Masuk UI atau Masuk Parlemen?


0

HANYA MENGUTARAKAN KEPERIHATINAN DI DUNIA PENDIDIKAN…

UI merupakan kampus Negeri yang bisa membuat orang menjadi pemimpin di Indonesia ini, HHhmmm…. tapi itu dahulu… mungkin 5/6 tahun yang lalu. mereka belum dikenakan biaya yang begitu besar sebagai uang muka untuk mendapatkan JAKET KUNING.

SEKARANG BEDA…. BEDA BUANGGET..

Kenapa.. hanya karena BHMN yang menyebabkan semua biaya dititik beratkan ke Kampus Masing-masing. apa kita ini bukan bagian dari Indonesia, apa kita ini bukan bagian dari bibit-bibit pemimpin. apa karena semua ini sudah merupakan rencana dari negara kita ini untuk membangun pendidikan yang harus bisa mandiri.

Tapi kalau mau mandiri, apakah harus mengorbankan calon-calon pemimpin yang tidak mampu(dalam hal biaya), memang bisa tatapi mereka diberatkan syarat-syarat lainnya. semenjak biaya UI mulai melonjak, maka bertaburanlah mobil-mobil mewah di area Kampus UI. Hebatt..hebat..hebat  banget, tapi apakah kita pernah peka dengan mereka yang jalan kaki dengan rasa panas (bukannya tidak mau naik Bus) tapi mereka ingin merasa dianggap kalau keberadaan mereka itu sama dengan Pemilik mobil-mobil di UI

coba sekarang kita mulai peka dengan apa yang kita lihat dan apa yang tidak kita lihat..

Apakah UI ini merupakan Tempat Belajar atau tempat pamer kekayaan..

Kampus bukan Parlemen

salam..


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
ketoprakjakarta
Intinya mahasiswa yang tinggal sebentar lagi meninggalkan aroma kampus UI

5 Comments

Leave a Reply

  1. Salam.

    Baik sekali anda mempunyai semacam kegelisahan akan perkembangan kampus dan perubahannya. Salah satunya adalah kegelisahan anda bahwa kampus UI ini akan sebatas sebuah estalase “kekayaan saja”. Mungkin memang benar, perihal seperti itu terlihat. Namun, ada beberapa kawan saya juga yang mencoba membuat sebuah jejaring/hubungan sosial dengan masyarakat sekitar kawasan UI. Dia melakukan hal tersebut juga sebagai sebuah gerak praksis untuk mengantisipasi perubahan-perubahan seperti yang anda rasakan.

    Kegelisahan anda menjadi salah satu modal dan sekaligus semangat agar UI ini tetap memiliki sebuah tradisi intelektual yang baik dan benar. Serta mengakar dan peduli dengan sesama, masyarakat dan segala lapisan sosial di dalam masyarakat.

    Cobalah untuk membuat semacam forum/kelompok belajar kecil/ diskusi kecil, yang terus menggugah wawasan, pengetahuan dan ragam pandangan. Serta mampu belajar untuk mencari dan bergelut dengan segala pertanyaan dan kegelisahaan sebagai kaum muda.

    Anda dapat menghubungi ke email saya : anginpemburu@gmail.com
    Semoga dapat bertukar wacana kembali.

    Thanks,,

  2. Apakah UI ini merupakan Tempat Belajar atau tempat pamer kekayaan..
    Wehehe, kita berbaik sangka aja. Siapa tau bawa mobil supaya lebih mobil aja pergerakannya. Ga usah berpikir kalo merke mo pamer ^^

  3. @ngarepZisi : gw setuju kalau mobil lebih bisa mobile tapi kan gara-gara banyaknya mobil yang masuk ke UI hutan kita jadi hilang u/ area parkir.
    liat aja dulu di fisip.
    gw juga gak muna, mobil itu emang lebih nyaman.
    salam

  4. Ah.. Kurang bagus nih tulisan, koq jadi topik pilihan c? Jangan seenaknya ngecap pake kendaraan itu pamer kekayaan lah. Subjektif n sempit bgt. Gw jg bs bilang slama ini ga ada apresiasi ama yg dah bayar full, slalu aj ngomongnya masi bnyk yg kesusahan bayaran. Tapi apa pernah mikirin yg udah dengan hati besar bayar penuh demi bisa subsidi silang.. Makanya klo mao ngomongin kuliah mahal jgn malah “kritik” yg “pamer” kekayaan donk.