Membangkitkan Kebhinekaan melalui Festival Budaya Bahari Wolio


0

HEMAN (Himpunan Mahasiswa Antropologi) FISIP UI bekerjasama dengan Pascasarjana Departemen Antropologi FISIP UI mengadakan Festival Budaya Bahari Wolio pada 19 Mei 2011, pukul 09.00-selesai, di Auditorium AJB FISIP UI. Festival Budaya Bahari Wolio ini diselenggarakan untuk menampilkan bagaimana Masyarakat Wolio (sekarang Buton), yaitu suatu masyarakat bahari yang berasal dari berbagai suku bangsa, namun mampu menjalin berbagai kesepakatan dalam membangun kebersamaan dan membentuk kebhinekaannya.

Festival ini akan dihadiri oleh Walikota Baubau dan 43 Lurah dari kota Baubau. Bapak Walikota akan memberi pidato dalam salah satu rangkaian acara Festival Budaya Bahari Wolio yaitu dalam Seminar mengenai Ideologi Kebhinnekaan. Seminar tersebut juga akan dihadiri oleh Junus Satrio Atmodjo (Direktur Peninggalan Purbakala) perwakilan dari Kementrian Budaya dan Pariwisata RI yang akan menyampaikan keynote speech. Materi utama dalam seminar adalah pembahasan mengenai hasil penelitian akademisi Departemen Program Pascasarjana Antropologi FISIP UI yang akan disampaikan oleh Antropologis Tony Rudyansjah dan Hestu Prahara, ditambah dengan oleh seorang ahli naskah kuno M. Jadul, dimana ketiganya pernah berkesempatan melakukan penelitian secara langsung di pulau Buton. Lalu akan ada pula presentasi dari Pakar budaya Buton Laode Munafi dan Hasidin Sanif yang kemudian akan dilanjutkan dengan pemutaran film dokumenter berjudul Kanturuna Mohelana. Memeriahkan acara ini, akan ada penampilan dari seniman-seniman asli Buton dalam tari dan musik tradisional khas Wolio, serta pertunjukkan kolaborasi dengan pemusik kontemporer Jakarta dari komunitas musik Rhythm Salad. Pukul 15.00 WIB akan diadakan press conference dengan Walikota Baubau mengenai festival ini, yang bertempat di Auditorium AJB.

Pembelajaran yang diharapkan dapat diambil dari festival ini adalah, masyarakat Indonesia secara luas dapat berkaca dari masyarakat Wolio yang dapat hidup berdampingan dalam kondisi masyarakatnya yang plural. Festival ini hadir sebagai suatu langkah awal pembebasan kita dari tendensi semakin menjauhnya kita dari jati diri kebaharian bangsa. Suatu langkah awal untuk kembali mengenalkan dan bahkan menanamkan kebudayaan dan tradisi bahari yang ada di Nusantara.

Informasi lebih lanjut:
Raymond Michael, Humas FISIP UI (0818773245)
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia
Jl. Prof. Dr. Selo Soemardjan, kampus UI Depok 16426, Jawa barat Indonesia
Telp: (021) 7270006 / 7872828, Fax: (021) 7872820


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Media Partner anakUI.com
Akun ofisial anakUI.com untuk hal-hal yang berhubungan dengan media partner. Untuk mengajukan kerjasama Media Partner, silakan buka anakui.com/mediapartner.

0 Comments

Leave a Reply