Mengenal PA, Kaprodi, Dekan, dan Rektor? Bedanya Apa Sih?

Ketika baru memasuki dunia kampus banyak sekali jabatan petinggi kampus yang membuat saya bingung, maka di artikel ini saya menulis mengenai apa itu pembimbing akademik, kaprodi, dekan dan rektor, yuk kita simak!


0

Ketika baru memasuki dunia kampus banyak sekali jabatan petinggi kampus yang membuat saya bingung, maka di artikel ini saya menulis mengenai apa itu pembimbing akademik, kaprodi, dekan dan rektor, yuk kita simak!

Pertama kita akan bahas mengenai Pembimbing Akademik.

Sumber: pendidikan-ekonomi.fkip.serambimekkah.ac.id

Pembimbing akademik merupakan salah satu orang terdekat dan yang cukup berpengaruh terhadap perkuliahan kita, dari awal saat kita masih menjadi mahasiswa baru hingga kita menyelesaikan studi hingga akhirnya wisuda. Memangnya sepenting itukah?

Iya, penting banget, Pembimbing akademik akan menentukan status Isian Rencana Studi (IRS) para mahasiswa, apakah akan disetujui atau ditolak. Sesuai dengan namanya, pembimbing akademik akan memantau dan membantu pembelajaran kita semasa kuliah, kita bisa berkonsultasi dengan pembimbing akademik mengenai banyak hal yang berhubungan dengan akademis, mulai dari mata kuliah yang akan diambil, mengenai magang, hingga membantu kita dalam menyusun tugas akhir.

Nah, banyak banget kan kontribusi pembimbing akademis dengan kehidupan perkuliahan kita? Maka dari itu jangan sampai hubungan kamu dengan PA renggang, atau jika ada masalah, segera selesaikan secara baik-baik.

BACA JUGA: Di Mana Saja Kita Bisa Mencari Info Lowongan Magang?

Kemudian, ada Kaprodi alias Kepala Program Studi

Sumber: cs.ui.ac.id
Selain PA, orang yang harus banget kamu kenal di dalam jurusanmu, yaitu Kaprodi alias Kepala prodi atau kepala jurusan. Dari namanya sudah tergambar ya kira-kira tugas beliau ngapain aja?

Kepala prodi memiliki banyak sekali tugas, diantaranya adalah, memimpin pelaksanaan pendidikan di jurusan tersebut, membina sivitas akademika dan tenaga administrasi di lingkungan jurusan, hingga melakukan kerja sama dengan pihak eksternal, contohnya ketika ada suatu perusahaan yang ingin bekerja sama dengan jurusan kamu untuk mendapatkan sumber daya manusia entah itu untuk magang, atau full time job, kepala prodi lah yang menjembatani hubungan tersebut.

Selain itu, kaprodi juga bertugas untuk menyusun rencana jadwal kuliah, praktikum, kurikulum, hingga evaluasi belajar mahasiswa. Tidak sampai situ aja teman-teman, kaprodi turut mengevaluasi sistem pengelolaan prodi yang telah berjalan, dan harus menyusun laporan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas kepada dekan. Pokoknya, semua hal yang menyangkut jurusanmu harus dengan persetujuan kaprodi ya, kalau tidak bisa berabe.

BACA JUGA: 9 Barang Esensial yang Wajib Ada di Kamar Kosanmu!

Lalu, ada Dekan

Sumber: sci.ui.ac.id

Selanjutnya ada Dekan, menurut Wikipedia, di Indonesia, dekan (dari bahasa Belanda, decaan, dari bahasa Latin, decanus, “pemimpin untuk yang sepuluh”) adalah pejabat yang memimpin suatu fakultas. Dalam bentuk ideal, ia adalah pemimpin administratif sekaligus pemimpin keakademikan tertinggi di fakultasnya.

Pemilihan dekan biasanya dilakukan dalam rapat senat fakultas, yang dalam setiap universitas berbeda-beda keanggotaannya, tergantung dengan aturan kampus masing-masing. Kalau Kaprodi bertanggung jawab kepada dekan, maka dekan bertanggung jawab langsung kepada rektor atas fakultas yang dipimpinnya. Seperti yang sebelumnya, Dekan pun memiliki segudang tugas, di antaranya yaitu menyusun dan melaksanakan Rencana Strategis yang hendak dicapai dalam masa jabatannya, Menyusun Program Kerja dan Anggaran Tahunan Fakultas, Mengkoordinasikan dan memantau kegiatan pendidikan, Melaksanakan kerja sama bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan pihak lain di dalam atau luar negeri, melaksanakan urusan tata usaha, dan lain sebagainya.

BACA JUGA: Momen-Momen Ngeselin Tapi Ngangenin Selama Jadi Anak UI

Terakhir, ada Rektor.

Jabatan ini cukup terkenal dan familiar di kalangan mahasiswa. Tugas Rektor ialah memimpin insititusi pendidikan perguruan tinggi demi mencapai visi dan misi yang dituju, masa jabatan rektor adalah empat tahun, dan biasanya seleksi rektor ini memakan waktu lebih lama. Seorang rektor akan dibantu dengan banyak orang seperti wakil rektor di bidang kemahasiswaan, wakil rektor bidang SDM, wakil rektor bidang keuangan dan logistic, dan wakil rektor di bidang riset dan inovasi. Kebayangkan, banyak sekali pekerjaan yang dilakukan oleh seorang rektor.

Nah itu dia informasi mengenai jabatan tinggi di kampus, semoga bermanfaat ya!

BACA JUGA: Mau Menang SIAK WAR? Jangan Lupa 4 Hal Berikut!


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Rahmadianty Alivia
Vokasi - Komunikasi Penyiaran Multimedia (2019)

0 Comments

Leave a Reply

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals