Indonesia merupakan negara kepulauan beriklim tropis yang dikaruniai banyak pulau dengan kondisi alam yang unik nan indah. Keunikan dan keindahan alam Indonesia itu tersebar mulai dari lautan, pesisir pantai sampai ke pegunungan.

Berbicara mengenai pegunungan, filsafat kepercayaan agama-agama asli Nusantara dan agama Hindu mempercayai bahwa pegunungan atau tempat yang tinggi adalah tempat persemayaman roh-roh leluhur dan juga para Dewa. Menurut kepercayaan agama Hindu, semakin tinggi suatu tempat, maka tempat tersebut semakin dekat dengan Tuhan atau Dewa (Hyang).

Dataran Tinggi Hyang merupakan salah satu kenampakan alam pegunungan yang ada di Indonesia,memiliki luas ±14.177,00 Ha (berdasarkan pengukuran penataan batas yang telah dilaksanakan oleh Balai Besar KSDA Jawa Timur  pada tahun 1986). Dataran tinggi Hyang diapit oleh gunung Semeru di bagian barat dan gunung Raung di bagian timur. Puncak tertinggi di dataran tinggi Hyang adalah Puncak Argopuro dengan ketinggian 3.008 Mdpl.

Dataran tinggi Hyang merupakan kawasan pegunungan dengan kawasan hutan yang heterogen dan memiliki beragam jenis flora-fauna. Dataran Tinggi Hyang saat ini berstatus sebagai sebuah suaka margasatwa dengan nama resmi Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang (SMDTY). Selain itu, ada sebuah cagar alam di kawasan dataran tinggi ini yang bernama Cagar Alam Sungai Kolbu.

“Hyang Menuju Taman Nasional” merupakan suatu ekspedisi yang berada di bawah naungan rangkaian kegiatan Badan Khusus Pelantikan (BKP) Mapala UI 2015. Sebagai bentuk pengimplementasian basic outdoor skill dan organization skill yang telah didapat selama tahap I dan tahap II BKP Mapala UI 2015.

Perjalanan ini akan diikuti oleh 48 calon anggota (caang) Mapala UI 2015. Tujuan diselenggarakannya acara ini yaitu untuk menggali potensi alam yang dimiliki oleh Dataran Tinggi Hyang. Di samping itu, tujuan utama perjalanan ini adalah untuk merekomendasikan dataran tinggi Hyang menjadi Taman Nasional ke-52 di Indonesia melalui laporan observasi.

advertisement

Tidak hanya melakukan ekspedisi saja, caang BKP Mapala UI 2015 berusaha untuk menerapkan salah satu asas Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat melalui bakti sosial yang akan diadakan di lereng Selatan dataran tinggi Hyang. Bakti sosial ini akan diadakan di Dusun Petung Tulis, Desa Darungan, Jember, Jawa Timur.

Agenda dari kegiatan Bakti Sosial ini yaitu dengan melakukan penyuluhan terhadap anak-anak di Dusun Petung Tulis oleh Tim Baksos Mapala UI. Penyuluhan yang diberikan berupa penyuluhan kesehatan berupa PHBS (Pedoman Hidup Bersih dan Sehat). Hal ini dilakukan karena masyarakat Dusun Petung Tulis sering terjangkit penyakit diare (info: Sekretaris desa Darungan).

Selain itu dilakukan juga penyuluhan berupa kegiatan menonton video perusakan hutan, dongeng tentang hutan, games serta lomba menggambar yang berhubungan dengan ekosistem dan keindahan alam.

Tujuan dari kegiatan ini adalah memberi pengetahuan kepada anak-anak di Dusun Petung Tulis tentang ekosistem hutan, kerusakan hutan beserta dampaknya dan mereka dapat membayangkan betapa indahnya hidup apabila dapat berdampingan dengan hutan dan seisinya.

Selain itu, bakti sosial akan dilakukan dalam bentuk pemberian alat tulis beserta buku-buku kepada anak-anak generasi penerus di Dusun Petung Tulis, Desa Darungan, Jember, Jawa Timur demi keberlangsungan pendidikan di daerah tersebut.

Salam,

advertisement

Calon Anggota BKP Mapala UI 2015

(Tim Humas Perjalanan Panjang)



[reaction_buttons]