Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja dalam Bahasa Inggris

Momen wawancara merupakan momen yang paling ditunggu serta yang paling penting bagi para pencari kerja. Tidak hanya persiapan skrip wawancara kerja, tetapi juga kerapian penampilan serta mental kamu. Walaupun sebelumnya kamu adalah mahasiswa yang pandai dan memiliki Indeks Prestasi sempurna, ketika melakukan tes wawancara kamu mengalami grogi berlebihan dan tak dapat mengatur diri, maka bisa jadi momen ini akan terlewatkan begitu saja.

Saat wawancara kerja, dibutuhkan sebuah persiapan yang matang. Sebab kesiapan kita dalam menjawab pertanyaan akan menentukan apakah kita gagal atau berhasil. Tes wawancara pada umumnya cenderung sama, baik menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Pertanyaan yang diajukan pun tak jauh berbeda.

Saat ini, baik perusahaan lokal maupun perusahaan asing sudah mulai melakukan tes wawancara menggunakan bahasa Inggris. Seiring dengan kemajuan zaman dan perkembangan ekonomi di Indonesia, kemampuan bahasa Inggris menjadi hal yang seolah-olah wajib dimiliki oleh setiap karyawan.

Jika kamu mendaftar di perusahaan yang mensyaratkan harus memiliki kemampuan bahasa Inggris, dan ketika sesi tes wawancara diharuskan menggunakan bahasa Inggris, berikut beberapa contoh pertanyaan yang sering diberikan untuk dapat membantu kamu mempersiapkan diri sebelum melakukan tes wawancara.

 

1. “Please introduce yourself!

 

Please introduce yourself (sumber:)
Please introduce yourself (sumber:Photo Credit: COD Newsroom via Compfight cc)

Pertanyaan ini adalah pertanyaan general yang biasa ditanyakan, baik dalam wawancara bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Untuk menjawab pertanyaan ini, kamu tidak harus menjelaskan siapa dirimu, namun lebih kepada latar belakang pendidikan dan kelebihanmu.

Contoh jawaban yang bisa diajukan adalah“My name is Hana, I am a civil engineer, graduated with honor from University of Indonesia. Even though I’m a fresh graduate, I have experiences as an intern in construction company…”

 

2. “What is your motivation applying here?”

What is your motivation applying here? (Sumber: huffingtonpost)
What is your motivation applying here? (Sumber: huffingtonpost)

Pewawancara ingin mengetahui jawaban kamu tentang kenapa kamu tertarik terhadap pekerjaan ini. Jawablah dengan singkat dan jelas. Berikan keyakinan bahwa kamu tertarik dengan perusahaan tersebut karena memiliki pengalaman yang cukup dan kemampuan tambahan yang dapat menunjang pekerjaanmu di perusahaan tersebut.

Contoh jawaban yang bisa diajukan adalah “Your company is one of my top choices, and I come here because my experiences and interests are quite useful for this agriculture company. I can handle jobs in laboratory controlling seeds quality and also, I have ever been an intern in agriculture company. So you can trustme in handling this position.

 

3. “Do you have any ambitions in your life that you want to achieve?”

Do you have any ambitions in your life that you want to achieve? (Sumber: humanresourcesinterviewquestions)
Do you have any ambitions in your life that you want to achieve? (Sumber: humanresourcesinterviewquestions)

Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui seberapa besar keinginan dan target yang ingin kamu dapatkan melalui pekerjaanmu. Jangan pernah menjawab dengan jawaban yang tidak relevan dengan pekerjaanmu. Misalnya, menjawab tentang target untuk menikah, atau target untuk dapat membeli mobil baru. Jawablah dengan jawaban yang logis terkait dengan pekerjaanmu.

Contoh jawaban yang bisa diajukan adalah, “Within 4-5 years, I am going to generate your company as the top 5 food producer companies in Indonesia. As a sales and marketing team, I will improve my marketing strategy to help this company branding to be includedto the wider market.”

 

4. “Please tell me about your strength and weakness.

Please tell me about your strength and weakness. (Sumber: wiseqeek)
Please tell me about your strength and weakness. (Sumber: wiseqeek)

Dalam wawancara bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia, pertanyaan mengenai kelebihan dan kekurangan diri pasti akan muncul. Dalam menjawabnya, lakukanlah dengan singkat tanpa berbelit-belit. Jujurlah dalam menjawab pertanyaan tersebut, kaitkanlah kelebihan dan kekuranganmu dengan jenis pekerjaan yang kamu inginkan. Jangan terlalu berlebihan saat menjelaskan kelebihan diri. Ceritakan tentang kekuranganmu beserta dengan kiat-kiatmu mengatasinya.

Contoh jawaban yang bisa diajukan adalah, “My strength is my strong will to achieve the targets that I make. And I always do anything with a happy feeling. Im also cheerful and communicative. I can persuade people to do what I want, happily. Moreover, I am a perfectionist, I want everything to be perfect. But, I can use my weakness as my other strength by managing it well. So you don’t have to be worry about it.”

 

5. “Do you have any ideas or strategies to develop this company?”

Do you have any ideas or strategies to develope this company? (Sumber: omghrc)
Do you have any ideas or strategies to develope this company? (Sumber: omghrc)

Untuk mengetahui seberapa serius kamu dengan pekerjaan tersebut, beberapa pewawancara akan menanyakan pertanyaan ini untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan dan kemauanmu terhadap pekerjaan dan perusahaan tersebut.

Contoh jawaban yang bisa diajukan adalah, With my background as an architect, I will make some unique designs that will be your company signatures. I have good ability in building and urban design. I believe, with that new personal branding, customer will prefer to give the project to us.”

 

6. “Do you have any other skills that will support your work?”

Do you have any other skills that will support your work? (Sumber: thedailypedia)
Do you have any other skills that will support your work? (Sumber: thedailypedia)

Sebagai seorang fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja, kamu harus memiliki strategi untuk dapat “menjual diri.” Salah satunya adalah dengan menunjukkan kelebihan kamuyang tidak berkaitan dengan latar belakang pendidikan kamu, tapi dapat bermanfaat bagipekerjaan tersebut. Misalnya, kamu memiliki kemampuan dalam mengoperasikan software komputer tertentu atau memiliki kemampuan lebih dari satu bahasa asing.

Contoh jawaban yang dapat diajukan adalah, “Yes of course. Beside English and Indonesian, I also speak German, Japanese, Dutch and French. I also have computer skills. I can operate MS Office, Corel Draw, Adobe Photoshop, and the internet.”

 

7. “What is your expected salary?”

What is your expected salary? (Sumber: nypost)
What is your expected salary? (Sumber: nypost)

Pertanyaan tentang gaji merupakan pertanyaan yang paling ditunggu dalam tes wawancara. Untuk menjawab pertanyaan ini, kamu sebelumnya harus tahu tentang standar gaji untuk jenis pekerjaan tersebut. Jangan mematok gaji yang terlalu tinggi hanya karena kamu lulusan dari universitas ternama. Untuk suatu jenis pekerjaan, perusahaan pada umumnya akan memberikan standar gaji yang sama bagi seluruh pegawai fresh graduate tanpa pengalaman kerja, baik yang berasal dari universitas ternama ataupun bukan.

Oleh karena itu, jawaban yang dapat diajukan adalah, “I am here to look for promotional opportunities, salary is not the most important issue forme. , I believe the company will propose a fair and consistent salary in accordance with the abilities of the job seeker and fresh graduate like me.”

Demikianlah beberapa contoh pertanyaan-pertanyaan yang biasanya ditanyakan dalam tes wawancara berbahasa Inggris. Jangan lupa untuk selalu rendah hati dalam menjawab pertanyaan dan persiapkan diri kamu sebaik mungkin. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja yang Sering Ditanyakan

Tes wawancara kerja atau interview bagi beberapa orang mungkin menjadi hal yang menegangkan, entah karena takut tidak bisa menjawab pertanyaan atau salah dalam menjawab pertanyaan. Dalam tes ini, kepribadian, wawasan, cara berkomunikasi, penampilan, etika, dan softskill akan diuji. Tak heran jika dalam tahap wawancara kita akan diuji satu persatu di hadapan tim HRD perusahaan, psikolog, dan user.

Sebelum melakukan tes wawancara kerja, kita sebaiknya mempersiapkan materi dan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Salah satunya adalah mengumpulkan materi tentang perusahaan dan jenis pertanyaan apa saja yang biasa diajukan saat tes wawancara. Persiapan materi ini cukup membantu sebelum melakukan tes wawancara, setidaknya kamu mempunyai bayangan tentang apa saja pertanyaan yang akan diajukan oleh pewawancara.

Lalu, pertanyaan seperti apa sajakah yang biasa diberikan saat tes wawancara dan bagaimana strategi dalam menjawab pertanyaan tersebut? Berikut beberapa contoh pertanyaan beserta tips untuk menjawab yang biasa diberikan pada saat tes wawancara. Contoh pertanyaan wawancara kerja lainnya bisa dilihat di laman ini.

1. “Dapatkah Anda menceritakan tentang diri Anda?”

"Saya adalah..." (Sumber:)
“Saya adalah…” (Sumber:Photo Credit: vernieman via Compfight cc)

Pertanyaan ini adalah pertanyaan awal yang sering ditanyakan pertama kali setelah kamu memperkenalkan diri. Kamu tidak perlu menjelaskan tentang asal-usulmu, keluargamu, usia atau tanggal lahir. Jawaban yang paling tepat adalah menjawabnya dengan singkat tentang kelebihan yang kamu miliki.  Tambahkan juga kualifikasi atau keterampilan yang kamu miliki, yang sekiranya hal itu dapat kamu kontribusikan bagi perusahaan. Jangan hanya menceritakan kelebihan saja, tambahkan sedikit tentang kekurangan kamu. Hindari jawaban yang terlalu bertele-tele sehingga muncul kesan membosankan.

 

2. “Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan kami?”

“Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan kami?” (Sumber:)
“Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan kami?” (Sumber:Photo Credit: benny_haze via Compfight cc)

Pertanyaan ini juga lumayan sering diberikan saat tes wawancara. Jadi, sangat penting untuk melakukan background checking pada perusahaan yang kamu lamar. Informasi bisa didapatkan melalui internet, situs web perusahaan, dan lain sebagainya. Jawablah pertanyaan ini dengan kesan memuji, jangan mengungkapkan kejelekan perusahaan pada saat kamu menjawab pertanyaan.

 

3. “Apa yang membuat Anda tertarik untuk bergabung dengan kami?”

“Apa yang membuat Anda tertarik untuk bergabung dengan kami?” (Sumber:)
“Apa yang membuat Anda tertarik untuk bergabung dengan kami?” (Sumber:Photo Credit: Georgia Southern University via Compfight cc)

Pertanyaan ini dapat dijawab dengan baik apabila kamu sebelumnya telah mempersiapkan informasi tentang perusahaan. Dengan informasi yang cukup, pertanyaan ini bisa memberikan kesempatan untuk memperlihatkan inisiatif dan antusiasme kamu terhadap perusahaan tersebut. Ketulusan menjawab akan sangat terlihat di dalam pertanyaan ini. Jadi, jawablah dengan jawaban yang berhubungan dengan tujuan karier jangka panjang.

 

4. “Apakah Anda memiliki kerabat di perusahaan kami?”

"Kamu punya teman di sini?"
“Kamu punya teman di sini?”

Pertanyaan ini cukup menjebak. Kamu harus lebih berhati-hati lagi sebelum menjawab pertanyaan ini. Beberapa perusahaan memilikikebijakan-kebijakan tertentu mengenai hal ini. Jadi, jika memang kamu memiliki kerabat, baik teman maupun saudara, lebih baik tanyakan terlebih dahulu kepada mereka mengenai kebijakan di perusahaan tersebut.

 

5. “Apa sajakah kelebihan dan kekurangan yang Anda miliki?”

Jangan bingung kalau ditanya kekurangan dna kelebihan. (Sumber: thebusinesswomanmedia)
Jangan bingung kalau ditanya kekurangan dna kelebihan. (Sumber: thebusinesswomanmedia)

Pertanyaan ini menunjukkan kedalaman dari sifat dan karakter seseorang. Jangan terlalu percaya diri saat menceritakan kelebihanmu sehingga terkesan berlebihan. Dan jangan pula berkata bahwa kamu tidak memiliki kelemahan. Pertanyaan ini diajukan untuk menilai pengetahuanmu terhadap dirimu sendiri. Jujurlah dalam menceritakan kelemahanmu dan sertakan kiat-kiatmu dalam mengatasinya.

 

6. “Hal terbesar apa dalam hidup Anda yang pernah Anda raih dan Anda bangga dengan itu?”

Apa yang pernah kamu raih? (Sumber:)
Apa yang pernah kamu raih?

Pertanyaan ini merupakan salah satu pertanyaan jebakan, berikanlah jawaban yang ada hubungannya dengan pekerjaan yang kamu inginkan. Jangan sekali-kali memberikan jawaban yang tidak relevan. Pikirkan kualifikasi yang pernah kamu raih dan memang dibutuhkan oleh perusahaan dan kembangkan menjadi kalimat yang meyakinkan.

 

7. “Mengapa kami harus memilih Anda untuk bekerja di perusahaan kami?”

"kenapa kami harus pilih kamu?" (Sumber:)
“kenapa kami harus pilih kamu?” (Sumber: kerjayuk)

Untuk menjawab pertanyaan ini, sebaiknya kamu harus sebisa mungkin “menjual diri.” Uraikan secara singkat dan jelas tentang kelebihan kamu dan keuntungan bagi perusahaan apabila mempekerjakan kamu nantinya. Yakinkan mereka bahwa kamu dapat berkontribusi dan memberikan kemajuan dan keuntungan bagi perusahaan.

 

8. “Jika Anda diterima dan terjadi masalah dalam pekerjaan, apa yang akan Anda lakukan?”

"Jika terjadi masalah, apa yang akan Anda lakukan?” (Sumber:)
“Jika terjadi masalah, apa yang akan Anda lakukan?” (Sumber: changebs)

Permasalahan dalam pekerjaan pasti terjadi, namun seberapa besar perhatian, kontribusi dan rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan masalah tersebut, itulah poin yang paling penting. Galilah kreativitasmu dan kembangkan cara berpikir kreatif untuk mengambil solusi dan langkah penting yang mungkin dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah, apabila kamu diterima di perusahaan tersebut.

 

9. “Berapa gaji yang Anda inginkan?”

Muka bingung pas ditanya gaji. (Sumber:)
Muka bingung pas ditanya gaji. (Sumber:Photo Credit: joshchandler via Compfight cc)

Bagi beberapa fresh graduate yang baru pertama kali mengikuti tes wawancara kerja, pertanyaan ini adalah pertanyaan yang paling ditunggu dan paling sensitif. Untuk menjawab pertanyaan ini, tetaplah berpikir rasional dan bijak. Jawablah secara diplomatis dan realistis mengenai gaji dengan posisi yang dilamar. Pencarian informasi tentang standar gaji dapat membantu kamu menanggapi pertanyaan ini sebelum melakukan tes wawancara.

 

10. “Apakah Anda memiliki pertanyaan yang ingin diajukan?”

Sebelum pamit, jangan lupa untuk tanya. (Sumber:)
Sebelum pamit, jangan lupa untuk tanya. (Sumber:Photo Credit: COD Newsroom via Compfight cc)

Selalu siapkan satu pertanyaan yang menimbulkan kesan positif. Misalnya seperti seputar deskripsi pekerjaan, ruang lingkup pekerjaan, market perusahaan dan lain-lain. Hal ini menunjukkan antusias kamu terhadap perusahaan dan posisi yang ditawarkan.

Demikianlah beberapa jenis pertanyaan yang sering ditanyakan saat mengikuti tes wawancara kerja. Jangan lupa untuk selalu rileks saat melakukan wawancara, agar tidak gugup dan tetap lancar dalam menjawab pertanyaan yang diberikan pewawancara. Semoga artikel ini membantu kamu dalam mengumpulkan referensi contoh pertanyaan yang sering ditanyakan saat tes wawancara, ya! Semoga berhasil!

 

Baca artikel lainnya dalam serial Tips Karier di anakUI.com: