Kalian pernah atau sedang punya pacar yang satu jurusan sama kalian nggak? Bisa antar-angkatan atau dalam satu angkatan. Untuk yang antar-angkatan, mungkin problematika yang didapatkan nggak sebanyak pasangan yang berasal dari angkatan yang sama. Beberapa respon yang menganggu seperti:

“Emang nggak bosen ketemu tiap hari?”

atau

advertisement

“Kenapa sih yang satu jurusan? Kayak nggak ada orang lain aja?”

Kedua respon itu mungkin sering banget menghampiri bagi yang berpacaran sama-sama satu jurusan kuliah. Kalau udah kayak gitu yang bisa dilakukan cuma berusaha masa bodo aja, toh hubungan itu juga kalian yang menjalani. Mari kita bedah satu-persatu kedua pertanyaan sinis dari masyarakat itu.

Pertama, apakah nggak bosan karena ketemu tiap hari? Jawabannya, iya

Sumber: marriage.com

Nggak bisa bohong, setiap hari ketemu di kelas atau di acara himpunan jurusan tuh kadang bikin kita bosen juga ketemu sama doi terus. Namun, setiap masalah pasti ada solusinya, kan? Berdasarkan pengalamanku, kalau kalian punya pacar yang satu jurusan dan satu angkatan, kalian bisa janjian sama doi untuk memilih kelas yang berbeda di matkul yang kebetulan dibagi menjadi beberapa kelas untuk menghindari pertemuan di kelas setiap hari.

advertisement

Kalau pacar kalian berbeda angkatan, mungkin nggak akan repot karena emang nggak bakal ketemu di kelas. Kecuali kalau pacar kalian bucin banget sampe ikut ke kelas kalian, atau mungkin harus ngulang kelas *eh. Kalian bisa atur sendiri untuk menghindari rasa bosan tersebut, yang penting kedua pihak sama-sama setuju.

BACA JUGA: 7 Tanda Kamu Ada Dalam Toxic Relationship Dan Alasan Kenapa Kamu Harus Mengakhirinya

Kalau kisah cinta kalian berawal dari himpunan jurusan, mungkin intensitas ketemunya nggak sesering di kelas. Kalian hanya akan ketemu di rapat atau acara yang melibatkan semua pengurus himpunan. Selebihnya, kalian akan ketemu di luar kampus yang intensitasnya bisa kalian atur sendiri. Akan tetapi, kalau pacar kalian itu satu jurusan, satu angkatan, dan sama-sama jadi pengurus himpunan, fix aku nggak punya opsi lain gimana caranya menghindari rasa bosan.

advertisement

Coba deh, kalian tulis di kolom komentar kalau kalian sedang atau pernah berada di posisi itu, gimana cara kalian menghilangkan bosan kalau setiap hari setiap waktu ketemu doi?

Pertanyaan kedua, kenapa harus sama yang satu jurusan? Apa nggak ada orang lain dari jurusan, fakultas, atau kampus lain gitu?

Jawabannya, karena dapetnya sama yang satu jurusan, gimana dong? Kita coba pikir secara sederhana deh, kalau ada yang deket, kenapa harus cari yang jauh? Kalau emang sama-sama suka, kenapa nggak jadian aja? Beres kan urusannya. Kenapa harus ribet nyari dari jurusan, fakultas, atau bahkan kampus lain? Satu jurusan aja kadang udah bikin insecure, gimana yang jauh? Namun, semua itu kembali ke pilihan kalian masing-masing, sih. Kalau di jurusan kalian nggak ada yang menarik, nggak usah dipaksain lah, daripada makan ati.

Kalau menurutku, enaknya punya pacar yang satu jurusan tuh bisa diajak diskusi tentang matkul atau pas nugas

Iya dong, diskusi tugas bareng, mempersiapkan UAS bareng, belajar bareng, dan bikin makin semangat buat belajar sehingga IPK naik. Kalau sama pacar kan waktu belajarnya jadi unlimited, enggak ada masalah mau kapan aja diskusi. Dari segi biaya, pacaran satu jurusan itu bisa lebih hemat karena hampir setiap hari ketemu, jadi nggak perlu repot-repot buat atur jadwal ketemu di luar. Selain itu, secara nggak langsung kita juga bisa menganalisis kebiasaan atau sifat doi, sehingga bisa mengenal lebih dalam.

advertisement

BACA JUGA: Halo Effect dan Alasan Kenapa Kesan Pertamamu Itu Penting Banget

Nggak enaknya ya itu tadi, rawan bosen

Sumber: pexels.com

Bosen ini maksudnya bukan bosen sama orangnya ya, tapi bosen karena setiap hari ketemu terus, nggak ada jeda buat merasakan kangen gitu. Selain itu, kalau lagi marahan dan harus ketemu di kelas, rasanya pasti awkward banget. Namun, rasa nggak enak itu pasti bisa diselesaikan kok. Hal yang terpenting adalah komunikasi. Kalau emang nggak bisa diselesaikan dan harus selesai di tengah jalan, pastikan hubungan kalian tetap baik-baik aja walaupun udah nggak pacaran, ya. Jangan sampai kalian nggak mau kuliah atau bahkan milih buat pindah ke kampus lain cuma buat menghindari doi.

Berdasarkan pengalamanku yang punya pacar satu jurusan dan satu angkatan, yang kebetulan jadiannya pas maba dan masih berjalan sampai sekarang, semua masalah untungnya bisa diselesaikan. Aku bisa membuktikan kalau “pacar rasa teman” itu emang nyata adanya. Bahkan, salah satu dosen juga pernah becandain hubungan kami sebagai hubungan inses, hehe.

Kalau dari kalian nih, ada nggak yang punya pengalaman serupa? Atau mungkin, ada nggak dari kalian yang suka sama teman satu jurusan kalian tapi ragu buat menyatakan perasaan? Coba tulis pengalaman kalian di kolom komentar, ya. Oh iya, buat yang masih ragu, ayo nyatain aja, keburu diserobot sama orang lain, hehe.

BACA JUGA: Kata Mereka Mahasiswa UI Yang Menikah Saat Masih Berkuliah Sarjana