Kemahiran Berbahasa Isyarat, Salah Satu Mata Kuliah Belanja Terfavorit Kebanggaan Prodi Sastra Indonesia

Holla para pengumpul 144 SKS! Berapa skskah yang telah kamu ambil pada semester ini? Merasa bosen dengan pelajaran yang gitu-gitu aja? Pengen belanja demi terkumpulnya 144 SKS tapi bingung mau ambil matkul apa?  Butuh referensi mata kuliah?

Ladies and Gentleman, progaram studi Sastra Indonesia dengan bangga mempersembahkan sebuah mata kuliah yang ‘’nggak biasa’’ kita temuin di kampus-kampus lainnya.

KEMAHIRAN BERBAHASA ISYARAT!

ABJAD Baasa Isyarat Indonesia (BISINDO)

Pernahkah dalam keseharian kamu, kamu bertemu dengan orang tuli yang lagi talking-talking dengan orang tuli lainnya?

Apa yang tergambarkan di dalam pikiranmu saat itu?

Bagaimanakah bila orang tuli itu tiba-tiba mendekat ke kamu dan ngajakin kamu untuk saling berbicara?

Apa reaksi kamu saat itu juga?

Apa emang bener orang tuli itu identik dengan kesunyian?

Terus kenapa sih penulis memakai diksi orang tuli yang terkesan kasar, padahal ada diksi yang lebih halus lagi yaitu tunarungu?

Semua pertanyaan itu bakal terjawab kalau kamu mengikuti kelas ini, kelas yang dibuka setiap semester—baik ganjil mau pun genap, berbobot tiga SKS, dan bertempat di FIB. Konon katanya, matkul ini jadi salah satu penyebab mengapa server SIAK-NG selalu down setiap SIAK WAR berlangsung.

Dan nggak sedikit korban SIAK WAR yang berjatuhan menyesali karena internetnya tiba-tiba lemot selemot Rocky (siputnya Patrick Star) saat perang berlangsung. Ckckck… dont try this at home!

Lalu, emangnya ada cerita apa aja sih di matkul ini, kuy simak ulasannya di bawah ini!

 

Dimulai Sejak Tahun 2007

Pada awalnya, ketika Departemen Linguistik diketuai oleh Bapak Umar Muslim—dosen Sastra Indonesia yang jago banget memusikalisasikan puisi—datanglah sebuah tawaran kerja sama dengan GERKATIN (Gerakan Untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia) untuk penelitian Bahasa Isyarat, sebab pada waktu itu Bahasa Isyarat belum diakui dan belum ada penelitiannya. Selain itu, orang-orang juga masih berpikiran negatif terhadap kaum-kaum tuli. Kemudian, GERKATIN ini merasa kalau kita mau memajukan Bahasa Isyarat berarti harus ada universitas yang digandeng. Bentar, bentar… nah tuh mblo, GERKATIN ada yang ngegandeng, masa kamu nggak?

Mas Adhie dalam videonya tentang pendidikan orang tuli di Indonesia

Jadi simpelnya, universitas punya ilmunya sementara orang tuli belum sampai di situ. Sebenarnya langkah awal untuk menarik minat penelitian Bahasa Isyarat yaitu dengan membuka sebuah kelas kemahiran. Dan ternyata peminatnya uuuaaanyak cekaleeeh dan bukan b-ajah yeu.

Bayangin nih, awalnya aja dibuka sampe tiga kelas dan itu pun pada akhirnya harus dibatasi karena yang medaftar tuh bisa milyaran rupiah, eh ratusan maksudnya.

Awalnya sih lintas fakultas, tetapi semakin ke sini menjadi lintas prodi karena untuk memenuhi syarat-syarat mata kuliah pilihan yang ada di prodi masing-masing.

Lho, jadi cuman lintas prodi nih?

Tenang, tenang. Sebenarnya fleksibel, cuman tahun 2017 ini karena adanya perubahan kurikulum, jadinya cuman dibuka pada lintas prodi.

 

Pertama Kali Muncul di UI

UI adalah universitas pertama yang membuka kelas Bahasa Isyarat, sekaligus menjadi pusat penelitiannya, tepatnya berada di Gedung 8 FIB UI. Pada tahun dibukanya kelas Bahasa Isyarat, gemanya itu nggak terlalu terdengar di dunia luar tetapi kalau dilihat sekarang, langkah seperti ini sudah mulai diikuti oleh universitas lain, seperti yang terbaru ada di universitas swasta di Palembang, UIN Jogja, Universitas Brawijaya, UNM Makassar, dan beberapa universitas lainnya. Ada yang mengambil sebagai mata kuliah dan ada pula yang mengambilnya sebagai ekstrakurikuler. Nah, kalau kamu ada yang ngambil nggak?

Dengan mulai munculnya Bahasa Isyarat sebagai sebuah mata kuliah, dari komunitas tulinya sendiri merasa seneng banget ditandai dengan dari mereka yang merasa semangat banget kalau tiba saatnya ngajar. Mungkin rasanya seseneng makan sepuasnya di Warkop Cumlaude, gratis, terus pulangnya dibayarin naik haji plus laundry gratis sampe lulus S-2.

 

BACA JUGA: Jurus Rahasia Anak Sastra UI: 5 Cara Praktis Menguasai Bahasa Asing

 

Jadi Piihan Favorit Mahasiswa Non-FIB

Para pengajar yang unyu-unyu

Harus disadari salah satu kepopuleran matkul bahasa Isyarat menurut Bu Silva Tenrisara Isma, pengajar Bahasa Isyarat yang belum lama ini manjadi salah satu Juru Bahasa Isyarat (JBI) pada debat pilkada, mengatakan bahwa pertama, kelas bahasa Isyarat ini sangat mudah karena tidak memakai teori—seketika terdengar hembusan nafas merdu dari anak-anak Teknik, Fasilkom, dan FEB (ampun om! Rumus kita udah banyaaaq)—dan yang kedua, nilainya cukup gampang. Asalkan kamu rajin masuk dan ngerjain semua tugas-tugasnya, A udah di tangan. Jadi, dua faktor itu mungkin menurut beliau berperan besar terhadap ketenaran mata kuliah ini. Pertanyaannya, apakah kamu sudah setenar matkul ini mblo? Kalau belum, cobalah tanyakan kepada daun-daun yang nggak bergoyang.

 

Bakal Sering Muncul di Youtube

Kalau kamu mikir bahwa matkul ini bisa jadiin kamu di Youtube dengan views yang jutaan? Engga, engga, bukan itu! Ini berkaitan dengan tugas matkul ini yang unik banget, yaitu ngebuat video percakapan bahasa Isyarat terus diupload di Youtube.

Tugas mingguan yang nantinya bakal memorable banget!

‘’Jadi, gue harus bikin film nih?’’ teriak salah satu anak non-FIB.

Bukan, bukan, kamu nggak harus bikin film dan ngedatengin Vin Diesel buat main Fast and Furious di Margonda, tetapi kamu hanya ditugasi setiap minggunya untuk membuat video sederhana, seperti memperkenalkan diri, menceritakan hobi, menceritakan kehidupan sehari-hari, yang kesemuanya itu menggunakan Bahasa Isyarat.

Tapi kan, aku ga punya akun Youtube QaQa???

Jangan khawatir! Pak Phieter dan Mas Adhie, selaku pengajar dari komunitas tuli, bakal kasih kemudahan buat kamu dengan hanya mengumpulkannya ke beliau. Yang jelas, satu kata yang anti ada di kelas ini yaitu ‘’bosen’’. Gimana bisa ngerasain bosen, kalau tiap kali Pak Phieter mau pun Mas Adhie meragakan setiap kosakata bahasa Isyarat, pasti bakal ada yang ketawa karena memang masih belum terbiasa. Meskipun begitu, setiap tiba momen buat serius, semuanya juga akan serius.

Jadi, kamu serius nggak sama aku? Inget ya, nggak lulus matkul ini itu artinya 3 SKS bakal nge-lost, itu artinya 144 sks kamu tertunda, itu artinya bakal nunda wisuda kamu dan tertunda pulalah acara resepsi kamu. Huft.

 

BACA JUGA: Begini Cara Menyelamatkan IP Kamu dengan Bantuan Satu Eskaes MPKO/S!

 

Keluar dari kelas ini, kamu dijamin bakal ngerasa ‘’sesuatu’’ yang berbeda, lebih bahagia dan lebih ngebuat hati dan pikiran kamu lebih terbuka lagi. Ternyata dunia itu luas ya. Apalagi buat kamu yang tiap harinya sibuk sama dunia sendiri ataupun dunia bersama temen-temen kamu, ternyata ada loh dunia yang lain yang kurang diperhatikan oleh kita padahal kita pernah jumpai meskipun kita suka menganggapnya b-ajah; yaitu dunia orang tuli.

Harapan dari Bu Silva dan juga penulis yang notabene pernah ngambil matkul ini kurang lebih sama, yaitu semoga Bahasa Isyarat diberikan kesempatan untuk dipelajari oleh semua kalangan, baik di FIB mau pu non-FIB dengan cara diberi kesempatan untuk membuka lebih banyak kelas. Tak hanya itu, khusus dari Bu Silva sendiri juga berharap pada masa yang akan datang, bahasa Isyarat punya levelnya sendiri berdasarkan tingkat kesulitan, misalnya Kemahiran Bahasa Isyarat I,  Kemahiran Bahasa Isyarat II, Kemahiran Bahasa Isyarat IIII, dst…

Permudah Kamu Mendapatkan Kerja dengan SKPI!

Ada yang menarik pada tahun baru 2014/2015 lalu. Menjelang masa kelulusan tahun akademik 2015, edaran Permendikbud muncul ke permukaan. Permendikbud No. 81 tahun 2014 itu memuat pernyataan SKPI sebagai syarat wajib yang harus ada bersamaan dengan beberapa dokumen kelulusan seperti Ijazah, Surat Keterangan Lulus, Transkrip Akademik, dan dokumen lain penunjang kelulusan seorang sarjana.

SKPI adalah singkatan dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah, menjadi terobosan Mendikbud kala itu, Anies Baswedan untuk membantu para lulusan anyar menangkis setiap persaingan kerja di lapangan. SKPI tidak menjadi pengganti ijazah, melainkan keterangan ‘plus-plus’ setiap lulusan atas apa yang telah diraihnya selama berkuliah. Menurut Permendikbud, SKPI merupakan dokumen yang memuat informasi tentang pencapaian akademik atau kualifikasi dari lulusan pendidikan tinggi bergelar. Baik Perguruan Tinggi Negeri ataupun Swasta, harus mengeluarkan SKPI untuk para sarjana mudanya. Sederhananya, SKPI dapat dikatakan sebagai rekam jejak mahasiswa dalam perkuliahan.

Apa saja isi dari SKPI?
• Logo Perguruan Tinggi
• Nomor Keputusan Pendirian Perguruan Tinggi
• Nama Program Studi Lulusan
• Nama Lengkap Pemilik SKPI
• Tempat dan Tanggal Lahir Pemilik SKPI
• Nomor Pokok Mahasiswa
• Tanggal, Bulan, Tahun Masuk dan Kelulusan
• Nomor Seri Ijazah
• Gelar yang diberikan beserta singkatannya
• Jenis Pendidikan (akademik, vokasi, atau profesi
• Program Pendidikan (Diploma, Sarjana Terapan, Magister Terapan, Doktor Terapan, Sarjana, Magister, Doktor, Profesi, atau Spesialis)
• Capaian Pembelajaran Lulusan sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia secara naratif
• Level Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
• Persyaratan penerimaan
• Bahasa Pengantar Kuliah
• Sisten Penilaian
• Lama Studi
• Jenis dan Program Pendidikan Tinggi Lanjutan
• Skema Tentang Sistem Pendidikan Tinggi

Meski sama-sama menerangkan mengenai perkuliahan, namun SKPI jelas berbeda dengan Transkrip Akademik. Sebab, Transkrip Akademik hanya berisi catatan nilai per mata kuliah selama perkuliahan, namun SKPI berisi penggambaran pada apa saja yang dicapai mahasiswa selama berkuliah seperti prestasi, penghargaan, pengabdian masyarakat, penelitian, magang, dan keterangan naratif kompetensi lulusan.

Hal itu tentu dapat memudahkan Human Resource suatu perusahaan dalam menyeleksi sarjana muda yang melamar. Pada SKPI juga memiliki kolom KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) yang menjelaskan pemahaman jenjang kualifikasi kompetensi dalam integrasinya pada pendidikan dan pelatihan serta pengalaman kerja lulusan. Tak hanya itu, guna membantu memudahkan sarjana muda dalam bersaing di ranah global, SKPI pun dilengkapi dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa.

 

BACA JUGA: Bisa Kerja Tanpa Perlu Ijazah: Outsourcing

 

Nah, buat kamu yang akan wisuda dalam waktu dekat, tunggu apa lagi? Ayo tangkis persainganmu di lapangan pekerjaan dengan melengkapi SKPI sekarang juga! Yuk sebarkan artikel ini ke akun Facebook, Twitter, dan Line kalian biar semua mahasiswa tau kalau mereka harus terus menyempurnakan SKPI mereka!

Tips “Isi Dompet” Pas Libur Semesteran

 

Ada kalanya ketika mahasiswa jenuh sama liburan semester dan merasa dirinya sangat tidak produktif. Mau berkreasi tapi mentok, lalu akhirnya iri-irian deh sama senior atau temen yang sibuk kerja. Kerja saat liburan semester itu memang bikin iri mahasiswa yang terjebak kurang kerjaan di rumah selama liburan, karena banyak alasan, mulai dari bisa dapet duit sampai ke punya koneksi dan pengalaman baru. Nah, buat kamu yang kepengin kerja pas liburan semester, mungkin beberapa tips yang diambil langsung dari mahasiswa yang udah kerja ini bisa membantu kamu!

Manfaatin Hobby

Bisa gambar, bisa dapet duit. (Sumber:)
Bisa gambar, bisa dapet duit. (Sumber:Photo Credit: Jorge Quinteros via Compfight cc)

Buat kamu yang kreatif dan punya keahlian dibidang-bidang tertentu, kamu bisa memanfaatkannya sebagai modal untuk terjun ke dunia kerja. Ok, kalau kamu bisa basket bisa cari-cari kerjaan ngelatih basket di suatu tempat, tapi maksudnya bukan itu! Yang dimaksud adalah keahlian yang memang relevan diberbagai bidang. Misalnya?

Sederhana aja, kamu jago design dan cukup mahir PS sampai AI, kamu bisa jadikan itu modal kamu cari kerja. Uniknya keahlian dalam bidang seni yang satu alam sama digital art adalah kamu gak perlu punya yang namanya sertifikat atau sesuatu yang berasal dari institusi; kamu hanya perlu punya kreativitas, kemampuan, profesionalitas yang dikemas dalam bentuk portofolio. Simpel banget karena kamu tinggal taro hasil karya di situs macam behance.net supaya karya kamu bisa dilihat langsung. Ini juga berlaku untuk kamu yang jago fotografi dan otak-atik website.

 

Apply lewat situs

Apply lewat situs. (Sumber:)
Apply lewat situs. (Sumber:Photo Credit: IlocosNorte via Compfight cc)

Gak terlalu kreatif atau mungkin gak pede sama kemampuan hobi kamu seperti saran di atas, mungkin kamu lebih cocok untuk kerja yang lain. Silahkan coba cari ke berbagai situs-situs penyedia pekerjaan seperti JobsDB, lalu apply di situ. When I say apply, artinya adalah beneran ngelamar pekerjaan pake CV keren dan sebagainya, terus lamar ke banyak perusahaan yang memang membuka lowongan yang mungkin kamu mampu isi.

Jangan menyerah hanya karena udah apply ke 10 perusahaan dan gak ada yang panggil buat interview. Bung, saingan kamu banyak. Persentasenya bisa kaya orang jualan. Nawarin ke 100 orang, 10 orang tertarik tapi cuma 1 yang beli. Kamu pikir cari kerja kaya cari pacar? It’s not that easy. Pacaran ngabisin duit, kerja bikin duit. Iyalah susahan cari kerja. Duh.

 

Magang sana-sini

Magang sana-sini. (Sumber:)
Magang sana-sini. (Sumber:Photo Credit: neofedex via Compfight cc)

Ketika ada yang namanya tawaran atau lowongan internship, maju dan ambil. Jangan pikirin dulu masalah gajinya kecil; ini masalah pembuktian ke diri kamu, apakah kamu siap terjun ke dunia kerja. Kalau kamu memang udah ketemu sama internship yang kemungkinan cocok, cobain aja!

Gaji kecil bukan artinya selling your soul to corporate, melainkan itu langkah yang wajar karena kamu memang masih tenaga gak berpengalaman yang mau membuktikan diri, masa iya perusahaan mau bayar mahal kamu? Kalau kamu udah bisa buktiin kualitas, perusahaan juga pasti rela bayar dengan harga yang sesuai.

 

Kerja di tempat-tempat rekreasi

Kerja di tempat rekreasi. (Sumber: eastjava)
Kerja di tempat rekreasi. (Sumber: eastjava)

Ini bisa jadi juga salah satu cara untuk kerja sambil rekreasi. Kerja di ClubMed, misalnya. Technically, emang kamu nguli di sana, tapi ya kamu dibayarin tiket bolak-balik, makan minum ditanggung, dan kamu ada day off untuk bisa jalan-jalan. Daripada nganggur gak jelas, mending cari pengalaman baru. Kalo gak cocok ya cari yang lain.

 

Self-improvement

Kalau gak kerja, ya nambah skill di rumah. (Sumber:)
Kalau gak kerja, ya nambah skill di rumah. (Sumber:Photo Credit: Special via Compfight cc)

Sayangnya ini bukan tulisan yang bisa ngasih kamu tips supaya kamu pasti dapet kerjaan; gak ada yang pasti. Namanya juga tips. Tapi tips ini gak akan gantungin kamu dengan ngasih tips yang gitu-gitu aja dan fokus ke ‘pekerjaan yang mungkin kamu bisa dapatkan’. It ain’t that kind of article.

Sebenernya ini bukan tentang pekerjaannya, tapi lebih ke kamu sebagai individu. Katakanlah kamu memang gak dapet kerjaan liburan ini, karena saran di atas kurang mumpuni dan gak sesuai sama kamu. Maka pakailah waktu liburan ini untuk berbenah dan menambah kemampuan. Kamu bisa baca artikel ini, with that being said, kamu punya akses internet seperti manusia normal lainnya dan silakan kamu akses berbagai macam situs yang menyediakan berbagai tutorial untuk menambah kemampuan.

Mulai dari video tutorial design, photography, sampe ke situs yang ngajarin bahasa. Siapa tau kamu bisa jadi interpreter. Jangan nunggu dunia yang menyesuaikan diri sama kamu, kamu yang menyesuaikan diri sama dunia. Get on up and do something, Princess. Kalau duit tumbuh di pohon, kita semua berkebun.

Di AnakUI.com sendiri sudah banyak tips tentang magang lainnya yang kami rangkum dalam katergori karir, contohnya sebagai berikut ini:

1. Contoh Surat Lamaran Kerja Terbaru yang Menarik HRD

2. Contoh CV Lamaran Kerja dalam Bahasa Inggris

3. Contoh CV Lamaran Kerja Terbaru yang Kreatif & Menarik HRD

Semoga tips-tips di atas bisa membantu atau minimal membukakan pikiran kamu. Share tulisan ini via Facebok, Twitter dan Line supaya mereka yang kebingungan cari kerja juga bisa mendapatkan pencerahan!

 

Belajar Bahasa Korea dari Dunia Maya

Sebenarnya ada banyak cara untuk bisa belajar bahasa Korea, salah satunya dengan nonton drama, belajar dari lagu-lagu mereka, hingga belajar ditempat yang profesional.

Jika zaman dahulu Anda akan merasa kesulitan untuk menemukan kursus bahasa Korea. Namun, sekarang Anda tidak perlu khawatir. Akibat trend yang dibawa oleh K-Pop dan K-Drama, kursus bahasa Korea menjamur di seluruh pelosok Tanah Air. Tetapi kita ketahui masih banyak beberapa daerah yang memiliki kebutuhan besar terhadap kursus Bahasa Korea, tetapi tidak memiliki tenaga pengajar yang cukup dan juga lokasi yang masih sangat minim untuk kursus bahasa Korea.

Namun, jangan khawatir, berkat kecanggihan era teknologi dan informasi sekarang yang berkembang cepat, membuat para pecinta K-Pop dan K-Drama dapat belajar bahasa Korea melalui beberapa media, salah satunya adalah internet.

Belajar bahasa Korea secara online relatif memiliki biaya yang kecil karena hanya membutuhkan koneksi internet yang tidak terlalu cepat.  Maka dari itu belajar Bahasa Korea melalui internet juga merupakan salah satu alternatif atau pilihan terbaik.

Berikut ini kami akan memberikan beberapa tips dalam belajar Bahasa Korea melalui media internet. Dengan harapan, para pembaca dapat memanfaatkannya dengan baik sehingga dapat dengan mudah dan cepat menguasai bahasa Korea meskipun dengan beberapa kekurangan, yaitu tidak mendapatkan sertifikat atau pengakuan dari lembaga resmi tertentu.

Mencari Sumber Belajar yang Terpercaya

Belajar di Seoulina juga bisa. (Sumber:)
Belajar di Seoulina juga bisa. (Sumber:Seoulina)

Media internet sangatlah luas. Oleh karena itu kita harus berhati-hati karena banyak sekali informasi bertebaran di media internet. Artinya kita harus dengan cerdas memilah-milah materi mana yang memang teruji dan terpercaya. Testimoni atau pendapat sangatlah penting. Maka dari itu carilah masukan dari beberapa teman yang terlebih dahulu sudah mempelajari Bahasa Korea melalui internet. Jangan mudah percaya dengan metode pembentukan opini. Karena pada dasarnya tempat belajar bahasa Korea akan menyertakan opini dari muridnya yang sudah lulus. Hal tersebut baik sesungguhnya, tetapiterkadang dimanfaatkan untuk pembentukan opini.

Setelah menentukan website kita juga harus menguji materi tersebut. Caranya adalah membandingkan dengan website pengajaran bahasa Korea lainnya. Jika memang sudah teruji dan terbukti maka jangan takut untuk beralih ke langkah berikutnya.

 

Rutin Mengikuti Materi yang Diposting

Rutin Mengikuti Materi yang Diposting (Sumber:)
Rutin Mengikuti Materi yang Diposting (Sumber:Photo Credit: Dean Terry via Compfight cc)

Setelah kita menentukan website yang akan menjadi sumber belajar kita. Maka kita harus secara rutin memeriksa atau mengikuti setiap postingan yang ada di website tersebut. Gunakanlah fitur subscribe jika memang tersedia sehingga kita dapat menerima informasi secara lebih awal melalui e-mail. Dengan mengikuti pelajaran, kita akan lebih efisien waktu sehingga materi tidak akan menumpuk. Usahakan secara rutin mengulang dan membaca serta memahami dari setiap sub bahasan.

 

Melakukan Self Assesment Secara Rutin

Sering latihan soal. (Sumber:)
Sering latihan soal. (Sumber:Photo Credit: totorohouse via Compfight cc)

Self Assesment sangatlah penting karena akan melatih diri kita dalam menghadapi berbagai variasi soal. Banyak varisasi self assesment yang dapat dilakukan dan kita juga dapat mengejakan latihan yang diberikan oleh si empunya website belajar bahasa Korea tersebut dengan begitu kita akan sangat terlatih dan cermat dalam menghadapi perubahan struktur bahasa.

 

Gunakan Media Grafis

Gunakan media grafis (Sumber: 10mag.com)
Gunakan media grafis (Sumber:10mag.com)

Media grafis seperti gambar dan video juga sangat menunjang pembelajaran kita dalam memahami Bahasa Korea, media grafis dapat kita peroleh di berbagai sumber salah satunya adalah dari website video terkenal, yaitu Youtube. Tidak jarang orang memberikan informasi mengenai bahasa Korea melalui video yang ada di Youtube. Terutama bagi orang yang belajar dengan tipe audio visual akan lebih mudah memahami materi yang diberikan. Sehingga merupakan suatu keuntungan dan kemudahan untuk memahami bahasa Korea melalui media video. Video juga dapat kita tonton kapanpun dan dimanapun dilengkapi dengan gadget kita.

 

Latihan Komunikasi Secara Rutin

Sering latihan. (Sumber: arekacenter)
Sering latihan. (Sumber: arekacenter)

Aspek berbicara sangatlah penting. Media internet yang membuat kita cenderung pasif dalam berbicara akan menurunkan kemampuan kita dalam berbicara bahasa Korea. Padahal ketika kita memahami bahasa Korea tapi kita tidak dapat berbicara dalam bahasa Korea makan akan menjadi sia-sia. Cobalah untuk berlatih bersama teman Anda dan mencoba mengimprovisasi diri.

4 Tempat Kursus Bahasa Korea di Jakarta

Dalam bagian sebelumnya kita sudah mengupas tuntas metode belajar Bahasa Korea melalui Drama Korea . Namun, jika Anda yang memang benar-benar ingin menguasai bahasa Korea secara fasih atau untuk kebutuhan khusus, seperti ingin mengambil pendidikan ataupun kerja di Korea Selatan maka dibutuhkan sertifikat yang menyatakan kemampuan Bahasa Korea anda. Sertifikat tersebut dapat anda peroleh jika anda menempuh pendidikan secara formal atau nonformal dari lembaga yang menyediakan kurusus Bahasa Korea.

Jika zaman dahulu Anda akan merasa kesulitan untuk menemukan kursus bahasa Korea. Namun, sekarang Anda tidak perlu khawatir. Akibat trend yang dibawa oleh K-Pop dan K-Drama, kuruus Bahasa Korea menjamur di seluruh pelosok tanah air dan utamanya terdapat banyak di Ibu Kota. Kursus bahasa Korea di Jakarta cukup banyak diminati oleh remaja ataupun orang yang memerlukan pelatihan khusus dengan kebutuhan tertentu. Tentunya meskipun banyak tempat kursus bahasa Korea di Jakarta dengan metodenya yang beragam, kita tidak serta merta dapat langsung memutuskannya. Diperlukan banyak pertimbangan, mengingat seorang pendidik bahasa Korea masih sangat minim di Indonesia. Tentunya Anda tidak mau kursus yang Anda jalani bertahun-tahun dengan biaya yang banyak dikeluarkan tapi tidak membuahkan hasil yang manis, bukan?

Beberapa pertimbangan dalam memilih kursus Bahasa Korea adalah kompetensi pengajar, pencapaian lulusan, dan pengakuan dunia internasional itu sendiri terhadap kursus Bahasa Korea tersebut. Melalui artikel ini, berdasarkan pertimbangan tim kami. Kami akan memberikan saran beberapa kursus bahasa Korea di Jakarta yang sudah sangat teruji di ketiga aspek tersebut. Sehingga tidak perlu diragukan lagi. Kursus bahasa Korea ternama di Jakarta antara lain adalah Areka Center Jakarta, Namsan Course, danKorean Cultural Center.

Areka Center Jakarta

Areka Center Jakarta (Sumber: kursusbahasakorea2)
Areka Center Jakarta (Sumber: kursusbahasakorea2)

Areka Center Jakarta adalah salah satu kursus bahasa Korea yang teruji dan terpercaya di Jakarta. Areka Center Jakarta menawarkan kelas intensif untuk program EPS-Topik dengan lama belajar selama satu bulan mulai dari hari Senin sampai Jumat dari pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB. Kemudian ada kelas intensif untuk program Topik Umum dengan lama belajar selama satu bulan, mulai dari Senin sampai Jumat dari pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB dengan biaya sebesar Rp2.500.000,00.

Selain itu ada pula kelas Reguler Weekday dan Weekend dengan lama belajar sekitar tiga bulan dan dua kali pertemuan dalam seminggu dengan durasi tiga jam dalam satu kali pertemuan. Dengan membayarkan sebesar Rp2.000.000 Anda dapat memilih tiga kelas pembelajaran yang meliputi kelas pagi (09.00-12.00 WIB), kelas siang (13.00-16.00 WIB), dan kelas malam (19.00-21.30 WIB). Untuk memulai kursus anda harus membayarkan biaya pendaftaran sebesar Rp100.000,00 dan membawa fotocopy KTP atau ijazah dan pas photo ukuran 3×4 sebanyak 3 lembar.

 

Namsan Course

Namsan Course (Ogahrugi)
Namsan Course (Ogahrugi)

 

Namsan Course terletak di Jalan Cempaka Putih Raya No. 116 C, Jakarta Pusat dan hanya satu-satunya di Jakarta. Dengan bergabung di Namsan Course Anda dapat memilih empat pilihan jadwal kelas, yaitu Senin dan Rabu, Selasa dan Kamis, Sabtu dan Minggu. Kelas baru akan dibuka jika kuota telah mencapai 7 orang.

Namsan Course tergolong unggul karena mengadopsi kurikulum dari Seoul University, serta materi dari Ganada Korean language Institute dan Yonsei University, Kursus dengan waktu yang relatif singkat dengan 4 level tahap elementary yang ditempuh selama 8 bulan sudah bisa berbahasa Korea dan bercakap-cakap langsung dengan orang Korea. Staf pengajar lulusan universitas terbaik juga berpengalaman mengajar bahasa Korea dan suasana belajar yang menyenangkan.

Untuk tingkatan elementary biaya yang ditawarkan relatif murah, mulai dari Rp1.200.000,00 sampai Rp1.400.000,00. Pada akhir pendidikan juga akan mendapatkan sertifikat dan selama pendidikan akan mendapatkan modul dan mengikuti progres test secara gratis. Namun, untuk setiap kali kenaikan ada biaya sebesar Rp150.000,00 yang perlu dibayarkan dan untuk memulai pendidikan cukup membayar uang pendaftara sebesar Rp200.000,00. Pada level tiga dan empat juga akan dihadirkan native teacher dari Korea. Di setiap sesinya juga akan ada pembahasan mengenai K-Pop dan Hallyu. Selain itu ada juga kelas memasak makanan Korea dan masih banyak lagi.

 

Korean Cultural Center

Korean Cultural Center (Sumber: jaff-filmfest)
Korean Cultural Center (Sumber: jaff-filmfest)

Korean Cultural Center adalah salah satu pilihan baik untuk memulai belajar bahasa Korea. Korean Cultural Center tidak hanya menyediakan program kursus bahasa Korea tetapi juga kegiatan lainnya seputar kebudayaan Korea.

Korean Cultural Center berlokasi di Equity Tower 17th FI, SCBD Lot 9, Jalan Sudirman Kav 52-53 Jakarta. Anda bisa menghubungi langsung ke (62-21) 2903-5650 atau dengan email kccindonesia@hotmail.com. Banyak sekali kelas bahasa Korea yang ditawarkan. Untuk informasi lebih lanjut kita bisa langsung membuka website id.korean-culture.org. Website tersebut tidak hanya memuat informasi seputar kursus Bahasa Korea tetapi juga segala sesuatu tentang kebudayaan Korea.

Namun, disini kelas tidak dibuka setiap bulan. Makanya, kita harus rajin dan rutin memeriksa website tersebut atau menghubungi kontak yang tertera agar tidak kelewatan informasi penting. Selain bisa mendapatkan dengan harga murah Korean Cultural Center juga menawarkan pengajar yang berkompeten.

 

Lembaga Bahasa Internasional FIB UI

logo LBI UI

Kampus kita tercinta juga punya tempat kursus bahasa korea, tepatnya di Lembaga Bahasa Internasional (LBI) di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, FIB UI Depok, maupun di LBI Salemba. Tersedia kelas bahasa korea dasar (1, 2, 3), dan kelas bahasa korea madya/mahir (1, 2, 3) untuk mengakomodasi tingkat kemahiran kita.

Jadwalnya Sabtu, 08:30 – 13:00 untuk LBI UI Depok. Jadwal untuk LBI Salemba sedikit berbeda, yaitu KD-2 : Selasa & Kamis, 17:00 – 19:00 dan KD-3 : Selasa & Kamis, 19:00 – 21:00.

Durasi kursus adalah 13 minggu per tingkat, dengan biaya untuk kursus tingkat dasar : Rp1.350.000,- per tingkat dan tingkat madya : Rp1.450.000,- per tingkat.

Informasi selengkapnya bisa menghubungi LBI UI dengan alamat:
Gedung X Lt.1
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya,
Kampus UI Depok,
Depok 16424.
Tel.(021) 786 4075, 788 49082
Fax. (021) 7884 9085

Kita sudah mengetahui, betapa banyaknya kursus bahasa Korea di Jakarta seiring dengan budaya Korea yang sedang menjadi trend di Indonesia. Oleh karena itu, dengan harapan besar bahwa informasi di atas akan memberikan manfaat lebih agar bagi Anda yang ingin mengambil kursus bahasa Korea di Jakarta dapat memahami beberapa tips dan trik dari kami sehingga Anda tidak salah pilih lembaga kursus.

Mau Belajar Bahasa Jepang? Pelajari Dulu Dasar-dasarnya Ini

Jepang adalah salah satu negara maju di dunia yang kita kenal saat ini. Sebagai salah satu raksasa dunia, Jepang hampir menguasai segala bidang. Utamanya sering kita lihat barang-barang elektronik produksi Negeri Sakura ini menguasai pangsa pasar dunia. Bahkan merambah hingga benua Eropa dan Australia. Selain itu, kerja sama intensif yang dibangun pemerintah Indonesia dan pemerintah Jepang termasuk berbagai jenis beasiswa yang ditawarkan, baik itu beasiswa di dunia pendidikan ataupun dunia pekerjaan.

Oleh karena itulah, tidak sedikit para pahlawan devisa dari Indonesia mencoba untuk mencari peruntungan dengan melamar pekerjaan ke Jepang. Meskipun memiliki keterkaitan nilai historis yang dalam antara Indonesia dan Jepang, tidak menjamin seluruh masyarakat Indonesia fasih berbahasa Jepang. Untuk mengambil peluang emas tersebut dibutuhkan suatu usaha yang lebih. Karena Bahasa Indonesia berbeda dengan Bahasa Jepang. Maka untuk mendapatkan kesempatan menuntut ilmu atau bekerja di Negeri Sakura kita haruslah menguasai Bahasa Jepang terlebih dahulu. Pada kesempatan kali ini penulis akan menyampaikan beberapa tips dan trik belajar Bahasa Jepang bagi para pemula.

Mempelajari Bahasa Jepang bagi para pemula memang sulit. Hal ini dikarenakan bentuk huruf latin yang kita gunakan dalam Bahasa Indonesia, berbeda dengan huruf-huruf yang digunakan dalam Bahasa Jepang. Pada bagian awal belajar Bahasa Jepang diperlukan penekanan pembelajaran pada kemampuan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis dengan baik. Selain itu permasalahan lain yang sering dihadapi para pemula dalam belajar Bahasa Jepang adalah struktur yang berbeda dengan Bahasa Inggris yang sudah menjadi makanan sehari-hari.

Mengenal Jenis Huruf Bahasa Jepang

Mengenal Jenis Huruf Bahasa Jepang. (Sumber:)
Mengenal Jenis Huruf Bahasa Jepang. (Sumber:Photo Credit: kansaikate via Compfight cc)

Selain memiliki tata bahasa yang cukup rumit, bahasa Jepang juga memiliki huruf yang tergolong banyak. Terdapat empat jenis huruf dalam Bahasa jepang. Diantaranya adalah Huruf Romanji, Huruf Kanji, Huruf Hiragana, Huruf Katakana. Huruf-huruf tersebut wajib dihapalkan sebagai dasar dalam mempelajari Bahasa Jepang.

Adapun huruf romanji adalah huruf yang kita gunakan sehari-hari dipakai oleh orang Jepang terutama untuk berkomunikasi dengan orang asing yang kesulitan memahami huruf kanji, hiragana, maupun katakana. Untuk para pemula dapat mempelajari huruf romanji terlebih dahulu. Kemudian baru berlanjut ke huruf hiragana.

Kalimat dalam bahasa Jepang biasanya ditulis dengan menggabungkan huruf kanji dan hiragana, dulu huruf hiragana dikenal dengan sebutan onna de (女手) atau ‘tulisan wanita’ karena lebih sering digunakan menulis oleh wanita. Setelah memahami hiragana, selanjutnya kita beralih ke Katakana. Merupakan jenis huruf dalam tulisan Jepang yang digunakan untuk menulis kalimat-kalimat serapan dari bahasa asing, nama-nama Jepang, nama kota atau tempat di luar Jepang, menuliskan bunyi, atau suara binatang.

Sedangkan yang paling rumit adalah Huruf Kanji. Huruf kanji awalnya berasal dari Cina. Namun, seiring perkembangan waktu, kini bentuk kanji jepang berbeda dengan tulisan Cina. Huruf kanji adalah huruf yang digunakan untuk menulis hampir semua kalimat non serapan dalam bahasa Jepang. Karena jumlahnya yang banyak (hampir sekitar 2000 huruf), huruf kanji cukup sulit namun sangat penting untuk dipelajari dan dihafal.

 

Kosakata Bahasa Jepang

kosakata bahasa Jepang. (Sumber:)
kosakata bahasa Jepang. (Sumber:Photo Credit: TechSavi via Compfight cc)

Untuk memahami kosa kata Bahasa Jepang, kita bisa memasang target harus menghafal berapa banyak kosakata baru bahasa Jepang dalam sehari. Kita juga bisa memanfaatkan buku kamus bahasa Jepang maupun internet. Sebaiknya kamu menghafal bagaimana cara menuliskan kata tersebut, sekaligus cara mengucapkannya yang benar. Untuk mengetahui cara pengucapan yang benar dari suatu kata kamu bisa mendengarnya langsung dari internet, biasanya dari situs kamus bahasa, contohnya: www.translate.google.com. Situs tersebut memang merupakan situs bahasa dunia yang memberi penjelasan juga dalam bahasa jepang. Tapi bagi kamu yang pemula juga bisa memanfaatkannya untuk mendengarkan cara pengucapannya dengan klik gambar yang berbentuk speaker setelah kamu memasukkan suatu kata kunci yang hendak dicari maknanya.

 

Tata Bahasa Jepang

6806390718_30832c30bc_b
Tata bahasa Jepang. (Sumber:Photo Credit: kansaikate via Compfight cc)

Gramatikal selalu menjadi hal yang ditakuti ketika kita mempelajari Bahasa Jepang. Untuk bahasa Jepang itu sendiri memiliki struktur pola kalimay Subjek + Objek + Verba. Sedangkan untuk Bahasa Inggris misalnya polanya adalah Subjek + Verba + Objek. Dengan mempelajari tata bahasa Jepang dengan baik, meskipun pada awalnya pemula harus berurusan dengan aturan-aturan tata Bahasa Jepang yang dapat digunakan untuk menguasai aspek keterampilan mendengar dan berbicara. Meskipun kita menguasai beberapa tata Bahasa Jepang, kita tidak dapat mengaplikasikannya secara langsung dalam percakapan. Maka dari itu perlu kita pelajari lebih dalam. Dan berarti tata bahasa Jepang tidak dapat dinomorduakan.

Selain memulai untuk memahami bahasa Jepang. Selain memahami dasar-dasar bahasa Jepang mulai dari huruf, kosakata, dan tata bahasa Jepang. Kita juga harus belajar untuk berani mencoba dan mengaplikasikannya. Misalnya dengan rajin menonton film berbahasa Jepang atau dengan membuat status-status di media sosial dengan berbahasa Jepang. Kedepannya diharapkan bahasa Jepang kita semakin lancar. Meskipun bahasa Jepang adalah salah satu bahasa tersulit di dunia, tidak mematahkan semangat kita untuk mempelajari seluk beluk Bahasa Jepang. Apalagi setelah sejuta manfaat belajar bahasa Jepang diungkapkan pada bagian awal pembahasan. Kunci utamanya adalah niat, keberanian, dan usaha keras. Seperti semangat bushido yang sering digaungkan orang Jepang. Maka dari itu, bukan tidak mungkin bagi kita bangsa Indonesia untuk menguasai bahasa Jepang. Selamat belajar dan selamat berlatih, tetap semangat!

Belajar Asik Bahasa Korea lewat Nonton Drama

Tidak bisa dipungkiri, ketika mendengar Korea Selatan, langsung terlintas di benak kita dengan drama-dramanya yang cukup menguras emosi. Banyak kalangan, mulai dari remaja wanita hingga ibu rumah tangga, menghabiskan waktunya hingga berjam-jam untuk menyaksikan drama Korea. Alur ceritanya yang cukup berliku dan enak untuk disimak, membuat drama korea menggeser sinetron karya anak bangsa di hati para penonton.

Sebenarnya di balik ironi ini ada beberapa hikmah yang dapat kita petik. Akibat drama Korea berhasil menjajah dunia perfilman di Indonesia, maka timbullah sejumlah efek domino. Mulai dari fashion, kecantikan, kuliner, hingga bahasa Korea menjamur di Indonesia.

Salah satu topik yang kita akan angkat berkaitan dengan Korea Selatan kali ini adalah bahasa Korea. Pada awalnya bahasa Korea tidak terlalu dikenal di Indonesia. Akibat wabah drama Korea & K-Pop pastinya, semua golongan sangat tertarik untuk mempelajari bahasa Negeri Ginseng ini. Namun, tidak setiap kota dan setiap daerah di Indonesia memiliki kursus bahasa Korea. Meskipun kondisi tersebut menjadi batu sandungan bagi pecinta drama Korea untuk mempelajari bahasa Korea, sesungguhnya kita dapat menjadikan drama tersebut sebagai suatu media yang sangat baik untuk belajar bahasa mereka.

Untuk mempelajari bahasa Korea dengan melalui film drama, selain mengasyikkan juga menjadi sebuah sambilan bagi pecinta drama Korea. Ada beberapa metode yang bisa dipelajari jika ingin belajar bahasa Korea dari film dramanya. Seprti hal-hal di bawah ini.

Mengatur Subtitel

Buat subtitle sendiri. (Sumber: Siputnews.com)
Buat subtitle sendiri. (Sumber: Siputnews.com)

Ada empat tingkatan dalam mempelajari drama Korea dengan mengatur subtitelnya. Pertama adalah memberikan subtitle dengan full bahasa Korea. Jadi, sambil mendengarkan drama yang sedang berjalan kita juga dapat membaca subtitle yang terdapat pada bagian bawah layar. Kemudian tingkatan kedua adalah dengan memberikan jeda antar kalimat sehingga kita bisa mengikuti percakapan dan subtitle secara bersamaan. Dan memberikan kesempatan bagi kita untuk memahami lebih lanjut.

Tingkatan ketiga adalah menebak kalimat yang akan dibicarakan. Di tingkatan ini diharapkan kita memiliki kemampuan bahasa Korea yang lebih karena telah terlatih dari tingkatan pertama dan tingkatan kedua. Kemudian tingkatan terakhir adalah menonton drama korea tanpa menggunakan subtitle. Ini adalah bagian tersulit. Namun, dengan intensnya berlatih hal tersebut bukanlah masalah yang berarti. Dengan hal tersebut tanpa kehilangan guncangan emosi dari drama Korea kita juga dapat mempelajari bahasa Korea.

 

Mencatat Kosakata Bahasa Korea dalam Drama

 

Jangan lupa tulis kosakatanya. (SUmber:)
Jangan lupa tulis kosakatanya. (Sumber:Photo Credit: Chapendra via Compfight cc)

Memperkaya kosakata dalam mempelajari suatu bahasa adalah hal yang mutlak. Apalagi bahasa Korea memiliki jenis huruf yang berbeda dengan bahasa Indonesia. Salah satu cara untuk memperkaya kosakata bahasa Korea adalah dengan mencatat beberapa kosakata bahasa Korea yang sering muncul. Tentunya bagi pemula hal tersebut lumayan sulit. Namun, untuk pemula cukup catat cara penyebutannya dengan bahasa Indonesia saja. Kemudian cari tahu di beberapa sumber, bisa dari kamus ataupun internet. Meskipun konsentrasi kita akan terpecah ketika menonton drama Korea. Namun, ada juga mendapatkan manfaat yang lebih dari kegiatan tersebut.

 

Membawa Kamus Bahasa Korea Ketika Menonton

Jangan cuma liat yang cantik dan gantengnya aja.
Jangan cuma liat yang cantik dan gantengnya aja. (Sumber: Joonni.com)

Kamus bahasa Korea bisa didapatkan dengan harga yang cukup murah dan bentuk yang sangat ergonomis di beberapa toko buku di seluruh kota di Indonesia. Dengan membawa kamus selama menonton drama Korea, cobalah untuk mencari setiap kosakata yang dapat Anda tangkap. Kemudian catatlah di buku catatan kecil. Lakukanlah hal tersebut secara rutin, dan luangkan waktu senggang untuk mengulang kembali kosakata yang telah Anda dapatkan sebelumnya.

 

Bergabung dengan Grup Pecinta Drama korea dan Berlatih Berbahasa Korea

Ikut komunitas? Boleh banget! (Sumber:)
Ikut komunitas? Boleh banget! (Sumber:Photo Credit: parhessiastes via Compfight cc )

Sudah tentu dengan jumlah peminat yang membeludak, drama Korea memiliki berbagai pecinta dari berbagai golongan. Tidak hanya menjadi selingan tapi menonton drama Korea bahkan sudah menjadi hobi untuk beberapa orang. Oleh karena itu bergabunglah bersama grup-grup di media social, baik itu Facebook, Twitter, atau grup lainnya dan cobalah untuk memberanikan diri mempraktikkan bahasa Korea yang sebelumnya telah pelajari. Keberanian sekali lagi menjadi kunci bagi Anda dalam menguasai bahasa Korea.

 

Membuat Kuis Kecil Bersama Teman Ketika Menonton Drama Korea

Setelah nonton, bikin kuis bareng teman. (Sumber:)
Setelah nonton, bikin kuis bareng teman. (Sumber:Photo Credit: Salle-Ann via Compfight cc)

Drama Korea akan semakin asyik ketika kita berani untuk membuat terobosan baru. Terutama dengan membuat kuis kecil-kecilan bersama teman ketika menonton drama Korea. Kuis tersebut tentunya harus dilakukan dalam bahasa Korea.

Berdasarkan pemaparan tersebut dapat kita simpulkan bahwa, drama Korea adalah salah satu media yang sangat efektif untuk mempelajari bahasa Korea selagi kita dapat menjadikannya sebuah media yang kreatif dalam mengembangkan kemampuan kita. Bahkan bukan tidak mungkin berawal dari hobi gemar menonton dan mempelajari bahasa Korea, akan membawa kita menjelajahi Negeri Ginseng mulai dari menjadi seorang pelajar hingga menjadi seorang pekerja. Semoga artikel ini bisa bermanfaat. 😀

Simposium Nasional Bahasa Indonesia

Ikatan Keluarga Sastra Indonesia Universitas Indonesia dengan bangga mempersembahkan Festival Bulan Bahasa Indonesia 2011 Hari I (25 Oktober 2011) Pukul 10.00–16.00 WIB Simposium Nasional Bahasa Indonesia 2011 “Membangun Paradigma Bangga Berbahasa Indonesia” Pembicara: 1. Dr. … Baca Selengkapnya

Undangan Terbuka: FALASIDO 2009

Dear teman-teman anak UI, kami dari panitia FALASIDO 2009 ingin mempersembahkan berbagai seminar dan lomba. Silakan dilihatpada gambar di bawah ini. CP: Fian Sulyana (085720533680) Ikatan Kekeluargaan Sastra Indonesia (IKSI) Universitas Indonesia mempersembahkan Festival Bulan … Baca Selengkapnya

Festival Bulan Bahasa Indonesia (FALASIDO) 2009

MARI KITA SELAMATKAN INDONESIA DENGAN BAHASA Indonesia berbahasa Indonesia berbudaya Ikatan Kekeluargaan Sastra Indonesia (IKSI) Universitas Indonesia mempersembahkan Festival Bulan Bahasa Indonesia (FALASIDO) 2009 dengan tema “Menyelamatkan Indonesia dengan Bahasa”. Dalam rangka memperingati bulan bahasa, … Baca Selengkapnya