas bayangan” didaerah dekat jembatan untuk kelas 1 – 3 SD.

(10)Walaupun jembatan sudah ada – mereka TETAP PERLU bantuan nyata dari kita semua disini.

(11)Beberapa prioritas yg terpikir oleh kami: INFRASTRUKTUR – perkuat konstruksi jembatan supaya tahan lama.

(12)SEKOLAH – perbaiki fasilitas, perlengkapan belajar & peningkatan kualitas guru. Perlu pendataan detail.

(13)Pendidikan KOMUNITAS – bantu mereka berdaya melalui kolaborasi masyarakat, Pemda & pelaku ekonomi lokal.

(14)Coba bayangkan ratusan KK menjalani keseharian dgn kualitas hidup demikian hanya 5-6 jam dari Jakarta 🙁

(15)Fund raising & aksi2 #JAB akan jalan terus + kumpul2 buat cari cara2 cerdas bantu Cicaringin bersama2.

(16)Akan diadakan 2 ketemuan: Fund raising event by @sosronegoro & problem solving meeting by @audiknowlogy

(17)FINAL, banyak hal baik & keren buat bangsa ini bisa terjadi kalo kita lakukan BERSAMA. Let’s do it!

(18)Kebutuhan volunteer #JembatanAnakBangsa skrg lebih spesifik. Paling mendesak: auditor konstruksi, website developer & education specialist

jangan lupa follow @JembatanAnak untuk keep updates dengan gerakan ini.

terimakasih buat teman2 yang sudah konfirmasi mengirimkan donasi melalui transfer.. terima kasih juga buat teman2 yng mungkin sudah donasi namun sengaja tidak konfirmasi, dan juga untuk teman2 yang membantu menyebarluaskan informasi ini


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Bonni Chaniago
Alumni Fakultas Event yang merasa dirinya salah memilih jurusan saat kuliah, saat ini sedang menggeluti dunia tulis menulis. menulis di blog pribadi maupun di anakui agar otak tidak semakin tumpul menghadapi keruwetan hidup. bisa ditemukan di salah satu sudut labkom kampus, ataupun di kopisop sepanjang jalan margonda, sedang mencari wifii dan wife to be :D

3 Comments

Leave a Reply

  1. berikut adalah update-an Jembatan Anak Bangsa, minggu lalu telah di adakan survey ke lokasi.. update-an di dapat dari kicauan @ReneCC ..

    (1) Jembatan sudah dibangun hasil swadaya masyarakat setempat + sumbangan Pemda. Beroperasi mulai awal puasa.

    (2) Jembatan memperlancar perjalanan warga desa Cicaringin walaupun anak2 SDN03 msh hrs ke sekolah (3.5km dari jembatan)

    (3) Kondisi jembatan itu sendiri berlokasi dekat 2 aliran sungai yang menyatu & seringkali banjir.

    (4) Dari pengamatan, jembatan ini tidak akan bertahan lama karena konstruksi tanpa pondasi yg memadai.

    (5) Jembatan beresiko tinggi karena daerah aliran sungai disekitarnya gundul & mudah longsor.

    (6) Sebelum pembagunan (kembali) jembatan kali ini, jembatan cuma bisa bertahan sesaat (>5thn tanpa jembatan)

    (7) Kondisi SDN03 Cicaringin juga menyedihkan. Seringkali cuma buka 2-3 hari/mg karena ketiadaan guru2 🙁

    (8) Jarak 3.5km + medan berat dari Jembatan ke SDN03 juga mempersulit anak2 dibawah kelas 4 SD untuk jalan kaki.

    (9) SDN03 coba berimprovisasi dgn membuka “kelas bayangan” didaerah dekat jembatan untuk kelas 1 – 3 SD.

    (10)Walaupun jembatan sudah ada – mereka TETAP PERLU bantuan nyata dari kita semua disini.

    (11)Beberapa prioritas yg terpikir oleh kami: INFRASTRUKTUR – perkuat konstruksi jembatan supaya tahan lama.

    (12)SEKOLAH – perbaiki fasilitas, perlengkapan belajar & peningkatan kualitas guru. Perlu pendataan detail.

    (13)Pendidikan KOMUNITAS – bantu mereka berdaya melalui kolaborasi masyarakat, Pemda & pelaku ekonomi lokal.

    (14)Coba bayangkan ratusan KK menjalani keseharian dgn kualitas hidup demikian hanya 5-6 jam dari Jakarta 🙁

    (15)Fund raising & aksi2 #JAB akan jalan terus + kumpul2 buat cari cara2 cerdas bantu Cicaringin bersama2.

    (16)Akan diadakan 2 ketemuan: Fund raising event by @sosronegoro & problem solving meeting by @audiknowlogy

    (17)FINAL, banyak hal baik & keren buat bangsa ini bisa terjadi kalo kita lakukan BERSAMA. Let’s do it!

    (18)Kebutuhan volunteer #JembatanAnakBangsa skrg lebih spesifik. Paling mendesak: auditor konstruksi, website developer & education specialist

    jangan lupa follow @JembatanAnak untuk keep updates dengan gerakan ini.

    terimakasih buat teman2 yang sudah konfirmasi mengirimkan donasi melalui transfer.. terima kasih juga buat teman2 yng mungkin sudah donasi namun sengaja tidak konfirmasi, dan juga untuk teman2 yang membantu menyebarluaskan informasi ini

Choose A Format
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals