PEACE PLD FKUI 2012: Mari Cegah Kanker Leher Rahim dengan Vaksin HPV


0

“Kanker leher rahim merupakan penyakit keganasan yang paling sering mengenai perempuan. Di Indonesia, 34,4% dari seluruh keganasan pada perempuan adalah kanker leher rahim. Semua perempuan yang telah aktif secara seksual memiliki risiko untuk terkena kanker leher rahim.

Namun demikian, berita baiknya adalah kanker leher rahim dapat dicegah dengan vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus). Vaksin ini paling efektif diberikan sebelum kontak seksual pertama seseorang. CDC dan WHO telah merekomendasikannya untuk diberikan pada remaja perempuan. Vaksin ini telah diuji secara luas, dan terbukti aman. Vaksin diberikan 3 kali dalam waktu 6 bulan.”

Sumber: Depkes RI, CDC, WHO.

 

Sudahkah anda melindungi diri Anda dari bahaya kanker leher rahim?

 

Panitia Lulusan Dokter 2012 Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bekerja sama dengan Departemen Obstetri-Ginekologi FKUI-RSCM dan Female Cancer Program (FCP) mengadakan suatu rangkaian seminar, workshop, dan vaksinasi kanker serviks (kanker leher rahim).

Vaksinasi akan dilakukan di Kampus FKUI Jalan Salemba Raya 6, Jakarta Pusat pada tanggal 23 Juni 2012.

Vaksinasi dilakukan sebanyak 3 kali suntik (bulan 0, 1, dan 6)

Harga vaksinasi: Rp 1.950.000 (3 kali suntik) –> HARGA BERSAING!

TAWARAN MENARIK!
Ajak 5 orang untuk vaksinasi dan dapatkan diskon Rp 200.000

Pertanyaan-pertanyaan seputar vaksinasi HPV (kanker serviks):

Q: Seberapa penting mendapatkan vaksin HPV?
A: Penting. Di Indonesia, 34 % dari seluruh kanker yang mengenai wanita adalah kanker serviks (leher rahim). Kanker leher rahim sering diketahui pada stadium lanjut karena pada stadium awal sering tidak bergejala. Kanker leher rahim adalah satu-satunya kanker yang saat ini dapat dicegah. Pencegahannya dilakukan melalui vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus).

Q: Siapa saja yang harus medapat vaksin HPV?
A: Seorang wanita berisiko untuk mendapatkan infeksi HPV yang kemudian dapat berlanjut menjadi kanker leher rahim jika ia telah aktif secara seksual. Oleh karena itu, WHO merekomendasikan bahwa setiap wanita yang belum aktif secara seksual untuk mendapatkan vaksinasi HPV.

Q: Jika sudah menikah atau aktif secara seksual, apa boleh mendapatkan vaksinasi HPV?
A: Bagi wanita yang sudah aktif secara seksual atau sudah menikah, harus menjalani pemeriksaan skrining kanker leher rahim terlebih dahulu. Skrining tersebut berupa pemeriksaan Pap Smear atau pemeriksaan IVA. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mencari tahu apakah sudah ada sel-sel bakal kanker yang terdapat di leher rahim. Jika dipastikan tidak ada sel bakal kanker, maka vaksinasi HPV dapat dilakukan.

Q: Apakah jika sudah terdapat sel bakal kanker, pemberian vaksinasi HPV dapat menyembuhkannya?
A: Tidak. Vaksinasi HPV tidak untuk menyembuhkan kanker leher rahim, tapi untuk mencegah terjadinya kanker leher rahim.

Q: Bagaimana tatacara pemberian vaksinasi HPV?
A: Vaksinasi diberikan dengan cara disuntik. Lokasi penyuntikan di lengan atas. Vaksinasi diberikan sebanyak 3 kali pada bulan 0, 1, dan 6.

Q: Apakah ada efek samping dari vaksin HPV?
A: Efek samping yang mungkin terjadi adalah reaksi lokal di tempat penyuntikan berupa rasa nyeri.

Q: Apakah vaksinasi ini aman?
A: Iya. Vaksin ini telah diuji secara luas, dan terbukti aman.

 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Jimmy Sakti

a gamer, a medical student, a teacher

0 Comments

Leave a Reply