Kenal UI #3: Fakta FHUI, Punya Tentara Merah!

Siapa di antara kamu yang pengin jadi anak hukum?

Salah satu sasaran anak SMA yang ingin kuliah hukum adalah Fakultas Hukum UI (FHUI). Fakultas makara merah ini merupakan salah satu fakultas tertua di UI. Sudah banyak tokoh yang berkecimpung di dunia hukum yang tercetak dari fakultas ini, mulai dari pejabat negara seperti Jimly Asshiddiqie dan Yusril Ihza Mahendra, sampai pengisi acara talkshow kondang seperti Sukarni Ilyas dan Najwa Shihab.

Nah, buat kamu yang pengin dan tertarik masuk FHUI, ketahui dulu lima fakta dari fakultas makara merah ini, yuk!

Bermula dari Sekolah Hukum Pertama di Indonesia

fakta fhui
Generasi Pertama Lulusan Sekolah Hukum Rechtshogeschool. Foto: Arsip Humas FHUI

Sama seperti FKUI, FHUI diawali oleh lembaga pendidikan yang sudah ada sejak zaman kolonial. Pada tahun 1909, terdapat sekolah hukum pertama di Indonesia yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda. Sekolah tersebut bernama Rechtsschool.

Dalam perkembangannya, sekolah ini menjadi lembaga pendidikan tinggi bernama Rechtshogeschool atau Faculteit der Rechtsgeleerdheid, yang dibuka pada tanggal 28 Oktober 1924 oleh Gubernur Jendral D. Fockt di balai sidang Museum van het Bataviasche Vennootschap van Kunsten en Wetenschappen di Jakarta. Tanggal 28 Oktober tersebut kemudian menjadi tanggal dies natalis FHUI.

Pada masa pendudukan Jepang, Rechtshogeschool sempat ditutup dan dibuka kembali pada tahun 1946 dengan nama Faculteit der Rechtsgeleerdheid en Sociale Wetenschappen sebagai bagian dari Nood-Universiteit van Indonesië.

Hingga akhirnya, pada tahun 2 Februari 1950, berdirilah Universiteit Indonesia yang kemudian menjadi Universitas Indonesia. Faculteit der Rechtsgeleerdheid en Sociale Wetenschappen tadi kemudian bergabung menjadi bagian dari UI.

Mulanya, fakultas tersebut bernama Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan. Hingga akhirnya, kedua bidang ilmu tersebut dipecah menjadi dua fakultas yang berbeda yang prosesnya berlangsung pada 1 Februari 1968 sampai 1 April 1969. Keduanya menjadi Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial (sekarang FISIP).

BACA JUGA: Dari Mi Ayam Sengketa Sampai Sate Fasilkom, Ini Makanan di UI yang Paling Dikangenin 

Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia

fakta fhui
FHUI. Foto: Arsip anakui.com

Dikutip dari Tribunnews, FHUI mendapatkan penghargaan sebagai fakultas hukum terbaik di Indonesia versi The Quacquarelli Symonds World University Ranking (QS WUR) tahun 2021. Selain itu, FHUI juga termasuk dalam peringkat 151—200 sebagai fakultas hukum terbaik di dunia.

Terdapat empat indikator dari pemeringkatan tersebut, yaitu academic reputation, employer reputation, research citations per paper, dan H-index. Pemeringkatan ini menilai reputasi internasional institusi yang dinilai di mata akademisi dan pemberi kerja. Selain itu, dampak penelitian akademis yang sudah dipublikasi dan hasil sitasi dari penelitian tersebut juga menjadi hal yang dinilai dalam pemeringkatan tersebut.

Klinik dan Lab Hukum

fakta fhui
Laboratorium dan Klinik Hukum FHUI. Foto: Humas FHUI via Facebook

Kalau kamu jadi mahasiswa FHUI, jangan bingung mau belajar mempraktikkan ilmu di mana. FHUI memiliki klinik dan lab hukum. Adanya klinik dan lab hukum ini diharapkan dapat mengasah pengetahuan dan kemampuan mahasiswa dalam menangani kasus.

Di tempat ini, kamu tidak hanya mempraktikkan teori yang sudah kamu dapatkan, tetapi juga langsung menghadapi kasus riil yang harus kamu atasi. Jadi, kamu harus melakukan wawancara dan menyiapkan dokumen yang berkaitan dengan kasus tersebut. Tenang saja, kamu tetap didampingi oleh dosen, kok.

BACA JUGA: Tertarik Sama Ilmu Hukum UI? Apa Saja yang Kamu Pelajari di Jurusan Ini?

Tentara Merah

fakta fhui
Tentara Merah adalah sebutan bagi mahasiswa FHUI yang berjuang dalam suatu kompetisi. Foto: Arsip anakui.com

Tahukah kamu? FHUI punya pasukan tentara, loh! Bukan tentara biasa, melainkan Tentara Merah. Tentara Merah adalah sebutan bagi mahasiswa yang berkompetisi dan membawa nama baik FHUI.

Selain itu, sebutan ini juga berlaku bagi para suporter ketika individu atau tim dari FHUI sedang berlomba. Biasanya pada ajang Olimpiade UI dan UI Art War. Jadi, kalau kamu lihat sekelompok orang pakai baju merah pas lagi parade suporter, bisa dipastikan mereka adalah Tentara Merahnya FHUI.

Podcast Buka Baju

fakta fhui
Podcast Buka Baju di YouTube

Buat kamu yang masih SMA dan sudah ngebet banget pengin belajar hukum atau kamu mahasiswa dari jurusan lain yang tertarik sama hukum, kamu bisa belajar tentang dunia hukum melalui podcast Buka Baju (Bincang Terbuka Bareng Juris).

Konten dari FHUI tersebut merupakan podcast yang membahas informasi dan pengetahuan dari para pakar hukum. Selain itu, podcast ini juga mengulas isu-isu terbaru dan cerita menarik seputar hukum. Kamu bisa mengaksesnya di YouTube Buka Baju.

Itu tadi lima fakta unik dari FHUI. Semoga bisa membuat kamu semakin tertarik dan antusias untuk menjadi bagian dari makara merah, ya.

Sampai jumpa di Seri Kenal UI berikutnya!

BACA JUGA: Fakta FEB UI, Fakultas yang Sering Dipandang Elit di UI

Tertarik Sama Ilmu Hukum UI? Apa Saja yang Kamu Pelajari di Jurusan Ini?

Pernah bercita-cita menjadi jaksa, pengacara, atau hakim? Jika kamu masih punya cita-cita itu, maka kuliah di Fakultas Hukum menjadi pilihan yang tepat. Fakultas Hukum merupakan salah satu fakultas favorit yang dipilih mahasiswa saat mereka akan menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Fakultas ini menjadi pilihan utama di bidang ilmu sosial selain Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Lulusan dari Fakultas Hukum tidak hanya bisa menjadi pengacara atau hakim, melainkan lingkup pekerjaan lain yang lebih luas.

 

Apa yang dipelajari di Jurusan Hukum?

Apa yang dipelajari di Jurusan Hukum? via HukumUI
Apa yang dipelajari di Jurusan Hukum? via HukumUI

Ilmu hukum paling menekankan cara berpikir dengan logika secara tepat dan benar. Cara berpikir ini dibutuhkan untuk mengimplementasikan hukum atau perundang-undangan. Jadi memang benar jika ada beberapa mata kuliah di Fakultas Hukum mengharuskan mahasiswanya menghapal pasal dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Tidak hanya sekadar menghapal namun juga paham makna dan alur kerjanya. Selain belajar teori seperti halnya kuliah pada umumnya, di Jurusan Hukum juga ada tambahan praktik, misalnya simulasi sidang.

 

Fakultas Hukum Universitas Indonesia

Apa yang dipelajari di FHUI? via kemendag
Apa yang dipelajari di FHUI? via kemendag

Salah satu perguruan tinggi yang membuka Fakultas Hukum dan telah mendapat akreditasi A dari BAN-PT adalah Universitas Indonesia (UI). Fakultas Hukum UI hanya memiliki satu program studi, yakni Ilmu Hukum dan lulusannya bergelar Sarjana Hukum (SH). Program studi Ilmu Hukum terdiri dari dua kelas untuk tingkat sarjana, yakni kelas regular dan kelas paralel. Di FHUI, mahasiswa akan diarahkan minatnya dalam bidang hukum tertentu melalui program kekhususan (PK), yaitu:

  1. Hukum tentang hubungan antar sesama anggota masyarakat
  2. Hukum tentang pencegahan dan penanggulangan kejahatan
  3. Praktisi hukum
  4. Hukum tentang kegiatan ekonomi
  5. Hukum tentang hubungan negara dan masyarakat
  6. Hukum tentang hubungan transnasional
  7. Hukum tentang kesejahteraan masyarakat dan masalah sosial

Beberapa mata kuliah yang tersedia di FHUI antara lain (http://dialog.ui.ac.id/id/browse/detil/01.00.05.01):

  1. Akuntansi untuk ahli hukum
  2. Analisa ekonomi terhadap hukum
  3. Antropologi hukum
  4. Arbitrase
  5. Asas-asas hukum adat
  6. Asas-asas hukum administrasi negara
  7. Asas-asas hukum dagang
  8. Asas-asas hukum Islam
  9. Asas-asas hukum perdata
  10. Asas-asas hukum pidana
  11. Asas-asas hukum tata negara
  12. Etika dan tanggung jawab profesi hukum, dan lain-lain.

BACA JUGA: Fakta Unik Seputar FHUI

Untuk program pascasarjana, magister Ilmu Hukum FHUI dirancang untuk menghasilkan pengacara profesional dengan keahlian dan pengetahuan yang luas di bidangnya masing-masing. Magister Ilmu Hukum dibagi dalam tujuh peminatan, yaitu:

  • Hukum ekonomi
  • Hukum kenegaraan
  • Hukum dan sistem peradilan pidana
  • Hukum dan ilmu pengetahuan islam
  • Hukum Hak Kekayaan Intelektual (HKI) & teknologi
  • Hukum perdagangan internasional
  • Hukum transnasional
  • Hak asasi manusia &good governance
  • Hukum keuangan negara
  • Hukum ketenagakerjaan
  • Hukum sumber daya alam
  • Praktek peradilan

 

Apa kelebihan kuliah ilmu hukum di FHUI?

Apa kelebihan kuliah ilmu hukum di FHUI? via HukumUI
Apa kelebihan kuliah ilmu hukum di FHUI? via HukumUI

Sebagai universitas negeri yang terletak di pusat pemerintahan negara dan telah diakui kualitasnya melalui ranking dan akreditasi tingkat nasional dan internasional, Universitas Indonesia memiliki kelebihan tersendiri. Diantaranya memberikan kemudahan untuk lulusannya dalam mendapatkan relasi dan pekerjaan. Demikian halnya dengan FHUI, beberapa alumnus dan dosen seniornya telah berkiprah di bidang pemerintahan dan hukum di Indonesia. FHUI sendiri telah meraih banyak prestasi di ajang kompetisi bidang hukum baik tingkat nasional maupun internasional.

FHUI telah banyak memberikan kontribusi melalui riset yang dihasilkan. Untuk mendalami permasalahan hukum di Indonesia, FHUI memiliki 14 lembaga dan katagori riset yang secara rutin dikerjakan (http://law.ui.ac.id/v2/riset).

 

Berapa biaya pendidikan di FHUI?

Berapa biaya pendidikan di FHUI? via law ui
Berapa biaya pendidikan di FHUI? via law ui

Biaya pendidikan untuk program sarjana reguler sama dengan fakultas lain, yakni menerapkan BOP-B yang besarnya kisaran Rp100.000,00 – Rp5.000.000,00 tanpa uang pangkal. Sedangkan untuk sarjana paralel BOP-nya tetap sebesar Rp10.000.000,00/semester dan Rp12.000.000,00 untuk uang pangkalnya (http://www.ui.ac.id/akademik/sarjana-reguler/fakultas-hukum/s1-ilmu-hukum.html).

 

Bagaimana prospek kerja lulusan Fakultas Hukum?

Bagaimana prospek kerja lulusan Fakultas Hukum? via realitamimpi
Bagaimana prospek kerja lulusan Fakultas Hukum? via realitamimpi

Lulusan Fakultas Hukum akan memiliki banyak pilihan lapangan pekerjaan. Tidak hanya di sektor pemerintahan, namun mereka dapat bekerja juga di sektor swasta maupun bekerja secara mandiri. Hal ini terkait dengan apa yang dipelajari di Jurusan Ilmu Hukum yang tidak hanya mempelajari hukum dari sudut pandang pidana semata, namun juga perdata, hukum internasional, hukum ekonomi, dan ketatanegaraan.

Bagi yang ingin terjun ke dunia hukum praktis, kamu bisa memilih pekerjaan sebagai jaksa, hakim, atau pengacara, dengan memperdalam ilmu di program magister. Sementara bagi mereka yang berminat masuk ke dunia bisnis, lulusan hukum bisa bekerja sebagai ahli hukum di perusahaan-perusahaan. Mereka biasanya akan bertanggungjawab mengurus masalah perjanjian antar lembaga, perijinan, dan kinerja perusahaan di mata hukum yang berlaku di Indonesia.

Bagi mereka yang ingin bekerja secara mandiri, bisa memilih untuk menjadi seorang notaris. Profesi ini bisa ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan pascasarjana khusus kenotariatan. Untuk saat ini, jasa notaris masih sangat diperlukan terutama membantu masalah perdata, seperti perizinan pendirian bangunan, masalah waris, surat tanah dan bangunan, dan lain-lain.

Profesi lain yang bisa ditekuni oleh lulusan Ilmu Hukum antara lain: advokat, arbiter, dosen, jurusita, konsultan hak kekayaan intelektual, kurator, legal drafter, mediator, panitera pengadilan, peneliti hukum, polisi, pegawai negeri sipil, dan masih banyak lagi.

 

Selain di UI, kampus mana yang memiliki fakultas hukum?

Selain di UI, kampus mana yang memiliki fakultas hukum? via law ui
Selain di UI, kampus mana yang memiliki fakultas hukum? via law ui

Selain UI, terdapat kampus-kampus lain yang memiliki jurusan ilmu hukum dan telah terakreditasi A oleh BAN-PT, antara lain:

  • Universitas Gadajh Mada, Yogyakarta
  • Universitas Diponegoro, Semarang
  • Universitas Brawijaya, Malang
  • Universitas Islam Bandung
  • Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto
  • Universitas Udayana, Denpasar

Itu dia sekilas pandang tentang Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Kalau kamu masih kurang jelas dan memiliki pertanyaan lebih lanjut, langsung saja datang ke fakultasnya, ya.

Fakta Unik Seputar FHUI

 

Fakultas Hukum, denger namanya aja kadang bikin jiper. Isinya gak jauh beda sih dengan fakultas lain di UI, mahasiswa cemerlang yang berjuang untuk lulus. Namun, mau digeneralisasi berapa kali pun, tiap fakultas pasti punya keunikannya sendiri. Nah, berikut ini beberapa fakta unik tentang FH UI.

A bit superstitious

Mitos yang berkembang kalau foto di depan patung. (Sumber: langit11)
Mitos yang berkembang kalau foto di depan patung. (Sumber: langit11)

Emang iya? Ya, bisa dibilang begitu karena adanya kepercayaan (atau mitos, mungkin) bahwa jikalau mahasiswa FH berfoto di patung di depan FH, tepatnya bersama patung Djokosoetono, salah seorang guru besar di FH, maka mahasiswa itu akan butuh waktu lama untuk lulus. Loh, memangnya kenapa? Ya, namanya juga superstitious, dan ini bawaannya adalah kata ‘lulus’ yang gampang disebut tapi susah dijadikan kenyataan. Mitos ini memang turun-temurun dianggap benar, dan mahasiswa FH hanya berfoto di depan FH, bersanding dengan patung Djokosoetono, hanya setelah mereka lulus.

 

Punya tentara dan ada Daft Punk

Tentara Merah. (Sumber:  Klear)
Tentara Merah. (Sumber: Klear)

Fakultas Hukum Universitas Indonesia memiliki tentara. Ini serius, namanya Tentara Merah. Bukan beruang merah, itu mah Rusia. Tentara Merah ini merupakan nama tim suporter FHUI. Biasanya mereka adalah suporter untuk bidang olahraga. Tenang, mereka gak bawa AK-47 kalo lagi dukung FHUI berlaga di tingkat Universitas kok. Lalu, ada Daft Punk? Well, technically logo atau lambangnya Tentara Merah ini adalah helm yang mirip sama helmnya Daft Punk. Sebentar, apa hubungannya Tentara Merah, supporter olahraga, sama logo helm Daft Punk? I don’t know. To “Get Lucky”, maybe?

 

FH & Bikun

Bikun yang galau
Bikun yang galau. (Sumber: law ui)

Kalau kamu penggemar bikun (gak harus penggemar sih, bisa aja penumpang) dan sering naik bikun dan melewati FH, dan kamu suka memperhatikan hal-hal kecil gak penting dan unik, kamu akan menyadari ada keanehan antara bikun dan FH.

Kalau naik bikun dari arah Stasiun UI, semua wajar. Bikun tentu akan berhenti di depan halte FH seperti sewajarnya, seperti bikun-bikun normal sebayanya. Namun, lain cerita ketika bikun datang dan melintasi FH dari arah stasiun Pondok Cina. Bikun biasanya selalu berhenti di halte sebelum FH (halte MUI), lalu langsung berlalu begitu saja menuju stasiun UI. Namun, kadang ada bikun yang salting, yaitu tidak berhenti di halte MUI tapi berhenti di depan FH, meskipun gak ada halte di depan FH di jalur dari stasiun Pondok Cina.

Bikun itu salting, seakan ia berpikir bahwa gak ada yang mau turun di MUI, semua mau turun di FH. Kemudian ada bikun overreacting, yang berhenti di halte MUI dan juga berhenti di depan FH juga. Entah emang ini sebenernya sesuka sopir bikunnya, atau ada request dari penumpang bikunnya.

 

Ever-changing Baliho

 

Baliho di FHUI. (Sumber: fallissaputri)
Baliho di FHUI. (Sumber: fallissaputri)

Ini bisa dibilang kisah nyata. Buat kamu yang anak FH ataupun kamu yang sering melintasi FH, pasti sadar betul kehadiran berbagai baliho yang menghiasi bagian depan FH. Isinya? Wajah-wajah ceria mahasiswa dan mahasiswi cemerlang FH yang ikut event nasional maupun internasional. Baliho itu terus berganti, tiada henti.

BMKG (Badan Mahasiswa Kurang Gawean) pernah mencoba sekali menentukan pola dan menghitung jumlah baliho yang dipasang di FH, dan hasilnya mengejutkan. Riset BMKG menyatakan bahwa jumlah baliho yang dipasang di FH per dua bulan lebih banyak dibandingkan dengan yang dipasang di depan Stasiun UI, yang notabene gerbangnya UI.

Bila dihitung, jumlah total baliho yang pernah dipasang di FH itu bisa digunakan untuk menjadi atap terpal hampir seluruh ruang terbuka di FH. Banyak, loh, dan sering banget ganti-gantinya. Bikin sebagian orang bertanya-tanya, ini banyak sekali mahasiswa FH yang dikirim keluar untuk lomba, apakah masih ada sisa mahasiswa yang belajar di dalamnya?

Ada lagi nih cerita seram terkait FHUI yang pernah ditulis di AnakUI.com: Hati-hati! Sosok Ibu Ini Hadir Saat Anak FHUI Pulang Terlalu Malam

Itulah beberapa fakta unik mengenai FH. Ayo share tulisan ini via Facebook, Twitter, dan Line, siapa tau temen-temen kamu atau kamu sendiri punya beberapa hal untuk ditambahkan mengenai fakta unik tentang FH.

Hati-hati! Sosok Ibu Ini Hadir Saat Anak FHUI Pulang Terlalu Malam

Hai Anak UI! Udah siap buat cerita horor? Yuk siapin pop corn, kopi, bantal, dan matiin lampu. Ajak temen kamu juga buat baca cerita kali ini. Karena kalau kamu baca cerita horor tanpa teman, makaaaaa… hati-hati aja kalau tiba-tiba ada yang ikut nimbrung nemenin.

Cerita kali ini terjadi di sekitar tahun 2000. Pada suatu hari, ada mahasiswa bernama Faisal (bukan nama sebenarnya, karena sebenarnya mungkin dia tidak punya nama) yang baru saja selesai kuliah dan bersiap untuk membuat tugas di suatu kantin. Saking banyaknya tugas, nggak terasa, malam semakin larut.

Faisal pun berencana untuk langsung pulang ke tempat kostnya. Karena tidak membawa kendaraan, Faisal pun berjalan kaki menuju kosannya. Tak lama ia berjalan, saat ia melewati gedung Fakultas Hukum Universitas Indonesia, di depan gedung FHUI tepatnya, Faisal melihat seorang ibu-ibu tua berpakaian adat Betawi dengan kebaya & tutup kepala yang menegurnya sambil menanyakan arah jalan.

FHUI. (Sumber: Twitter)
FHUI. (Sumber: Twitter)

“Dek, tau jalan ke gedung anu, nggak?” tanya sang ibu-ibu misterius tersebut.

“Ha? Gedung apa bu?” tanya Faisal tanpa banyak rasa curiga.

Ternyata, si Ibu minta ditunjukkan arah menuju salah satu gedung di FHUI. Karena Faisal adalah anak yang baik hati dan tidak sombong, ia pun memberitahukan arahnya pada ibu tersebut.

Tiba-tiba ia teringat bahwa bukunya tertinggal di ruang kelas. Jadi,  Faisal pun tidak langsung pulang, melainkan berjalan kembali ke kampus untuk mengambil bukunya. Setelah mengambil buku, tiba-tiba lagi, Faisal ingin ke toilet. Padahal kampus sudah sepi dan gelap.

Akhirnya, Faisal memberanikan diri untuk mencari-cari toilet yang masih buka karena ingin buang air kecil. Currrr… terdengar suara basah dari toilet yang digunakan Faisal. Entah apa yang dilakukannya, Faisal tampak lama sekali keluar dari toilet.

Setelah selesai, Faisal pun membenarkan ritsletingnya di depan toilet. Saat hendak melangkahkan kaki, tiba-tiba (LAGI) ia mendengar ada suara ibu-ibu tua yang ditemuinya tadi memanggil dirinya.

“Deek… Dek Faisall…,” ujar suara itu.

Ia pun heran, kok si ibu bisa tau namanya, padahal ia tidak memperkenalkan diri saat menjawab pertanyaan tadi.

Lama-kelamaan, suara tersebut semakin kencang. Ia pun penasaran dan mencari dari mana arah suara tersebut berasal. Setelah sibuk mencari-cari, ternyata suara tersebut berasal dari toilet pria yang ia gunakan tadi.

Entah Faisal yang lupa mengunci pintu atau bagaimana, ternyata toilet yang ia gunakan tadi pintunya tidak ditutup. Ia pun melongok ke dalam dan… betapa kagetnya ia melihat kepala si ibu yang memanggil2nya tergeletak persis di atas kakus!

Faisal pun pingsan dan ditemukan esok paginya oleh penjaga kampus. Konon, ibu itu adalah penduduk sekitar yang mati dibunuh dan jasadnya dibuang di lokasi FHUI jauh sebelum UI Depok berdiri. Ketahuilah, dulunya area FHUI adalah hutan atau rawa-rawa yang tidak berpenghuni. Nah loooh.

Buat anak-anak FH UI, pernah denger cerita misteri ini sebelumnya?

Yuk bagikan tulisan ini ke Facebook, Twitter atau LINE kamu agar teman-teman kamu semakin berhati-hati di saat berjalan pulang.

Sciensational 2014

Social Science in National Law Competition 2014 Lembaga Kajian Keilmuan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LK2 FHUI) adalah sebuah badan otonom yang bergerak di bidang keilmuan  khususnya dalam ilmu hukum. LK2 FHUI memiliki berbagai macam program kerja … Baca Selengkapnya

ALSA Care 2013

ALSA Care 2013   Penyelenggara Acara: Asian Law Students’ Association (ALSA) Local Chapter Universitas Indonesia FHUI   Waktu: 14, 15 dan 17 November 2013   Tempat: Fakultas Hukum Universitas Indonesia (14 & 15 November) Lapangan … Baca Selengkapnya

Simposium Hukum Nasional

Rangkaian acara Simposium Hukum Nasional 2013: 1. TALKSHOW, mengangkat tema “Korupsi Riwayatmu Kini?!” akan menelusuri rekam jejak riwayat korupsi dari masa ke masa. Diadakan pada 18 November 2013 dengan pembicara @bonnietriyana (Pemred Majalah Historia) dan @arifz_tempo … Baca Selengkapnya

FHUI Menjuarai 7th Red Cross International Humanitarian Law Moot Competition untuk Kawasan Asia Pasifik

Tim FHUI diwakili oleh Katrina Marcellina (2007), Tracy Tania (2007), Aloysius Selwas Taborat (angkatan 2005), dengan didampingi oleh Hersapata Mulyono, S.H. (Pelatih) telah mengukir sebuah prestasi yang membanggakan. Tim FHUI sebagai delegasi dari Indonesia berhasil menduduki posisi pertama lomba peradilan semu “The 7th Red Cross International Humanitarian Law” untuk kawasan Asia-Pasifik.

Baca Selengkapnya