Kisah ini sudah bukan menjadi barang awam yang tidak diketahui oleh mahasiswa/mahasiswi di Universitas Indonesia. Kisah ini dapat kalian temukan dan tanyakan kepada seluruh pengemudi taksi yang sering melewati gerbatama Universitas Indonesia.

Diceritakan oleh para supir taksi bahwa mereka, di sekitar jam 10 malam ke atas, terkadang sering mengangkut penumpang wanita misterius di gerbatama. Menurut para supir taksi katanya sih, wanita ini terkadang memberhentikan taksi di sekitar Gerbatama (Gerbang Utama) UI dan minta diantar ke Bintaro.

Supir Taksi (sumber: rurisiruri.wordpress.com)

Ada beberapa supir yang bilang bahwa Bintaro adalah rumah dari wanita misterius ini. Beberapa supir yang mengaku mengangkut penumpang wanita misterius ini mengatakan bahwa wanita itu memiliki tampilan seperti mahasiswi Universitas Indonesia. Supir taksi lain menyebutkan bahwa penumpang wanita ini menyatakan bahwa dirinya adalah mahasiswa FISIP, tetapi ada juga yang bilang mahasiswa Sastra (entah benar atau tidak saya tidak tahu).

advertisement

Sumber: lovinmalta.com

Anehnya kata para supir taksi, setelah mereka membawa penumpang wanita misterius ini dari Gerbatama UI menuju Bintaro, wanita ini minta diturunkan di suatu rumah, setelah itu wanita ini akan meminta supir menunggu sebentar karena ia ingin mengambil uangnya di rumah.

Tetapi menurut kesaksian beberapa supir setelah mereka menunggu sekitar tiga puluh menit (ada juga supir yang menunggu sekitar satu jam di luar rumah wanita tersebut) ternyata si wanita itu tidak muncul-muncul. Akhirnya si supir mencoba beranjak masuk ke rumah wanita tersebut karena curiga dengan wanita itu yang dikira para supir, wanita itu ingin menghindari pembayaran.

Setelah mengetok-ngetok rumah tersebut, ternyata muncul beberapa orang yang tinggal di rumah tersebut, salah satunya seorang bapa-bapa.  Si supir menceritakan kejadian penumpang wanita yang masuk rumah ini belum membayar taksi. Bapa-bapa itu menjelaskan bahwa wanita itu adalah anak mereka.

advertisement

Tetapi sebenarnya ia, anaknya, telah mati.

Sontak si supir taksi kaget bukan main (jadi yang tadi saya antar adalah hantu?). Kata keluarganya anaknya sudah mati tertabrak sekitar beberapa tahun yang lalu sekitar tahun 2000 dan keluarga mengaku memang roh anak mereka belum tenang karena katanya anak mereka adalah korban tabrak lari dari taksi di sekitar Gerbatama.

Sontak si supir taksi meminta maaf kepada keluarga tersebut, walaupun begitu pihak keluarga tetap membayar biaya jasa si supir taksi, sambil berujar bahwa sebaiknya jika ada seorang penumpang wanita di Gerbatama yang meminta diantar ke rumah ini lagi, diabaikan saja.

advertisement

Si supir taksi¬† pamit, kemudian balik ke mobilnya sembari masih terlihat sedih mengingat cerita kepergian anaknya dari keluarga tersebut. Kemudian saat dia akan memasuki mobil taksinya…

***

advertisement

Catatan: cerita ini menyebar dari satu mulut ke mulut para supir taksi. Para supir taksi sekitaran UI-margonda sudah terbiasa dengan penumpang wanita misterius ini, jadi mereka mengabaikannya (tapi mungkin beberapa supir taksi yang baru beroperasi di sekitar UI tidak mengetahuinya).

Jika kalian ingin mengetahui lebih lanjut cerita Hantu Penumpang misterius di Gerbatama, seperti siapa wanita itu sebenarnya? Namanya siapa? Bagaimana ia bisa di tabrak lari? Bagaimana kesehariannya? Mengapa arwahnya masih bergentayangan? dan lain-lain. Kalian dapat menanyakannya ke pada supir taksi yang sering berlalu lalang di Universitas Indonesia, beberapa supir mengetahui alamat rumahnya sehingga mungkin anda dapat meminta supir taksi untuk mengantar anda menuju rumah si penumpang misterius ini, sehingga anda dapat menanyakan kepada keluarganya yang bersangkutan.

Hati-hati ya guys, kalo kalian di gerbatama di atas jam sepuluh malam mungkin aja kalian bertemu hantu itu yang sedang menunggu di gerbatama, jangan di deketin ya.

Ih serem!!!