Ini Fakta Bahaya Plastik dan Kenapa Kita Harus Diet Kantong Plastik


0

Plastik, benda yang erat kaitannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Sering ditemukan di berbagai macam barang, digunakan sebagai pembungkus (kemasan) makanan & minuman. Namun tak banyak yang sadar, benda yang mungkin sudah seperti sahabat kita ini adalah benda yang berbahaya dan tidak ramah lingkungan karena sulit teruai di dalam tanah.

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang bahaya plastik

  • Setiap harinya Indonesia memproduksi sampah kantong plastik 4000 ton/hari atau setaa dengan berat 16 unit pesawat boing 747. Sampah kantong plastik ini berdampak buruk pada lingkungan karena sulit terurai alami, akan berakhir di tanah,sungai, saluran air dan mengalir ke laut yang menimbulkan bahaya pada ekosistem di laut
  • Selain Sampah botol plastik , sampah tas plastik dan sampah plastik kemasan juga menjadi masalah bagi lingkungan. Berdasarkan kajian Greeneratio Indonesia pada tahun 2009, 1 orang di republik ini berkontribusi menghasilkan 700 sampah plastik/tahun.
  • Sampah plastik yang bisa di daur ulang atau dipakai kembali hanya sebagian kecil, sebagian besar dari sampah plastik yang kita hasilkan setiap harinya akan menumpuk di Tempat Pembuangan Sampah Akhir, sebagian lagi masuk ke sungai dan berakhir ke laut
  • Sampah plastik dilaut terus bertambah jumlahnya. Sampah plastik yang ditemukan mengapung di laut jumlahnya mencapai 100-150 juta ton, dan tiap tahun jumlah bertambah sekitar 6,5 juta ton. Sekitar 13.000 partikel plastik bisa ditemukan di setiap kilometer persegi areal laut

The Body Shop Indonesia , Salah satu perusahaan yang memiliki concern di bidang lingkungan berkomitmen mendukung berbagai upaya untuk mengurangi dan mencegah pemakaian plastik berlebihan. Rika Anggraini, GM Corporate Communication The Body Shop Indonesia menjelaskan bahwa selain berkolaborasi dengan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP), The Body Shop Indonesia juga mengajak seluruh customernya dan masyarakat Indonesia untuk mendukung dan menandatangani petisi #Paya4Plastic yang dapat dilakukan di store The Body Shop mulai 26 Maret hingga Mei 2015 ataupun melalui media online di www.change.org/dietkantongplastik.

SAMSUNG CSC

Rika Anggraini, GM Corporate Communication The Body Shop Indonesia

Petisi #Pay4Plastic ini ditargetkan sebanyak 1 (satu) juta tandatangan petisi. Petisi ini diberi judul ” Presiden dan Gubernur, Buatkan Peraturan Diet Kantong Plastik” yang juga ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia Vicky Lumetut ( Walikota Manado). Petisi ini sebagai wujud pelaksanaan Peraturan Pemerintah no 81 Tahun 2012 tentang pengelolaan sampah.

Nadine Zamira dari Gerakan Indonesia  Diet Kantong Plastik di sela-sela perayaan Eart Hourh (28/03/2015)  bersama The Body Shop mengatakan, selain mengatur pengelolaan sampah plastik yang baik, masyarakat juga meminta diterbitkannya peraturan untuk menghentikan pemberian kantong plastik gratis melalui petisi #Pay4Plastic ini.

SAMSUNG CSCNadine Zamira, Indonesia Diet Kantong Plastik

Selain Nadine Zamira, Nadine Chandrawinata juga mendukung kampanye petisi #Pay4Plastic ini, karena dia juga memiliki kepedulian terhadap bahaya sampah plastik di laut.  Nadine yang memiliki hoby menyelam ini bercerita betapa seringnya ia saat menyelam menemukan sampah plastik berada di dalam laut. Ia dan teman-temannya pun sering memungut sampah-sampah plastik tersebut karena berbahaya bagi biota laut. Nadine dan teman-temannya menggagas sebuah kampanye yang bernama #SeaSoldier

Program #SeaSoldier menggandeng anak muda untuk melakukan kegiatan positif menjaga lingkungan seperti menjaga kebersihan lingkungan pantai dan laut dari sampah terutama sampah plastik demi melestarikan kehidupan biota laut seperti terumbu karang dan ikan.  Habitat biota laut selama ini terancam oleh banyaknya sampah yang bermuara ke laut dari wilayah-wilayah pemukiman di kota. Sudah saatnya anak muda mengambil bagian dalam menjaga lingkungan demi kelestarian dan  masa depan, ujar Nadine.

SAMSUNG CSCNadine Chandrawinata, Sea Soldier

Selain Nadine Zamira dan Nadine Chandrawinata, Aktris cantik Ersa Mayori juga memberikan pengalamannya terkait hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari untuk mengatasi sampah plastik, salah satu contohnya adalah membawa reuseable bag saat berbelanja dan berani menolak kantong plastik gratis yang ditawarkan oleh penjual.

Mari sama-sama kita diet kantong plastik demi menjaga kelestarian lingkungan dan mari sukseskan petisi #Pay4Plastic agar Peraturan Pemerintah no 81 tahun 2012 dapat diimplementasikan.

SAMSUNG CSC

SAMSUNG CSC

SAMSUNG CSC


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Bonni Chaniago
Alumni Fakultas Event yang merasa dirinya salah memilih jurusan saat kuliah, saat ini sedang menggeluti dunia tulis menulis. menulis di blog pribadi maupun di anakui agar otak tidak semakin tumpul menghadapi keruwetan hidup. bisa ditemukan di salah satu sudut labkom kampus, ataupun di kopisop sepanjang jalan margonda, sedang mencari wifii dan wife to be :D

One Comment

Leave a Reply

  1. Sangat mendukung dengan program untuk TIDAK menggunakan kantong plastik untuk segala kebutuhan, namun agak sulit diberdayakan di pasar tradisional, karena setiap bentuk belanja kebutuhan pokok sehari-hari selalu dibungkus dengan kantong plastik. Mereka menyediakan kantong plastik dari berbagai ukuran untuk pembungkus. Selama ada fabrik kantong plasting, pastinya agak sulit untuk menyegerakan program ini untuk berhasil.