Hal yang Nggak Boleh Kamu Lakuin Ketika Daftar di Organisasi!

“Hidup Mahasiswa! Hidup Mahasiswa! Hidup Mahasiswa!”

Yaiyalah hidup, kalo nggak hidup udah jadi gini kalimatnya, “Almarhum Mahasiswa”.

Btw, kalian pasti tau dong kalimat-kalimat itu biasanya lantang diteriakin sama siapa? Yup, biasanya para mahasiswa yang bergumul dalam suatu organisasi lantang teriak kalimat begitu untuk membakar semangat mahasiswa. Para organisator itu juga biasanya teriak-teriakin kalimat itu ketika ada acara keorganisasian, orasi pemimpin organisasi, aksi, acara nikahan, sunatan, kelaperan, kehausan, kehujanan, yang penting tetep “Hidup Mahasiswa!”.

Para organisator ini juga ada banyak tipenya, ada yang pengen terlihat gagah ketika masuk organisasi, ada yang pengen kelihatan aktif di depan kamu, dan ada juga yang emang jiwanya patriot; membela kebenaran dan melawan kegelapan, kecuali kalo malem.

Nah, di kampus kita saat ini lagi marak dan rame-ramenya nih pembukaan calon-calon organisator. Buat kamu yang mau keliatan ganteng dan cantik, sekalian mau nyari maba unyu-unyu waktu ospek, mending gabung jadi organisator juga! Eits… tapi jangan karena itu ya alasan kalian ikut organisasi, sebab organisasi nggak butuh orang-orang yang nampang doang, tapi butuh kinerja aktif dan partisipatif untuk memajukan organisasi dan kampus kita. Ya sekalian nyari maba juga ga apa sih *eh

Teruntuk kalian yang ngebet masuk organisasi di kampus, baik BEM, DPM, dan lainnya, jangan pernah lakuin ini kalo mau diterima jadi anggota ya!

 

BACA JUGA: Inilah yang Gak Bakal Kamu Dapatkan Kalau Malas Berorganisasi di Kampus

 

Proses Pendaftaran

Contoh poster open recruitment (via Official BEM UI)
Contoh poster open recruitment (via Official BEM UI)

Inilah proses pertama untuk menjadi seorang organisator, yaitu mendaftar ke bagian administrasi masing-masing organisasi. Ingat, mendaftar ke organisasi yang kalian mau, jangan sampe kalian salah organisasi. Dari yang kalian anak FEB, malah daftar ke BEM RIK. Jangan sampai seperti itu ya!

Cari narahubung admin masing-masing organisasi yang mau kalian daftar. Chat dia dengan sopan kayak, “Selamat pagi kakak, udah sarapan? Mau aku beliin sarapan nggak? Sekalian disuapin?” *eh maksudnya kayak gini, “Selamat pagi kak, nama saya Kribo, saya mau tanya tentang tata cara pendaftaran masuk organisasinya gimana ya, kak?”

Nah, kalau sudah dijawab, biasanya kalian akan disuruh isi formulir. Ketika mengisi formulir, ingat ya, kolom nama selalu pake nama asli kalian, jangan pakai nama samaran si “Mawar”, atau si “Rafflesia Arnoldi”, apalagi kalo pake nama kesayangan sebutan mantan kayak si “Kebo”, atau “Kelinci Madu”. Bukan cuma itu, di kolom jenis kelamin juga jangan sampe salah paham. Sebutkan bahwa kalian pria/wanita, jangan diisi si “Ujang”, atau si “Robert”!

Biasanya sih sekarang di poster open recruitment udah ada syarat, alur pendaftarn, dan CP yang bisa dihubungi kok.

 

Proses Seleksi Berkas

Setelah daftar, saatnya berkas kamu diseleksi (via careernews)

Selama proses seleksi administrasi dengan mengecek berkas-berkas kalian, lampirkanlah CV (Curriculum Vitae) atau daftar riwayat hidup. Karena biasanya, dalam proses ini para ketua dan tim pemilihan anggota bakal selektif banget memilih calon anggotanya. Lampirkanlah CV kalian dengan desain yang menarik dan berbeda dari yang lain. Pakailah software berupa Corel Draw atau Photoshop, atau software-software desain lainnya. Ingat, jangan digambar-gambar sendiri!

Di dalam CV, jangan lupa lampirkan keahlian kalian, baik hard disk skill maupun soft skill. Isi aja semua keahlian kalian kayak disiplin, jago menulis, jago memimpin, jago memasak, jago ngepoin mantan, jago ngupil, jago salto di dalam danau, atau jago ngeluluhin hati kamu, iya kamu…

 

Proses Wawancara

Tahap terakhir nih, wawancara! (via hipwee)

Nah, proses ini biasanya seleksi terakhirnya. Di sini kalian bakal melatih mental bertatap muka secara langsung dengan si pemimpin organisasi, ya lumayanlah biar bisa melatih diri saat wawancara kerja. Di proses ini, kalian biasanya ditanyain nama, jurusan, alamat, nomor telepon, nomor sepatu, parfumnya apa, bedaknya apa, nama bapak siapa, kerjanya apa, kalo kerja naik apa, nama mamak siapa, orang mana, kok bisa kawin sama bapak…. sampai ke pertanyaan mengenai alasan kenapa kamu mau ikut organisasi, keahliannya apa, terus kalo ada masalah di organisasi gimana mecahinnya, apakah kamu akan galau ketika ada masalah atau tidak.

Kalau udah ditanya sebanyak itu, tetaplah tenang dan jangan gugup! Santai aja, anggap saja pertanyaan itu adalah pertanyaan ketika kamu ditanya-tanya sama calon mertua! Jangan ngelawan, jangan emosi! Pokoknya jawablah sesuai porsi dengan penuh senyuman, jangan malah dijawab kayak gini,

“Siapa?

Y a n g  n a n y a  !”

 

BACA JUGA: 8 Hal Paling Penting yang Harus Ada di CV Kamu Biar Dilirik HRD

 

Nah, buat kalian yang mau masuk organisasi, inget ya jangan pernah lakuin hal-hal di atas. Hidupkan organisasimu, majukan kampusmu, berikan kontribusi terbesarmu, dan jangan lupa siapkan rayuan gombalmu untuk maba unyu *eh. Share artikel ini ke akun Facebook, Twitter, dan Line kalian biar semua orang bisa terhindar dari hal-hal yang membuat mereka nggak diterima masuk organisasi!

Kebanggaannya Ultras Grey Absen di 4 Cabang Olimpiade UI? Ini Alasannya!

Olimpiade UI merupakan acara tahunan yang diselenggarakan untuk menjalin silaturhmi antar fakultas yang ada di Universitas Indonesia. Hajat terbesar bagi para atlet-atlet Universitas Indonesia tersebut sedianya dilaksanakan dengan suka cita oleh seluruh mahasiswa di kampus kuning. Namun, tahun ini terdapat sedikit noda yang mewarnai pesta akbar para olahragawan/wati di kampus perjuangan ini.

Panitia Olimpiade UI 2016 menyatakan, Kontingen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia tidak lolos verifikasi berkas entry name pada empat cabang olahraga pada Selasa, (8/11). Empat cabang yang dinyatakan tak lolos verifikasi tersebut antara lain, sepak bola, voli, futsal, dan tenis meja.

kontingen
Kontingen Basket FEB UI vs FISIP UI, 5 November 2016 (via KontingenFEBUI)

Hal itu bermula dari miss interpretasi antar pihak yang terlibat, baik dari panitia maupun Kontingen FEB. Berkas entry name Kontingen FEB pada empat cabang tersebut, dikatakan panitia, dikumpulkan pada detik-detik pengumpulan terakhir, yakni pada Jumat, (21/10) pukul 17.00 WIB dengan keadaan foto tidak ditempel pada kolom yang tersedia. Awalnya keteledoran tersebut disikapi dengan permisif oleh panitia, namun pada pelaksanaan drawing cabor terkait, para perwakilan fakultas lain yang hadir menyatakan keberatannya atas kejadian tersebut.

 

BACA JUGA: Olimpiade UI Bakalan Tambah Asyik Kalo Ada Cabang Lomba Berikut ini!

 

Keberatan itu berujung pada pertemuan pada Senin, (31/10) antara pihak FEB dengan pihak Panitia Olimpiade UI 2016 beserta BEM UI 2016 di Gymnasium UI. Pihak panitia dan jajaran BEM UI mulai mempertimbangkan untuk membantu Kontingen FEB agar tetap bisa ikut serta di cabor terkait, melalui CEM (Chief Executive Meeting). CEM sendiri diikuti semua Depor (Departemen Olahraga) dan BEM dari seluruh fakultas di UI.

Dari hasil perjuangan pihak panitia dan BEM UI ditetapkanlah keputusan yang membuat gerah Kontingen FEB beserta supporter yang senantiasa membanggakannya atau lebih dikenal dengan istilah Ultras Grey. Kesimpulan dari pertemuan itu memaktubkan FEB tidak dapat ikut serta di keempat cabor yang dipermasalahkan. Hingga pada forum terakhir yang dinegosiasikan Kontingen FEB kepada jajaran Panitia Olimpiade UI 2016 di Selasar FEB pada Senin, (7/11) tetap tidak membuahkan hasil manis bagi Kontingen FEB.

“Kami sangat mempertanyakan keputusan panitia Olimpiade UI karena pada saat penyerahan berkas, Project Officer serta beberapa penanggung jawab cabor Olimpiade UI menyatakan secara langsung kepada kami bahwa verifikasi berkas FEB UI tidak bermasalah dan dapat diverifikasi,” ujar Irsyan, perwakilan Kontingen FEB, seperti dilansir dari Economica.id.

ultras
Suasana Olimpiade UI pada pertandingan Basket FEB vs FISIP, 5 November 2016 (via KontingenFEBUI)

Atas ketidak puasan tersebut, pihak panitia diminta perwakilan Kontingen FEB untuk menyetujui poin-poin tambahan agar meminta maaf kepada publik atas ketidak ikut sertaan FEB dalam empat cabor tersebut. Hal itu diminta, sebab keputusan panitia dapat membuat kecewa para pelatih Kontingen FEB yang telah meluangkan waktu untuk mengusahakan atletnya juara di masing-masing cabor.

Dari keterangan resmi yang diterima redaksi anakUI.com melalui press release panitia Olimpiade UI di link berikut, pihak panitia mengambil keputusan tersebut berdasarkan pertimbangan poin pada Peraturan Umum Olimpiade UI 2016, yakni:

Peraturan nomor 9. “Jika ada peraturan cabang yang bertumpang tindih dengan peraturan umum, maka akan digunakan peraturan cabang. Tetapi, jika ada peraturan yang tidak tertera pada peraturan cabang, maka akan mengacu pada peraturan umum.”

Peraturan nomor 2.4. “Peserta yang akan mengikuti Olimpiade UI 2016 wajib mendaftar dengan mengisi formulir yang akan diserahkan oleh Panitia Olimpiade UI 2016 kepada ketua kontingen masing-masing peserta dan diserahkan kembali kepada PJ cabang olahraga terkait pada waktu yang telah ditentukan oleh Panitia Olimpiade UI 2016.”

Dengan demikian, arus informasi yang mengalir deras dari hulu ke hilir menyalahkan salah satu pihak diharapkan dapat diterima dengan bijaksana antar kedua belah pihak. Semoga ke depannya BEM UI semakin cepat dan tegas dalam menindaklanjuti suatu masalah sehingga tidak lagi menyebabkan kekecewaan berbagai pihak.

 

BACA JUGA: Perhatikan Hal-hal Ini Sebelum Kamu Turun Jadi Supporter di Olimpiade UI

 

Nah, buat kamu yang ngaku UI banget dan juga ingin membantu memberi informasi serta alasan temen-temen kamu di FEB yang nggak bisa ikut serta di beberapa cabor, yuk bagikan artikel ini di Facebook, Twitter, dan Line kalian! Mari menjunjung tinggi sportifitas dalam berkompetisi!

Kelima Jangan Ini Bener-Bener Gak Boleh Dilakukan Saat Registrasi Ulang Maba UI

“Univeeeersitas Indonesia… Uuuuniversitas Kami…”

Mungkin temen-temen kangen momen-momen di mana menyanyikan lirik lagu tersebut dengan suara lantang nan menggelegar, apalagi dedek dedek lucu yang nantinya mau nyanyiin lagu itu setiap harinya, pasti semangat banget. Nah, sebelum kamu menyanyikan itu dengan beribu-ribu mahasiswa baru lainnya, dibantu oleh sang maestro a.k.a Pak Dibyo, kamu harus melalui serangkaian panjang acara penerimaan mahasiswa baru sebelum nantinya mencapai puncak acara tersebut.

Anw, selamat ya buat temen-temen yang keterima di UI lewat jalur SNMPTN! Buat yang gak keterima tapi pengen banget masuk UI, tenang, masih banyak jalan menuju Roma. Ada SBMPTN dan SIMAK kok.

Biar kamu gak kayak anak ayam kehilangan induk saat registrasi ulang maba ataupun rangkaian acara-acara lainnya, mending anakui.com kasih tau dari sekarang nih kira-kira apa aja sih yang bener-bener gak boleh dilakuin sama kamu saat registrasi ulang mahasiswa baru UI! Biar kamu prepare dari sekarang dan biar berhasil untuk resmi menyandang status mahasiwsa UI!

BACA JUGA: Maba UI for Dummies: Ceklis Persiapan Setiap Mahasiswa Baru UI

 

Bawa Peliharaan

Udah! Simpen aja si Jalu di rumah via lazuardistory
Udah! Simpen aja si Jalu di rumah via lazuardistory

Ini sih udah jelas banget pokoknya; jangan pernah bawa peliharaan saat Registrasi Ulang, dijamin kamu gak boleh masuk. Lagian mau ngapain juga? Kalo emang butuh ditemenin, lebih baik cari temen SMA/temen baru sejurusan kamu yang jadwalnya sama, jadi bisa bareng. Emang betul, temen saat Registrasi Ulang itu perlu banget loh biar gak mati gaya dan bisa nanya-nanya lebih nyaman kalo lagi bingung. Kan, gak ada salahnya juga bareng-bareng, kalo ujian bareng-bareng temen itu baru salah.

Intinya ya ajak temen kamu yang bisa asik diajak ngapa-ngapain, lha. Udah gitu registrasi ulang itu ngantrinya semampuz mampuz dan rame banget. Jadi kalo kamu lost di dalam Balairung… Selamat! Gak deng gak kok masih ada kakak kakak baik hati yang siap membantu kamu.

 

Jadi Kelelawar

Pastiin kalo dateng gak malem-malem via orcapool
Pastiin kalo dateng gak malem-malem via orcapool

Ini juga perlu diperhatiin nih, seengganya biar kamu gak berkeliaran malem-malem deh menjelang registrasi ulang, karena selain kamu akan bangun kesiangan, kamu juga akan ngantuk nanti saat hari H pelaksanaan. Mau ngasih tau aja nih. Jadi alurnya itu kalo tahun 2014 pas kamu dateng ke Balairung, kamu akan dikasih nomor antrean sama Pak Satpam, barulah setelah itu mengantre untuk registrasi ulang dsb.

BIASANYA YA, setelah salat Subuh sih udah rame itu Balairung. So siap-siap aja kalo bangunnya kesiangan jam-jam nanggung kayak pukul 8, 10, atau jam 1, ya kamu mending sekalian dateng sore aja biar udah sepi jadi gak usah ngantre hehehe. Prinsipnya sih cuma satu: dateng pagi banget atau engga sore banget. Ini sih cuma tips ya hehehehehe jangan dateng pukul 12 malem, nanti malah dapet yang aneh aneh kan berabe.

 

Lupa Isi Perut

Lupa isi perut malah jad musibah buat kamu via snowsdreams
Lupa isi perut malah jad musibah buat kamu via snowsdreams

Karena registrasi ulang ini memakan waktu sekitar 4 jam dan antreannya susah banget buat ditinggal (kalo ditinggal ya tempat duduk kamu diambil orang). Makanya sulit banget buat kamu ninggalin tempat itu kalo misalkan lagi super laper, lagian juga tempat makan di sekitar Balairung agak bikin mager; Tenda Biru Pocin. Sumpah ya mending kamu isi perut yang banyak dari rumah atau beli makanan buat ngemil ngemil lucu biar ngeganjel perut. Kalo mau buang air ke toilet? Nitip sama sebelah atau nitip temen, makanya balik lagi ke poin satu: jangan bawa peliharaan tapi bawanya temen.

 

Ketinggalan Dokumen

Kalo perlu bawa semua dokumen penting via bidikutama
Kalo perlu bawa semua dokumen penting via bidikutama

Plis deh, untuk kali ini aja jangan sampe kamu ubanan dulu a.k.a pikun a.k.a pelupa. Cek ulang segala berkas-berkas yang diperlukan untuk registrasi ulang, kalo perlu bawa semua dokumen penting yang kamu punya, in case emang beneran ada yang keskip. Pokoknya jangan sampe skip dan kalo belum punya suratnya kayak ijazah gitu, cepet-cepet diurus ke sekolah biar segalanya selesai dengan mudah dan kamu bisa bernapas dengan lega. Soalnya berabe kalo misalkan saat hari H registrasi ulang, udah tiba di Balairung, kamu lupa bawa berkas-berkas penting yang dibutuhkan. Alhamdulillah kalo di rumah kamu ada orang yang bisa dimintain tolong buat anterin. Kalo rumahmu di Bekasi dan gak ada siapa-siapa di rumah? Kan repot harus naik roket dulu ke rumah. Hehe.

 

Keabisan Pulsa

Masa gak mau selfie pas keterima UI? via selipan
Masa gak mau selfie pas keterima UI? via selipan

Mungkin ini hal sepele, tapi bener deh, isi pulsa yang banyak. Kalo gak mau boros, irit-irit aja pulsanya. Intinya pastiin saat registrasi ulang ini sim card kamu memiliki pulsa yang cukup, entah untuk telepon, SMS, maupun internetan. Gunanya banyak loh, selain untuk mengatasi hal-hal urgent kayak berkas ketinggalan di atas.

Kamu juga bisa mengisi waktu luang dengan chat senior yang lebih berpengalaman, buka grup angkatan buat janjian ngumpul perdana, delivery makanan ke lokasi registrasi ulang, ngabarin doi, check in di Path buat pamer kalo kamu lagi di Balairung UI! Percaya deh, 90% mahasiswa baru UI yang check in di Balairung pertama kali adalah saat registrasi ulang ini. Masa kamu mau melewatkan momen bersejarah ini hanya karena gak punya paket data? Iuh.

Gimana? Bermanfaat betul bukan tips-tipsnya? Semoga bisa membantu kamu untuk mendapatkan status resmi: Mahasiswa UI, ya! Sampai jumpa di Balairung!

“Kobarkan semangat kita, demiii Ampera!…”

Hal-Hal yang Harus Kamu Lakukan Ketika Diterima Jadi Maba UI

Halo, adik-adik yang baru aja ganti status dari Camaba jadi Maba! Gimana? Udah puas mantengin situs pengumumanya? Udah puas ngeliatin warna ijo-ijo yang bertuliskan Selamat! Kamu diterima di Program Studi blablabla? Nah, abis itu mau ngapain? Ga tau kan? Daripada kelamaan bingung dan ga punya tempat untuk berpegang tangan, jadi langsung baca aja yuk! Jadi, apa sih yang harus kamu lakukan ketika diterima jadi Maba UI?

 

1. Bersyukur

Prayer
Bersyukur (sumber)

Wah, ini yang paling pertama harus kamu lakukan karena telah diberi anugerah yang luar biasa, dapat menjadi bagian dari civitas academica Universitas Indonesia. Hal ini berarti kamu merupakan satu dari sekian banyak pesaing kamu di luar sana yang terpilih. Jangan lupa bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena telah diberi kesempatan ini, dan jangan sombong-sombong juga ya! Cukup bersyukur dan pamer-pamerin screenshot hasil pengumumannya untuk diri sendiri, Tuhan, keluarga terdekat, dan sahabat aja. Tetap menjaga perasaan orang lain ya adik-adik!

Oh iya, yang punya janji kalo masuk UI juga silahkan ditepatin, ya! Misalnya, kalo masuk UI kamu bakalan manjat gedung Rektorat dan ngibarin bendera bergambar muka kamu di atas sana, silahkan lakukan. Jangan sampe kamu lupa menepati janji-janji tersebut yang kemudian menjadi penghalang kamu untuk menjalani kehidupan kuliah ke depannya. Waduh, serem amat kak…

 

2. Siapin Mental

OKK-UI
OKK UI (sumber)

Ini juga nih. Bukan berarti kamu nyiapin mentalnya untuk hari-hari menjelang pengumumannya aja, tapi juga setelah buka dan tau hasilnya. Kenapa? Karena kan kamu tahu sendiri, kehidupan kuliah itu sama sekali tidak sama dengan kehidupan SMA, ihik ihik. Tapi tenang aja kok, ga seserem itu, emang jauh beda sih tapi ya jalanin aja. Pokoknya harus banyak-banyak sabar dan nahan emosi, ya!

 

3. Berburu Tempat Tinggal

30042011(002)
Kost (sumber)

Buat kamu yang domisili rumahnya jauh dari UI, mending cepet-cepet deh tuh cari kostan atau yang anak daerah bisa asrama aja biar sehat selamat sejahtera sentausa. Ga usah khawatir, karena kostan di sekitaran UI itu bejibun, udah saingan sama 711.

Buat kamu yang diterima di FT, FE, dan Vokasi, kamu bisa cari-cari di Kukusan Teknik (Kutek), itu lokasinya tinggal nyebrang dari depan FT dan… Voila! kamu akan menemukan pemukiman yang aduhai. Selain itu juga ada tetangganya Kutek, yaitu Kukusan Kelurahan (Kukel), letaknya di deket Vokasi.

Nah, kalo kamu diterima di rumpun kesehatan dan MIPA, kamu bisa cari-cari di Pondok Cina (Pocin) yang deket stasiun itu. Yang paling deket dengan peradaban nih, ada di Belakang Rel (Barel), direkomendasikan untuk kamu yang diterima sebagai mahasiswa Fakultas Psikologi dan Fakultas Hukum. Dan jangan khawatir kalo ga mau ngekost dan mau lebih high class, ada dua apartemen di deket UI kok; Margonda Residence dan Taman Melati. Yuk Dipilih!

Oh iya, kalo kamu udah nyari-nyari semua kostan tapi penuh di mana-mana, mungkin itu dikarenakan ada mahasiswa tingkat akhir yang masih menghuni kost tersebut. Tenang aja, Agustus nanti Wisuda kok! Jangan bersedih, silahkan coba lagi.

 

4. Jalan-Jalan!

rektorat_ui_by_viewfromhell-d59mj3m
Rektorat UI (sumber)

Kata orang, tak kenal maka tak sayang. Jadi, biar kamu semua pada sayang dengan Universitas Indonesia ini, sudah sepatutnya kamu menelusuri seluk beluk dan tempat-tempat hitz di UI ini. Biasanya sih ya, Maba-Maba lucu gitu masih segan untuk mengunjungi fakultasnya sendiri dan berjalan-jalan di sana, karena takut sama senior or everything else. Padahal mah ga apa-apa kali selama kamu ga pake seragam SMA dan ga bawa rombongan kayak anak TPA manasik haji.

Santai aja, di dunia perkuliahan ini sangat sulit membedakan jumlah semester seseorang berdasarkan bentuk wajahnya. Tempat yang biasa dikunjungi Maba adalah depan Rektorat, entah buat foto-foto atau wall climbing di sana; Tamling Perpusat, buat duduk-duduk lucu; MUI buat sholat; dan yang tidak boleh ketinggalan sebagai pemadam kelaparan adalah Tenda Biru, tempat makan yang super duper meriah tapi ya gitu.

 

5. Siapin Berkas

archive
Archive (sumber)

Pasti ini diperlukan untuk administrasi, pendaftaran ulang, dan sebagainya. Intinya sih siapin aja dari sekarang kayak ijazah, SKL, akta kelahiran, KK, atau bahkan untuk yang mau mengajukan keringanan bisa udah mulai dicari berkas-berkas seperti slip gaji orang tua, rekening listrik, air, dsb. Untuk lebih lengkapnya nanti akan dikasih tahu kok.

 

6. Siapin Kuota

using-connected-devices-smartphone-tablet
Gadget (sumber)

HOI! HOI! HOI! HOI! Bukan kok, bukan k-uota yang itu yang dimaksud. Maksudnya ini adalah hal yang wajib, kudu, harus, mesti kamu siapin. Biasanya, setelah kamu diterima jadi mahasiswa UI, pasti akan ada kakak-kakak yang menghubungi kamu entah dari twitter, SMS, ataupun Facebook untuk memberikan informasi-informasi mengenai segala macam hal terkait dengan penerimaan mahasiswa baru. Hayo mau ngapain tuh?

Saran dari kita sih gerak cepet aja biar ga ketinggalan info, kalo ada invitation group ya langsung accept aja karena di situ kamu akan nambah temen dan akan mendapatkan berbagai macam informasi yang penting banget. Jangan heran kalo abis pengumuman dan kamu diterima, jumlah grup di LINE ataupun Facebook kamu akan nambah banyak, mulai dari grup jurusan, fakultas, alumni SMA, sampe paguyuban. Biasanya, grup baru itu ga manusiawi banget, ditinggal 5 menit aja chatnya bisa sampe 999+. Jadi, penting banget nih buat kamu standby kuota internet dan pantengin LINE serta Facebook!

 

7. SKSD

SKSD (s
SKSD (sumber)

Udah deh, malunya disimpen dulu, gengsinya disimpen dulu. Ga ada lagi malu-maluan dan gengsi-gengsian kalo mau dapet temen banyak dan ga mau ketinggalan informasi. Lebih enak lagi kalo kamu nemu temen TK, SD, SMP, temen les, tetangga, pokoknya yang udah kamu kenal deh. Sok-sok kenal kadang ada positifnya juga loh, kamu bisa dapet temen duluan sebelum ketemu langsung. Ga apa-apa awkward dulu, yang penting dapet temen dan ga mati gaya. Prinsip!

Gimana, udah siap menjejaki fase baru dalam kehidupan kamu? Yaudah yuk, sekarang puas-puasin aja dulu mengenang masa-masa SMA dan ketemu temen-temen yang sebentar lagi merantau nan jauh di sana. Karena, kesibukan dan jadwal kalian akan berbeda pula. SELAMAT DATANG DI KAMPUS PERJUANGAN!

KEPAL JARI-JARI TINJU. UI-UI KAMPUSKU. BERSATU ALMAMETERKU! UI!