Buat kamu para siswa SMA yang pengen masuk UI, pasti tau dong ada beberapa jalur untuk bisa masuk ke kampus favorit di Indonesia ini. Perguruan Tinggi Negeri terbaik di Indonesia yang juga peringkat 67 se-Asia tahun 2016 versi lembaga pemeringkat dunia Quacquarelli Symonds (QS) ini selalu ramai peminat apapun jurusannya. Sehingga, bukan rahasia lagi kalau Universitas Indonesia harus sangat selektif nih dalam menyeleksi setiap calon mahasiswanya tiap tahun.

Seperti yang kita tau, kalau untuk masuk UI kita bisa lewat tiga jalur, yakni SNMPTN, SBMPTN, dan SIMAK UI. Pada tahun lalu, peminat UI melalui jalur SBMPTN dan SNMPTN mencapai angka 55.000 orang dengan daya tampung hanya 1415 kursi atau setiap peserta memiliki kesempatan 2,5% masuk di semua jurusan UI, yang artinya setiap 100 orang hanya 2 orang yang berkesempatan mencicipi kuliah di UI. Itupun tanpa kita request jurusannya. Sementara itu, peminat yang lewat jalur SIMAK UI, sekitar 37.456 peserta yang memperebutkan sebanyak 2.537 bangku terbagi dalam tiga program pendidikan, yakni Vokasi, Sarjana Reguler, dan Paralel.

Nah, seperti yang kalian lihat dari angka-angka di atas, SIMAK UI meskipun lebih sedikit peminatnya dan daya tampungnya lebih banyak, tapi itu masih dibagi ke dalam sembilan program pendidikan. Jadi, bagi kalian lulusan SMA yang mau kuliah di UI kelas Sarjana Reguler, kalo kita pukul rata dibagi sembilan, kuota Sarjana Reguler cuma kebagian 280an kursi. Weits, inget ya itu cuma perhitungan matematis ala kita aja, karena yang pasti setiap tahun dan setiap program punya kuotanya masing-masing.

Informasi jalur masuk S1 Reguler (via ui.ac.id)

 

BACA JUGA: SIMAK UI: Coba di SIMAK

 

advertisement

Anyway, kalian tau nggak sih bedanya SIMAK UI, SBMPTN, dan SNMPTN?

SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) adalah seleksi yang dilihat dari nilai rapor kalian selama sekolah guys. Jadi, kalau kalian punya nilai rapor yang baik selama sekolah dan tepat dalam memilih jurusan, kalian bisa berkesempatan masuk UI TANPA TES. Sedanngkan, SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) adalah seleksi yang dilakukan dengan mengikuti serangkaian tes tertulis serentak di seluruh Indonesia, mulai dari TPA (Tes Potensi Akademik), TPD (Tes Pengetahuan Dasar) baik saintek maupun soshum, sesuai jurusan yang kalian pilih.

Jalur terakhir untuk masuk UI itu adalah SIMAK UI. SIMAK UI (Seleksi Masuk Universitas Indonesia) adalah ujian seleksi terpadu masuk UI yang diselenggarakan kampus makara bagi calon mahasiswa yang pengen masuk UI. Tes ini juga hampir sama seperti SBMPTN, yakni tertulis dan serentak dilakukan di seluruh Indonesia. Tes ini diperuntukkan bagi para calon mahasiswa yang bakal mengambil program pendidikan Vokasi (D3), Sarjana Reguler, Sarjana Paralel, Profesi, Spesialis, Magister dan Doktor. Nah, kalau program Sarjana Kelas Internasional dan Sarjana Kelas Ekstensi tesnya dilakukan di waktu yang berbeda.

Jadwal SNMPTN dan SBMPTN 2017 (via ui.ac.id)

Logo SIMAK UI (via twitter)

Fyi, 9 Januari lalu, format SIMAK UI baru aja dirubah. Perubahan ini bisa membuka harapan baru nih buat kalian yang mau kuliah di UI Program Sarjana Reguler tahun 2017 ini. Kenapa eh kenapa? Apa kabar terbarunya? Apaan sih? Penasaran ya?

Yup, mulai tahun ini SIMAK UI bagi lulusan SMA hanya diperuntukkan bagi program pendidikan Vokasi, Paralel, Internasional, Profesi, Spesialis, Magister, Doktor, dan Ekstensi. Tidak lagi diperuntukkan untuk Program Sarjana Reguler. Ketetapan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Riset,Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor No. 126 Tahun 2016  tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri. Alokasi daya tampung penerimaan mahasiswa S1 Reguler melalui jalur SNMPTN adalah sebesar 30 %, dan pada jalur SBMPTN sebesar 70 %. Dengan ketetapan baru tersebut, maka penerimaan mahasiswa S1 Reguler melalui jalur SIMAK UI pada tahun ini ditiadakan.

Dihapusnya kebijakan Program Sarjana Reguler melalui SIMAK UI, otomatis membuat kuota SBMPTN bertambah, yang berarti bangku Sarjana Reguler via SBMPTN ditambah sekitar 280an bangku, berdasarkan hitungan matematis ala penulis di atas.

advertisement

Entah ini merupakan gembira atau tidak, yang jelas kamu yang pengen banget masuk kelas reguler tinggal maksimalin diri di SNMPTN atau SBMPTN, nggak usah daftar dan ikut tes SIMAK lagi yang “katanya” soal-soalnya cuma bisa diSIMAK!

 

BACA JUGA: Adik-adik SMA Mau Masuk Universitas Indonesia? Sssst, Ini Jalur Rahasianya!

 

Jadi, buat kalian yang ngebet banget masuk UI kelas reguler, sekarang mesti persiapkan diri lebih matang lagi. Setidaknya, kuota masuk UI yang tadinya kepotong SIMAK UI, sekarang hanya diperuntukkan melalui SNMPTN dan SBMPTN. SEMANGAT! Kasih tau juga ke teman-teman kalian yang ngebet kawin jadi anak UI dengan cara share artikel ini melalui akun Facebook, Twitter, dan Line kalian biar semuanya tau, kalo UI selalu hadir buat kalian yang membutuhkan!



[reaction_buttons]