Hal yang Nggak Boleh Kamu Lakuin Ketika Daftar di Organisasi!

“Hidup Mahasiswa! Hidup Mahasiswa! Hidup Mahasiswa!”

Yaiyalah hidup, kalo nggak hidup udah jadi gini kalimatnya, “Almarhum Mahasiswa”.

Btw, kalian pasti tau dong kalimat-kalimat itu biasanya lantang diteriakin sama siapa? Yup, biasanya para mahasiswa yang bergumul dalam suatu organisasi lantang teriak kalimat begitu untuk membakar semangat mahasiswa. Para organisator itu juga biasanya teriak-teriakin kalimat itu ketika ada acara keorganisasian, orasi pemimpin organisasi, aksi, acara nikahan, sunatan, kelaperan, kehausan, kehujanan, yang penting tetep “Hidup Mahasiswa!”.

Para organisator ini juga ada banyak tipenya, ada yang pengen terlihat gagah ketika masuk organisasi, ada yang pengen kelihatan aktif di depan kamu, dan ada juga yang emang jiwanya patriot; membela kebenaran dan melawan kegelapan, kecuali kalo malem.

Nah, di kampus kita saat ini lagi marak dan rame-ramenya nih pembukaan calon-calon organisator. Buat kamu yang mau keliatan ganteng dan cantik, sekalian mau nyari maba unyu-unyu waktu ospek, mending gabung jadi organisator juga! Eits… tapi jangan karena itu ya alasan kalian ikut organisasi, sebab organisasi nggak butuh orang-orang yang nampang doang, tapi butuh kinerja aktif dan partisipatif untuk memajukan organisasi dan kampus kita. Ya sekalian nyari maba juga ga apa sih *eh

Teruntuk kalian yang ngebet masuk organisasi di kampus, baik BEM, DPM, dan lainnya, jangan pernah lakuin ini kalo mau diterima jadi anggota ya!

 

BACA JUGA: Inilah yang Gak Bakal Kamu Dapatkan Kalau Malas Berorganisasi di Kampus

 

Proses Pendaftaran

Contoh poster open recruitment (via Official BEM UI)
Contoh poster open recruitment (via Official BEM UI)

Inilah proses pertama untuk menjadi seorang organisator, yaitu mendaftar ke bagian administrasi masing-masing organisasi. Ingat, mendaftar ke organisasi yang kalian mau, jangan sampe kalian salah organisasi. Dari yang kalian anak FEB, malah daftar ke BEM RIK. Jangan sampai seperti itu ya!

Cari narahubung admin masing-masing organisasi yang mau kalian daftar. Chat dia dengan sopan kayak, “Selamat pagi kakak, udah sarapan? Mau aku beliin sarapan nggak? Sekalian disuapin?” *eh maksudnya kayak gini, “Selamat pagi kak, nama saya Kribo, saya mau tanya tentang tata cara pendaftaran masuk organisasinya gimana ya, kak?”

Nah, kalau sudah dijawab, biasanya kalian akan disuruh isi formulir. Ketika mengisi formulir, ingat ya, kolom nama selalu pake nama asli kalian, jangan pakai nama samaran si “Mawar”, atau si “Rafflesia Arnoldi”, apalagi kalo pake nama kesayangan sebutan mantan kayak si “Kebo”, atau “Kelinci Madu”. Bukan cuma itu, di kolom jenis kelamin juga jangan sampe salah paham. Sebutkan bahwa kalian pria/wanita, jangan diisi si “Ujang”, atau si “Robert”!

Biasanya sih sekarang di poster open recruitment udah ada syarat, alur pendaftarn, dan CP yang bisa dihubungi kok.

 

Proses Seleksi Berkas

Setelah daftar, saatnya berkas kamu diseleksi (via careernews)

Selama proses seleksi administrasi dengan mengecek berkas-berkas kalian, lampirkanlah CV (Curriculum Vitae) atau daftar riwayat hidup. Karena biasanya, dalam proses ini para ketua dan tim pemilihan anggota bakal selektif banget memilih calon anggotanya. Lampirkanlah CV kalian dengan desain yang menarik dan berbeda dari yang lain. Pakailah software berupa Corel Draw atau Photoshop, atau software-software desain lainnya. Ingat, jangan digambar-gambar sendiri!

Di dalam CV, jangan lupa lampirkan keahlian kalian, baik hard disk skill maupun soft skill. Isi aja semua keahlian kalian kayak disiplin, jago menulis, jago memimpin, jago memasak, jago ngepoin mantan, jago ngupil, jago salto di dalam danau, atau jago ngeluluhin hati kamu, iya kamu…

 

Proses Wawancara

Tahap terakhir nih, wawancara! (via hipwee)

Nah, proses ini biasanya seleksi terakhirnya. Di sini kalian bakal melatih mental bertatap muka secara langsung dengan si pemimpin organisasi, ya lumayanlah biar bisa melatih diri saat wawancara kerja. Di proses ini, kalian biasanya ditanyain nama, jurusan, alamat, nomor telepon, nomor sepatu, parfumnya apa, bedaknya apa, nama bapak siapa, kerjanya apa, kalo kerja naik apa, nama mamak siapa, orang mana, kok bisa kawin sama bapak…. sampai ke pertanyaan mengenai alasan kenapa kamu mau ikut organisasi, keahliannya apa, terus kalo ada masalah di organisasi gimana mecahinnya, apakah kamu akan galau ketika ada masalah atau tidak.

Kalau udah ditanya sebanyak itu, tetaplah tenang dan jangan gugup! Santai aja, anggap saja pertanyaan itu adalah pertanyaan ketika kamu ditanya-tanya sama calon mertua! Jangan ngelawan, jangan emosi! Pokoknya jawablah sesuai porsi dengan penuh senyuman, jangan malah dijawab kayak gini,

“Siapa?

Y a n g  n a n y a  !”

 

BACA JUGA: 8 Hal Paling Penting yang Harus Ada di CV Kamu Biar Dilirik HRD

 

Nah, buat kalian yang mau masuk organisasi, inget ya jangan pernah lakuin hal-hal di atas. Hidupkan organisasimu, majukan kampusmu, berikan kontribusi terbesarmu, dan jangan lupa siapkan rayuan gombalmu untuk maba unyu *eh. Share artikel ini ke akun Facebook, Twitter, dan Line kalian biar semua orang bisa terhindar dari hal-hal yang membuat mereka nggak diterima masuk organisasi!

5 Tips Memilih Foto yang Tepat untuk Resumemu

 

A picture speaks a thousand words. Resumemu boleh saja outstanding dengan berbagai macam prestasi dan IPK bagus, tapi foto yang bikin ilfil bisa membuat rekruter melewatkan resumemu karena dianggap tidak profesional!

Lalu, foto resume seperti apa yang baik? Simak 5 tips memilih foto yang tepat untuk resume atau profil Bukapintu-mu berikut ini.

BACA JUGA: Contoh CV Lamaran Kerja dalam Bahasa Inggris

 

1. Pilih foto terbaru yang mirip dengan wajahmu sehari-hari

Fotomu harus benar-benar mirip dengan penampilanmu sehari-hari via huffingtonpost
Fotomu harus benar-benar mirip dengan penampilanmu sehari-hari via huffingtonpost

Ada alasan kenapa perusahaan sering kali meminta kamu melampirkan foto terbaru. Penampilan seseorang beberapa tahun lalu bisa sangat berbeda dengan penampilan mereka saat ini. Itulah mengapa penting untuk memasang foto terbaru.

Tidak hanya terbaru, fotomu harus benar-benar mirip dengan penampilanmu sehari-hari. Ada lho, orang yang sangat berbeda antara wajah di foto dan wajah aslinya. Tentunya kamu tidak mau rekruter tidak mengenalimu dari resume saat kamu dipanggil wawancara.

 

2. Pastikan wajahmu mendominasi foto tersebut

Foto resume haruslah foto close-up via alphagamma
Foto resume haruslah foto close-up via alphagamma

Tidak ada gunanya memasang foto di resume jika porsi wajahmu di foto tersebut terlalu kecil. Foto resume haruslah foto close-up, bukan foto OOTD atau foto kamu dari kejauhan saat sedang berlibur di gunung atau pantai.

Wajah kamu harus memenuhi setidaknya 60 persen dari keseluruhan foto. Kamu bisa melakukan cropping pada foto kamu dari bahu hingga atas kepala. Ingat, jangan lupa tersenyum!

 

3. Pilih foto dengan ekspresi yang baik

Pilihlah foto dengan ekspresi yang baik via brazzplayer
Pilihlah foto dengan ekspresi yang baik via brazzplayer

Tidak mungkin, kan, kamu memilih foto kamu yang sedang menjulurkan lidah atau sok jutek sebagai foto profil profesional kamu? Pilihlah foto dengan ekspresi yang baik, yang membuatmu terlihat sebagai orang yang hangat dan ramah di mata rekruter. Tersenyum merupakan ekspresi terbaik–tidak perlu juga tersenyum terlalu lebar hingga kelihatan tidak alami.

 

4. Berfoto dengan pakaian yang profesional

Berfoto dengan pakaian yang profesional via careerealism
Berfoto dengan pakaian yang profesional via careerealism

Pilih foto di mana kamu berpakaian selayaknya kamu berpakaian di kantor. Fotomu memakai jas atau blazer formal adalah pilihan yang baik. Kalau kamu mengincar pekerjaan di startup atau perusahaan yang lebih kreatif, fotomu memakai kemeja rapi juga sudah cukup (asal jangan memakai T-shirt, ya!.

Pastikan juga baju yang kamu gunakan memiliki warna yang solid, serta motif polos atau setidaknya bergaris vertikal. Selain terlihat lebih bagus di kamera, kemeja dengan warna solid dan motif polos juga terlihat lebih profesional.

 

5. Pilih latar belakang foto yang tidak mengalihkan perhatian dari wajahmu

Pilih latar belakang foto yang tidak mengalihkan perhatian dari wajahmu via businessinsider
Pilih latar belakang foto yang tidak mengalihkan perhatian dari wajahmu via businessinsider

Pilih latar belakang yang sederhana sehingga wajahmu tetap menjadi fokus foto. Dinding atau backdrop foto yang polos adalah pilihan yang tepat. Jangan menggunakan foto kamu di tengah keramaian, jalan raya, atau landscape pemandangan tertentu yang akan mengalihkan perhatian orang dari wajahmu.

SourceLinkedIn

 

Kalau Belum Punya Pengalaman Kerja, Tulis Apa di CV?

 

Mau cari kerja, butuh pengalaman. Mau cari pengalaman, butuh kerja. Dilema ini sering kali dirasakan mahasiswa yang baru akan mulai mencicipi dunia profesional. Kalau yang sudah punya banyak pengalaman kerja atau magang sih, enak. Bagaimana dengan yang tidak? Apa yang mau ditulis di CV, ya?

Jangan khawatir kalau kamu akan mendaftar ke suatu perusahaan dengan CV yang kosong di bagian working experience. Ada banyak hal, kok, yang bisa kamu tulis di aplikasi selain pengalaman kerja.

BACA JUGA: Setelah Lulu, Lebih Cocok Kerja di Startup atau Corporate, Ya?

 

Academic projects dan side projects yang relevan

Academic projects dan side projects yang relevan via openweigh
Academic projects dan side projects yang relevan via openweigh

 

Jika kamu belum punya pengalaman kerja full-time atau pun internship, coba ingat-ingat apakah selama kuliah kamu pernah mengerjakan tugas dari mata kuliah tertentu yang bersifat proyek.

Misalnya, jika kamu kuliah Ilmu Komputer dan pernah membuat suatu software dalam suatu mata kuliah, cantumkanlah itu dalam CV-mu. Tidak hanya proyek dari kuliah, kamu juga bisa memasukkan side project lain, misalnya proyek membuat website untuk event kampus.

 

Kualifikasi dari online course

Kualifikasi dari online course via jhunewsletter
Kualifikasi dari online course via jhunewsletter

Saat ini, sudah banyak platform yang menyediakan kursus online dari universitas-universitas ternama di dunia. Jika kamu mengambil kursus ini dan lulus, maka kualifikasi yang kamu dapat sama dengan jika kamu lulus dari mata kuliah di universitas tersebut. Hal ini akan membantu untuk meningkatkan kualitas CV-mu di mata rekruter, karena terlihat bahwa kamu serius ingin mendalami suatu skill.

Kursus online ini biasanya gratis, tapi kamu harus membayar untuk mendapat sertifikat. Kalau kamu bingung ingin mengambil kursus apa, coba cek artikel Bukapintu tentang 5 kursus online untuk diambil saat weekend ini.

 

Cover letter yang spesifik

Cover letter yang spesifik via internationalscienceediting
Cover letter yang spesifik via internationalscienceediting

Biasanya, kita sering lupa bahwa cover letter juga adalah bagian dari aplikasi, sehingga kita cenderung menulis cover letter dengan normatif, bahkan hanya mengikuti template. Padahal, pengalaman kerja yang kurang menonjol di CV dapat diimbangi dengan cover letter yang spesifik.

Di cover letter, kamu bisa menulis tentang skill serta pengalaman-pengalaman yang relevan dengan posisi yang kamu incar dan bisnis yang dijalankan perusahaan. Misalnya, jika kamu pernah bekerja sebagai jurnalis di majalah kampus, dan sering mewawancarai narasumber untuk mengumpulkan bahan artikel, maka kamu memiliki transferable skill, yaitu interviewing skill yang akan stand out di cover letter jika kamu mendaftar di posisi market researcher, account executive, atau human resources.

*Artikel ini merupakan kontribusi dari Bukapintu.co, online platform untuk mahasiswa dan fresh graduates mencari magang dan kerja serta belajar tentang karir dan budaya perusahaan.

Contoh CV Lamaran Kerja dalam Bahasa Inggris

Contoh CV Bahasa Inggris

Ketika melamar pekerjaan, kamu pasti akan membuat CV (Curriculum Vitae) atau resume untuk diserahkan kepada perusahaan yang dituju. Kalau kamu menginginkan jabatan atau pekerjaan di perusahaan besar multinasional atau perusahaan asing, tentunya CV yang harus dibuat pun harus berbahasa Inggris. Sebelum melamar kerja, persiapkan CV bahasa Inggrismu. Sebagai inspirasi, kamu bisa melihat contoh CV bahasa inggris berikut.

 

Contoh CV Bahasa Inggris 1

Contoh CV Bahasa Inggris
Contoh CV Bahasa Inggris

 

Contoh CV Bahasa Inggris 2

Budiono Setiadi, ST, MBA

Personal Detail

Place and date of birth: Banjarmasin, 16 July 1989
Contact address: Ujung Berung 2A, Bandung
Mobile phone number: +62 – 856 7890 1234
Email: budiono.purwoko@gmail.com
Website: budipurwoko.wordpress.com

Formal Education

Master of Business Administration (August 2013 – July 2015)
Creative & Cultural Entrepreneurship, Institut Teknologi Bandung (ITB), GPA 3.83 / 4.00

Informatics Engineering Undergraduate Student (2008 – April 2013)
Institut Teknologi Bandung (ITB), GPA 3.44 / 4.00

Organisational Experiences

Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF), ITB
President (Ketua Umum) (2011 – 2012)
Head of External Relationship (2010-2011)

Working Experiences

  • System Analyst & Software Engineer at Xtremax Pte Ltd (January 2015 – present)
  • Founder & Owner at Ayam Bakar Mas Modol (Culinary Business) (March 2014 – present)
  • System & Business Analyst at PT. Bravo Idola Nusantara (July – December 2014)
  • Analyst at LAPI ITB (IT Governance MTI Project) (September – December 2013)

Professional Projects

  • Analysis Information System Grand Design, LIPI Jawa Barat (2011)
  • Analysis and Design IT Governance, PT. XYZ (2013)
  • Develop e-card Animation multi-platform, PT. Proteksindo (2013 – 2014)
  • Analysis “GIS Peta Bahasa” (August 2014)
  • Analysis and Design “Network Monitoring System”, PT BIN (September – December 2014)
  • Analysis and Design “Cloud Payroll System”, PT BIN (August – September 2014)

 

Contoh CV Bahasa Inggris 3

Indah Swastika

(+62) 815-6789-0123
indah@gmail.com

Objective

Looking for a Certified Medical Assistant position where I can use my experience and aptitudes in a group based environment.

Summary of Skills

  • Certified Medical Assistant who is knowledgeable about a restorative office and pediatric inpatient setting
  • Knowledgeable in utilizing a PC, scanner, printer, phone, fax and copier
  • Excellent customer service and communication skills for interacting with patients, staff, and the general public.
  • Proficient in taking blood, and performing injections and immunizations of patients as required.

Work Experience
Certified Medical Assistant, Jakarta Eyes Center, Jakarta. August 2007 to present

  • Obtain insurance information, referrals, and precertification for testing.
  • Track patient information and lab data and enter into electronic medical record.
  • Prepare patients for their visit.
  • Obtain and record patients’ vital signs.

Certified Medical Assistant, Jakarta Diabetes Center, Jakarta. May 2002 to July 2007

  • Collected and documented patient information.
  • Assisted with phone calls and messages and documented all calls.
  • Participated in the monitoring of patients with chronic disease.
  • Served as an associate on a interdisciplinary committee to facilitate care.
  • Provided assistance to RN in coordination and completion of patient care plan.

Education
Bachelor’s Degree in Faculty of Nursing, University of Indonesia

References
Available upon request

 

Hal terpenting dalam membuat CV, adalah data diri yang lengkap dan pengalamanmu dalam pekerjaan yang kamu incar. Hati-hati dalam membuat CV berbahasa Inggris, perhatikan tata bahasamu, jangan sampai typo alias typing error.

Agar CV mu terlihat menarik, desain lah berdasarkan warna dan tata letak. Walaupun perusahaan yang kamu tuju bukan perusahaan desain grafis atau tidak mementingkan seni. Tapi, tunjukan bahwa kamu orang yang kreatif. Contoh CV yang kreatif bisa dilihat di artikel sebelumnya.

Contoh CV bahasa Inggris yang selanjutnya, yaitu untuk fresh graduate:

 

Contoh CV Bahasa Inggris untuk Fresh Graduate

Anindita Mardiani

(+62)-813-4567-8901 | a.mardiani@gmail.com

Objective

To obtain an internship to enhance my skills in the field of community services.

Education

Bachelor of Science, Expected Graduation – June 2016
Faculty of Math & Science, University of Indonesia

Qualifications Summary

  • Ability to write and proofread various types of documents.
  • Ability to settle in a working environment as per required.
  • Excellent communication skill.
  • Experience in the field of fundraising.

Computer Skills

  • Experience with both PC and Macintosh Computers.
  • Proficient in Microsoft office and Internet handling.

Leadership Experience

  • Volunteer Coordinator, Sejiwa Foundation (2014 – 2015)
    • Have led group discussions on various social issues
    • Initiated a campaign to help marginal people in remote areas to make them aware of the importance of higher education.
  • Head of Sponsorship Division, Jazz Goes to Campus Event (2014)
    • Successfully fundraised IDR 100 M from various sponsors
  • Volunteer, The First Computer Camp for The Blind (2013)
    • Volunteering in an event targeted for the blind

Organizational Experience

  • Head of Community Development, Student Board of Faculty of Math & Science, University of Indonesia (2014 – 2015)
  • Member of Community Development, Student Board of Faculty of Math & Science, University of Indonesia (2013 – 2014)

 

Siapa bilang kalau fresh graduate akan susah cari kerja? Kalau kamu bisa memastikan pengalaman organisasi dan kemampuanmu, pasti CV-mu akan dipercaya perusahaan. Apa lagi jika kemampuan bahasa asing-mu bagus. Siapa tahu ada perusahaan asing yang kecantol.

 

Download CV Bahasa Inggris Bentuk PDF atau Microsoft Word DOC

Ingin punya template CV bahasa inggris yang langsung kamu bisa edit? Download saja beberapa template keren berbentuk PDF atau DOC di sini:

download contoh CV bahasa inggris doc 207-Out-Front
download contoh CV bahasa inggris doc 207-Out-Front
download contoh CV bahasa inggris doc 231-Refined
download contoh CV bahasa inggris doc 231-Refined
download contoh CV bahasa inggris doc 143-Icon-Fun
download contoh CV bahasa inggris doc 143-Icon-Fun

Jadi, apa masih ada kesulitan dalam membuat CV berbahasa Inggris? Banyak sekali template atau contoh CV berbahasa Inggris, dan ternyata, membuatnya hanya butuh waktu beberapa menit. Tidak perlu kemampuan bahasa yang super, kamu hanya perlu mengasah bahasa Inggris dasarmu. Selamat melamar!

 

8 Hal Paling Penting yang Harus Ada di CV Kamu Biar Dilirik HRD

Kamu mahasiswa UI yang baru lulus kuliah dan lagi seru-serunya job-hunting alias nyari kerjaan? Bingung kok sampai sekarang CV atau daftar riwayat hidupnya belum ada yang jebol? Hmm, mungkin kamu perlu mengubah sedikit CV kamu supaya terlihat outstanding dan melihat contoh daftar riwayat hidup yang menarik.

Tahukah kamu? Dalam setiap perusahaan,  mungkin tidak hanya CV kamu yang diterima pada kotak masuk (inbox) surat-menyurat perusahaan tersebut. Mungkin CV kamu ditumpuk di tengah-tengah di antara ratusan atau bahkan ribuaaaan CV pelamar lainnya. Lalu, gimana caranya kamu mampu meyakinkan pihak HRD atau pihak perusahaan tempat kamu mengirim CV untuk melamar kerja bahwa kamulah yang terbaik dan pantas bekerja dibandingkan pelamar lain? Cuma modal ngaku-ngaku alumni UI? Yakin? Coba itung ada berapa banyak alumni UI yang juga apply ke perusahaan tersebut? Kamu doang?

Well, selamat ya. Ternyata nggak kamu doang. Jadi, gimana caranya supaya dia tertarik melihat CV kamu? Ada beberapa trik & cara yang anakui.com berhasil kumpulkan untuk membuat CV kamu dilihat oleh HRD, spesial buat kamu! Berikut di antaranya:

Format CV Menarik dan Professional

Format CV Menarik dan Professional. (Sumber:)
Format CV Menarik dan Professional. (Sumber:Photo Credit: EersteWerkgever.nl via Compfight cc)

Tampilkan keunikan dan keunggulan kemampuan personal kamu. CV kamu harus mampu merepresentasikan kompetensi, pengalaman, dan gaya presentasi diri kamu. Profesional yang dimaksudkan di sini tak harus bersifat formal dan membosankan, melainkan kamu harus membuat diri kamu tampil semenarik mungkin  pada CV yang kamu buat.

 

Singkat dan Padat

Kayaknya, mending CV harus singkat dan padat aja deh. (Sumber: hotneukpophj)
Kayaknya, mending CV harus singkat dan padat aja deh. (Sumber: hotneukpophj)

Jangan terlalu banyak membuang halaman, CV sebaiknya dibuat singkat dan padat. Agar pembaca tidak bosan, panjang CV disarankan maksimal dua halaman.

 

Data Diri Lengkap

Data Diri Lengkap. (Sumber: baike.m.sogou)
Data Diri Lengkap. (Sumber: baike.m.sogou)

Cantumkan alamat profesional kamu, termasuk nomor handphone dan e-mail untuk korespondensi. Pastikan email kamu bukan nunaCh4nti9ue89@yahoo.com yah! Pastikan juga semua data komunikasi yang kamu isikan, dapat dihubungi kapan saja oleh penerima CV. Di dunia professional, seseorang bisa dikatakan “professional” atau “tidak professional” hanya dengan menilai apakah ia sanggup mengangkat telepon kapan pun dibutuhkan.

 

Bertujuan Jelas

"Ih, CV apaan nih?!" (Sumber:)
“Ih, CV apaan nih?!” (Sumber:Photo Credit: Alan Cleaver via Compfight cc)

Tuliskan jabatan yang dituju, sesuai kode yang perusahaan berikan, jika ada. Serta utarakan kenapa kamu memilih perusahaan tersebut. Pastikan kamu melamar pada perusahaan yang pekerjaannya sesuai dengan passion kamu, atau setidaknya kamu menyukainya. Jika tidak, sebaiknya tidak usah melamar. Setiap perusahaan mencari pegawai yang mencintai apa yang dikerjakannya dan mengerjakan apa yang dicintainya.

 

Pendidikan, Pelatihan, Prestasi

kasih tau, apa aja prestasi kamu. (Sumber: flickr)
kasih tau, apa aja prestasi kamu. (Sumber: flickr)

Dalam kualifikasi, beri penekanan pendidikan atau pelatihan yang pernah kamu ikuti. Cantumkan penugasan, proyek individu, proyek kelompok, presentasi, nilai, prestasi yang pernah diraih, apa pun yang membuat kamu menonjol dan relevan dengan posisi yang diincar. Proporsi pencantuman antara tugas dan prestasi, perlu seimbang.

 

Pengalaman

Pernah jadi volunteer? masukin aja. (Sumber: di sini)
Pernah jadi volunteer? masukin aja. (Sumber: di sini)

Cantumkan pengalaman kerja bermakna yang pernah kamu jalani, baik secara profesional maupun sukarela, yang relevan. Termasuk kerja sukarela, penempatan saat Praktek Kerja Lapangan berkaitan dengan mata kuliah yang kamu ambil.

 

Kemampuan Khusus

Kemampuan khusus. (Sumber: allianceabroad)
Kemampuan khusus. (Sumber: allianceabroad)

Jelaskan pula kemampuan khusus apa yang kamu miliki dan kamu sangat skill-able dalam bidang itu. Misal: kepemimpinan, time management, project management, social media, design, photography, dan lainnya.

 

Referensi

Berikan referensi. (Sumber:)
Berikan referensi. (Sumber:Photo Credit: T-Oh! & Matt via Compfight cc)

Jika ada pihak tertentu yang merekomendasikan perusahaan tempat kamu akan bekerja, cantumkan nama pihak pemberi referensi yang bisa menambah kredibilitas kamu. Bisa tokoh di bidang kreatif, mentor saat bekerja sebelumnya, dosen pembimbing, atau seseorang yang memiliki reputasi baik di bidang yang dilamar dan pastikan orang atau institusi yang merekomendasikan kamu telah mengenal pribadi kamu dengan baik sebelumnya. Mintalah izin terlebih dahulu pada pihak pemberi referensi, bahwa nama mereka kamu sertakan, dan kirim update CV terakhir kamu ke alamat pemberi referensi sebagai backup data kamu saat dihubungi pihak perekrut.

 

Bila kamu berminat memasuki perusahaan yang bergerak di industri kreatif, seperti agensi periklanan atau  studio film, buatlah CV kamu terlihat atraktif, “menjual”, dan efektif dengan merancang CV kamu secara visual dan “berbeda” dari CV pada umumnya. Berikut di bawah ini adalah beberapa CV yang menarik dan atraktif secara konten dan visual :

(Sumber: di sini)
(Sumber: di sini)

 

 

(Sumber: di sini)
(Sumber: di sini)

 

Apa? Nggak cukup dengan contoh CV keren di atas? Tenang! Kami punya referensi lainnya, nih. Kamu bisa cek ke laman theultralinx ini. Semoga dapat pencerahan, ya!