percayalah, Tuhan adalah programmer terhebat yang pernah ada
tak pernah ada bug di alam semesta ini
semuanya sempurna

output yang Tuhan tampilkan,
pasti melalui proses yang terstruktur rapi
ketika output tak sesuai dengan harapan,
coba debug program yang telah berjalan
mencermati apa yang telah Tuhan rencanakan,menelisik makna – makna tersembunyi
dan seketika kita akan berkata “Oo….”

ada kalanya Dia menguji kita, mungkin dengan permasalahan seperti yang Pak Chanek sering alami
dan seperti kata Bu Kasiyah,
kita harus selalu berterima kasih kepada Sang Penguji
selalu berdoa ketika mulai memecahkan masalah tersebut
kemudian,
menentukan algoritma yang tepat,
dan berusaha mengimplementasikannya,
bagaimana bila masih error?
tenang, bukankah kita memiliki kawan?
kita bukan makhluk yang bebas linier bukan?
mungkin dengan bantuan mereka error – error kita akan mendekati nol
atau mungkin mereka menemukan solusi lain dari persoalan kita
karena permasalahan kita bukan seperti SPL tidak konsisten
karena Tuhan juga telah mengatur kompleksitas masalah yang diujikan

ketika menemui kegagalan?
KEEP MOVING FORWARD seperti yang Pak Gatot bilang
mungkin semangat kita harus di-percolateUp
agar mencapai titik tertinggi
dan tetap berdoa kepadaNya
dengan bentuk apapun, dengan bahasa apapun
Tuhan pasti mengerti,
walaupun kita menggunakan encoding seperti apa
Tuhan pasti memiliki decoder untuk mendengar doa kita



advertisement