Yup, bener banget, sebentar lagi senior-senior kece yang sudah berasa lama kuliah di UI dan sudah merasakan pertempuran gejolak di dalamnya, akan menyambut dede-dede maba emmeshh yang baru aja kelar SMA. Nah, welcoming maba ini adalah acara yang seru banget karena tiap mahasiswa yang ikut registrasi ulang pasti pernah ngalamin yang namanya welcoming maba, dan percaya deh, lebih seru jadi senior yang menyambut dibanding maba yang disambut. Kenapa? Karena kamu dan teman-teman bisa melakukan hal-hal seru di bawah ini in order to jailin dede-dede maba emmeshh yang akan tiba dengan wajah imut innocent mereka!

Nyamar Jadi Maba

Nyamar jadi Mba. Nggak bakal ada yang tau! (Sumber: youtube)

Nyamar jadi Mba. Nggak bakal ada yang tau! (Sumber: youtube)

Ini ide lama sih. Senior nyamar jadi salah satu maba dan berasa agen 007 atau CIA atau semacamnya. Dia menyusup ke dalam lingkaran maba dan mengambil informasi mengenai impression mereka soal senior mereka, tentang hobi mereka, atau apa pun yang bisa membantu senior untuk mengenal mabanya lebih baik, apalagi buat senior yang menjadikan welcoming maba sebagai ajang cari pendamping wisuda.

Salah satu infiltration (ceilah, bahasanya. Berasa pinter gitu bacanya) yang paling epik berdasarkan riset BMKG (Badan Mahasiswa Kurang Gawean) adalah salah satu mahasiswa senior berhasil menyusup ke kehidupan awal maba sejak sebelum daftar ulang sampai pada ospek jurusan, dan bahkan bisa ikut belajar bareng di kelas bersama mabanya (konspirasi sama dosen yang bersangkutan) dan malah ditembak oleh salah satu maba karena si maba palsu ini begitu cantik dan menawan! Seru nggak tuh?

advertisement

 

Main Nama

"Tebak nama kami ya, Dek." (Sumber: monicamonious)

“Tebak nama kami ya, Dek.” (Sumber: monicamonious)

Ini basic game yang lumayan seru juga dan boleh dicoba. Main nama itu bisa banyak, misalnya waktu welcoming maba, ada satu senior yang bakal ambil alih untuk menjelaskan introduction ke maba yang baru sampai. Sebut saja Mawar. Nah, ketika ada maba baru lagi datang, tukeran lah Mawar dengan temannya yang lain, dan mengenalkan dirinya juga sebagai Mawar. Jadi, setiap senior yang menjelaskan introduction, bernama Mawar dan setelah welcoming maba, maba-maba kamu tahunya kamu dan teman-teman senior lain itu bernama Mawar. Atau, versi lainnya adalah tuker-tukeran nama. Untuk sehari itu aja, kamu bermain sebagai teman kamu dan begitupun sebaliknya. Misal, kamu jadi Melati, si Melati jadi Mawar, dan lainnya. Efeknya sama, maba jadi bingung deh tuh perkara siapa itu siapa dan siapa adalah siapanya siapa yang jadi siapa. Dasar senior jail kurang kerjaan.

 

advertisement

Dandanin Jadi Dosen

Sok-sok jadi dosen juga seru. (Sumber: myhadeea)

Sok-sok jadi dosen juga seru. (Sumber: myhadeea)

Nah, ini epik. Perkenalkan salah satu senior, pilih yang mukanya meyakinkan (bukan ganteng ya, tapi tua, uzur lebih baik) yang udah didandanin sebelumnya sebagai salah satu dosen. Jadi, si temen kamu ini dikenal sebagai dosen oleh anak-anak maba. Terus pas mulai kuliah, janjian juga  sama dosen yang bersangkutan untuk gantiin ngajar. Kan seru tuh ngotak-otakin maba. Lebih gokil lagi kalau tipuan ini bisa bertahan lama banget, yaa sampai beberapa pertemuan sebelum UTS. Maba bakal sadar kalau ternyata senior mereka either jail banget atau bener-bener harus dipekerjakan biar ada kerjaan.

 

The Death

Kebayang gimana muka-muka kaget adik-adik ini? (Sumber: lagolaandi)

Kebayang gimana muka-muka kaget adik-adik ini? (Sumber: lagolaandi)

Ini, yang paling epik. Lakukan kalo emang kamu dan teman-teman ngerasa kalo kamu adalah mahasiswa gokil. Ngapain sih ini? Bunuh maba? Enggaklah, kriminal amat otaknya. Bawa sebuah foto salah satu teman yang paling gokil dan mukanya gampang dikenali (jangan yang ganteng, nanti maba malah selfie sama fotonya), dan ini orang nggak boleh sama sekali ketemu maba sampai waktu yang ditentukan.

advertisement

Foto itu harus item-putih (biar dramatis), dibingkai kayu yang rapi, dan dikasih kalung bunga disekitarnya. Lalu pilih satu orang untuk selalu bawa foto itu dengan dua tangan di depan dadanya, terus satu lagi sebagai sahabatnya yang paling deket untuk memperkenalkan ke maba-maba, siapa sosok yang ada dalam foto.

*mata berkaca-kaca, wajah sedih dan muram (muram loh ya, bukan buram)*

“Kalian semua udah ketemu sama senior-senior yang lain. Gue, Kak Mawar, Kak Melati, Kak Kebun, Kak Bunga, dan Kakak Pembawa Foto. Sekarang *tarik nafas, berusaha tegar biar dramatis* perkenalkan, ini sahabat baik gue, Kipli. Sahabat baik senior-senior semua. Dia senior kalian juga, temen seangkatan kami yang sekarang udah berada di sisi-Nya.”

advertisement

Ciptakan suasana sesedih dan sedramatis mungkin, sampai akhirnya ketika lagi ospek, munculkanlah Kipli yang telah tiada, bangkitkan Kipli dari kematian ketika di puncak makrab. Videoin buat kenang-kenangan. Tapi inget, si kiplinya jangan dimatiin beneran ya.

Nah, gimana? Senior-senior yang sedang bersiap menyambut maba, udah nemu cara seru untuk menyambut maba-maba calon penghuni UI? Bagikan tulisan ini di Facebook, Twitter & LINE kamu dan temukan jawabannya!