Pengembangan ‘Situ’ Serial Ketiga

Hari kamis yang lalu saat mengambil legalisasi pingin mampir ke perpustakaan UI. Tadinya saya berpikir itu perpustakaan Pusat des masih ada perpustakaan fakultas, ternyata sekarang sudah tidak ada; hal ini terungkap waktu nanya bagaimana cara jadi anggota sebagai mhs, alumni dan masyarakat. Sekarang ternyata hanya ada Anggota (mhs.aktif) dan non Anggota (the rest of the world).

Hal ini sungguh melambangkan sikap yang over simplifid dan extremly pragmatic lama-lama setiap orang dari kita hanya akan dianggap kumpulan angka nopen saja. “Nauzubillah minzalik”.eeh eeh saya mendengar bisikan” emang gue pikirin, dl(derita lu)”.

Tadinya saya bermimpi perpustakaan pusat bagai sebuah taman perpustakaan Fakultas bunganya, untungnya sekarang saya terbangun dan ingat apa yang harus ditulis sekaitan dengan judul. Nah waktu nanya kemana jalan pintas menuju gedung perpustakaan yang baru, ditanya balik naik kendaraan pak? ya nggak lah; Ambil jalan ini nanti ketemu jembatan ‘teksas’ diseberangnya nanya aja lagi.

Begitu akan memasuki jembatan “teksas” saya tersentak ini dia pilot proyeknya tinggal buat dua kanopi yang adu punggung di kedua sisi jembatan jadilah “Driving Range” serahkan pengelolaan ke komunitas mahasiswa pencita lingkungan.

Hi, para anggota komunitas buat proposal temui Bapak Murdaya Po belia pemilik mayoritas Pondok Indah Group  (mudah-mudahan sekarang masih) dan kalau nggak salah Alumni UI kayaknya FE betot dana csrnya untuk pembibitan golfer dari kampus.

Hi Prof.; Susie, Lastri dan Prijono Genderang telah saya tabuh bola telah saya gulirkan selanjutnya Walluhu’alam bissawab Djaharuddin Ilyas 066600104

Leave a Comment