Bagi pelamar beasiswa dalam negeri atau ke luar negeri, kalian pasti gak asing dengan tes ini, beberapa beasiswa, sekolah, universitas, bahkan kantor ada yang memberi persyaratan untuk pendaftaran dengan melampirkan hasil tes ini. Hasil tes ini menjadi pertimbangan pihak penerima sekaligus menjadi proyeksi seberapa jauh kandidatnya mampu berkomunikasi dengan bahasa inggris.

Lalu sebenarnya apa itu tes IELTS, TOEFL, dan TOEIC? Bagi yang belum familiar, mungkin agak sulit untuk membedakan tes ini ya.

1. IELTS

IELTS merupakan akronim dari International English Language Testing System, tes ini terbagi ke dalam dua jenis ada yang versi akademis yang dipakai untuk melamar universitas dan ada pula versi general yang digunakan untuk keperluan kerja atau imigrasi. Skor maksimal dari tes IELTS adalah 40, dan harga untuk mengikuti tes ini sekitar 3 juta.

advertisement

2. TOEFL

Sementara itu TOEFL adalah akronim dari Tes of English Foreign Language. TOEFL diselenggarakan oleh Educational Testing Service atau ETS sebuah lembaga di amerika. Tes TOEFL ini terbagi menjadi 2 yaitu TOEFL ITP (Instituional Testing Program) dan TOEFL IBT (Internet Based Test). Bedanya TOEFL itp hanya berlaku pada instusi dan negara tertentu dengan hasil skor maksimal 600, sedangkan TOEFL IBT dilakukan menggunakan komputer dengan skor maksimal 120. Biaya untuk tes TOEFL terbilang cukup mahal yaitu kisaran 2,4 juta.

3. TOEIC

Lalu ada TOEIC (Test of English for International Communication) seperti namanya, tes ini digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berkomunikasi, biaya untuk mengikuti tes ini sekitar 1,2 juta dengan skor maksimum adalah 990.

Lalu Apa Perbedaan Ketiganya?

Perbedaanya dari ketiga tes ini terletak di bahasanya, mudahnya, IELTS merupakan tes bahasa inggris murni atau british, sedangkan untuk TOEFL merupakan tes bahasa Inggris-Amerika, dan TOEIC lebih fokus dengan bahasa sehari-hari. Fungsinya juga berbeda teman-teman, jika kamu berniat mendaftar ke perguruan tinggi luar negeri khususnya di USA maka tes yang kamu butuhkan adalah TOEFL, sedangkan untuk mendaftar perguruan tinggi di negara Inggris, Australia, dan New Zealand yang dibutuhkan adalah tes IELTS. Tapi tidak semua universitas mensyaratkan demikian, ada juga beberapa universitas di Amerika yang menerima hasil tes TOEIC dan IELTS, persyaratan yang diminta berbeda-beda tergantung dengan universitas tujuan.

advertisement

BACA JUGA: Begini Caranya Biar Kamu Bisa Dapat Beasiswa!

Bagaimana dengan Tes Berbasis Komputer?

Sumber: jagranjosh.com

Untuk tes yang berbasis komputer biasanya hasil tes dapat diketahui dalam waktu seminggu sedangkan untuk tes yang berbasis kertas hasil tes dapat diketahui dalam jangka waktu lebih lama yaitu kurang lebih 14 hari, ada yang mengirimkan hasil tesnya ke rumah kita, ada juga pihak penyelenggara yang mengharuskan kita mengambil sendiri hasil tes ke tempatnya.

Rangkaian Tesnya Apa Saja?

Untuk rangkaian tesnya kurang lebih sama, terdiri dari sesi reading yaitu kita harus membaca suatu topik dengan teks berbahasa inggris lalu menjawab pertanyaan yang terkait dengan teks tersebut, di bagian listening kita diminta untuk mendengarkan semacam rekaman percakapan atau ada juga yang berbentuk monolog lalu kita harus menjawab pertanyaan yang muncul terkait dengan rekaman tersebut, untuk sesi writing para peserta diperintahkan untuk menulis topik tertentu sesuai dengan yang diminta pada soal ujian dan yang terakhir yaitu speaking kita akan diarahkan oleh petugas tes untuk bertemu dengan native speakers, isi percakapan antara peserta dan penguji dapat bermacam-macam, untuk menguasai sesi ini kamu harus memperbanyak vocabulary. Seluruh sesi ujian ini harus diselesaikan dalam satu hari. Mungkin yang berbeda adalah urutan dari rangkaian ujian tersebut, tergantung dengan tempat atau penyelenggara tes.

advertisement

Untuk kamu yang ingin mengikuti ujian ini, jangan lupa untuk mempersiapkan dirimu sebaik mungkin mengingat biaya untuk tesnya terbilang cukup mahal, jadi jangan sia-siakan kesempatan tes ini dan persiapkan dirimu dengan baik!

BACA JUGA: Tips Menghadapi Tes TOEFL untuk Beasiswa Luar Negeri

Header image reference: Dailymail

advertisement