Selamat datang kembali di postingan yang sebenernya ga penting tapi tetep dibaca juga, civitas academica Universitas Indonesia! Buat kita-kita yang udah melewati masa-masa pengambilan Jaket Kuning a.k.a Jakun yang super sakral dan kita idam-idamkan saat masa-masa masuk PTN ini, sekarang anakUI.com mau nanya; berapa waktu pemakaian Jaket Kuning kalian dibandingkan waktu Jaket Kuning ini mendekam di lemari? Hayo.

Yup! Bener banget nih, pasti bisa dihitung pake jari deh berapa penggunaan Jakun lo selama sebulan. Jangankan selama sebulan, selama berkuliah deh ahahaha. Kita semua pasti pernah ngalamin masa di mana mupeng ketika ada kaka-kaka pake Jaket Kuning yang berseliweran, entah saat promo SMA atau di stasiun televisi. Kenyataanya, setelah mendapatkan dan menggenggam benda ini, lama-kelamaan jadi biasa aja. Apa gue doang? Entah, mending baca dulu artikel di bawah ini.

1. Penyambutan Maba

Foto0508

Jakun itu sering banget dipake saat masuk semester baru, saat maba-maba lucu ini pertama kalinya disambut oleh kakak-kakak yang ramah nan siap menerkam membantu. Biasanya, maba-maba polos itu langsung mupeng tiap liat kaka-kaka tadi berseliweran dan mejeng pake Jaket Kuning.

“aduh, kapan ya gue dapet itu… apa harus selesai ospek dulu baru dapet…”

Tenang, adik-adik, kalian sudah pasti mendapatkannya. Tapi… kalian harus rela serobot sana – serobot sini untuk cepet-cepetan dapet Jakun. Selo aja sih sebenernya, ngambil belakangan juga ujung-ujungnya dapet kok…

advertisement

 

2. Nyanyi di Balairung

wisuda-ui

(Wisuda UI: sumber)

UNIVEEEEEEERSITAS INDONESIA. UUUUUUUNIVERSITAS KAMI. IIIIIIIIBUKOTA NEGARA. PUSAT ILMU BUDAYA BANGSAAAAA.

Ini adalah momen pertama di mana kita menyanyikan lagu kebanggaan itu di Balairung secara bersama-sama mengenakan Jakun. Bayangin! Beribu-ribu orang pake Jaket Kuning dan menyanyikan lagu tersebut demi mengiringi para wisudawan. Pokoknya lo harus ngerasain sendiri gimana merindingnya. One of the precious moment in your life deh pokoknya.

 

3. Demo

mahasisiswa-ui

(Mahasiswa UI Demo: sumber)

Wahahaha ini dia. Sebagai mahasiswa, kita juga perlu turun ke jalan, membela hak-hak rakyat. Katanya sih gitu. Dan salah satu cara untuk menunjukkan semangat serta identitas mahasiswa itu adalah almameter mereka, ya mahasiswa UI otomatis pake Jakun buat turun ke jalan dan melakukan demonstrasi. Tapi ga harus turun ke jalan juga kok sebenernya, banyak cara untuk menyampaikan aspirasi.

 

advertisement

4. Ngedanus di Stasiun TV

Gambar ilustrasi talkshow di tv

Gambar ilustrasi talkshow di tv

Pernah nonton talkshow or everything else yang penontonnya merupakan penonton bayaran? Ahahaha jangan salah, anak UI juga sering nyari dana dengan cara yang demikian dan mengandalkan Jakun sebagai identitas mereka, lalu nongol deh di tv sambil tepuk tangan dan muka ceria. Iyalah, dibayar. Asal jangan muncul di acara tv terus joget ala-ala ye-ye-ye gitu sih.

 

5. Foto Kepengurusan

Hanya gambar ilustrasi saja via dpm.fib.ui.ac.id

Hanya gambar ilustrasi saja via dpm.fib.ui.ac.id

Bagi sebagian besar organisasi yang ada di Universitas Indonesia, baik tingkat Universitas, Fakultas, maupun Jurusan, foto kepengurusan ini merupakan hal yang sakral dan ga boleh dilewatkan. Kadang, bagi organisasi yang ingin foto formal tapi ga punya atau jaket organisasinya belum jadi, mereka memilih satu alternatif yang pasti semua anggotanya punya; Jakun. Dan Voila! Foto kepengurusan terlaksana dengan hasil yang seragam serta formal.

 

6. Promosi Jurusan

17-bkui-kesehatan-masyarakat

(BKUI: sumber)

Ini yang gue bilang tadi, Jakun juga bisa dijadiin ajang mejeng sama adik-adik kita. Basi banget sih, tapi ya demikian adanya. Untuk promosi jurusan dan kunjungan-kunjungan secara resmi, diperlukanlah suatu identitas resmi yang melambangkan bahwa kita adalah civitas academica Universitas Indonesia, apalagi kalo bukan Jakun kita ini.

 

7. Menuhin Lemari

23082010

(Jakun: sumber)

Nah ini dia fungsi Jakun yang paling dominan dan menghabiskan sebagian besar waktunya. Selain fungsi-fungsi di atas, ternyata Jakun kita ini lebih sering sebagai pemenuh lemari, mendekam di sana bersama pakaian-pakaian kita lainnya, dan jarang tersentuh, kecuali ada event-event tertentu. Kasihan ya, semoga dia baik-baik aja di sana.

Jadi, gimana? Udah berani buat make Jakun buat ngampus sehari-hari belom? Ahahaha ga deng bercanda. Panash. Bagaimanapun bentuk dan sedemikian jarangnya Jakun ini kita pake, ia tetaplah saksi bisu perjuangan kita untuk dapat berjuang dan bertahan di Kampus Perjuangan ini. Hidup Mahasiswa!

jakun

 

Baca juga tulisan tentang mengulas tentang kehidupan mahasiswa di artikel: “Ada 5 Tipe Males Mahasiswa. Nah, Kamu yang Mana?

 

Bagikan artikel ini di Facebook, Twitter, dan LINE kamu agar teman-teman mu yang lain juga membacanya! Yeay!



[reaction_buttons]