6 Hal Yang Gak Berubah dari Zaman SMA Hingga Jaman Kuliahan

Ada yang bilang hidup jadi mahasiswa itu bakal berubah, bakal hidup mandiri, dan segala macamnya. Well, sebagian dari mereka mungkin lupa, banyak kok hal-hal menyenangkan yang gak akan hilang dari hidup kita meski kita menjadi mahasiswa.

Hal-hal menyenangkan ini merupakan bagian dari keseharian kita, sebagian dari kita mungkin menyadarinya, sebagian lagi mungkin tidak. Bagi mereka yang belum menyadarinya, maka kali ini anakui.com akan ngingetin kamu kalau hidup kamu sebagai mahasiswa gak jauh beda kok sama hidup kamu di masa sekolah-an dulu.

BACA JUGA: Hal-Hal yang Akan Ngebedain Kamu di Kehidupan Kuliah dan SMA

 

Gak Punya Uang

Mungkin cuma beberapa puluh ribu rupiah yang ada di dompetmu via jangkarmerahmuda
Mungkin cuma beberapa puluh ribu rupiah yang ada di dompetmu via jangkarmerahmuda

Ini yang paling utama. Dari jaman kamu SMA hingga sekarang kamu kuliah, mungkin hanya beberapa puluh ribu rupiah yang ada di dompetmu atau kantong celanamu. Bisa juga ada di kantong celana teman kosmu atau di pojokan kos? Coba periksa juga di bawah bantal? Ah, gak tau lah! Pokoknya duit itu kayak mantan, tiba-tiba muncul bikin bahagia atau bisa tiba-tiba ngilang dan membekaskan kenangan pahit.

 

Tidur Siang

Kamu masih punya banyak waktu untuk tidur via ultimaswari
Kamu masih punya banyak waktu untuk tidur via ultimaswari

Akuin deh, dari zaman kamu sekolah dulu, sampai sekarang pasti kamu masih punya BANYAK  waktu untuk tidur siang. Apalagi di saat-saat kamu merasa masa bodo-lah-yah sama tugas di kampus. Gak dapet tidur siang, tidur di kelas pun jadi.

 

Kamu Gak Kenal Semua Temanmu di Kelas

Kamu gak kenal semua temanmu di kelas via azizluthfikafrawi
Kamu gak kenal semua temanmu di kelas via azizluthfikafrawi

Persis kayak di sekolahan dulu! Kamu mungkin tahu wajahnya, tapi kamu gak inget siapa namanya. Kamu hanya peduli sama nama dan nomor telepon teman sekelasmu kalau tiba-tiba jadi 1 kelompok sama doski. Bener apa bener?

Gimana mau dapat pacar, kenalan aja ogah. Huft…

 

Suasana Kelas

Kamu pun kaget tiba-tiba udah ujian semester aja via rinaldimunir
Kamu pun kaget tiba-tiba udah ujian semester aja via rinaldimunir

Dosen datang, dia nulis essay di papan tulis, kamu bengong, tiba-tiba besok ujian dan kamu have no idea bakal ngerjain apa karena gak ngerti apa-apa. Nah, coba ingat-ingat, jaman kamu sekolah kayak gini juga gak?

 

Masih Suka Nangis

Gak usah sok kuat! Anak kuliah juga masih sering nangis via specials.idsnews
Gak usah sok kuat! Anak kuliah juga masih sering nangis via specials.idsnews

Di saat kamu tau pacar kamu ternyata suka bobo siang sama temen kosannya, lalu kamu diputusin karena ‘terlalu baik’ udah bayarin kosannya tiap bulan supaya dia bisa bobo-boboan di siang bolong, gak mungkin kamu gak nangis! Dan di saat sahabat terbaikmu gak disampingmu, kamu bakal nangis di bahu ortu kamu.

Feeling Dejavu?

 

You Don’t Care What You Look Like

Kamu gak peduli sama penampilan, sama kayak waktu SMA via partaiflpugm
Kamu gak peduli sama penampilan, sama kayak waktu SMA via partaiflpugm

SMA: Kelar mandi, ngaca-ngaca lucu, nyalain motor berangkat. Sampe kelas lupa bedakan, baju belum rapi, guru keburu datang, yaudahlah, ya.

Kuliah: Kelar mandi, ngaca-ngaca lucu, gak sisiran, nyalain motor berangkat. Sampe kelas lupa bedakan, baju cuma kaosan dan lupa pake deodoran, dosen keburu datang, yaudahlah, ya.

Soal: temukan perbedaan dari 2 kasus di atas dan tuliskan jawabannya pada comment box di bawah.

See? Gak peduli seberapa berubahnya hidupmu di masa perkuliahan, kamu tetaplah kamu. Ada hal-hal mendasar yang sudah mendarah daging dalam hidupmu dan tak bisa diubah. Kadang hal-hal itu bisa membuatmu menjadi pribadi yang lebih menikmati hidup, kadang hal-hal itu bisa juga membuatmu… merasa lebih percaya diri.

Kamu merasa ada hal-hal lain yang gak berubah saat kamu jadi mahasiswa? Yuk bagikan kisahmu lewat comment box dan bagikan tulisan ini lewat Facebook, Twitter, dan LINE kamu!

Kosan Kamu Terus Berantakan? Ini Langkah Bersih-bersih yang Harus Kamu Lakuin

Suka duka tinggal di kosan, apartemen, atau asrama sebagai mahasiswa memang gak pernah ada abisnya. Salah satu isu yang sensitif namun sering jadi bahan pembicaraan adalah soal ke-ber-si-han.

Pernah kan ngalamin saat-saat kamu udah capek bersihin kamar kos pagi-pagi, eh pas balik dari kelas kuliah kamarnya kok berandulan lagi? Ternyata eh ternyata, temen kos kamu mampir sepeninggal kamu waktu kamu lagi di kelas. Nah lho.

Well, menyedihkan memang. Namun faktanya, yang namanya temen sekamar kadang bisa jadi BFF, kadang bisa banget jadi musuh bebuyutan paling ngeselin sedunia. Dia bisa jadi orang yang sangat apresiatif terhadap apa yang kamu lakukan terhadap kebersihan dan kerapihan kamarmu, atau bisa juga jadi penghancur harapan-harapan indah yang telah kamu tanam dalam-dalam saat ngebersihin kamar.

BACA JUGA: 7 Hal Penting Jika Kamu Masih Bingung Cari Kosan

Nah, kalau udah kejadian, kamu sama teman kamu bisa berantem dari hal yang sepele lalu lambat laun merembet ke hal-hal besar dan pertengkaran kamu pun akan menjadi semakin rumit.

Atau, bisa juga terjadi case ke dua. Dimana kamu yang jadi penyebab ‘kapal pecah’ di kosan. Saat kamu lagi sendirian di kamar dan besok adalah deadline pengumpulan paper. Kmu pun merasa gak sempat lagi buat beresin kamar, lalu begadang setengah mampus sampe pagi, lalu terbangun dengan tumpukan kertas, buku, pulpen, tas, alat mandi, gunting kuku, cat rambut entah dimana dan gak karu-karuan.

Atau case ke tiga. Dimana kamu gak punya temen sekamar, namun memang kamu punya habbit yang super berantakan, sehingga kalau dirapihin dikit kamu takut lupa mau ngambil sikat gigi entah dimana. Meski demikian, kamu tetap memimpikan memiliki ruang kamar yang bersih, rapi dan nyaman.

So, what can you do?

Ilustrasi kamar kosan yang berantakan via kaskus
Ilustrasi kamar kosan yang berantakan via kaskus

Jika kamu tinggal sekamar dengan temanmu, pastikan dari awal bahwa kamu dan dia memiliki aturan kebersihan dan kerapihan kamar yang jelas. Seperti, sepatu harus diletakkan dimana, buku dimana, alat mandi di mana, dan lainnya.

Jika perlu, kamu buat kesepakatan tertulis dan pampang di dinding. Sekalian sama jadwal piket, sehingga kamu dan dia bisa bergantian merawat kamar dan memiliki rasa tanggung yang sama.

Dengan demikian, jika terjadi ‘kapal pecah’ kamu memiliki bukti otentik dan dasar ‘hukum’ yang jelas sehingga perdebatan antara kamu dan teman sekamarmu gak melebar kemana-mana sampai ngebahas kejadian mantan kamu yang akhirnya jadi mantannya dia. Keep it open, keep it fair.

Nah, kalau terjadi case ke dua, dimana kamu yang bertugas dan gak sempat ngebersihin gegara tugas semalaman, all you need to do is atur waktu kamu saat nyelesaiin tugas. Kasih deadline tambahan agar tugas kamu bisa selesai lebih cepat sehingga kamu bisa merapihkan kembali kamarmu.

Once you done with your paper, cuci muka dan semangatkan dirimu bahwa kamar yang bersih dan nyaman pun dapat membuatmu beristirahat lebih optimal beberapa jam menjelang pengumpulan tugas atau presentasi. Saat terbangun, kamu akan merasa bahwa kamu bangun dengan penuh semangat dan gairah masa muda kejantanan.

Janji sama diri sendiri kalau kamu bakal bersihin kamar via tildee
Janji sama diri sendiri kalau kamu bakal bersihin kamar via tildee

 

Dan untuk case ke tiga, kamu cukup tanamkan mindset dalam pikiranmu bahwa mencari barang-barang yang kamu perlukan tentunya akan jaaaaauuuuh lebih mudah saat semuanya teroganisir dengan baik dan nyaman untuk dilihat dan dinikmati.

Dengan demikian, dengan sendirinya menggerakkan badanmu untuk membersihkan dan mewujudkan cita-citamu untuk memiliki kamar yang bersih nan rapi.

Yang terpenting lagi adalah kamu menikmati prosesnya. Lakukanlah menyapu, ngepel, dan rapi-rapi dengan irama musik yang kamu suka dan buat dirimu happy saat mengerjakannya. Anything you do with passion will make you feel like you don’t work for anything, it’s just get better when we enjoy it.

So take it slow, try and keep it clean as possible as you can. Hidup bersih itu gampang, kok.

Kamu punya pengalaman unik tersendiri terkait kebersihan kamar kosmu? Yuk, ceritakan pengalamanmu lewat comment box di bawah artikel ini. Dan jangan lupa untuk share artikel ini lewat Facebook, Twitter, dan LINE kamu sekarang.

5 Kelakuan Canggung yang Biasa Dirasakan Saat Kamu Baru Berstatus Mahasiswa UI

Kehidupan perkuliahan memang berbeda dengan kehidupan kamu semasa SMA. Bagi kamu yang baru pertama kali menginjakkan kaki di kampus UI, tentunya akan ada banyak hal baru yang kamu temui, namun, let’s be honest, tidak semuanya menyenangkan hati.

Dari setiap hal baru yang kamu temui, kami sangat yakin bahwa sebagian di antaranya membutuhkan waktu kamu untuk struggle dan berjuang dalam beradaptasi dengan berbagai tantangan dan lingkungannya.

AnakUI.com berhasil mengumpulkan hal-hal kikuk apa saja yang biasa dilakukan oleh kamu-kamu yang pertama kali menginjakkan kaki di kampus kuning ini.

BACA JUGA: Maba UI for Dummies: Ceklis Persiapan Setiap Mahasiswa Baru UI

 

Bingung Cari Kosan

Kamu bingung nyari kosan; sendiri/berdua, campur/khusus, kosan/apartement via
Kamu bingung nyari kosan; sendiri/berdua, campur/khusus, kosan/apartement via Photo Credit: romanboed via Compfight cc

Buat kamu yang anak rantau atau emang lagi kepengin hidup misah dari ortu, tentunya akan bingung cari kos atau apartment yang tepat—apakah akan tinggal di kosan yang khusus cewek/cowok, atau yang campur, atau ingin di apartment supaya lebih private.

Apa pun pilihanmu, just remember, all places have good and bad things, tinggal bagaimana kita menyikapinya dalam proses pendewasaan diri sebagai mahasiswa.

 

Bingung Belanja

Setelah nemu kosan, kamu bingung nyari makan di mana via simomot
Setelah nemu kosan, kamu bingung nyari makan di mana via simomot

Ok, tempat kos udah ketemu yang cocok, namun esok paginya  kamu akan bingung cari sarapan karena lingkungan yang kamu tinggali belum kamu kenali sepenuhnya. Tengok kiri-kanan dan orang-orang sampe ngeliatin. Namun, tenang, jika kamu memang anak yang baik dan tidak sombong, niscaya kamu akan mendapat bantuan dari orang-orang sekitar untuk mengetahui tempat-tempat belanja yang kamu butuhkan.

Kalau kamu tinggal di lokasi yang interaksi sosialnya rendah seperti apartemen gimana? Tenang, masih ada Google dan segala aplikasi yang memudahkan kamu untuk mengeksplor apa saja tempat menarik di area terdekatmu. Ditambah lagi, biasanya penghuni apartemen yang sudah lama pun akan ramah dengan tamu dan tetangga barunya.

 

Bingung Ngikutin Seminar

Kamu bakal dikenalin sama yang namanya seminar atau kuliah pakar tamu via vokasi
Kamu bakal dikenalin sama yang namanya seminar atau kuliah pakar tamu via vokasi

Kosan udah, tempat makan dan kongkow-kongkow sudah, selanjutnya, sebagai mahasiswa baru tentunya hidup kamu gak sepenuhnya kuliah kan. Kamu bakal dikenalin sama yang namanya seminar atau kuliah pakar tamu. Akan ada seseorang cerdas dari luar dunia kampus yang akan datang ke kampus, entah karena dibayar atau karena diundang, yang akan bicara di depan kelasmu atau auditorium, tentang hal-hal yang belum kamu pahami sepenuhnya.

Namun, tenang, satu hal yang pasti, kamu gak sendirian. Ada puluhan bahkan mungkin ratusan anak baru di kampus atau bahkan anak lama pun juga akan sama nggak ngertinya dengan kamu saat ngikutin suatu seminar. So, take your time and just enjoy the “show”.

 

Bingung Saat Ujian

Bingung Saat Ujian via rinaldimunir
Bingung Saat Ujian via rinaldimunir

Nah ini yang paling ngagetin. Ada suatu kisah dimana seorang anak SD di kelasnya diajari 1+1 = 2, namun ketika ujian soal yang keluar adalah 6:2 (1+2) = ?

Nah, kan, penulis aja bingung barusan nulis soal apaan. Namun, jangan kaget pola soal serupa juga bakal keluar di ujian kamu. Artinya, selain mata kuliah yang kamu pelajari saat ini, ada baiknya kamu menambah pengetahuan umum tentang hal-hal lain yang berada di luar mata kuliah kamu tapi masih berkaitan dengan mata kuliahmu. Hal ini untuk membuat kamu dapat memahami logika berpikir dosen yang ngajar di kelasmu. Meski, gak jarang juga sih ada dosen-dosen yang logika berpikir gak bisa ditebak.

Itu tadi hanya 5 rangkaian kecil dari sekian banyak rintangan yang akan kamu temukan saat pertama kali menginjakkan kakimu sebagai mahasiswa di kampus kuning. Namun, kamu tidak perlu khawatir, seperti kata pepatah “good things always follow good people”, jika memang kamu berada di posisi yang sangat amat terdesak, percayalah bantuan akan selalu ada untukmu. Entah dari teman, atau dari mantan. Eh…

Yuk, bagikan informasi ini lewat facebook, twitter dan LINE Kamu sekarang!

Ini Caranya Supaya Benda Penting Gak Gampang Ilang di Kosan!

Kehidupan kuliah emang gak bisa dilupakan. Dan dari sekian banyak masalah kehidupan di masa kuliah yang terbanyak adalah masalah-masalah yang bakal kamu temui kalau kamu hidup sebagai mahasiswa ngekos!

Iya, sebagai mahasiswa ngekos kamu bakal setress dengan masalah-masalah kecil kayak:

  1. Kunci motor ilang
  2. Kunci kosan ilang
  3. Pulpen ilang
  4. bahkan sampai mantan pun ikut menghilang! eh…

Setelah berdiskusi panjang kali lebar kali tinggi kali luas kali pagar, tim anakui.com berhasil menemukan solusi-solusi praktis buat masalah kehidupan sehari-hari kamu yang sering bikin kamu stress sebagai anak kosan!

Gimana caranya? Nih, simak ya.

BACA JUGA: 7 Hal Penting Jika Kamu Masih Bingung Cari Kosan

 

Wifi Sinyal Ilang

Lagi seru-serunya stalking, eh wifinya awur-awuran via sayangi
Lagi seru-serunya stalking, eh wifinya awur-awuran via sayangi

Wifi sinyal ilang? Biasanya karena emang sinyalnya awur-awuran di wilayah kosan kamu, pas wifinya dibawa keluar mendadak sinyalnya super kenceng. Tapi  tenang, sekarang kamu gak perlu lagi keluar manjat-manjat jemuran tetangga buat cari-cari sinyal.

Kamu cukup modal simpen kaleng minuman yang barusan kamu beli di sehpel dan ikuti tutorial di gambar berikut ini:

enhanced-buzz-32735-1376421851-18

Niscaya, sinyal yang kamu cari-cari itu akan datang ber-Gigabite ke kosan kamu yang teristimewa! Ehm, trik ini tentu tidak akan berhasil kalau kamu belum bayar paketan ya. Inget, bayar dulu paketannya!

 

Pulpen Ilang

Emang! Sebel banget kalo pulpen ilang mulu via keepo
Emang! Sebel banget kalo pulpen ilang mulu via keepo

Biasanya karena emang temen sekamar kamu klepto, atau enggak emang kamu orang yang baik hati, penyayang dan tidak sombong karena selalu minjemin pulpen tiap temen kamu nanya “Eh, lo ada pulpen gak? pinjem dong.”

Perlu dicatat, anakui.com tidak mengajarkan kamu untuk jadi orang yang pelit, tapi kami hanya menyelamatkanmu dari momen-momen dimana kamu butuh pulpen buat ngerjain tugas yang harus dikumpulkan secara mendadak dan kamu baru ingat kalau pulpen kamu dipinjem orang.

Jadi, gimana caranya? Gampang! Ikuti tutorial berikut:

  1. Beli 2 pulpen di toko terdekat, pastikan yang satu bertinta merah dan warna body pen-nya juga merah, lalu satu lagi beli pulpen hitam dan warna body pen-nya juga hitam.
  2. Buka body pen warna merah, buang tinta merahnya. Seriusan, buang, kamu gak akan butuh tinta merah.
  3. Buka body pen warna hitam, keluarkan tinta hitamnya, pindahkan ke body pen warna merah tadi.
  4. Tiap ada teman kamu yang pinjem pulpen, tinggal bilang, “Gua ada sih pulpen, tapi warna merah.”

Niscaya, temen kamu GAK AKAN pinjem pulpen ke kamu lagi. Mahasiswa mana yang butuh pulpen merah? Lagian kamu gak bohong, kan body pennya emang merah.  :p

 

Kunci Ilang

Warnain kepala kunci biar gak ilang atau ketuker
Warnain kepala kunci biar gak ilang atau ketuker via studenthut

Kebanyakan nyimpen kunci emang bikin pusing, kunci kosan, suka ketuker ama kunci rumah, kunci motor pun kecampur-campur ama kunci motor temen yang sekamar. Bahaya banget kalau kamu sampai ketuker kunci atau bahkan kehilangan kunci!

Jadi, triknya adalah kamu cukup beli nail polish yang warna-warni, terus warnain deh tiap kepala kunci kamu. Misal, kunci motor warna merah, kunci kosan warna ijo, dan… seterusnya. Sehingga kamu tahu dengan pasti bahwa kunci x pasti warnanya ijo dan teman kamu juga jadi tahu yang kuncinya warna-warni ya pasti kuncinya kamu.

 

Mantan Ilang

Bang, kalau emang si dia ngilang, biarlah yang lalu berlalu via askmen
Bang, kalau emang si dia ngilang, biarlah yang lalu berlalu via askmen

Wah, kalau yang satu ini, anakui.com gak bisa bantu. Maap-maap aja, ye. Tapi kalau emang si dia ngilang, biarlah yang lalu berlalu. Toh, jodoh emang gak kemana. Yekan? Ye dong! :p

Yuk, share artikel ini ke temen-teman gawl kamuh di Facebook, LINE dan Twitter sekarang!

 

6 Alasan Konyol Kenapa Mahasiswa Bisa Bolos. Jangan Sampe Kayak Gini Deh!

Bolos itu udah mendarah daging di kalangan civitas academica. Bukan berarti semua mahasiswa suka bolos, tapi percayalah kalo mahasiswa belom pernah bolos, belum jadi mahasiswa seutuhnya. Kesannya jadi agak negatif, tapi kita ngomong kenyataan aja *sok diplomatis* karena emang udah jadi rahasia umum.

Perkara bolos, butuh alasan yang bisa ‘menjustifikasi’ dong, setidaknya bikin kamu feeling better seakan kamu emang gak punya pilihan selain bolos. Tapi apa? Kesiangan atau mager udah wajar dan kamu pasti tetep merasa bersalah setelah bolos. Berikut ini adalah alasan-alasan yang gak mainstream untuk cabut.

BACA JUGA: Kekonyolan Mahasiswa Pada Minggu Pertama Kuliah

 

 

Ada Mantan di Kelas

Siapa yang tahan coba kalau kepaksa satu ruangan sama mantan? via
Siapa yang tahan coba kalau kepaksa satu ruangan sama mantan? via Photo Credit: Cedim News via Compfight cc

Cinta-cintaan sama temen sekelas bagi sebagian orang adalah sesuatu yang menyenangkan. Sekelompok, kerja kelompok jadi lebih semangat dan performa kamu meningkat di kelas gara-gara gak mau keliatan dodol dihadapan belahan jiwa. Namun, itu semua jadi neraka kalau kamu putus. Yap, ada mantan di kelas itu gak enak. Kamu akan mengalami kekurangan fokus, seberapa pun kamu menganggap kamu udah move on. Apalagi kalo si mantan udah punya pacar baru, sementara kamu masih gitu-gitu aja. Terjustifikasilah kemalesan kamu untuk bolos.

 

Dosennya Juga Suka Cabut

Dosen yang sering cabut juga seolah membenarkan kamu buat bolos
Dosen yang sering cabut juga seolah membenarkan kamu buat bolos

“Doni, absen kamu udah kelewat batas, loh. Masa belum uts kamu udah absen empat kali?”

*dalem hati* “Lah Bapak aja cabut mulu, masa ampe uts digantiin dosen lain ampe lima kali?”

Ya, ada beberapa dosen yang memang punya kesibukan lain di luar. Gak tau deh tuh kesibukannya legit atau enggak. Lucu amat si bapak udah mau uts tapi gak kenal satu pun mahasiswanya. Gimana dia mau ngasih nilai. Mahasiswanya aja mungkin males dikasih nilai sama dia, wong ngajar aja jarang sok-sok mau ngasih assessment.

Maka cabutlah itu mahasiswa tanpa merasa bersalah karena ya emang gak worth it juga masuk kelas begituan. Kalo masih ada add-drop dan itu matkul bukan matkul wajib fakultas, percaya deh, mereka udah long gone.

 

Abis Nguli

Jadi volunteer, terus kecapekan via phinemo
Jadi volunteer, terus kecapekan via phinemo

Bisa dibilang ini salah satu alasan yang legit dan menjustifikasi meskipun bolos ya tetep bolos. Ngulinya bukan berarti kamu jadi volunteer crew bantu bangun apartemen sekitaran Margonda loh ya, tapi kamu jadi crew super sibuk super lelah di berbagai acara tingkat fakultas ataupun jurusan. Kamu kuli-ah dan literally nguli kalau kamu adalah staff perlap yang angkat-angkat berat berasa dapet membership di gym terdekat.

Alhasil, setelah berhasil menyentuh kasur pada pukul empat pagi dengan tubuh luluh lantak macam dijajah kumpeni, kamu membuka mata dan menatap jam udah dengan santainya menunjukkan waktu sebelas lewat sesuatu, sementara kamu seharusnya udah di kelas dari jam delapan.

Bolos? Bolos. Bukan cuma karena kesiangan tapi juga karena kamu gak bisa bangun kalaupun kamu mau. Badan udah gak bersahabat.

 

Belum Ngerjain Tugas

Belum ngerjain tugas emang jadi alesan paling klasik via wlu.edu
Belum ngerjain tugas emang jadi alesan paling klasik via wlu.edu

Ini justifikasi yang kesannya adalah menghindari kenyataan. Kamu udah niat masuk, hell, kuliahnya enak dan dosennya kece. Kamu belum pernah cabut itu kuliah sementara kuliah lain kamu absennya udah over the top.

Eh, ternyata ada tugas dan kamu belum ngerjain. Keluar deh tuh malesnya. Daripada buru-buru ngerjain tugas dan tulisan kamu berasa dokter spesialis kardiologi, kamu mengikhlaskan diri untuk tidak menghadiri kelas. Gara-gara satu tugas yang sebenernya cuma selembar. Puny reason.

 

Si Dia Juga Gak Masuk

Karena dia juga gak masuk... via
Karena dia juga gak masuk… via Photo Credit: francisco_osorio via Compfight cc

Gebetan cabut, kamu males masuk juga karena satu-satunya alasan kenapa kamu tahan berada di kelas itu selama tiga sesi adalah ngeliatin gebetan. Nuff said.

 

Ketinggalan

Ada yang ketinggalan di kosan, balik lagi, terus mager via sampah--otak
Ada yang ketinggalan di kosan, balik lagi, terus mager via sampah–otak

Ini salah satu alasan paling epik. Bukan berarti ketinggalan materi terus males masuk. Bukan juga berarti kamu ditinggal temen, terus males masuk meskipun itu makes sense juga. Bukan, bukan juga kamu di kelas sendirian gara-gara temen segeng ninggalin kamu sendiri di kelas karena mereka mau nonton film terbaru di bioskop. Ketinggalan di sini artinya ada buku atau hape atau sesuatu yang ketinggalan.

Skenario: kamu ngekos, dan di hari Senin sarat kemalasan bikin kamu bangga setengah mati karena bisa bangun dari kasur dan berangkat kuliah. Miraculous morning banget lah. Eh, udah sampe kelas, kamu sadar kamu meninggalkan barang berharga, biasanya hape, dan tanpa itu kamu bisa mati gaya sepanjang hari dan gak bisa snapchat-snapchat ria di kampus atau scroll-scroll kalau lagi bosen. Maka kamu kumpulkan segala kekuatan, balik lagi ke kosan.

Sampe kosan, males berangkat lagi.

Dan akhirnya bolos.

Padahal udah sampe kelas tadi.

Gak beres nih mahasiswa.

Tapi ada yang begitu.

Ya, emang bener banget sih bakal selalu ada alesan kenapa mahasiswa boleh bolos. Tapi kayaknya emang gak harus selalu diturutin deh ya kalau punya niatan buat cabut.

Nah, gimana, kamu ada cerita konyol atau alasan konyol lain yang menjustifikasi cabut kelas? Ayo share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line supaya semua tau, kalau bolos itu mahasiswa-wi.

Fenomena Semester Ganjil: Teman yang Mulai Jadi Penjajah Kosan Kamu

BMKG pernah membahas kalau semester ganjil adalah semester sibuk karena banyak acara di kampus. Sadar atau gak, mahasiswa mulai kembali berpapasan dengan fenomena unik khas semester ganjil, yakni ketika semua mahasiswa harus stay all night di kampus hingga terlalu larut untuk kembali ke rumahnya sendiri. Alhasil, banyak mahasiswa yang gak ngekos harus nebeng alias bermalam di habitat temennya, di kosan. Nah, kali ini akan dibahas kelanjutan dari fenomena itu, ketika yang namanya bermalam berubah jadi menjajah. Yuk, disimak!

BACA JUGA:  7 Hal Penting Jika Kamu Masih Bingung Cari Kosan

Bawa baju yang banyak

Seringkali kamu bingung, mau nginep sehari atau pindah rumah via bullfax
Seringkali kamu bingung, mau nginep sehari atau pindah rumah via bullfax

Gak ada peraturan tertulis dan resmi yang membahas tentang ini, tapi yang namanya bermalam umumnya cuma semalam. Yah, dua malam okelah. Tapi ketika si tamu ini mulai bawa baju ganti cukup banyak untuk nginep empat sampe lima hari—Bung itu seminggu loh, minus Sabtu Minggu—percayalah, bermalam telah berubah jadi penjajahan atau bahasa kerennya occupation a.k.a pendudukan.

Iya, dong? Analoginya seorang turis yang memperpanjang masa tinggalnya sampe akhirnya dia tinggal cukup lama sampe bisa dinaturalisasi.

 

Ada yang sengaja ditinggal

Biar bisa balik lagi, dia suka ninggalin barang-barangnya via
Biar bisa balik lagi, dia suka ninggalin barang-barangnya via Photo Credit: beelaineo via Compfight cc

Ini the oldest trick in the book. Dia selalu meninggalkan berbagai jenis benda di kosan kamu –entah apa, bisa sikat gigi, baju ganti, handuk, sandal, apa pun—sebagai alasan bagi dia untuk datang lagi, dan lagi, dan lagi.

 

Cleverly pick a spot

Cleverly pick a spot via
Cleverly pick a spot via Photo Credit: Asher Isbrucker via Compfight cc

Ibarat sebuah negara, si temen kamu ini setelah beberapa kali kunjungan akan kemudian menentukan spot khusus yang sangat nyaman buat dia. Parahnya lagi, itu tempat emang literally nyaman dan kamu sebagai yang punya kamar aja gak pernah sadar akan eksistensi spot itu. Temen kamu ini jadi ahli tentang teritori kamar kamu dan hapal tempat kamu meletakkan ini-itu.

 

Ikutan beres-beres

Gak tau niatnya, dia rajin banget bersihin kamar kamu via tildee
Gak tau niatnya, dia rajin banget bersihin kamar kamu via tildee

Nah, ini sebenernya bisa berarti dua hal. Ada jenis temen yang sejak pertama dateng emang suka bantuin kamu beres-beres, entah emang manner-nya kece atau jiwa beberesnya tinggi. Namun, ada juga yang rela bantuin kamu bukan supaya kamu welcome di kunjungan berikutnya, tetapi dia udah memiliki rasa nyaman sama kamar kamu. Makanya dia memperlakukan kamar kamu kayak kamarnya sendiri. Lebih parahnya, dia mungkin lebih jago dari kamu ketika urusan beres-beres.Lebih parahnya, dia mungkin lebih jago dari kamu ketika urusan beres-beres.

Ini bisa jadi sesuatu yang negatif karena seandainya dia nanti akhirnya gak jadi ngekos bareng kamu atau dia udah jarang dateng, kamu udah terlanjur ketergantungan sama dia perkara beres-beres. Maka berantakanlah kamar kamu tanpa kehadirannya dia.

 

Ibu kosan ikut kenal

Pas nyampe kosan, tau-tau lagi ngobrol sama ibu kosan via
Pas nyampe kosan, tau-tau lagi ngobrol sama ibu kosan via Photo Credit: Jeremy Wilburn via Compfight cc

Kalau ibu kosan udah kenal sama temen kamu itu, itu pertanda bahwa itu anak udah keseringan main ke kosan kamu. Bahkan kalau itu anak dateng sendiri tanpa kamu, si ibu kosan gak khawatir ada orang asing masuk daerah kekuasaannya dia. Bisa aja si temen kamu ini malah jadi akrab sama ibu kosan padahal kamu sendiri gak akrab-akrab banget ama ibu kosan. Bisa-bisa si ibu kosan ini kalo ketemu kamu malah nanyain dia mulu. Ya… gapapa sih asal jangan nanyain kapan bayar kosan.

 

Kunci

Kamu mulai susah bedain ini kosan siapa via paperwritings
Kamu mulai susah bedain ini kosan siapa via paperwritings

Ini adalah segala-galanya. Kunci adalah pertanda bahwa kamu adalah pemegang kendali kamar kamu, orang yang punya kamar dan memiliki kedaulatan atas kamar kamu. Ketika ini anak udah pegang kunci kamar kamu, maka kamu berarti udah menyerahkan sebagian kedaulatan kamar kamu ke dia. Penjajahan sukses, teritori dijadikan hak milik. Skenario yang parah waktu di kampus, dia minta kunci kamar kosan kamu karena mau ‘bobo cantik’ di sana, meskipun gak bisa bareng karena kamu ada kelas sedangkan dia memilih untuk cabut. Yang juga parah adalah ketika pagi-pagi bangun, kamu berangkat kuliah dan bangunin dia (dengan maksud nyuruh pergi) dia malah bilang, “Oh, lu mau cabut? Yaudah jangan lupa tutup pintu yak.”

Itu kamar siapa sih?

Gimana? Kamu pernah notice hal-hal di atas? Atau malah kamu yang jadi penjajah? Ayo share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line, siapa tau bisa menghindari cikal bakal penjajahan di kemudian hari.

Inilah Keuntungan Kalau Kamu Ngekos Bareng Teman

Ngekos itu udah sehati sama yang namanya anak kuliahan. Gak bisa dipisahin. Pun kalau ada mahasiswa yang gak ngekos, pasti punya temen yang ngekos. Suatu saat mereka yang gak ngekos akan dapet kesempatan untuk berkunjung, bahkan menginap di kosan temannya. Bisa jadi ikutan ngekos atau ngekos bareng teman.

BACA JUGA: 7 Hal Penting Jika Kamu Masih Bingung Cari Kosan

Bahkan yang lebih epik,  ngontrak rumah rame-rame. Dan percayalah, ngekos sendiri itu gak asik. Minimal kamu punya temen yang kosannya deket atau malah satu kosan cuma beda kamar supaya asik. Ngekos bareng-bareng itu bawa banyak keuntungan buat kamu, dan berikut ini adalah beberapa keuntungan tersebut.

 

Beres-beres

Asyiknya sih kalau punya temen yang rajin bersih-bersih via facingmood
Asyiknya sih kalau punya temen yang rajin bersih-bersih via facingmood

Akan selalu beres-beres kosan dan kamu jadi rajin beres-beres. Ini gak universal sih, kalau kamu emang sudah disetel jadi makhluk jorok dan sialnya punya temen yang jorok juga, kamu gak akan beres-beres. Tapi kalau kamu aslinya cuma males beres-beres, kamu kemungkinan besar akan jadi rajin beres-beres. Kenapa?

BACA JUGA: Cara Cepat Melipat Baju Buat Anak Kosan

Kamu akan punya tendensi beres-beres karena biasanya temen sekamar atau temen sekosan kamu suka terganggu kalau kamu berantakan. Mau gak mau kamu harus beres-beres. Kalau kamu punya kamar sendiri pun, kadang si temen kamu suka iseng main ke kamar kamu randomly, dan kamu jadi harus beres-beres biar nyaman dan jaga image kamu sendiri.

Punya temen sekamar yang lebih jorok dari kamu akan memaksa kamu untuk lebih rajin beres-beres, punya temen yang lebih rajin beres-beres juga bikin kamar kamu rapi tanpa perlu berusaha. Enak deh pokoknya ngekos bareng temen.

 

Gak pernah bener-bener sendiri

Gak pernah bener-bener sendiri
Gak pernah bener-bener sendiri

Kalau kamu galau, kamu butuh distraction dan distraction yang paling efektif adalah hang out bareng temen, minimal kamu ngobrol ngalor-ngidul deh sama temen, menghindari galau kamu. Kalau kamu mau makan keluar juga kamu gak bakal sendirian, karena minimal dia juga belum makan dan pasti mau diajak keluar bareng, yang penting gak lone wolf dan pergi sendirian.

Tapi kalau kamu sukanya sendiri ya… yaudah.

 

Gross habits are gone

Gross habits are gone via
Gross habits are gone via Photo Credit: bradleypjohnson via Compfight cc

Kamu pasti punya kebiasaan yang gross atau nasty, misal kentut sembarangan atau ngupil dan menyebarkan upil kamu ke penjuru tempat macam orang nyebarin agama. Atau kamu jarang ibadah. Atau apa kek, yang jelas kebiasaan buruk yang akan mengundang konflik. Kalau kamu sendiri, kebiasaan yang begitu akan tetap abadi.

BACA JUGA: Suka Duka Anak Kosan Libur Lebaran Bareng Keluarga

Tapi kalau kamu ngekos bareng temen, kamu akan punya konflik dan bakal bertengkar, dan kemudian akan mencapai kesepakatan atau peace treaty yang memaksa kamu untuk menghilangkan kebiasaan kamu yang aneh dan menjijikan itu. Untung, kan? Jadi, sebelum nikah dan serumah sama istri, kamu udah bisa menyingkirkan kebiasaan aneh yang bisa merusak rumah tangga kamu kelak.

 

Harta bersama

Semua barang di kamar jadi harta bersama via
Semua barang di kamar jadi harta bersama via Photo Credit: chrismetcalfTV via Compfight cc

Kamu gak punya piring di kosan, temen kamu punya. Paket internet kamu abis, dia masih ada. Dia pengen main gitar, kamu punya. Dia ada bantal yang empuk, kamu bisa pinjem. Laptop dia gak kuat game, kamu pinjemin laptop kamu. Dia lagi males jalan, kamu pinjemin motor. Kamu mau jalan sama cewek, dia pinjemin mobil.

BACA JUGA: Bingung Pilih Pulang-Pergi atau Ngekos?

Kurang helm, bisa pinjem punya temen. Duit abis, dia bisa pinjemin. Ketika sama-sama gak punya, setidaknya kalian punya masing-masing. Punya temen kosan menjamin kehidupan kamu dalam tingkat kesejahteraan yang lebih baik ketika kamu sendirian.

 

Dramaaa

Nobar jadi lebih asyik via bangkitsasongko
Nobar jadi lebih asyik via bangkitsasongko

Kabar terbaru, gossip, kelakuan temen-temen lain, kepoin orang lain, etc bakal lebih seru ketika kamu gak melakukannya sendirian. Kamu bakal mengalami banyak drama kalo punya temen kosan. Ada aja kejadian yang bisa dibahas, ada aja yang bisa diperdebatkan, kadang malah nonton film di kosan bisa jadi lebih seru karena berasa ramean nonton bola. Komentarnya aneh-aneh. Serunya maksimal. Cobain deh ngekos bareng temen.

Seru kan ngekos? Lebih seru lagi kalau kamu share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line supaya ada temen kamu yang belum ngekos jadinya kepengen ngekos dan ngekos deket atau malah bareng kamu!

Antara Kreatif, Mepet, atau Hemat, Barang-barang Ini Bisa Jadi Penyelamat Hidupmu di Kosan

Sejak beberapa abad silam, anak kosan memang kerap kali bergumul dengan yang namanya masalah finansial. Perkara bertahan hidup di kosan karena kampus jauh dari rumah itu nggak sederhana dan kadang yang namanya anak kosan, saking mahirnya soal surviving, pandai melihat berbagai potensi alihfungsi benda-benda di sekitarnya. Entah kreatif, mepet, atau memang kelewat berhemat, anak kosan memang pandai kalau soal yang beginian. Berikut ini basic knowledge dari benda-benda multifungsi yang harus diketahui oleh anak kosan.

 

Kursi = Jemuran

Bukan cuma buat duduk, kursi juga bisa dipake buat ngejemur. (Sumber:)
Bukan cuma buat duduk, kursi juga bisa dipake buat ngejemur. (Sumber:)

Ketika kamu adalah anak kosan dengan finansial yang mepet, nyuci baju di laundry bukanlah pilihan yang bijaksana bagi kamu. Jadi, kamu harus nyuci di kosan. Selesai nyuci, baju harus di jemur dong? Emang kamu pikir dia pacar, didiemin bisa kering sendiri?

Nah, kalau jemur di luar dan kamu tinggal kuliah, potensi bahaya juga lebih besar. Selalu ada kemungkinan baju yang kamu jemur itu entah diambil orang atau dituker dan kamu harus keluar kocek lagi untuk beli baju karena ilang. Jadi, jemurlah pakaian kamu di dalam kamar. Kamu hanya perlu meletakkan keset atau apa pun yang menyerap tetesan air. Letakkan di bawah kursi kemudian gantung jemuran baju di kursi. Kalau kamu punya dua kursi, bisa juga diakali dengan tali atau batang kayu supaya lebih banyak space untuk menjemur.

 

Kipas = Dryer

Pake kipas buat keringin baju di kamar. (Sumber: Indotrading)
Pake kipas buat keringin baju di kamar. (Sumber: Indotrading)

 

Terkait dengan penjelasan di atas yang menjadikan kursi sebagai tempat jemuran, kipas akan berperan sebagai pengering. Kenapa? Ya, karena kamu menjemur di dalam ruangan, sirkulasi angin yang punya peran penting dalam pengeringan. Pasang kipas kamu menghadap jemuran, terus kamu tinggal berangkat kuliah. Nggak usah takut boros listrik, toh kamu memang harus bayar listrik ke ibu kosan juga. Budget sudah dikeluarakan, so, make it count. Niscaya kamu akan menemukan pakaian kamu kering ketika pulang kuliah atau sehari setelahnya.

 

Bedak MBK

Bedak MBK Juga bisa dipakai buat kaki dan sepatu. (Sumber: Kaskus)
Bedak MBK Juga bisa dipakai buat kaki dan sepatu. (Sumber: Kaskus)

Kamu tahu kan benda ini apa? Dulu waktu deodoran roll-on belum ngetrend, ini bedak gunanya sama sama deodoran kamu. Terus, apa gunanya? Nah ini pinternya anak kosan. Bedak yang bentuknya bubuk dan menyerap bau ini punya potensi multifungsi, dan perannya vital buat kamu yang punya masalah bau kaki.

Kamu nggak perlu ngabisin duit beli sepatu yang anti bau kaki dengan ventilasi di sepatunya, kamu hanya perlu menaburkan bedak ini di dalam sepatu dan kaki kamu nggak akan bau lagi. Bisa juga kalau sepatu kamu basah, kamu hanya perlu menaburkan bedak ini ke sepatu kamu, bedaknya akan mengisap air dan sepatu kamu akan kering lebih cepat, bahkan bisa langsung sekalian pakai dan kering di jalan.

 

Sikat Gigi

Ternyata, ada banyak fungsi dari sikat gigi. (Sumber:)
Ternyata, ada banyak fungsi dari sikat gigi. (Sumber:Photo Credit: Konstantin Lazorkin via Compfight cc)

Oke ini buat sikat gigi. Tapi nggak buat itu aja, ini adalah salah satu teknologi yang multifungsi kalau sudah masuk tataran bersih-bersih. Kamu bisa pakai ini untuk bersihin keyboard laptop, menyikat sepatu, dan bersihin kuku. Buat kaum hawa, bisa digunakan untuk sisir alis dan juga bisa menata rambut dengan menyemprotkan hairspray ke sikat gigi dan menyisir rambut pakai sikat gigi itu dengan tingkat presisi yang jauh lebih tinggi dibanding sisir biasa dan tingkat kerapian yang juga jauh di atas tangan manusia. Adalah wajar kalau kamu sebagai anak kosan punya beberapa sikat gigi karena memang sikat gigi ini banyak fungsinya. Kamu bisa berhemat untuk tidak perlu beli peralatan lain karena sikat gigi bisa mengambil alih tugas peralatan lain yang mahal itu.

Intinya, jadi anak kosan memaksa kamu mengembangkan kreativitas dan surviving skill kamu, sehingga bisa memanfaatkan berbagai hal untuk kepentingan kamu. Ayo share tulisan ini via Facebook, Twitter, dan Line supaya temen-temen kamu yang ngekos juga bisa survive, dan kalau ada, kamu juga bisa komentari tulisan ini dengan ide-ide kreatif kamu sebagai anak kosan untuk bertahan hidup.

 

Jangan Ngaku Anak Kosan Pecinta Indomie, Kalau Gak Tau Resep Spesial Ini!

Agak sulit dipungkiri bahwa Indomie (ya, mie pada umumnya) merupakan salah satu kenikmatan dunia, terutama buat anak kosan. Ini adalah makanan yang murah dan enaknya nggak nanggung. Lebih ngangenin dari pacar meskipun juga agak mirip sama pacar, karena indomie juga bisa bikin kesehatan dan kewarasan kamu dipertanyakan. Namun, sedikit suplai mecin untuk anak kosan nggak ada dosanya, pun kalau dosa, indomie enak.

Kamu pasti akan tetap makan karena entah mengapa sering kali dosa itu memang enak. Indomie, sebagai salah satu kenikmatan dunia, ternyata mengalami perkembangan dalam penyajiannya dan berikut ini adalah resep-resep indomie ala anak kosan yang harus kamu cicipi sebelum akhir hayat.

 

Omelet Mie

Telur dan mie dikocok? Omelet! (Sumber:bbo)
Telur dan mie dikocok? Omelet! (Sumber: bbo)

Jenis ini sudah kaya penjahat buron karena banyak aliasnya. Omelet mie dikenal juga sebagai pizza mie atau martabak mie. Sudah tersedia sebagai menu permanen diberbagai warkop di sekitar kosan kamu. Omelet mie ini dimasak seperti mie biasa, lalu dicampur dengan telur yang sudah dikocok agar menjadi telur dadar, dan indomie yang sudah dimasak akan terbungkus dengan telur itu. Sedap! Malah, beberapa orang yang entah punya cita rasa tinggi atau memang laper, kadang menambahkan sosis dan kornet kedalam ‘adonan’nya supaya berasa lebih nendang.

 

Indomie Kuah Kental

Indomie kuah kental. (Sumber:)
Indomie kuah kental. (Sumber:Photo Credit: Herman Saksono via Compfight cc)

Ini lebih simple, dan lebih nendang kalau pakai indomie rebus. Ketika mie dalam panci sudah hampir matang sepenuhnya, dan bumbu sudah meresap ke kuahnya, tambahkan telur dan langsung aduk di panci.

Kuahnya akan jadi lebih kental dan gurih, belum lagi asinnya yang nampol. Mienya sendiri berasa dilumuri oleh kuah kental dan jadi lebih enak. Beberapa kadang juga menambahkan parutan keju yang akan langsung meresap ke kuah yang kental itu.

 

Hamburger Mie

Hamburger Mie. (Sumber: spotleg)
Hamburger Mie. (Sumber: spotleg)

Ini agak shopisticated. Hamburger mie, ya sama halnya seperti hamburger yang butuh roti. Mie yang sudah rampung dimasak bersama bumbunya (lebih baik mie goreng, karena tidak pakai kuah), ditempatkan di atas roti dan kemudian letakkan roti satu lagi supaya kaya sandwich. Kalau sudah cukup rapi, baluri (atau mandikan, terserah deh) dengan telur yang sudah dikocok, lalu goreng. Sumpah, enak.

 

Indomie Campur Aduk

Indomie campur aduk. (Sumber: ~skyfan forever)
Indomie campur aduk. (Sumber: ~skyfan forever)

Salah satu sifat indomie yang luar biasa adalah dia bisa dicampur dengan apa pun asalkan kamu suka. Enggak, nggak dicampur permen Mentos juga… jangan, coca-cola nggak baik kalo jadi kuah. Maksudnya adalah either jadi topping, kaya keju, atau memang sengaja ditambahin di dalamnya kaya sosis ataupun sawi.

Seberapa campur-aduk sih kemungkinannya? Lumayan banyak. Malah bisa mengalahkan campur-adukknya perasaan kamu ketika gebetan jalan sama sahabat. Nggak percaya? Coba aja. Indomie campur aduk yang paling lumrah itu adalah internet atau indomie telur dan kornet. Masih bisa dicampur dengan sosis, bakso, nugget, telur puyuh, keju, bumbu sate, ayam, susu, bahkan kikil. Tapi ya kalau mau dicampur, kira-kira juga. Jangan bumbu sate dicampur susu, ya nggak nyambung.

Selain dicampur sama bahan lain, indomie double juga sebenarnya bisa dikombinasikan untuk menciptakan rasa baru, seperti misalnya indomie cabe ijo ditambah dengan indomie goreng rendang. Boleh-boleh aja. Asalkan jangan mencampur mie beda merk. Bukannya rasis, tapi kalau indomie goreng rendang dicampur Sarimi double kari ayam, nggak jamin rasanya bakal seenak itu.

 

Indomie Tanpa Kompor

Makan indomie tanpa kompor? (Sumber:)
Makan indomie tanpa kompor? (Sumber:Photo Credit: kattebelletje via Compfight cc)

Ini anak kosan banget. Nggak semua anak kosan punya privilege access ke kompor punya ibu kosan, dan nggak semua juga punya kompor di dalam kamarnya. Ketika masalah finansial menghimpit dan bahan-bahan yang shopisticated macam keju, nugget, dan lain sebagainya itu nggak kebeli, bahkan telur pun satu nggak dapet, Indomie will still thrive. Kamu hanya perlu air panas, entah itu pake termos listrik atau gimana.

Buka bungkusnya dengan hati-hati, keluarin bumbunya, hancurkan mie-nya dalam bungkus, lalu tuang air panas ke dalamnya, lalu ikat dengan karet. Air panas akan memasak mie kamu di dalam bungkusnya, kira-kira 3-4 menit sampai mie-nya matang merata. Tuang bumbu di piring, lalu buang air sisa yang ada di bungkusnya, kemudian tuang mie-nya ke atas piring lalu aduk. Nah, makan deh tuh indomie.

Kalau kamu punya temen yang doyan indomie, share tulisan ini via Facebook, Twitter, atau Line supaya temen kamu ngiler, bahkan kamu bisa kasih usul resep indomie favorit kamu dengan mengomentari tulisan ini. All hail Indomie.

 

error: This content is protected by the DMCA