Fakta dan Tudingan yang Sering Dirasakan Anak FEB UI

Bagi kamu, yang kepengin banget jadi anak UI dan kebayang-kebayang buat kuliah di Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), tentunya udah punya bayangan bakal jadi apa setelah lulus kuliah sebagai anak ekonomi UI. Mungkin, sebagian dari kamu sudah membayangkan untuk menjadi pakar ekonomi, pebisnis, atau bahkan menteri ekonomi yang dapat memberikan perubahan ekonomi terbaik bagi masyarakat Indonesia. It’s a good thing, though. Well, meski gak sedikit juga yang akhirnya ngambil ekonomi karena “nasib” alias salah pilih.

Seperti yang kita tahu, FEB UI adalah kelompok Fakultas Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora di lingkungan Universitas Indonesia. Sebelumnya, FEB UI dikenal dengan nama FE UI hingga tahun 2015 terjadi perubahan nomenklatur fakultas. Hal ini berdasarkan keputusan MWA UI. FEB UI mengelola program pendidikan jenjang dengan gelar Sarjana (S1), Pendidikan Profesi Akuntan, Magister (S2), dan Doktor (S3), serta program pelatihan lain non-gelar. Dekan FEB UI saat ini adalah Prof. Ari Kuncoro, Ph.D.

Selain itu, yang membuat fakultas ini menjadi salah satu fakultas yang difavoritkan adalah karena sepak terjang jebolan-jebolan FEB UI yang kebanyakan dikenal luas oleh publik sebagai tokoh ekonomi. Most of them berkontribusi besar untuk bangsa ini. Kita bisa sebutkan dari Rhenal Kasali, Prof. Dr. Widjojo Nitisastro, Emil Salim, Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo, Fahmi Idris, hingga Sri Mulyani Indrawati yang kini menancapkan taringnya di kancah internasional. Tak jarang, para alumni FEB UI ini disebut-sebut sebagai ‘arsitek’ ekonomi bangsa.

Namun, dibalik kesuksesan mereka tentu kita juga harus memperhatikan faktor-faktor penentu kesuksesan itu, salah satunya adalah bagaimana mereka dapat survive dari tantangan-tantangan dasar yang mereka hadapi saat kuliah menjadi mahasiswa ekonomi.

Beberapa hal yang harus dihadapi mahasiswa ekonomi UI saat menjalani hidupnya antara lain.

BACA JUGA: Berikut Ini Alasan Mengapa Prodi Akuntansi FEBUI Banyak Diminati

 

Tudingan – “Anak Ekonomi Kuliah Enak, Kerja Enak”

Tudingan - “Anak Ekonomi Kuliah Enak, Kerja Enak". Emang iya? via kastratfebui
Tudingan – “Anak Ekonomi Kuliah Enak, Kerja Enak”. Emang iya? via kastratfebui

Oh Men, tanggung jawab nih kalimat!

Kebanyakan orang berpikir, yang masuk prodi ekonomi adalah mereka yang merupakan anak orang kaya yang bakal nerusin bisnis dinasti orang tuanya. Ada sih yang begitu tapi silakan hitung sendiri, berapa banyak yang begitu?

Selain itu, gak jarang juga yang berpikiran bahwa begitu lulus ekonomi alumninya pasti langsung jadi pakar ekonomi. Minimal jadi konsultan ekonomi di perusahaan besar, well, it’s another big NO NO. Justru yang ada kalau lulusan ekonomi nyari kerjaannya SUSAH! Karena persaingan semakin ketat! Baik persaingan antara alumni FEB UI itu sendiri maupun dengan persaingan dari alumni kampus lain.

Meski demikian, kebanyakan yang masuk FEB UI adalah mereka yang masuk dari jalur beasiswa, gak sedikit dari mereka yang rela habiskan waktu di kosan untuk mikir “Besok gua bisa dagang apa?” So, gak heran kalau mental entrepreneurship anak FE sangat meyakinkan. Semangat berwirausaha sudah mereka alami bahkan mungkin sejak SMA atau SMP, sehingga begitu masuk arena perkuliahan, mereka hanya menganggapnya sebagai “area bermain”.

 

Mandiri, tapi…

"Study hard, party harder!" via andianiuti
“Study hard, party harder!” via andianiuti

Karena memiliki jiwa entrepreneurship dan kemandirian yang tinggi, gak sedikit juga anak ekonomi yang menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Sebagian menganggap hidup di ekonomi itu bak slogan “Study hard, party harder!” Tapi sebagian lagi ada juga yang mengusung slogan “Study? What kind of food is that?” –tipe yang satu ini lebih senang bergaul dengan cara berorganisasi dan mencari keuntungan di setiap ada kesempatan.

 

Rhenald Kasali

Rhenald Kasali, sang Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen FEB UI via suaramahasiswa
Rhenald Kasali, sang Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen FEB UI via suaramahasiswa

Dengan menjadi mahasiswa FEB UI, tentunya kamu akan sering ketemu sama legenda ekonomi Indonesia yang satu ini. Rhenald Kasali, sang Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen FEB UI. Salah satu kesenangan ketika diajar oleh penggagas Rumah Perubahan ini adalah saat beliau melontarkan jokes-jokes yang kekinian banget sehingga bikin suasana kelas tidak membosankan. One thing about him bahwa dia selalu berjiwa muda, ia juga terbuka terhadap berbagai macam kritikan dan gak jarang deh dia ngajak kamu buat diskusi tentang tantangan-tantangan bisnis yang harus dihadapi Indonesia di kancah Internasional.

 

Pengembangan Bisnis Sendiri

Senang menerapkan ilmu-ilmu yang didapet waktu kuliah via maulidyafalah
Senang menerapkan ilmu-ilmu yang didapet waktu kuliah via maulidyafalah

Lingkungan kemahasiswaan yang kompetitif, lingkungan dan fasilitas kampus yang sangat mendukung, serta banyaknya peluang bisnis yang masih menjadi “blue ocean” di kampus kuning ini, membuat kamu dengan sendirinya akan ketagihan dan menerapkan langsung keilmuan Manajemen, Mikroekonomi, Makroekonomi, Pengantar Akuntansi, dan Manajemen Pemasaran dalam bentuk-bentuk yang lebih kongkret.

Misalnya, kamu memiliki skill memasak Ikan Bulet (ikan yang dimasak bentuknya bisa bulet), rasanya enak dan bisa dibikin nge-trend dengan desain ala hipster, kamu tinggal buka warung di Pocin, bikin promo khusus Instagram and voila! Within 1 month bisnis kamu sudah mulai diperbincangkan! Ini hanya 11 dari sekian banyak kasus yang mungkin saja bisa terjadi jika kamu bener-bener kecemplung sama ekonomi.

 

Cewek FEB UI

Cewek FEB UI memiliki pola pikir yang lebih terbuka via uiupdate
Cewek FEB UI memiliki pola pikir yang lebih terbuka via uiupdate

Nah, satu lagi yang gak mungkin kamu lewatkan jika kamu memilih untuk hidup sebagai mahasiswa FEB UI adalah ceweknya! Cakep? Pasti. Pinter? Apalagi!

Kebanyakan cewek FEB UI memiliki pola pikir yang lebih terbuka, dan bisa ngelihat sesuatu dengan pemikiran luas. Ibarat kata, kalau demen sama cowok, mereka bakal kayak nyelesein kasus di sebuah perusahaan. Jadi, dia bakal menilai kamu dari bagaimana kamu mengatur keuangan dan bagaimana kamu menyikapi tantangan dalam hal manajemen pribadi. Hal sederhana seperti datang terlambat adalah hal yang teramat fatal bagi cewek-cewek FEB UI.

Yakin mau jadi anak ekonomi UI? Cuma satu tips dari kami, asahlah kemandirianmu. Karena dengan menjadi mandiri, maka kamu dapat dengan mudah menghadapi tantangan manajemen dan ekonomi yang seperti apa pun. Karena kunci dari semua manajemen adalah bagaimana kamu bisa mengatur diri kamu dan cita-citamu sebaik mungkin.

Yuk, bagikan artikel ini lewat Facebook, Twitter, dan LINE kamu!

Berikut Ini Alasan Mengapa Prodi Akuntansi FEBUI Banyak Diminati

Apa yang ada dipikiranmu ketika mendengar kata “akuntansi”? Lajur kredit debit? Neraca? Mumet, karena hitungan nggak balance? Atau justru semuanya? Tenang, you’re not the only one. Tapi terlepas dari semua stigma negatif itu, akuntansi menyimpan banyak pesona.

BACA JUGA: Ujung Genteng, Pesona yang Penuh Misteri

Pesona? Ow, really? Yupz! Akuntasi termasuk salah satu jurusan favorit di Universitas Indonesia yang dianggap  prospektif karena lulusannya banyak yang langsung diterima bekerja di perusahaan-perusahaan ternama dengan gaji yang cukup membentuk senyuman di wajah. Tidak usah banyak basa-basi, mari kita langsung ke TKP!

Sekilas Tentang Prodi Akuntansi

Sekilas Tentang Prodi Akuntansi via febui
Sekilas Tentang Prodi Akuntansi via febui

Di Universitas Indonesia, Jurusan (atau nama resminya program studi, panggilan sayangnya prodi) Akuntasi merupakan salah satu jurusan yang tersedia di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBUI) dan berada di bawah Departemen Akuntansi. Prodi ini membuka beberapa program, yaitu Program D3 Akuntansi (berada di bawah Vokasi UI), Program S1 Reguler, Program S1 Kelas Paralel, Program S1 Ekstensi, Program S2 MAKSI, Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi S2, dan Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi S3.

BACA JUGA: 70% Lulusan D3 UI Tidak Lulus Ujian Masuk Ekstensi UI

Untuk kelas S1 Reguler, jalur masuknya melalui SNMPTN, SBMPTN, dan SIMAK-UI. Sedangkan untuk kelas paralel, melalui SIMAK-UI dan PPKB.

Di prodi ini, kamu akan belajar tentang tata cara pencatatan laporan keuangan, termasuk dalam memeriksa atau memberi penilaian atas informasi keuangan suatu perusahaan. Setelah lulus dari prodi ini, kamu akan dianugerahi gelar Sarjana Akuntansi. Oh iya, Sarjana Akuntansi itu berbeda dengan akuntan walaupun sama-sama mempelajari akuntansi. Gelar Akuntan diperoleh ketika kamu selesai mengikuti Program Profesi Akuntan yang bisa kamu ikuti setelah kamu menyelesaikan S1 kamu di prodi ini.

BACA JUGA: Saya Hanya Penjual Roti, Tapi saya Akan Masuk Akuntansi UI!

Sama halnya dengan prodi lain, Prodi Akuntansi terus aktif melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, terutama perusahaan sebagai mitranya. Salah satunya adalah dengan menjalin kerja sama dengan perusahaan yang akan menjadi tempat magang mahasiswa tingkat akhir.

Beberapa perusahaan yang menjadi mitra Prodi Akuntansi adalah KAP (Kantor Akuntan Publik) EY, PwC, AAJ, dan Grant Thornton. Kerja sama yang baik dengan perusahaan tersebut bahkan berlanjut ke tingkat pre-rekrutmen, seperti pada EY yang menerima 19 lulusan terbaik Prodi Akuntansi (terdiri dari 10 mahasiswa S1 Reguler dan 9 mahasiswa S1 Ekstensi) untuk langsung bekerja di EY tanpa melalui proses rekrutmen umum, hanya perlu melampirkan rekomendasi dari Prodi Akuntansi.

Perkuliahan di Prodi Akuntansi

Perkuliahan di Prodi Akuntansi via HMVA_UI
Perkuliahan di Prodi Akuntansi via HMVA_UI

 

Begitu kamu resmi diterima di prodi ini, maka kamu harus mempersiapkan dirimu untuk bertemu dengan kumpulan mata kuliah yang antara lain bernama Tata Kelola (Corporate Government), Akuntansi Syariah, Auditing, Akuntansi Manajemen, Perpajakan, Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Keuangan, dan Sistem Informasi Manajemen.

Tenang… itu belum semuanya. Mata kuliah di atas ibaratnya cuplikan bab dalam buku; beberapa mewakili semuanya. Jadi jangan senang dulu, kamu masih akan bertemu dengan mata kuliah yang sejenis dengan itu.

Selain mata kuliah khusus Prodi Akuntansi, di tahun pertama dan kedua kamu masih akan mendapatkan Mata Kuliah Wajib yang juga diterima oleh Prodi lain (Manajemen dan Ilmu Ekonomi) dalam FEBUI. Mata Kuliah Wajib ini antara lain Pengantar Akuntansi 1, Pengantara Akuntasi 2, Pengantar Bisnis, Pengantara Mikro 1, dan Pengantar Mikro 2.

Selain Mata Kuliah Wajib, ada juga peraturan akademik yang perlu kamu ketahui, yakni:

  1. Mengambil minimal 144 SKS adalah wajib. 144 SKS itu terdiri dari 12 SKS Wajib Universitas, 43 SKS Wajib Fakultas (seperti dijelaskan pada contoh di atas), 63 SKS Wajib Program Studi, 21 SKS Pilihan, dan 6 SKS Tugas Akhir.
  1. Jumlah SKS untuk Tugas Akhir adalah 6 SKS, dan kamu dapat memilih antara Skripsi, Magang, atau Studi Mandiri.
  1. Selain mengambil mata kuliah dalam bahasa Indonesia, kamu juga wajib mengambil 18 SKS mata kuliah berbahasa Inggris. Komposisinya adalah minimum 15 SKS terdiri dari mata kuliah dengan kode ACCT dan sisanya, dengan kode MGMT atau ECON.
  1. Kamu dapat memilih mata kuliah yang sesuai dengan spesialisasi karier yang ingin kamu tekuni. Pilihan spesialisasi karier yang tersedia adalah Akuntan Publik, Akuntan Manajemen, Internal Auditor, Staf Keuangan Perusahaan, Manajer Perpajakan, Analis Sistem Informasi, Akuntan Sektor Publik, dan Akuntan Syariah.
  1. Untuk mata kuliah yang memiliki kelas asistensi dan kelas laboratorium, maka hukumnya WAJIB untuk di

 

Kemana Setelah Lulus dari Prodi Akuntansi?

Ke Mana Setelah Lulus dari Prodi Akuntansi? via vokasi ui
Ke Mana Setelah Lulus dari Prodi Akuntansi? via vokasi ui

Setelah lulus dari Prodi Akuntansi, terus ke mana? Waduuh! Prodi ini terkenal dengan lulusan mereka yang langsung bekerja di perusahaan ternama setelah lulus. Dosen-dosennya saja banyak yang memiliki posisi penting di perusahaan multinasional/perusahaan asing.

BACA JUGA: 6 Selebritis Ganteng Lulusan Universitas Indonesia

Begitu kamu lulus dari sini, kamu bisa apply ke pekerjaan yang banyak (bahkan selalu) menggunakan ilmu Akuntansi, seperti Financial Analyst, Credit Analyst, Auditor, dan Akuntan. Dan tentu saja masih banyak lagi jenis pekerjaan yang dapat kamu masuki ketika kamu lulus dari prodi ini. Sejarah membuktikan, nggak perlu khawatir deh untuk masalah pekerjaan kalau sudah lulus dari prodi ini (khusus Akuntansi FEBUI ya.. hehe).

 

Di Mana Dapat Menemukan Prodi Akuntansi Selain di UI?

Selain di UI, Jurusan Akuntansi ada di mana aja? via unair
Selain di UI, Jurusan Akuntansi ada di mana aja? via unair

Selain di UI, Prodi Akuntansi juga dijumpai di banyak PTN. PTN yang membuka Prodi Akuntansi (dengan akreditasi A) adalah GM, UNDIP, UNIBRAW, UNPAD, Universitas Sebelas Maret, UNAIR, dan Unsoed Purwokerto. Di universitas swasta (area Jabodetabek), Prodi Akuntansi dengan akreditasi A dapat ditemui di Universitas Gunadarma, Bina Nusantara, UNIKA Atmajaya, Universitas Tarumanegara, Universitas TRISAKTI, Universitas Pancasila, dan Universitas Persada YAI Jakarta.

 

Berapa Biaya yang Harus Dikeluarkan untuk Menempuh Program S1 di Prodi Akuntansi FEBUI?

Berapa biaya kuliah S1 Akuntansi UI? via HMVA_UI
Berapa biaya kuliah S1 Akuntansi UI? via HMVA_UI

In the end, often times, it’s all about the money. So, how much? Program S1 Reguler memiliki perbedaan dalam pembayaran dari Program S1 Pararel. Ini karena sejak 2013, Prodi S1 Reguler tidak lagi dikenakan uang pangkal, sehingga program S1 Reguler hanya dikenakan biaya Rp100.000,00 – Rp5.000.000,00, tergantung kondisi ekonomi mahasiswa yang bersangkutan. Biaya ini dinamakan BOP-B (Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan). Biaya ini dibayarkan satu kali dalam satu semester dan tidak perlu lagi membayar uang SKS.

BACA JUGA: UI adalah Kampus Anti Diskriminasi!

Untuk program S1 Paralel, uang pangkal masih tetap diberlakukan dan besarannya adalah Rp 25 juta. Sedangkan besaran bayaran per semester adalah Rp10.500.000,00 dan tetap berlaku sistem BOP, yakni dapat disesuaikan dengan kondisi ekonomi mahasiswa.

Bagaimana? Sudah mencukupikah info di atas untuk kamu membuat keputusan mendaftar ke Jurusan Akuntansi? Jika masih ada info yang kamu butuhkan, jangan ragu-ragu untuk datang langsung ke FEBUI atau bahkan ke Rektorat. Goodluck ya!

 

Source:

http://accounting.feb.ui.ac.id/sambutan-ketua-departemen-akuntansi-feb-ui/

http://dialog.ui.ac.id/id/browse/detil/02.03.06.01

http://jurnalakuntansikeuangan.com/2012/06/5-pekerjaan-akuntansi-keuangan-bergaji-bagus-untuk-fresh-graduate/

Mitsui Internship Program 2012

sumber : http://mahasiswa.ui.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=272:mitsui-internship-program-2012- ———————————————————————————————-   PT. Mitsui Indonesia menawarkan “Mitsui Internship Program 2012” kepada mahasiswa program studi Hukum, Akuntansi, Keuangan, Teknik Kimia dan Teknik Mesin pada tanggal 2 – 13 Juli 2012. Persyaratan yang dibutuhkan: Berasal dari Program Studi … Baca Selengkapnya

error: This content is protected by the DMCA