Pernahkah kamu membayangkan memesan makanan semudah menjentikkan jemari pada jam tangan? “Ha? Pesan makanan lewat jam? Aneh-aneh aja”.

Mungkin, begitu yang ada di benak teman-teman saat ini. Namun, ingatlah bahwa teknologi smartwatch kini sudah menjadi trend dan bukan hal yang tidak mungkin bahwa saat ini dunia dapat berubah dengan segala inovasi terkininya. Semakin kekinian, semakin canggih. 😉

Dalam artikel kali ini kami akan membahas, siapa aja sih Anak UI yang kekinian banget dan memiliki prestasi dan bisa mengubah dunia dengan inovasinya? Dari sekian banyak Anak UI yang berprestasi, kami memilih 3 orang berikut yang menurut kami, inovasi mereka dapat mengubah dunia!

Penasaran, siapa aja mereka?

BACA JUGA: Mahasiswa UI Juara 2 Nasional Youth Power 2015 di UGM

advertisement

 

 

Pandago Studio

Prestasi Pandago Studio dalam Startup Asia Singapore 2014

Prestasi Pandago Studio dalam Startup Asia Singapore 2014

Bukan, bukan! Pandago Studio bukan nama mahasiswa UI melainkan nama tim studio yang didirikan oleh Auzan Helmi S., Caraka Nur Azmi, Enreina Annisa R., dan Rasmunandar Rustam yang kesemuanya merupakan Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI).

Keempat anak UI ini berhasil mengukir prestasi dalam ajang Hackathon yang diselenggarakan oleh Startup Asia Singapore 2014 lalu. Dalam ajang tersebut, Pandago Studio mempresentasikan aplikasi pertama untuk smartwatch yang mereka desain sendiri, LocaFood Рsebuah aplikasi rekomendasi restoran atau caf̩ dalam bentuk foto-foto dengan style Instagram yang diakses melalui smartwatch Samsung Gear.

Aplikasi yang memanfaatkan platform Tizen Wearable ini juga dilengkapi dengan informasi step-by-step directions untuk berjalan ke restoran atau café yang diinginkan dan menampilkan foto tempat makan yang dekat dan dapat dijangkau dengan berjalan kaki (di bawah radius 1 km). Wow!

Tidak hanya berhasil mengantongi hadiah senilai $1000 (SGD) dari ajang tersebut, Pandago Studio juga telah berhasil memberikan informasi yang dibutuhkan dengan tetap mengutamakan kesederhanaan dan kemudahan dalam penggunaannya.

advertisement

 

Nakoela & Sadewa

Nakoela Hore & Sadewa Hore dalam Kontes Mobil Hemat Energi  via jabar.pojoksatu

Nakoela Hore & Sadewa Hore dalam Kontes Mobil Hemat Energi via jabar.pojoksatu

Tidak kalah dengan Pandago, baru-baru ini sebuah tim yang bernama Nakoela Hore & Sadewa Hore turut menyabet prestasi yang membanggakan. Mereka berhasil merebut gelar Juara 1 untuk Kategori Prototipe Gasoline, Juara 1 untuk Best Design kategori kendaraan Prototipe, dan Juara 1 untuk Kategori Urban Concept Gasoline dalam ajang Kontes Mobil Hemat Energi yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, 21-25 Oktober 2015.

Kontes tersebut merupakan ajang yang mewadahi mahasiswa teknik terbaik dari seluruh Indonesia untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang didapat dari bangku kuliah serta meningkatkan kreativitas, disiplin, serta kemampuan soft skill dan hard skill.

Pada ajang tersebut, Tim Nakoela Hore berhasil meraih pencapaian satu liter bensin untuk 740 kilometer, sedangkan Tim Sadewa Hore dengan karyanya bernama Kalabia Evo.5 berhasil meraih perolehan satu liter bensin untuk 292 kilometer. Wow, fantastis bukan!?

Siapa sangka, Indonesia menyimpan potensi besar untuk teknologi mobil hemat energi? Kebayang deh di masa yang akan datang kita bakalan jarang atau bahkan mungkin tidak lagi ngantre di pom bensin. Tidak hanya itu, dengan hemat energi, kita pun mampu menghemat energi untuk berpuluh-puluh tahun ke depan!

 

Adika Bintang Sulaeman, Jendra Riyan Dwiputra, dan I Made Sanadhi Sutandi

Salah satu inovasi anakUI dalam Pagelaran Mahasiswa Teknologi Informasi dan Komunikasi via uiupdate

Salah satu inovasi anakUI dalam Pagelaran Mahasiswa Teknologi Informasi dan Komunikasi via uiupdate

Berbeda dengan Nakoela & Sadewa serta Pandago Studio, ketiga mahasiswa ini tidak memiliki nama yang unik untuk timnya. Namun, siapa sangka, mereka berhasil membangun dan mengembangkan stasiun cuaca mini berbasis piranti cerdas dan Internet of Things!

Nah, buat kamu yang masih bertanya-tanya, apaan sih Internet of Things? Internet of Things (IoT) adalah sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Gampangnya, dengan Internet of Things semua benda mati dapat terkoneksi melalui internet, seperti menyalakan lampu dengan voice recognition. Jadi kayak di film Iron Man gitu deh.

Ialah Adika Bintang Sulaeman (Teknik Komputer 2012), Jendra Riyan Dwiputra (Teknik Elektro 2012), dan I Made Sanadhi Sutandi (Teknik Komputer 2012) yang berada di bawah bimbingan pak, F. Astha Ekadiyanto (dosen Teknik Komputer FTUI), yang mengembangkan stasiun cuaca portable tersebut dalam Pagelaran Mahasiswa Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) ke-8 yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada 26—29 Oktober 2015 lalu.

Berangkat dari masalah pertanian di Indonesia, dimana cuaca menjadi salah satu faktor yang menentukan kesejahteraan para petani, ketiga mahasiswa UI ini mengajukan sebuah sistem komputasi yang dapat membedakan cuaca berdasarkan parameter pertanian yang ada, seperti suhu, kelembapan udara, kecepatan angin, intensitas cahaya, curah hujan, dan tekanan udara. Tidak hanya cerdas secara fungsional, stasiun cuaca yang mereka kembangkan memiliki mekanisme suplai daya mandiri (cerdas operasional) dengan mengandalkan tenaga surya (solar panel).

Bayangkan, jika akhirnya inovasi ini diproduksi secara massal, tentunya mitos tanah air kita tanah surga dapat kembali menjadi kenyataan.

Dan tentunya, masih banyak prestasi dan inovasi anak UI lainnya yang tidak dapat kita sebutkan satu per satu di artikel ini. Namun, pastinya ini dapat menjadi inspirasi bagi kamu yang jeli melihat ada masalah apa sih di sekitar dan apa yang dapat kita perbuat untuk memperbaikinya?

Sudah sejatinya mahasiswa Universitas Indonesia, untuk tidak hanya menjalani perkuliahan, namun juga kembali ke masyarakat dan menjadi Indonesia. Yuk, share tulisan ini ke teman-teman kamu di Facebook, Twitter atau pun LINE supaya mereka ikut terinspirasi!

 



[reaction_buttons]