Halo maba!

Mewakili penulis di AnakUI.com merangkap mahasiswa semester tua, gue hendak mengucapkan selamat berbahagia bagi dedek-dedek gemas yang baru aja diterima di Kampus Perjuangan Universitas Indonesia! Gue paham kok gimana rasanya begitu melihat ada tulisan selamat yang tersemat bersama nama kita di situs pengumuman. Semacam terdengar suara Joy Tobing yang menangis haru saat menyanyikan Karena Cinta di Malam Final Indonesian Idol di kuping kita gitu kan?

Ehm. Ngomong-ngomong -selain ingin menyambut kalian- gue sebetulnya juga berniat untuk berbagi pengalaman mengenai apa-apa aja yang harus dilakukan setelah kamu dinyatakan diterima di Universitas Indonesia. Oke langsung aja, check this out!

1. Siapin Buat Daftar Ulang

Suasana Daftar Ulang di Balairung. Sumber: AntaraFoto.

Suasana Daftar Ulang di Balairung. Sumber: AntaraFoto.

Jangan langsung terlena dengan tulisan ‘Selamat Anda Diterima’. Pastikan kamu mencatat semua tanggal penting, dokumen yang dibutuhkan, serta segala persyaratan yang tertulis di laman penerimaan.ui.ac.id. Sebagai bocoran, dari tahun ke tahun biasanya daftar ulang dilakukan terpisah antara jurusan rumpun alam dan sosial. Semakin pagi kamu datang, maka semakin cepat pula kamu pulang membawa KTM. Yang paling penting, pas kamu lagi ngisi kolom email yang ada di form pendaftaran ulang yang kamu terima, jangan sekali-kali nulis email dengan nama alay, imut, dan sebagainya. Soalnya, email kamu ini bakal otomatis menjadi akun di email UI kamu nanti. Sedih kan, udah lolos susah-susah, emailnya malah siitoplescupang@ui.ac.id? Ah satu lagi. Ketahuilah, dari satu bangku yang udah kamu dapatkan, ada ratusan harapan yang sama dari orang lain yang udah kamu pupuskan. Makanya, jangan lupa buat daftar ulang. 😀

2. Ajukan UKT

Bersyukurlah bahwa kampus kita adalah salah satu PTN yang sama sekali nggak melihat kemampuan finansial saat seleksi penerimaan mahasiswanya. Siapa pun bisa keterima, asal lulus tes penerimaannya. Setelah lulus, barulah dikenakan perhitungan yang bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan, bisa bayar penuh, dibayar secara cicil, bahkan minta pengurangan. Ingat, memilih UKT adalah hak setiap mahasiswa. Jadi, jangan gengsi buat mengajukan keringanan!

advertisement

3. Follow yang bisa di-follow

Laman Resmi Univ_Indonesia di Twitter.

Laman Resmi Univ_Indonesia di Twitter.

Ini adalah hal yang cukup menyenangkan. Setelah keterima, jangan lupa untuk terhubung sama segala akun media sosial berbau UI maupun fakultas masing-masing buat mendapatkan info seputar kegiatan mahasiswa baru. Beberapa hal yang harus segera di-follow antara lain @univ_indonesia, @BEMUI_Official, @BEMUI_adkesma, akun bem setiap fakultas, serta @anakuidotcom pastinya.

4. Cari Teman Seperjuangan

Habis kenal, terbitlah Kopdar. Sumber: Dokumentasi @ArsUI2011.

Habis kenal, terbitlah Kopdar. Sumber: Dokumentasi @ArsUI2011.

Nah, bicara tentang media sosial, jangan lupa buat nyari teman-teman seperjuangan kamu di sana. Cara paling gampang adalah coba kamu cari di kotak pencarian setiap media sosial, kemudian tulis nama jurusan kamu misalnya “Teknik Menjahit 2015”. Niscaya, akan keluarlah twit-twit bersyukur dari calon teman-teman barumu. Yaudah deh, jangan ragu buat jb-jb dan saling kenalan. Bikin grup satu angkatan kalau perlu!

5. Menghapal Lagu Perjuangan

Bocoran Serunya Paduan Suara. Sumber: Greatnesia.com

Bocoran Serunya Paduan Suara. Sumber: Greatnesia.com

Salah satu kebanggan menjadi maba UI adalah kamu bakal ikutan paduan suara akbar dengan jumlah ribuan orang pada saat wisuda, nggak peduli kamu bisa nyanyi, biasa nyanyi, bahkan nggak bisa nyanyi sama sekali. Begitu pula saat PSAU (OKK) nanti. Berbagai lagu mahasiswa turun ke jalan semacam “Darah Juang”, “Buruh Tani”, dan “Totalitas Perjuangan” menjadi beberapa lagu yang (seharusnya) dihapalkan sama maba-maba UI. Selain di PSAU maupun wisuda, salah satu lagu wajib yang harus kamu hapal adalah lagu kebanggaan Genderang UI. Jadi, silakan mulai download, hapalkan, dan implementasikan ke dalam sanubari!

6. Cari Kos-kosan

Salah Satu Sudut Kutek

Salah Satu Sudut Kutek

Hal krusial yang nggak boleh dilupakan adalah rebutan kos-kosan. Di sekitar UI, ada banyak kawasan yang menjadi tempat favorit buat ngekos. Buat kamu yang ingin merasakan gemerlap Depok ketika malam, kamu bisa ngekos di kawasan Kober, Barel, Kapuk, dan Pocin dengan range harga tujuh ratus ribu hingga satu komaan. Buat kamu yang justru kepengin jauh dari ingar bingar jalan raya, ngekos di Beji, Kukel, dan Kutek bisa menjadi alternatif dengan keuntungan yang bisa diperoleh antara lain biaya kos yang lebih murah dan wisata kuliner yang lebih membumi. Atau, buat yang mau mencari paling-paling murah, UI juga menyediakan fasilitas asrama dengan harga tiga ratusan plus-plus sebulan khusus buat mahasiswa tahun pertama. Cara paling mudah sih, samperin abang-abang ojek di setiap pangkalan, niscaya mereka bakal membantu kalian untuk cari kos-kosan seharian. Sok atuh, silakan dipilih aja sesuai kebutuhan.

7. Cari Gandengan

Jurusan baru, lingkungan baru, teman baru, berarti bisa dibilang sekaligus juga hidup baru. Sebagai kampus yang menyandang nama bangsa, UI memiliki mahasiswa yang berasal dari banyak wilayah dari Sabang sampai Merauke. Artinya, kemungkinan kamu untuk menemukan gandengan bahkan jodoh baru dari wilayah lain pun semakin besar. Syukur-syukur temen kalian dari SMA dulu nggak banyak yang masuk ke fakultas yang sama. Jadi boleh lah ya… dipikirkan dari sekarang untuk melakukan pencitraan kecil-kecilan.

***

advertisement

Civitas maba yang berbahagia.

Percayalah bahwa empat tahun di bangku kuliah bakal terasa amat singkat ketimbang pas lagi belajar di SMA. Percayalah juga bahwa kicauan-kicauan “Alhamdulillah Gue Keterima” yang saat ini kamu sebar sewaktu-waktu bakal berubah menjadi ucapan istigfar. Manfaatkanlah empat tahun ke depan dengan baik. Meski sebenernya ini adalah pilihan, tapi menurut gue, jangan cuma mengejar nilai akademis doang. Banyak orang hebat dan berpengaruh di negeri ini yang terlahir dari UI, dan nggak menutup kemungkinan bahwa kamu adalah orang itu nanti!

Motivasi ini bukan hanya untuk kamu yang udah keterima lewat jalur SNMPTN aja, tapi juga buat kamu-kamu, calon civitas dari jalur SBMPTN dan SIMAK yang takdirnya masih ditunda sementara oleh Semesta.

Ini adalah waktu kalian, jadi nikmatilah euforianya.

Satu lagi. Jangan lupa doain kakak yang nulis ini biar Agustus besok bisa kamu nyanyiin pas wisuda ya!

Hidup mahasiswa!



[reaction_buttons]