Hai Anak UI! Udah siap buat cerita horor? Yuk siapin pop corn, kopi, bantal, dan matiin lampu. Ajak temen kamu juga buat baca cerita kali ini. Karena kalau kamu baca cerita horor tanpa teman, makaaaaa… hati-hati aja kalau tiba-tiba ada yang ikut nimbrung nemenin.

Cerita kali ini terjadi di sekitar tahun 2000. Pada suatu hari, ada mahasiswa bernama Faisal (bukan nama sebenarnya, karena sebenarnya mungkin dia tidak punya nama) yang baru saja selesai kuliah dan bersiap untuk membuat tugas di suatu kantin. Saking banyaknya tugas, nggak terasa, malam semakin larut.

Faisal pun berencana untuk langsung pulang ke tempat kostnya. Karena tidak membawa kendaraan, Faisal pun berjalan kaki menuju kosannya. Tak lama ia berjalan, saat ia melewati gedung Fakultas Hukum Universitas Indonesia, di depan gedung FHUI tepatnya, Faisal melihat seorang ibu-ibu tua berpakaian adat Betawi dengan kebaya & tutup kepala yang menegurnya sambil menanyakan arah jalan.

FHUI. (Sumber: Twitter)

FHUI. (Sumber: Twitter)

“Dek, tau jalan ke gedung anu, nggak?” tanya sang ibu-ibu misterius tersebut.

“Ha? Gedung apa bu?” tanya Faisal tanpa banyak rasa curiga.

Ternyata, si Ibu minta ditunjukkan arah menuju salah satu gedung di FHUI. Karena Faisal adalah anak yang baik hati dan tidak sombong, ia pun memberitahukan arahnya pada ibu tersebut.

advertisement

Tiba-tiba ia teringat bahwa bukunya tertinggal di ruang kelas. Jadi,  Faisal pun tidak langsung pulang, melainkan berjalan kembali ke kampus untuk mengambil bukunya. Setelah mengambil buku, tiba-tiba lagi, Faisal ingin ke toilet. Padahal kampus sudah sepi dan gelap.

Akhirnya, Faisal memberanikan diri untuk mencari-cari toilet yang masih buka karena ingin buang air kecil. Currrr… terdengar suara basah dari toilet yang digunakan Faisal. Entah apa yang dilakukannya, Faisal tampak lama sekali keluar dari toilet.

Setelah selesai, Faisal pun membenarkan ritsletingnya di depan toilet. Saat hendak melangkahkan kaki, tiba-tiba (LAGI) ia mendengar ada suara ibu-ibu tua yang ditemuinya tadi memanggil dirinya.

“Deek… Dek Faisall…,” ujar suara itu.

Ia pun heran, kok si ibu bisa tau namanya, padahal ia tidak memperkenalkan diri saat menjawab pertanyaan tadi.

Lama-kelamaan, suara tersebut semakin kencang. Ia pun penasaran dan mencari dari mana arah suara tersebut berasal. Setelah sibuk mencari-cari, ternyata suara tersebut berasal dari toilet pria yang ia gunakan tadi.

advertisement

Entah Faisal yang lupa mengunci pintu atau bagaimana, ternyata toilet yang ia gunakan tadi pintunya tidak ditutup. Ia pun melongok ke dalam dan… betapa kagetnya ia melihat kepala si ibu yang memanggil2nya tergeletak persis di atas kakus!

Faisal pun pingsan dan ditemukan esok paginya oleh penjaga kampus. Konon, ibu itu adalah penduduk sekitar yang mati dibunuh dan jasadnya dibuang di lokasi FHUI jauh sebelum UI Depok berdiri. Ketahuilah, dulunya area FHUI adalah hutan atau rawa-rawa yang tidak berpenghuni. Nah loooh.

—

Buat anak-anak FH UI, pernah denger cerita misteri ini sebelumnya?

Yuk bagikan tulisan ini ke Facebook, Twitter atau LINE kamu agar teman-teman kamu semakin berhati-hati di saat berjalan pulang.



[reaction_buttons]