Inilah Beberapa Fasilitas di UI yang Dialihfungsikan Saat Musim Ujian

Kalau berbicara tentang fasilitas di UI, sudah tentu sepuluh jempol siap diacungkan. Eh, kalian cuma punya 2 jempol ya? Ya sudah, angkat dua-duanya deh.

Sobat Anak UI, ngomong-ngomong soal ujian nih, biasanya mahasiswa Universitas Indonesia punya persiapan yang matang-matang dan unik untuk diri mereka sendiri lho, bukan hanya mental dan fisik tapi juga kesiapan belajar dan sarana belajar yang dapat mendukung. Maklum lah, kampus yang terkenal dengan slogan Veritas, Probitas, dan Iustitia ini memiliki mahasiswa yang terkenal genius, kreatif, unik dan fokus pada orientasi masing-masing individu. So, setiap individu bakal punya cara tersendiri untuk memaksimalkan kemampuan mereka sebelum bersaing pada ujian nanti.

Kamu tahu nggak sih ternyata selama masa ujian semester berlangsung, fasilitas-fasilitas dilingkungan kampus Universitas Indonesia dalam sekejap dialihfungsikan? Dialihfungsikan oleh siapa? Rektor? Dosen? Pegawai UI?

Bukan! Fasilitas-fasilitas tersebut secara tidak langsung dialihfungsikan oleh mahasiswa dan mahasiswi Universitas Indonesia sendiri untuk kegiatan belajar mereka selama masa ujian berlangsung. Kenapa demikian, bagaimana bisa? Pasti kamu punya banyak pertanyaan. Untuk lebih jelasnya, yuk diintip beberapa tempat-tempat tersebut dibawah ini.

 

BACA JUGA: Siapa Bilang UAS Cuma Bikin Stress Doang? Nih, Hikmah Tersembunyi di Balik UAS!

 

Kantin dan Lobi Asrama Universitas Indonesia

Wah kantinnya luas dan pewe banget kan keliatannya? (via asrama.ui.ac.id)

Hayo, siapa yang bukan anak Asrama UI tapi sering berkunjung ke Asrama UI untuk kerja kelompok, tutor, diskusi dan mentoring? Pasti banyak diantara kalian yang pernah, ya kan? Asrama Universitas Indonesia ini memang memiliki kantin yang cukup nyaman lho, makanan di sana terkenal murah-murah dan enak-enak, memiliki fasilitas makan yang memadai dan wifi yang on hampir 24 jam.

Di zona-zona fokus seperti zona ujian sekarang, Asrama UI sering dijadikan perkumpulan para mahasiswa untuk sharing materi kuliah, baik itu di kantin yang seharusnya menjadi tempat makan, atau di lobi. Biasanya, sih, kalau kantin sudah kepenuhan, spot kedua yang dijadikan alternatif adalah daerah lobi. Kanan kiri mahasiswa, depan belakang mahasiswa, padat merayap oleh himpunan mahasiswa.

Lobi Asrama UI seringkali dijadikan tempat mahasiwa duduk-duduk membentuk lingkaran untuk berdiskusi lho. Bukan hanya itu, saking nggak ada tempat lain untuk bisa belajar, terkadang beberapa mahasiswa sampai rela berdiskusi di selasar-selasar. Maksa banget, ya? Itulah keunikannya. Selain itu, fasilitas yang menjamin kenyamanan di sini juga adalah pusat pemberangkatan dan pemberhentian bus kuning. Bus kuning biasa beroperasi dari jam 7 pagi sampai jam 9 malam di hari Senin-Jumat dan jam 7 pagi sampai jam 5 sore dihari Sabtu. Nah, hal tersebutlah yang kerap kali dijadikan alasan para mahasiswa untuk belajar di Asrama Universitas Indonesia. Selain nyaman, wifi aman, transportasi terjamin. Wah, patut dicoba nih!

 

Selasar Perpustakaan UI

Ada yang pernah nekat belajar di depan gate in? (via elibrary.bsi)

Tempat kedua adalah selasar perpustakaan Universitas Indonesia. Tahu nggak sih, pada musim ujian ini, kegiatan belajar atau berdiskusi bukan hanya dilakukan di dalam perpustakaan saja lho, tapi juga di selasar-selasar Perpusat contohnya di selasar pintu masuk, di depan Bank Mitra UI, di depan kantor pos, bahkan pintu keluar di dekat Restoran Korea. Kalian pasti sering melihat perkumpulan-perkumpulan mahasiswa yang duduk di spot-spot tersebut, bukan? Nah, itu sebagai bukti kalau mahasiswa UI menyambut antusias musim ujian mereka.

Lingkungan Perpustakaan Universitas Indonesia memang tidak hanya menyediakan fasilitas berskala besar sampai berskala kecil, tapi juga menyediakan fasilitas tambahan yang mungkin tidak semua orang dapat terpikir sampai kesana. Contohnya saja dapat dilihat dari kebersihan dan keluasan lantai di Perpustakaan Universitas Indonesia. Untuk apa tepatnya kita bisa lihat pada masa ujian, lantai-lantai tersebut sangat berguna untuk mahasiswa ketika belajar bersama, tutor, sharing dan mentoring.

 

Bis Kuning

Belajar di Bikun asik juga.

Tempat yang selanjutnya adalah Si Kuning tanpa tanda jasa. Hujan angin selalu ada, badai petir setia bersama. Itulah Bis Kuning Universitas Indonesia. Lah kok puitis banget?

Karena kesibukan yang padat, belum sempat belajar dan terlambat masuk kelas, terpaksa Bis Kuning ini jadi tempat andalan untuk belajar kilat. Hayo siapa yang pernah bahkan sering belajar atau membaca dalam Bis Kuning? Sadar nggak sih secara nggak langsung kamu salah satu mahasiswa yang telah mengganti fungsi bus ini menjadi fungsi yang lain, yaitu tempatmu belajar. Namun, hal tersebut sangatlah wajar dan memang sering dilakukan.

Pada masa ujian, biasanya bus kuning tercinta ini akan dipenuhi mahasiswa UI yang membawa note berupa secarik kertas ataupun potokopian temennya untuk bekal pembelajaran mereka sebelum ujian dimulai. Selain itu, beberapa mahasiswa kadangkala melakukan diksui kecil. Tidak peduli dalam posisi duduk atau berdiri, berdesak-desakan atau tidak, para mahasiswa ini masih bisa fokus lho, keren, ya? Secara, Anak UI gitu lho. Melihat gerak-gerik mahasiswa tersebut, sopir bus kuning sendiri kadang cepat tanggap dan maklum. Mereka menghargai para mahasiswa dengan cara mereka sendiri, yaitu mematikan musik di dalam bus demi tercapainya pemahaman para mahasiswa sebelum ujian.

 

Kamar Mandi/Toilet

Belajar sepi sendiri. (via fisip.ui.ac.id)

Selanjutnya adalah kamar mandi maupun toilet. Percayalah pasti kalian pernah melihat seseorang masuk ke dalam toilet sambil membawa buku dan catatan. Ngapain? Jelas belajar. Di dunia ini, bahkan di Universitas Indonesia sendiri ada juga lho beberapa mahasiswa yang memang lebih fokus belajar di tempat-tempat sepi seperti misalnya kamar mandi atau toilet. Terutama toilet Universitas Indonesia yang kenyamanannya terjamin. Selain bersih, rapih juga strategis. Asal jangan pas ujian aja ke toilet terus buka hape. Hehe.

Mahasiwa yang senang belajar di kamar mandi cenderung menyukai ketenangan, suka menyendiri dan tidak ingin proses belajarnya terganggu oleh suara siapapun terkecuali suara air. Memasuki masa ujian, biasanya mahasiswa yang belajar di kamar mandi akan memilih waktu pada siang dan sore hari. Gila, di kamar mandi ngapain aja? Biasanya, proses belajar di kamar mandi hanya untuk mata kuliah berbasis pemahaman dan hafalan saja, kok. Keheningan dan ketenangan di kamar mandi itu sendiri dapat mendukung cepatnya daya tangkap otak. Well, kalau kalian ingin mencoba seperti mereka, pastikan kamar mandi di rumah atau kos kalian bersih, ya!

 

BACA JUGA: Ini Dia Tipe-tipe Mahasiswa Saat Menghadapi UAS, Kamu Termasuk yang Mana?

 

Nah, itulah beberapa dari fasilitas di Universitas Indonesia yang secara tidak langsung dialihfungsikan oleh para mahasiswanya untuk kegiatan belajar mereka saat masa ujian. Unik dan bermacam-macam, ya, cara setiap orang untuk belajar? Kamu ingin mencobanya? Jika iya, selamat mencoba. Jangan lupa juga share ke temen-temen kamu informasi ini biar kamu bisa beramai-ramai mencoba. Selamat Ujian!

OSPEK? Siapa Takut!

Wah, judulnya nantangin banget ga tuh? Hahaha. Engga kok, anakui.com bukannya ngajarin agar mahasiswa baru yang baru saja mau OSPEK buat nantangin senior-seniornya. Artikel ini cuma mau ngebuka wawasan aja kalo OSPEK di UI itu ga se-neraka yang temen-temen bayangin. Pasti adek-adek unyu pada iseng kepo gitu kan nyari-nyari di mbah gugel ataupun nanya-nanya senior terdekat kayak apa sih OSPEK di UI itu nanti…? Beneran disuruh manjat rektorat ga sih? Beneran diceburin ke danau ga sih?

Nah, maka dari itu kamu beruntung banget buka link ini karena kita akan ngasih… tips buat menghadapi OSPEK nanti. Hahaha. Teknis dan mekanisme OSPEK nya sih rahasia dong. Ga seru dong kalo diceritain sekarang. Udah ah daripada lama-lama, yuk simak aja langsung tips biar kamu adem ayem dalam menjalani OSPEK beberapa hari ke depan!

 

1. Posisi Badan Tegap

Masa masih muda udah bongkok, tegap, pandangan lurus kedepan, dan pura-pura serius aja!
Masa masih muda udah bongkok, tegap, pandangan lurus kedepan, dan pura-pura serius aja! Photo Credit: Pinka Tamara Dewi via Compfight cc

Udah ga usah ditanya lagi kalo tujuan OSPEK itu adalah untuk melatih kedisiplinan para mahasiswa baru. Karena badan tegap dan posisi siap itu identik banget dengan yang namanya kedispilinan, maka kamu juga harus siap sedia berposisi seperti ini. Pegel sih, tapi ya kan bagus untuk ngebentuk postur badan. Cukup pandangan lurus ke depan ketika berbaris, tangan dikepal di samping saku celana, badan tegap dan tidak bungkuk… Hoala! Pasti deh kamu lolos dari kaka senior yang iseng ngomentarin sikap berbaris kamu.

 

2. Gerak Cepet

Dengan OSPEK Maba Bakal Belajar Jadi Mahasiswa yang Gesit, lincah, dan irit *Kayak Iklan Motor
Dengan OSPEK Maba Bakal Belajar Jadi Mahasiswa yang Gesit, lincah, dan irit *Kayak Iklan Motor via gerakcepat.com

OSPEK ini juga menuntut kamu buat gerak cepet, karena emang ya gerak cepet itu banyak manfaatnya. Semua jadi cepet kelar dan terkendali. Jawab aja semua yang ditanya, tapi harus tetep mikir dulu. Jadikan diri kamu seaktif mungkin. Jangan pernah berpikir “kenapa harus gue? orang temen-temen gue banyak kok… mereka aja ah yang jawab.” Yha ga akan kelar-kelar kalo semuanya mikir kayak gitu. Jangan takut meskipun keliatannya susah banget. Jangan sampe juga karena kamu terlalu fokus untuk gerak cepet, kamu jadi ceroboh. Tetap berpikir logis dan liat-liat dulu kalo mau bergerak, jangan sampe egois dan melukai temen atau diri kamu sendiri

 

3. Fokus, Jangan Mikirin Mantan

Fokus bro sama instruksi dari Para Senior
Fokus bro sama instruksi dari Para Senior via wepreventcrime.org

Yha. Meskipun kamu masih terus mikirin mantan dan semua tentangnya masih menari-nari dalam pikiran, bukan berarti pas OSPEK kamu juga mikirin dia. Stop dulu deh pokoknya. Buang jauh-jauh. Justru kesempatan ini adalah kesempatan paling pas buat ngelupain dia. Fokus, tadi kan udah dibilang kalo pandangan harus lurus terus ke depan. Tapi ini bukan berarti kamu bengong dan mikirin hal-hal lain ya. Pandangan tetap lurus ke depan, tapi kamu juga fokus buat dengerin instruksi dan arahan-arahan yang dikasih sama kakak-kakak senior.

 

4. Seriusin Aja

Klo serius ga boleh bercanda, klo bercanda ga boleh serius yak!
Klo serius ga boleh bercanda, klo bercanda ga boleh serius yak! arfianrv.wordpress.com

Buat kamu yang sebelum-sebelumnya ga pernah seriusan… ini momen yang pas buat kamu buat serius. Hahahaha. Ga deng. Meskipun Serius udah bubar, kamu harus tetap melestarikan suara vokalisnya yang membahana itu. Kamu harus lantang dan tegas setiap mengemukakan pendapat atau berargumen atau apapun yang hendak kamu utarakan. Ga perlu teriak, karena itu cuma bikin pita suara kamu rusak. Cukup lantang, keras, tegas, dan tanpa ragu-ragu deh pokoknya. Buat orang yang ada di hadapan kamu itu  yakin sama apa yang kamu ucapkan.

 

5. Jangan Matil

Salah satu tujuan ospek yaitu mengurangi keegoisan diri dari Mahasiswa Baru
Salah satu tujuan ospek yaitu mengurangi keegoisan diri dari Mahasiswa Baru via bapemafeuns.blogspot.com

Tau matil ga? Iya, Main Tinggal. Terutama sama temen sendiri. Dalam OSPEK ini, segala yang kamu lakukan pasti ngebawa nama angkatan kamu. Apa-apa kamu ngelakuinnya harus bareng-bareng sama angkatan kamu. Pokoknya susah seneng ditanggung bareng-bareng deh. Ga boleh ada yang menderita sendiri atau bahkan bahagia sendiri. Sikap matil ini wajib banget kamu tinggalin kalo kamu lagi OSPEK. Kalo ga mau ditinggalin, ya jangan ninggalin. Angkatan kamu adalah hal paling berhaga yang kamu miliki saat itu. Anggap mereka adalah jodoh kamu, kekasih kamu hahaha iya, seberharga itu deh pokoknya.

 

6. Terapkan 5S Kepada Senior

5S itu adalah Senyum, Sapa, Sopan, Santun, Salam Kepada Senior Kamu
5S itu adalah Senyum, Sapa, Sopan, Santun, Salam Kepada Senior Kamu via kbmsi.ptiik.ub.ac.id

Selalu terapkan 5S: Selow, Sans, Saik, Sotoy, Sokin. Et dah bahasa mana tuh. Ga deng. Senyum, Sapa, Sopan, Santun, Salam. Ya meskipun kamu ga kenal sama senior kamu, alangkah indahnya jika kita mengucapkan “permisi kak” saat sedang melangkah melewati senior-senior yang dengan tampang harimaunya itu berbaris rapi menunggu mangsa-mangsanya, wahai junior. Bukan gila hormat kok, tapi ga ada salahnya kan kalo kita berperilaku sopan dan santun kayak tadi? Harmoni dan indah banget pasti rasanya. Jangan cengar-cengir sok akrab bro sist hello wazzup juga sih. Sewajarnya aja. Tapi inget; kamu harus tetep fokus dan ikutin instruksi yang tersedia. Tetep kalem deh.

 

7. Pasrah

Saat Ospek itu waktunya Senior buat pura-pura galak, aslinya mah belum tentu gitu
Saat Ospek itu waktunya Senior buat pura-pura galak, aslinya mah belum tentu gitu via anjarnurhadi.wordpress.com

Tips terakhir yang paling ampuh ya ini nih. Kamu ga bisa ngapa-ngapain selain pasrah. Terima nasib aja udah kalo maba emang harus melewati masa-masa OSPEK. Entar juga kangen. Inget peraturan ini?

Pasal 1: Senior selalu benar.

Pasal 2: Jika Senior salah, kembali ke Pasal 1.

Mau ga mau ya kamu salah terus dong? Hahaha cie selalu salah. Cie serba salah. Kalem-kalem aja deh pas OSPEK. Nurut aja, karena pasti kakak tingkat kamu itu punya tujuan tertentu. Tapi jangan pasrah gitu aja, tetep lakuin apa yang terbaik yang kamu bisa dan tunjukkan bahwa kamu masuk UI itu ga main-main dan punya argumen yang kuat. Tunjukkan juga kalo kamu itu ga bodoh. Jangan asal mau gitu aja kalo disuruh-suruh hal yang bikin kamu tertindas.

Jadi, gimana? Sudah cukup belum tips-tipsnya? Kalo belum cukup ya… yaudahlah, jalanin aja. Let it flow. Tapi jangan sampe digantungin juga (ini apa sih). Semangat aja yang mau menjalani OSPEK. Anggep aja OSPEK ini pemanasan buat masuk kuliah nanti—adaptasi. Semoga sukses OSPEKnya dan terhindar dari segala macam ke-apes-an, ya, adik-adik!

Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kamu di Facebook, Twitter, Path, Whatsapp, dan Line agar mereka yang tahun 2015 ini jadi Mahasiswa Baru bisa tau tentang tips ngejalanin ospek yang baik & benar, biar dicintai sama kakak-kakak senior sebagai adik kelas yang baik dan mudah di atur. Hehe. Baca juga tulisan tentang tips lainnya tentang OKK UI: Kamu Maba yang Bingung Bikin Essay buat Ospek? Ini Dia Tipsnya!