Seberapa lama kamu kuliah, jurusan apa pun yang kamu ambil, tentunya kamu memiliki skill tersendiri yang biasa kamu andalkan saat pembagian tugas kelompok. Biasanya pembagian kelompok dibagi dengan dua metode. Metode pertama adalah kamu bebas memilih teman kelompomu sendiri dan metode kedua adalah teman kelompokmu ditentukan oleh si dosen.

Pastinya kamu pernah ngerasain “kedapetan” teman kelompok yang sebenarnya kamu nggak mau-mau banget sama dia. Sayangnya, sesebel apa pun kamu satu kelompok sama dia, tetap aja kamu butuh bantuannya. Dan hal itulah yang bikin kamu jadi nggak nyaman.

Nah, dari sekian banyak kemungkinan, apa yang akan kamu lakukan jika ternyata kamu harus satu kelompok dengan orang-orang di bawah ini?

1. Kelompok Sama Cowok yang Suka Sama Kamu Tapi Kamunya Nggak Suka

"Duh, elah! Sekelompok sama dia lagi!" (Sumber:)

“Duh, elah! Sekelompok sama dia lagi!” (Sumber:Photo Credit: iulia.pironea via Compfight cc)

Harus ngapain, ya, kalau kejadiannya begini? Bagi sebagian dari kamu mungkin bisa saja jadi pura-pura baik dan kasih senyum selama dia bisa ngerjain tugas kamu dan kamu bisa hangout di mall dan belanja pakaian keren terkini.

Nah, bagi sebagian lainnya, yaa… sabar aja. Sebaiknya, sih, nggak memanfaatkan situasi. Karena yang ada dia bakal ngerasa dapet harapan lebih dari kamu. Eh, ujung-ujungnya cintanya bertepuk sebelah tangan. Kalau dia bunuh diri kan bahaya. Tapi hati-hati juga, kalau di saat mengerjakan tugas kamu bilang “sebenernya kita tuh cuma teman” yang ada tugasnya nggak kelar. Ujung-ujungnya kamu yang ngerjain semua tugasnya dia karena dia pingsan dan nggak bangun-bangun hingga UAS menjelang.

 

advertisement

2. Kelompok Sama Calon Gebetan

Satu kelompok sama gebetan. (Sumber:o2indonesia)

Satu kelompok sama gebetan. (Sumber: o2indonesia)

Namanya juga CALON GEBETAN. Ingat ya, CALON. Baru CALON, dan baru CALON gebetan. Jadi ya nggak usah berharap terlalu besar juga. Yang ada malah kamu jadi karakter yang ada di ulasan di atas. Kamu yang tanpa sadar sukarela mengerjakan apaaaaaa pun yang dia minta. Bahkan untuk urusan keluar duit yang seharusnya urunan.

Nah, hal-hal kayak gini juga bisa merusak pertemanan kamu. Saat kamu tahu ada temanmu yang lain juga dekat dengan dia tanpa tahu kalau ternyata mereka sepupuan. Ujung-ujungnya kamu bakal malu sendiri karena udah terlanjur marah-marah sambil teriak “LO JANGAN DEKAT-DEKAT SAMA CALON PACAR GUA YAH!?”

 

3. Kelompok Sama Si Tukang Malas

Si Tukang Tidur (Sumber:)

Si Tukang Tidur (Sumber:Photo Credit: Photo Extremist via Compfight cc)

Ceritanya kamu: “Lo besok ngetikin bab 1 sampai bab 2 ya. Abis itu e-mail ke gua jangan lupa.”

Ceritanya temen yang katanya baik sama kamu: “Iyak sip. Tenang aja. Selama ada gua, semua beres!”

24 jam kemudian…

advertisement

Ceritanya kamu: “Tugasnya mana? Udah lu e-mail?”

Ceritanya temen yang katanya baik sama kamu: “Maafin gua ya, Cuy, semalam gua ketiduran, abis nonton bola. Gua lupa ada tugas. Ntar siang deh gua email.”

Ceritanya kamu: “WHAT!? MUKE GILE! Tenggatnya tuh nanti siaaang!” *lalu mati*

 

4. Kelompok Sama Si Sok Cerdas

Si Sok Cerdas. (Sumber:)

Si Sok Cerdas. (Sumber:Photo Credit: mikecogh via Compfight cc)

 

Ceritanya kamu: “Jadi menurut lo teori ini dimasukin ke mana?”

Ceritanya temen kamu yang ngakunya sok cerdas: “Nggak git, Cuy. Ini tuh musti nganu gini nganu gini… ini dosennya pe’a ngajarinnya!”

Ceritanya kamu: “Oh gitu, jadi harusnya gimana?”

Ceritanya temen kamu yang ngakunya sok cerdas: “Bentar gua Googling dulu. Nah, kan bener! Teori ini tuh harusnya di Bab ini!”

Ceritanya kamu: “Bukannya dosennya juga bilang gitu?”

Ceritanya temen kamu yang ngakunya sok cerdas: “Emang iya? Masa sih? Ah nggak percaya gue.”

Ceritanya kamu: “Lah, ini ada di catetan gue kok.”

Ceritanya temen kamu yang ngakunya sok cerdas: “oh…” *kemudian hening*

 

5. Kelompok Sama Mantan

"Jangan liat matanya! Jangan liat matanya!" (Sumber:)

“Jangan liat matanya! Jangan liat matanya!” (Sumber:Photo Credit: UBC Library via Compfight cc)

Nah ini yang paling nightmare, antara bikin pengen ngebakar doski sama pengen balikan sih.

Siapin mental aja kalau tiba-tiba saat ngerjain tugas di kosan teman-teman kelompokmu yang lain pada keluar cari makan, lalu tiba-tiba dia bilang “Hai, udah lama yah kita nggak ngobrol gini.” sambil lemparin senyum yang bikin bumi seolah bergetar beberapa detik.

Solusinya? Ya, gimana dong, abisnya dia baik. Jadi….  (gua rasa lu udah pada tau kemana arahnya).

Seberapa tidak inginnya kamu dengan mereka, ingatlah bahwa dosen mengelompokkan kamu berbeda-beda agar kamu dapat saling mengenal dan saling jatuh cinta lagi, eh maksudnya saling menerima keadaan yang nyata dan kenyataan yang ada. Ada baiknya juga kan, setidaknya untuk beberapa waktu kalian nggak akan marahan dulu.

 

Kamu punya pengalaman seru tersendiri saat mengerjakan tugas kelompok? Yuk, berbagi cerita dengan kami di comment box dan bagikan cerita ini ke teman-teman kamu di Facebook, Twitter dan LINE!

 



[reaction_buttons]