Lika-liku Jadi Panitia OKK UI 2011 dan Kutipan Mama Mia Show


0

Teringat kejadian lucu pagi ini dalam rapat evaluasi OKK UI jilid 1 yang diadakan di Pusgiwa. Saya bermaksud untuk menulis sedikit review dan pandangan saya bagaimana asyiknya dan banyak lika-likunya jadi panitia OKK 2011.

Dahulu, sewaktu jadi maba 2010 saya punya cita-cita ketika ikut OKK UI:

“Gue harus jadi panitia OKK tahun depan!”.

Dan alhamdulillah akhirnya kesampean cita-cita di tahun  lalu, karena melihat betapa kerennya panitia OKK UI menyiapkan acara yang luar biasa membekas dalam hati dan bikin bulu kuduk merinding setiap kali coba diingat, akirnya kesampean cita-cita itu, jadi panitia OKK UI 2011.

Hidup adalah pilihan, pilihan untuk melakukan yang baik ataupun buruk pilihan untuk turut serta berperan aktif dan hidup adalah pilihan-pilihan dalam hal lainnya. Begitulah kurang lebih kata mutiara yang biasa kita dengar dari bermacam sumber di negeri ini. Nggak muluk memang kita hanya tinggal memilih, dua pilihan utama, tinggal bagaimana memenej diri untuk memilih tujuan yang tepat.

Idealnya, ketika kita sudah memilih suatu pilihan, harusnya jalankanlah dengan sepenuh hati tanpa ada paksaan dan ganjalan di dalam hati. Itulah ikhlas yang bersumber dari hati, ikhlas dapat juga berarti tulus, tulus menjalankan apa yag telah kita pilih, tulus apa yang akan kita lakukan dan tulus dalam segala hal.

Pada saat saya mengikuti seleksi kepanitiaan OKK UI saya berfikir bagaimana membagi waktu untuk diri pribadi, kuliah dan kegiatan lainnya. Jujur awalnya agak malas ketika awal kumpul rapat divisi, namun lambat laun saya menemukan jalurnya dari kelompok saya dan sekarang rasanya tidak mau berkesudahan ada di dalam keluarga OKKUI 2011 peduli Indonesia. Saya coba relakan waktu liburan yang harusnya bisa 2 bulan ada di kampung halaman hanya untuk OKK UI, hanya untuk cita-cita mulia OKK UI tahun ini yaitu menciptakan mahasiswa baru UI yang lebih peduli terhadap negerinya. Alhasil, apa yang dilakukan dengan ikhlas dapat saya nikmati, ya walupun sesekali tidak ikut kumpul tapi ketika ikut kumpul dan bekerja saya usahakan untuk berusaha total memberikan yang terbaik.

Terkadang sakit hati dalam kepanitiaan tidak dapat dipungkiri, pasti ada yang namanya konflik batin maupun konflik antar manusia di dalam sebuah kepanitiaan, tapi bukan malah dijadikan hambatan dalam kepanitiaan, saya meniatkan setiap benturan-benturan kecil itu sebagai ‘bumbu’ pemasis sebagai ‘pemesra’ penyatuan keluarga yang terdiri dari berragam kepala yang luarbiasa ini. Ada juga saat dimana ingin menumpahkan segala keluhkesah ketika rapat kepanitiaan berbenturan dengan kegiatan pribadi, kadang juga waktu istirahat dipakai untuk menyiapkan barang2 kebutuhan OKK (saya dari logistik, hrusnya istirahat eh disuruh ngejaitin bendera :P), tapi BAGI SAYA NO PROBLEM, dienakin aja, karena kalau sudah ‘ditelan’ semuanya nyaman-nyaman saja. Memang kita juga butuh waktu privat, tapi seperti kata Bang Andreas Sanjaya dalam Tim Building OKK UI, mahasiswa yang baik it mampu membuat skala prioritas antara waktu publik dan waktu privatnya, dan ia dikatakan berhasil di dalam suatu organisasi ketika ia telah mengorbankan waktu privatnya untuk waktu publiknya. Subhanalloh, luar biasa kalau di dalami dan diresapi kan?

Pongky Barata pernah berkata dalam acara Mama Mia yang ditayangkan di Indosiar sewaktu saya SMA dulu: “penonton nggak mau tau kamu sebagai public figure punya kejadian apa sebelum dipanggung, penonton dan pemirsa hanya mau tahu kamu main bagus di atas panggung dan mereka terhibur”.

Nah dari kata-kata Pongky diatas, sangat cocok sekali agaknya dengan kadaan kepanitiaan OKK UI 2011 ini, kita tidak mau tahu apa pun alasan dari maba yang tidak membawa dan mengumpulkan tugas OKK yang telah diberikan jauh-jauh hari, tidak bawa=coret name tag, ada konsekuensinya.

Sama juga halnya dengan panitia yang tidak peduli alasan maba, maba tidak pernah mau tahu sama sekali apa yang dilakukan oleh panitia di belakang layar, mau panitia jungkir balik mencari dana, mau hampir jatuh dari pucuk balairung karena masang dekorasi, disemprot bolak-balik orang Rektorat, sampai betapa capek dan letih menyiapkan ratusan panitia, maba tidak mau tahu, mereka Cuma mau tahu acaranya tidak membosankan dan bikin mereka nyaman.

Sayur bening akan bening saja tanpa rasa jika tidak ditambah bawang merah dan bawang putih di dalamnya, apalagi tidak diberi garam di dalamnya. Sama halnya dengan sayur bening yang sederhana namun komleks, kepanitiaan OKK tahun ini tidak akan berkesan jika selalu mulus-mulus saja perjalanannya. Bumbu-bumbu pemanis harus ada, bumbu-bumbu capek dan menguras pikiran memang harus ada bia kita tambah lekat dan tambah ingat kalau sudah tidak dalam satukepanitiaan OKK UI lagi.

Terakhir,  subhanalloh, saya mau menyampaikan rasa suka cita karena bisa masuk dalam kepanitiaan luar biasa OKKUI 2011, sungguh luar biasa bisa bergabung di dalam kepanitiaan yang punya misi luar biasa, sungguh bangga ada di dalam kepanitiaan yang hangat ini.

Sebagai penutup, seperti yang sering dikatakan Bapak PO OKK UI 2011, OKKUI2011 berjujuan untuk menjadikan mahasiswa baru UI khususnya agar lebih peduli terhadap Indonesia. Tetap semangat sampai selesai, jangan putus perjuangan dan jangan putus tali persaudaraan walau kepanitiaan telah usai.

INDONESIA: JUARA, JUARA, JUARA!

Selamat Ulang Tahun Indonesia!

Staff Dekorasi OKK UI 2011


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
ariefhanifan

Mahasiswa sastra Inggris FIB UI 2010. Jadilah baik bung!

One Comment

Leave a Reply

  1. pengalaman kepanitiaan selama jd mhsw adl pengalaman berharga begitu masuk dunia kerja/profesional.. cos yg dicari di tempat kerja adl yg punya leadership, softskill, dan teamwork.

    Ayo2, mahasiswa harus aktif! 😀

Choose A Format
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals