Pandemi Covid-19 yang berjalan berbulan-bulan ini berdampak bagi seluruh sektor kehidupan, mulai dari ekonomi, sosial, hingga pendidikan. Walaupun era normal baru sedang berlangsung, kondisi masyarakat mungkin tidak akan kembali senormal biasanya dalam waktu dekat. Berbagai kebijakan diambil pemerintah untuk meringankan beban warganya, seperti memberikan bantuan sosial hingga bantuan pendidikan.

Sumber: Kemendikbud

Salah satu bantuan yang diberikan oleh pemerintah adalah Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Program tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam rangka merespon berbagai masukan dari banyak stakeholder pendidikan yang mengharapkan adanya kebijakan Kemendikbud untuk membantu mahasiswa dan perguruan tinggi di masa pandemi ini. Melalui program ini, pemerintah mengalokasikan Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau Sumbangan Pembiayaan Pendidikan (SPP) yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa, baik di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS), khususnya bagi mereka yang terdampak pandemi secara finansial.

BACA JUGA: Update Terbaru Informasi Biaya Kuliah UI 2020 untuk Program S1 dan D3

advertisement

Dikutip dari Buku Pedoman Pelaksanaan Bantuan UKT/SPP Mahasiswa Melalui KIP Kuliah 2020 yang diterbitkan oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbud Republik Indonesia 2020, KIP Kuliah bertujuan untuk memperluas cakupan penerima manfaat KIP Kuliah, membantu mahasiswa terdampak pandemi Covid-19 untuk dapat membiayai pendidikan di perguruan tinggi dan melanjutkan studinya, dan membantu perguruan tinggi dalam menjamin keberlangsungan pelaksanaan dan pengelolaan pendidikan tinggi. Selain itu, KIP Kuliah memiliki enam prinsip dasar, yaitu efisien, efektif, transparan, akuntabel, kepatutan, dan manfaat.

Sumber: beasiswa.ui.ac.id

Berdasarkan informasi dari laman beasiswa.ui.ac.id, paket beasiswa KIP Kuliah dibuka untuk mahasiswa angkatan 2017, 2018, dan 2019. Pendaftaran beasiswa yang akan diberikan pada semester gasal tahun 2020/2021 tersebut dibuka tanggal 6—20 Agustus 2020. Untuk rincian penerimanya, kuota penerima angkatan 2017 adalah 1250 mahasiswa, angkatan 2018 adalah 826 mahasiswa, dan angkatan 2019 adalah 527 mahasiswa.

BACA JUGA: Raih Beasiswa New Zealand, Cara Wujudkan Impian Kuliah di Luar Negeri

advertisement

Adapun persyaratannya sebagai berikut.

  1. Mahasiswa program sarjana reguler, berstatus akademik aktif dengan melampirkan fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).
  2. Mahasiswa yang orangtua/penanggung biaya kuliah mengalami kendala finansial karena terdampak pandemi covid-19 dengan melampirkan surat keterangan dari RT/RW setempat dan/atau melampirkan scan/fotokopi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau Kartu Indonesia Pintar (KIP).
  3. Mahasiswa dari keluarga dengan pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp4.000.000,00 atau jika dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 per anggota keluarga dengan melampirkan slip gaji atau surat keterangan penghasilan dari RT/RW setempat
  4. Melampirkan Kartu Keluarga (KK)
  5. Mahasiswa yang tidak sedang dibiayai oleh Program Bidikmisi atau program beasiswa lainnya yang bersumber dari APBN/APBD atau swasta yang telah membiayai UKT/SPP secara penuh/sebagian dengan melampirkan surat pernyataan sedang tidak menerima beasiswa atau bantuan dana dari institusi lain
  6. Mahasiswa dengan besaran Biaya Operasional Pendidikan (BOP) kurang dari atau sama dengan Rp2.400.000,00 dengan melampirkan screnshoot laman pembayaran SIAK-NG
  7. Melampirkan surat pernyataan kesediaan pemeriksaan data beasiswa
  8. Melampirkan surat pernyataan bukan perokok aktif
  9. Melampirkan surat pernyataan beasiswa
  10. Melampirkan formulir beasiswa
  11. Melampirkan sertifikat atau piagam prestasi akademik dan/atau non akademik
  12. Melampirkan halaman depan buku tabungan atas nama pibadi

Yuk, sebarkan informasi ini ke teman atau kerabat yang membutuhkan. Siapa tau bisa membantu untuk meringankan beban finansial mereka selama pandemi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai beasiswa ini, kalian dapat mengakses laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

BACA JUGA: Pandemi Corona Bikin Praktikum Anak RIK UI Terpaksa Online! Ih Gimana Ya Rasanya?

advertisement