Kita semua tahu, kiprah para alumni Universitas Indonesia mengisi berbagai panggung di negeri ini sudah tidak bisa dihitung lagi saking banyaknya. Termasuk lulusan-lulusan UI yang mendapatkan lakon di panggung politik. Tak jarang menteri-menteri yang dicomot oleh pemerintah saat ini pun rata-rata merupakan lulusan kampus ini karena dianggap mampu memenuhi sisi akademis panggung politik saat ini.

Sebetulnya siapakah orang-orang yang menjadi politisi hasil godokan Universitas Indonesia ini? Mari kita lihat 7 politisi yang merupakan lulusan UI dan menjadi lakon di panggung politik saat ini (bahasa gampangnya mah yang sering kedengeran di tipi-tipi, hahaha).

 

Bapak Akbar Tandjung

Akbar Tanjung

Bapak yang satu ini, penulis sudah sering dengar namanya saat Orde Baru alias saat rezim pemerintahan Pak Soeharto. Kira-kira penulis masih umur TK, tapi karena ayah penulis suka banget nyalain berita di ruang tamu, akhirnya sampai sekarang inget banget siapa Pak Akbar Tandjung. Beliau merupakan lulusan dari pendidikan teknik Universitas Indonesia. Sepak terjang beliau di dunia politik memang keren banget, beliau sejak zaman Soeharto, menjadi Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Kemudian pemerintahan selanjutnya, merekrut beliau menjadi Menteri Negara Perumahan Rakyat dan selanjutnya menjadi Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia. Hingga tahun, 2004 saat pemerintahan Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie, beliau menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat.

 

advertisement

Bapak Fahri Hamzah

Politisi-UI-Fahri-Hamzah

Bapak H. Fahri Hamzah, S.E adalah wakil ketua DPR RI pada masa jabatan Bapak Jokowi di tahun 2014-2019 ini. Pada pemerintahan kedua SBY, beliau juga pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat mewakili daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat. Politikus yang digandeng oleh Partai Keadilan Sejahtera ini merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan sebelumnya pernah menempuh pendidikan selama 2 tahun di Fakultas Pertanian Universitas Mataram.

 

Ibu Meutia Hatta

Politisi-UI-Meutia-Hatta

Sosoknya yang lembut, ramah dan menginspirasi, itulah yang bisa didapatkan dari Ibu Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono. Anak perempuan dari mantan wakil presiden dan proklamator Indonesia Bapak Mohammad Hatta ini, pada tahun 2006-2010 menjadi Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia dan tahun 2004-2009 pun menjadi Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan. Beliau mendapatkan gelar doktor dalam bidang antropologi dari Universitas Indonesia pada tahun 1991. Wanita kelahiran Yogyakarta, 21 Maret 1947 ini, sangat giat dalam memberi penegakkan pada kaum hawa. Beliau banyak memberi masukkan saat pemerintah hendak menegakkan kembali UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT).

 

advertisement

Bapak Jero Wacik

Politisi-UI-Jero-Wacik

Nah, untuk menteri yang satu ini, penulis beneran selalu denger namanya dimana-mana. Beliau adalah Bapak Jero Wacik. Bapak kelahiran Singaraja, Bali, 24 April 1949 ini, merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan dari jurusan Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung. Beliau menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia menggantikan Darwin Zahedy Saleh saat reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II pada tanggal 18 Oktober 2011. Diluar dari berita miring tentang beliau, kita patut bangga juga bahwa masih ada orang-orang yang mau menjadi menteri dan bekerja pagi hingga larut malam untuk memikirkan negara kita 🙂

 

Ibu Rieke Diah Pitaloka

Politisi-UI-Rieke-Diah-Pitaloka

Ketika artis satu ini yang naik daun karena sebuah sitkom “Bajaj Bajuri”, penulis gak pernah tahu sebelumnya kalau dia adalah artis cerdas dengan prestasi yang melejit. Politikus yang satu ini berhasil membuat citra bodohnya di pemeran Oneng di sitkom tersebut menjadi berubah sangar saat dia duduk di kursi DPR saat tahun 2009-2014. Penulis seneng banget kalo disuruh bahas artis yang satu ini, walaupun dia artis tapi dia adalah politikus yang cerdas. Tak heran kalau ia langsung digaet oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk menajdi anggota didalamnya.

Kariernya di dunia akademis, keartisan dan politikus sangat berimbang. Ia mengenyam pendidikan sarjana di Fakultas Sastra Belanda Universitas Indonesia dan Filsafat STF Driyakara, kemudian mengambil pendidikan S2 di Filsafat Universitas Indonesia. Sepak terjang wanita cerdas ini berawal menjadi wakil sekretaris jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa saat dipimpin Muhaimin Iskandar, lalu ia mengundurkan diri dan masuk ke keanggotaan PDI-P. Saat ini, Mbak Rieke menjadi anggota DPD periode 2014-2019 dengan sebelumnya maju sebagai calon legislatif DPD dapil Jawa Barat VII.

 

Bapak Erman Suparno

Politisi-UI-Erman-Suparno

Foto diatas adalah Bapak Ir. H. Erman Suparno, MBA., MSI yang merupakan lulusan pascasarjana jurusan Administrasi Negara dari Universitas Indonesia pada tahun 2000. Bapak Erman dinominasikan sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi oleh Ketua PKB, Muhaimin Iskandar. Beliau merupakan anggota partai politik Partai Kebangkitan Bangsa dan saat dilantik menjadi menteri, ia adalah Wakil Ketua Komisi V DPR dan bendahara umum PKB.

 

Bapak Abdul Gafur

Politisi-UI-Abdul-Gafur

Siapa yang tidak jarang mendengar nama bapak politikus satu ini? Namanya adalah Pak Abdul Gafur yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Salut sebenarnya sama Pak Abdul Gafur ini, karena beliau adalah lulusan Fakultas Kedokteran dan menjadi seorang politikus. Well, emang gak selalu pekerjaan akhir kita akan sama sih ama program studi yang kita jalanin, hehe. Somehow, saat negara memanggil ya kita harus siap sedia #cie. Sepak terjang beliau di politik berawal dari tahun 1972, dimana beliau menjadi anggota DPR dalam fraksi ABRI dan pada tahun 1988-1997, beliau menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung Republik Indonesia. Selain itu, pada tahun 1993-2004, beliau juga menjadi Ketua DPP Partai Golkar.

Demikianlah profil 7 lulusan UI yang menjadi politikus terkenal di tanah air. Walaupun penulis sempat membaca ada sumber yang mengatakan kampus UI banyak menghasilkan koruptor, tapi itu hanya generalisir saja 🙂 Lagi-lagi, bagaimanapun juga, semua kampus tidak pernah mengajarkan menjadi koruptor, semuanya kembali ke urusan pribadinya ingin menjadi apa.

Tahu politisi Indonesia lulusan UI yang lainnya? Share di komentar ya!

 

Sumber:

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

 



[reaction_buttons]