Sebuah Cerita Sederhana untuk Merasakan Indahnya Perjuangan


0

sebuah perjalanan seorang pemuda yang sedang mendaki sebuah gunung, dia mendaki bersama temanya yang kebetulan sudah mendaki gunung tersebut lebih dari satu kali, dan ini pertama kalinya pemuda tersebut mendaki gunung.

pemuda : saya yakin saya bisa menaklukan gunung ini, saya bisa ke puncak dan menyaksikan matahri.
teman : (hanya tersenyum), ehm ayo mari kita segera berangkat

setelah beberapa lama berjalan tiba-tiba pemuda tersebut bertanya kepada temannya

pemuda : kapan kita sampai?
teman : sabar saja
Pemuda : apakah harus seperti ini untuk mencapai puncak?
teman : yah , memang mw seperti apa lagi?
pemuda : ah, kamu tidak memberi jawaban…
teman : yah, bersabar saja

karena merasa temannya hanya berkata sabar dan sabar saja, dia terus saja mengeluh, dia mengeluh ” aduh tw gini saya gak ikut naik deh”, “aduh ini mah gak kayak yang gw pengen”,”aduh sampai kapan sih”
terus dan terus pemuda tersebut mengeluh, sampai dia bertanya kembali lagi kepada temannya..

pemuda : sampai kapan kita harus tetap mendaki?
teman : (berhenti dan menunjuk puncak gunung), hanya sampai sana
Pemuda : mana kata kamu saya akan mendapatkan sesuatu yang indah, yang saya lihat hanya pohon-pohon yang sama.
teman : sabar saja..
Pemuda : apa tidak ada jalan yang lebih cepat?
teman: ada, tapi saya tidak bisa menjamin kamu akan pulang dengan selamat,
Pemuda : ah kamu, itu mah namanya jalan cepat ke kematian
teman : sabar saja kawan..

seteah beberapa berjalan akhirnya sampailah mereka sampai di tanjakan terakhir, sangat curam dengan kemiringan yang membuat ujung jalan pun tak terlihat. akhirnya mereka berhenti untuk beristirahat.
tapi tiba-tiba sang teman itu bertanya kepada sang pemuda

teman : apakah kau yakin bisa melewati tanjakan terakhir ini?
Pemuda : saya sudah lelah, bahkan sangat lelah, semua tidak yang seperti yang saya inginkan.
Teman : kamu mw turun dan berhenti?
Pemuda : iyah sangat!!
Teman : (dengan nada keras) turunlah!! apakah kamu yakin kamu akan turun dengan selamat!! apa kamu mw perjuangan kamu hanya sampai sini!! apakha kamu pecundang yang hanya mengeluh!!
Pemuda : kamu jangan berbicara seperti itu, baiklah mari kita lanjutkan (dengan sangat terpaksa dia melanjutkan)

inilah tanjakan terakhir, sangat terjal, sangat curam dan sangat berat, seperti biasa pemuda itu selalu mengeluh. tapi sang temanterus saja berjalan semakin cepat. dengan terpaksa pemuda itu pun mengikuti langkah sang teman. hingga mereka berdua berhenti di dekat sebuah tiang yang berisikan banyak bendera.

Teman : sampai sini kawan..
pemuda : (terdiam) inikah puncak, dan apakah aku benar-benar sampai puncak?
Teman : yah ini puncak, coba lihat ke sana itulah tempat kita awal berjalan, dimana kamu mengeluh, di sana tempat kamu meminta turun, dan di sana pula kamu merasa diri kamu tidak bisa. apakah itu terlihat mudah dari sini? apakah itu semua terasa indah dari sini kawan? apakah kau lihat matahari di sana dia tidak pernah mengeluh dan minta berhenti menyinari dunia, karena dia tahu manusia yang di bwah membutuhkan sinarnya?
Pemuda : iya benar kawan, ini semua terasa indah dari sini, saya tidak percaya dapat sampai di sini.
Teman : yah sebenanya yang indah adalah perjuangan kita untuk sampai sini, saat kamu mencapai suatu titik tertinggi hanya dengan cara cepat dan mudah, kamu tidak akan merasakan kebanggan akan hal tersebut. dan bahkan kamu tidak akan mengingat betapa indahnya puncak ini.
Pemuda : terima kasih kawan, andai tadi kau tidak teriak-teriak sebelum tanjakan terakhir, aku tidak akan melihat ini semua kawan.
Teman : saya juga pernah meraskan seperti kamu, tapi saya tidak mau kamu tidak meraskan apa yang saya rasakan saat segala keluhan itu hancur saat saya berada di puncak ini. dan ingat itulah gunanya teman. (sambil menepuk bahu temannya)

akhirnya setelah menikmati pemandangan beberpa lama. mereka turun. dan pada akhirnya pemuda tersebut berjanji pada dirinya “saya akan mencapai puncak lainnya dan saya akan merasakan indahnya perjuangan”.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
onechair

6 Comments

Leave a Reply

  1. hey kawan inikah semangatmu, sampai di sini saja!
    mana semangat juang membaramu?
    Ingin menyerah? pulang saja kepangkuan ibumu dan merengek padanya!

    ayo kawan jalan msh panjang, jika kau menyerah di sini semua perjuanganmu akan jd sia-sia.
    Teruskan perjuanganmu hingga puncak kemenangan!

  2. Selamat datang kawan…
    tabah bukan diawal,bukan juga dipertengahan, bukan pula diakhir… tapi tabah sambil nyengir…

    walau harus berjuang menaklukan diri sendiri (bukan alam loh, alam hanya media kita untuk balajar dan bermain) tapi rasa humor harus tetap dijaga…salam nyengir…
    anak 2009 yach.. masuk Mapala UI yach nantinya ditunggu..