Di fakultas apa lagi kamu akan menemukan mahasiswanya berpanas-panasan duduk di pinggir jalan demi menghitung kendaraan bermotor yang lewat setiap jam-nya? Yup, cuma di Fakultas Teknik jawabannya. Banyak beredar mitos seputar mahasiswa/i yang berkuliah di Fakultas Teknik, khususnya teknik UI. Memang apa sih spesialnya anak Teknik? Simak hasil penelusuran kami seputar COWOK teknik yang dijamin akan bikin kamu langsung pegang hape dan buru-buru ngontak temen kamu yang kuliah di Fakultas Teknik buat minta dijodohin sama mereka.

 

1. Cowok Fakultas Teknik Itu GANTENG.

Silahkan tentukan sendiri ini mitos atau fakta, yang jelas, pada zaman dahulu kala, para mahasiswa Teknik UI belum ada yang tersentuh oleh belaian lembut kaum hawa. Para mahasiswa seakan-akan tidak peduli dengan dirinya. Tidak perlu tampak rapi, apalagi wangi dan sisiran. “Siapa yang mau peduli?” – kira-kira begitu ujar mereka dalam pikiran.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, begitu kejadian satu wanita masuk ruang teknik, seluruh mata pria pun terpana. Dia tidak hanya akan menjadi bunga, namun ia akan langsung diangkat menjadi ‘Ratu’. Kehadirannya dianggap bisa mengubah jalan hidup banyak kaum Adam di ruang praktikum Fakultas Teknik!

Jadi ya, sekarang kalau kamu penasaran dan ngintip-ngintip ke ruangan anak teknik, kamu akan temukan pria-pria ganteng tapi agak kucel tapi pinter-pinter gimana gitu.. melting deh!

 

advertisement

2. Jarang Dibelai

Dalam artian yang sebenarnya. Loh kok gitu? Kenapa? Ya karena masih banyak stigma yang beredar bahwa Fakultas Teknik itu ya fakultasnya cowok. Banyak kerjaan fisik namun tak sedikit juga yang memeras otak. Bahkan, jika ada teman/adik/anak/tetangga perempuan memilih Fakultas Teknik maka gak sedikit asumsi masyarakat yang beranggapan seperti: “Ha? Teknik? Yakin? Kamu kan perempuan?” atau “aduh, cari fakultas lain aja bisa?” – Padahal, dengan era emansipasi seperti ini sah-sah saja jika ada seorang perempuan, biduan atau siapapun memilih fakultas apapun yang dia mau. Ya, kalau bisa sih Teknik. Sepi soalnya, gak ada teman buat ngobrol-ngobrol lucu gitu.

 

3. Sang Pencari Jodoh

Meski setiap hari ditemani oleh teman yang itu lagi – itu lagi, ternyata cowok-cowok Fakultas Teknik UI itu punya hobi yang sama. Yakni, mencari jodoh. Iya, nyari doang, dapat gak dapat ya urusan belakangan. Cari aja dulu. Kalau nyantol ya syukur, kalau gak ya paling cuma jadi bahan obrolan aja. Kayak gini : “Bro, ke kantin Psiko yuk bro, ngecengin cewek-cewek sana.” atau “Eh, udah liat Shinta? Anak FISIP yang lagi rame itu bro, cakep yah? Ah, barusan lewat depan gue tuh dia. Tapi gue gak berani sapa, abis cakep banget.” – Namanya aja yang Fakultas Teknik, tapi gak pernah diajarin Teknik Berjodoh. Jadinya ya, gitu. Sana deh balik nongkrong di kantek aja.

 

4. Banyak Dicari

Meski hobinya mencari jodoh, ternyata cowok-cowok fakultas teknik UI ini sudah banyak dijadikan incaran oleh fakultas lain atau bahkan kampus lain. Tapi entah kenapa, mereka sulit sekali dipertemukan. Mungkin belum jodoh. Terus kapan berjodohnya? Kapan ya? Cari waktu buat tidur aja mereka susah, apalagi ketemu jodoh. Eh, bener gak sih?

 

advertisement

5. Berpotensi Makmur

Jadi, selain sebenernya mereka ini ganteng-ganteng kucel pinter gimana gitu, cowok-cowok Fakultas Teknik UI juga berpotensi loh untuk hidup makmur. Wah kok bisa begitu?

Jadi begini, begitu mereka lulus kuliah, gaji pertama kerja di pertambangan (misalnya) sudah bisa langsung disetel menjadi 8 digit, yaa kira-kira 10 jutaan gitulah per bulan. Tidak cuma itu, jika mereka sudah punya pengalaman, gaji 8 digit yang dihitung per bulan itu, bisa berubah drastis menjadi per jam. Iya, kamu gak salah baca, 8 digit PER JAM.

Misalnya seorang Welding Subsea Engineer dikontrak untuk ngelas pipa bawah laut, begitu selesai bayarannya langsung 40 juta rupiah per jam. Sekali lagi, PER JAM. Nah, dalam jangka waktu kontrak 48 jam dia bisa menghasilkan 1,92 Milyar rupiah. Jadi, gak usah heran kalau kamu cukup beruntung mendapatkan seorang suami Engineer, lalu tiba-tiba dia bisa belikan kamu rumah di komplek estate kelas atas hampir setiap hari, atau ngajakin sekeluarganya umroh tiap bulan. INI DIJAMIN HALAL, gak usah pake korupsi!

 

6. Ramah

Meski badannya besar, mukanya terlihat sangar dan punya kemungkinan jarang mandi. Begitu cowok teknik sudah ngobrol atau kerja bareng cewek sampai larut malam, mereka rela loch nganterin kamu sampai ke ujung dunia sekali pun. Kalau kamu sudah berhasil dapatkan gandengan perasaan sama anak Fakultas Teknik UI dan sering pulang malam lewat bunderan UI, kamu gak perlu takut bakal diserang begal lagi. Karena memang cowok-cowok Fakultas Teknik UI adalah pria-pria pilihan. Salah satu pelindung dan penjaga yang terbaik untuk kaum hawa.

7. Berprinsip

Karena setiap hari ditempa dengan pelajaran dan praktikum yang menguatkan fisik dan batinnya. Cowok-cowok Fakultas Teknik UI biasanya hidup dengan prinsip yang tidak main-main, yaitu semuanya harus KONGKRIT… KRIT!! Setiap hal-hal detil harus jelas perencanaan dan penerapannya. Ketegasan yang seperti ini yang seringkali bikin cewek-cewek gampang melting. Prinsip ini membuat mereka juga rela hidup susah kelak, yang penting istri dan anaknya bisa bahagia lahir dan batin.

 

8. Pecinta Deadline

Karena cowok-cowok Fakultas Teknik UI ini punya prinsip yang tegas, mereka pun juga tegas terkait deadline. Dalam artian, jika sudah hampir “dead”, buru-buru deh bikin antrian (“line”) kerjaan atau tugas-tugas. Jika deadline tugas adalah 7 hari, maka mereka akan mengerjakannya paling cepat pada H-1. Paling lama? paling satu jam sebelum tugas dikumpulkan baru dikerjakan. Meski demikian, tugas yang diberikan pun hasilnya …. ya diharapkan gak jelek-jelek amat lah.

 

Nah, apakah kamu sepakat bahwa mereka yang mahasiswa dan lulusan Fakultas Teknik UI memang layak dijadikan pasangan? Jika kamu setuju dengan rangkuman kami, jangan lupa untuk di share di Twitter, Facebook atau LINE kamu ya! Siapa tau di timeline kamu lagi ada anak teknik yang ngepoin postingan kamu. Biar jleb-jleb gimana gitu, siapa tau jodoh. :p

 



[reaction_buttons]