Musim Pilkada, Emang Apa Untungnya sih Buat Kita?

Akhir-akhir ini kita sudah kenyang sekali dengan para politikus yang hendak memanggul beban menjadi pemimpin daerah di masing-masing wilayah di Indonesia. Mereka menggembar-gemborkan berbagai janji manis kepada para masyarakat di daerahnya agar bersedia memilih mereka dalam pesta rakyat daerah, Rabu (15/2) besok.

Bagi sebagian kalangan, akademisi, ulama, politikus, pengusaha, bahkan rakyat kecil mungkin memiliki keuntungan sendiri dalam urusan pemilihan kepala daerah ini. Sebagaimana akademisi, mereka biasa didaulat tim sukses sebagai penasehat pasangan calon, ulama sebagai guru rohaniah para calon, politikus sebagai kendaraan politik mobilisasi massa, pengusaha mendapat keuntungan dari pesanan atribut kampanye, hingga rakyat kecil sebagai tim sukses yang mendapat jatah uang sebagai penarik simpatisan paslon.

Kalau mereka bisa mendapatkan untung setiap adanya pesta rakyat, baik Pemilu ataupu Pilkada, lalu buat kita sebagai mahasiswa, apa sih untungnya Pilkada?

 

Lahan Belajar Politik dan Berpikir Kritis

Masa Pilkada bisa menjadi ajang untuk kita berdiskusi dan melatih berpikir kritis (via Suma UI)

Sebagai mahasiswa, kita adalah agen perubahan pengawal pemerintahan yang nyata. Setidaknya hal itu terjadi dalam dua rezim ke belakang, yakni Orde Lama dan Orde Baru. Ingat nggak jaman di mana aktivis kampus makara yang namanya terdengar hingga ke telinga Soekarno karena pandangannya terhadap pemerintahan? Yap, Soe Hok Gie, pendiri Mapala UI itu dulu menjadi aktivis yang giat mengkritisi setiap kebijakan God Father-nya Indonesia karena menggandeng Nasakom dalam perjalanan keperintahan Indonesia saat itu. Ia juga terlibat aktif pelengseran Orde Lama melalui berbagai aksi gabungan berbagai universitas di Indonesia yang memaksa Soekarno untu balik kanan dari jabatannya.

Belum lagi kisah perjuangan mahasiswa saat pelengseran rezim Soeharto, hingga menewaskan beberapa mahasiswa karena bentrok dengan aparat hukum di sekitaran Semanggi, Mei 1998. Semua itu karena, saat itu, mahasiswa berfikir kritis dalam mengawal ke pemerintahan Indonesia. Nah, dengan adanya Pilkada, kita sebagai mahasiswa harus mampu menuangkan berbagai pikiran kritis kita terhadap segala sesuatu yang berbau kepemerintahan. Kita bisa menggunakan media massa, seperti koran atau online, sebagai tempat menuangkan berbagai pikiran kritis khas mahasiswa yang berintegritas, dalam mengkritisi berbagai janji manis dan rasionalitas program yang ditawarkan paslon. Lumayan, bisa tambah uang jajan juga loh kalo diterbitkan.

 

Menelurkan Ide untuk Organisasi Kita

Coba benchmark program kerjanya sama organisasi kamu, siapa tau match, adaptasi deh!

Setiap kampanye, para pasangan calon pasti dan mau tidak mau harus memiliki berbagai program yang dapat menjadikan daerah kepemimpinannya maju. Berbagai inovasi muncul dari otak-otak pasangan calon, yang kemudian disuarakan di depan banyak orang sebagai program andalan mereka ketika terpilih.

Nah, buat kita, sebagai mahasiswa, apalagi yang aktif berorganisasi, hal itu bisa menjadi rujukan ketika kita stuck atau mentok dalam memikirkan berbagai program anyar yang dapat diterapkan di kampus kita saat berorganisasi. Kita bisa tonton kampanye-kampanye mereka, baca program-program mereka, siapa tau kita terinspirasi dari janji-janji manis mereka. Nah, setelah itu kita padukan deh program-program itu menjadi satu kesatuan program untuk organisasi kita masing-masing. Mengingat, universitas merupakan miniatur negara. Ya siapa tau, nanti Ketua BEM kita bisa kasih Kartu UI Pintar gitu, sebagai kartu yang memberikan kebebasan belajar… LOL.

 

BACA JUGA: Ini 4 Hal yang Bisa Kita Lakukan saat Bosan Mendengar Umbar Janji Kampanye Pemira!

 

Menambah Pemasukan Kita

Masa kampanye Pilkada bisa jadi ajang kita mencari pemasukan saat libur kuliah. Kok bisa? Bisa dong, karena setiap pasangan calon memerlukan bantuan dari masyarakat untuk menjadi tim sukses mereka dalam menggaet suara. Nah, pembentukan tim sukses ini biasanya dilakukan melalui info dari bibir ke bibir, ajakan melalui pesan-pesan singkat dengan mencantumkan nominal per bulannya.

Jadi tim sukses salah satu paslon bisa mendapatkan dana bantuan ratusan ribu loh per orangnya. Nah, sebagai mahasiswa, jangan sampai kita mudah menjual suara kita untuk uang, tapi cari uang dengan bergabung menjadi tim sukses bisa… gabung aja dulu, tapi nyoblosnya tergantung nurani kita. Lumayan kan buat ongkos dan jajan saat masuk kuliah. Nggak kok, bukan bermaksud ngajarin jadi penghianat hehe.

Nggak hanya itu, kita juga bisa daftar ke beberapa lembaga survei, atau stasiun televisi untuk menjadi peserta perhitungan suara cepat atau quick count yang diadakan. Biasanya setiap stasiun memberikan tempat bagi mahasiswa untuk ikut membantu melancarkan kegiatan hitung cepat itu dengan digantikan uang transport yang cukup buat beli Masakan Padang 10-20 bungkus.

 

Menelurkan Judul Penelitian

Manfaarin momen Pilkada buat nyari ide skripsi aja ! (via waskita-adijarto)

Buat para mahasiswa semester tua, Pilkada bisa loh jadi ajang menemukan ide untuk skripsi kita. Terlebih untuk beberapa jurusan, seperti Ilmu Politik, Ilmu Komunikasi, Ilmu Psikologi, bahkan Sastra juga bisa. Kalau kalian bingung mau judul skripsi apa, mending pantengin terus tayangan-tayangan tentang Pilkada. Apalagi Pilkada kali ini penuh nuansa dramatis dan politis, juga memanas.

Buat jurusan Ilmu Politik, bisa kayak gini judulnya, “Tingkat Efektifitas Penerapan Ilmu Politik yang Digunakan Pasangan Cagub dan Cawagub di Indonesia”.

Buat Ilmu Komunikasi, bisa kayak gini, “Semiotika Sampul Majalah ABC dalam Situasi Pilkada di Indonesia”.

Buat Psikologi, bisa kayak gini judulnya, ”Psikologi Cagub dan Cawagub yang menyebabkan Keringat Sewaktu Debat Publik”.

Atau buat Sastra, bisa kayak gini judul skripsinya, ”Jika Kamu, Aku, dan Dia Menjadi Pemimpin, Lalu Siapkah Kita Bersama Membangun Negeri Kita Tercinta”.

 

Menambah Hari Libur Kuliah!

Wah ini sih bonus yang nggak bisa ditolak, resmi pula.

Keuntungan yang terakhir adalah keuntungan yang konkrit dan tak bisa ditawar lagi untuk mahasiswa. Inilah surga di kala keringat membatu ketika pusing memikirkan makalah dan presentasi yang nggak tau materinya tentang apa. Pelangi di kala musim hujan turun dari mata, karena pusing dengan berbagai hitungan statistika perkuliahan. Kedamaian di kala dendam semakin mengkristal, ketika ingat teman tidak memberikan contekan sewaktu UAS semester ganjil. Yap, Hari Libur Nasionalnya bertambah!

Jadwal pencoblosan setelah berlarut-larut dalam gegap gempita kampanye calon pemimpin daerah, selalu menjadi hari libur nasional bagi semua rakyat. Yaiyalah kalo nggak libur, siapa yang mau nyoblos?

Nah, untuk Pilkada kali ini, Hari Libur Nasional itu jatuh pada…. Rabu, 15 Februari 2017. Jadi, untuk kamu yang pengen liburan, nyuci baju yang numpuk sampe tiga ember di kosan, bersihin kosan yang udah mirip kapal pecah di Bantar Gebang, silahkan bersenang-senang setelah nyoblos. Ingat ya, sebagai mahasiswa, kita harus mengedukasi diri dan masyarakat kalau kita harus menggunakan hak suara kita dalam demokrasi dengan baik, NGGAK BOLEH GOLPUT. Karena satu suara, menentukan daerah kita!

 

BACA JUGA: Kisah 11 Mahasiswa yang Melayani 25.926 Orang di Pemilu 2014

 

Buat kamu para mahasiswa, mari bantu melancarkan segala tindak tanduk pengelolaan dan kepanitiaan penyelenggara Pilkada, biar nggak ada lagi kecurangan seperti politik uang, atau pemaksaan hak pilih di setiap daerah. Jangan lupa bagikan artikel ini ke akun Facebook, Twitter, dan Line kalian agar para mahasiswa di Indonesia tau, Pilkada juga menguntungkan buat kita!

4 Tempat Kursus Bahasa Korea di Jakarta

Dalam bagian sebelumnya kita sudah mengupas tuntas metode belajar Bahasa Korea melalui Drama Korea . Namun, jika Anda yang memang benar-benar ingin menguasai bahasa Korea secara fasih atau untuk kebutuhan khusus, seperti ingin mengambil pendidikan ataupun kerja di Korea Selatan maka dibutuhkan sertifikat yang menyatakan kemampuan Bahasa Korea anda. Sertifikat tersebut dapat anda peroleh jika anda menempuh pendidikan secara formal atau nonformal dari lembaga yang menyediakan kurusus Bahasa Korea.

Jika zaman dahulu Anda akan merasa kesulitan untuk menemukan kursus bahasa Korea. Namun, sekarang Anda tidak perlu khawatir. Akibat trend yang dibawa oleh K-Pop dan K-Drama, kuruus Bahasa Korea menjamur di seluruh pelosok tanah air dan utamanya terdapat banyak di Ibu Kota. Kursus bahasa Korea di Jakarta cukup banyak diminati oleh remaja ataupun orang yang memerlukan pelatihan khusus dengan kebutuhan tertentu. Tentunya meskipun banyak tempat kursus bahasa Korea di Jakarta dengan metodenya yang beragam, kita tidak serta merta dapat langsung memutuskannya. Diperlukan banyak pertimbangan, mengingat seorang pendidik bahasa Korea masih sangat minim di Indonesia. Tentunya Anda tidak mau kursus yang Anda jalani bertahun-tahun dengan biaya yang banyak dikeluarkan tapi tidak membuahkan hasil yang manis, bukan?

Beberapa pertimbangan dalam memilih kursus Bahasa Korea adalah kompetensi pengajar, pencapaian lulusan, dan pengakuan dunia internasional itu sendiri terhadap kursus Bahasa Korea tersebut. Melalui artikel ini, berdasarkan pertimbangan tim kami. Kami akan memberikan saran beberapa kursus bahasa Korea di Jakarta yang sudah sangat teruji di ketiga aspek tersebut. Sehingga tidak perlu diragukan lagi. Kursus bahasa Korea ternama di Jakarta antara lain adalah Areka Center Jakarta, Namsan Course, danKorean Cultural Center.

Areka Center Jakarta

Areka Center Jakarta (Sumber: kursusbahasakorea2)
Areka Center Jakarta (Sumber: kursusbahasakorea2)

Areka Center Jakarta adalah salah satu kursus bahasa Korea yang teruji dan terpercaya di Jakarta. Areka Center Jakarta menawarkan kelas intensif untuk program EPS-Topik dengan lama belajar selama satu bulan mulai dari hari Senin sampai Jumat dari pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB. Kemudian ada kelas intensif untuk program Topik Umum dengan lama belajar selama satu bulan, mulai dari Senin sampai Jumat dari pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB dengan biaya sebesar Rp2.500.000,00.

Selain itu ada pula kelas Reguler Weekday dan Weekend dengan lama belajar sekitar tiga bulan dan dua kali pertemuan dalam seminggu dengan durasi tiga jam dalam satu kali pertemuan. Dengan membayarkan sebesar Rp2.000.000 Anda dapat memilih tiga kelas pembelajaran yang meliputi kelas pagi (09.00-12.00 WIB), kelas siang (13.00-16.00 WIB), dan kelas malam (19.00-21.30 WIB). Untuk memulai kursus anda harus membayarkan biaya pendaftaran sebesar Rp100.000,00 dan membawa fotocopy KTP atau ijazah dan pas photo ukuran 3×4 sebanyak 3 lembar.

 

Namsan Course

Namsan Course (Ogahrugi)
Namsan Course (Ogahrugi)

 

Namsan Course terletak di Jalan Cempaka Putih Raya No. 116 C, Jakarta Pusat dan hanya satu-satunya di Jakarta. Dengan bergabung di Namsan Course Anda dapat memilih empat pilihan jadwal kelas, yaitu Senin dan Rabu, Selasa dan Kamis, Sabtu dan Minggu. Kelas baru akan dibuka jika kuota telah mencapai 7 orang.

Namsan Course tergolong unggul karena mengadopsi kurikulum dari Seoul University, serta materi dari Ganada Korean language Institute dan Yonsei University, Kursus dengan waktu yang relatif singkat dengan 4 level tahap elementary yang ditempuh selama 8 bulan sudah bisa berbahasa Korea dan bercakap-cakap langsung dengan orang Korea. Staf pengajar lulusan universitas terbaik juga berpengalaman mengajar bahasa Korea dan suasana belajar yang menyenangkan.

Untuk tingkatan elementary biaya yang ditawarkan relatif murah, mulai dari Rp1.200.000,00 sampai Rp1.400.000,00. Pada akhir pendidikan juga akan mendapatkan sertifikat dan selama pendidikan akan mendapatkan modul dan mengikuti progres test secara gratis. Namun, untuk setiap kali kenaikan ada biaya sebesar Rp150.000,00 yang perlu dibayarkan dan untuk memulai pendidikan cukup membayar uang pendaftara sebesar Rp200.000,00. Pada level tiga dan empat juga akan dihadirkan native teacher dari Korea. Di setiap sesinya juga akan ada pembahasan mengenai K-Pop dan Hallyu. Selain itu ada juga kelas memasak makanan Korea dan masih banyak lagi.

 

Korean Cultural Center

Korean Cultural Center (Sumber: jaff-filmfest)
Korean Cultural Center (Sumber: jaff-filmfest)

Korean Cultural Center adalah salah satu pilihan baik untuk memulai belajar bahasa Korea. Korean Cultural Center tidak hanya menyediakan program kursus bahasa Korea tetapi juga kegiatan lainnya seputar kebudayaan Korea.

Korean Cultural Center berlokasi di Equity Tower 17th FI, SCBD Lot 9, Jalan Sudirman Kav 52-53 Jakarta. Anda bisa menghubungi langsung ke (62-21) 2903-5650 atau dengan email kccindonesia@hotmail.com. Banyak sekali kelas bahasa Korea yang ditawarkan. Untuk informasi lebih lanjut kita bisa langsung membuka website id.korean-culture.org. Website tersebut tidak hanya memuat informasi seputar kursus Bahasa Korea tetapi juga segala sesuatu tentang kebudayaan Korea.

Namun, disini kelas tidak dibuka setiap bulan. Makanya, kita harus rajin dan rutin memeriksa website tersebut atau menghubungi kontak yang tertera agar tidak kelewatan informasi penting. Selain bisa mendapatkan dengan harga murah Korean Cultural Center juga menawarkan pengajar yang berkompeten.

 

Lembaga Bahasa Internasional FIB UI

logo LBI UI

Kampus kita tercinta juga punya tempat kursus bahasa korea, tepatnya di Lembaga Bahasa Internasional (LBI) di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, FIB UI Depok, maupun di LBI Salemba. Tersedia kelas bahasa korea dasar (1, 2, 3), dan kelas bahasa korea madya/mahir (1, 2, 3) untuk mengakomodasi tingkat kemahiran kita.

Jadwalnya Sabtu, 08:30 – 13:00 untuk LBI UI Depok. Jadwal untuk LBI Salemba sedikit berbeda, yaitu KD-2 : Selasa & Kamis, 17:00 – 19:00 dan KD-3 : Selasa & Kamis, 19:00 – 21:00.

Durasi kursus adalah 13 minggu per tingkat, dengan biaya untuk kursus tingkat dasar : Rp1.350.000,- per tingkat dan tingkat madya : Rp1.450.000,- per tingkat.

Informasi selengkapnya bisa menghubungi LBI UI dengan alamat:
Gedung X Lt.1
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya,
Kampus UI Depok,
Depok 16424.
Tel.(021) 786 4075, 788 49082
Fax. (021) 7884 9085

Kita sudah mengetahui, betapa banyaknya kursus bahasa Korea di Jakarta seiring dengan budaya Korea yang sedang menjadi trend di Indonesia. Oleh karena itu, dengan harapan besar bahwa informasi di atas akan memberikan manfaat lebih agar bagi Anda yang ingin mengambil kursus bahasa Korea di Jakarta dapat memahami beberapa tips dan trik dari kami sehingga Anda tidak salah pilih lembaga kursus.

Bosan dengan Depok? Ini 6 Tempat Wisata di Jakarta yang Tidak Boleh Kamu Lewatkan

Bundaran Hotel Indonesia

Sebagai kota terbesar di Indonesia, yang bukan kebetulan bertetangga dengan Depok, banyak hal bisa kamu temukan di ibukota Jakarta. Mulai dari pusat hiburan, pusat perbelanjaan hingga objek wisata.

Berbicara mengenai objek wisata, kamu tentu tidak ingin melewatkan beberapa tujuan wisata yang menarik di Jakarta mulai dari kuliner, hiburan, hingga tempat belanja. Gedung-gedung bertingkat termasuk gedung hotel di jakarta, jalan-jalan yang penuh dengan kendaraan, serta beton-beton yang semakin banyak menutupi tanah tidak membuat Jakarta sepi akan kejutan. Ternyata ada loh tempat-tempat wisata unik di Jakarta yang mungkin kamu belum pernah dengar sebelumnya.

Berikut ini adalah enam tempat wisata di Jakarta yang tidak boleh kamu lewatkan, sekali-kalinya misalnya kamu bosan dengan suasana Depok.

Ak’sara

Ini adalah salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta spesial untuk kamu yang memiliki minat khusus. Tempat ini tidak boleh kamu lewatkan karena selalu memberikan kesan menarik dan memiliki koleksi yang lengkap, mulai dari buku tentang desain, buku tentang seni dan arsitektur, majalah, CD, pakaian, sepatu hingga berbagai hal unik bisa kamu dapatkan di tempat ini. Tidak hanya itu, peralatan rumah tangga seperti sendok unik dan jam tangan unik bisa kamu cari di tempat ini.

Ak’sara belanja juga sangat mudah untuk diakses dan berlokasi dekat dengan hotel-hotel di Jakarta.

Pusat perbelanjaan aksara berlokasi di Jalan Kemang Raya 8B.

Grand Indonesia

Ini adalah salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta yang menawarkan berbagai barang mewah dan berkelas. Mall mewah ini berisi banyak beragam fashion mewah serta berbagai hal.

Jika kamu ingin mencari fashion dengan nuansa Jepang atau dengan merek dan gaya internasional, maka Grand Indonesia adalah tempat yang harus kamu datangi.

Pusat perbelanjaan ini beralamat di Jalan Thamrin Jakarta, dan memiliki beberapa fasilitas yang boleh dikatakan cukup lengkap. Restoran di tempat ini menawarkan makanan yang cukup enak. Selain itu, jika kamu ingin menonton film favorit kamu, terdapat bioskop yang akan memanjakan kamu dengan berbagai jenis film.

Hotel murah di Jakarta yang berada dekat dengan tempat ini juga tidak sedikit. Itu artinya, kamu tidak perlu khawatir dengan tempat penginapan. Walaupun berlokasi di pusat kota, namun biasanya tidak sedikit hotel-hotel dengan fasilitas lengkap yang menawarkan harga kamar yang miring.

Daoen Sirih

Beralamat di Jalan Kebon Sirih Kav. 41-43 Jakarta, Daoen Sirih adalah tujuan kamu selanjutnya. Daoen Sirih adalah salah satu tempat menikmati kuliner khas Jakarta yang terasa nikmat dan lezat. Ini adalah pusat kuliner yang menggunakan tema bambu serta beratap terbuka dan menyajikan berbagai jenis makanan khas Indonesia. Jika kamu kebetulan berada di Jakarta dan ingin merasakan bagaimana ekspresi Indonesia pada makanan, cobalah untuk mendatangi tempat ini. Berbagai menu seperti nasi goreng kambing, sate Madura, kopi espresso, dan berbagai jenis masakan tradisional indonesia lainnya bisa kamu temukan dengan sangat mudah di tempat ini.

Shanghai Blue 1920

Bagi kamu para penikmat kuliner khas China, ini adalah salah satu restoran China yang sangat populer di Jakarta. Restoran ini beralamat di Jalan Kebon Sirih Raya No. 77-79. Masakan China yang dipengaruhi Indonesia ini disajikan dengan sangat halus dan terasa lezat. Boleh dikatakan ini adalah salah satu destinasi wisata kuliner yang bergaya flamboyan di Jakarta.

Berbagai makanan nikmat seperti udang yang dimasak dengan menggunakan campuran anggur tradisional China, serta nikmatnya ikan nila yang dicampur dengan sambal manis mangga bisa kamu cicipi di tempat ini.

Masalah akomodasi, tidak perlu kamu khawatirkan. Karena, di sekitar restoran ini banyak terdapat hotel-hotel berbintang. Tidak hanya itu, daftar hotel di Jakarta yang memiliki tarif murah pun banyak yang berlokasi di sekitar Jalan Kebon Sirih Raya.

Stadium

Jika kamu mencari pusat hiburan malam di Jakarta, cobalah untuk datang ke Stadium. Ini adalah salah satu club hardcore yang ada di Jakarta. Tempat ini seringkali menyajikan berbagai hiburan yang diiringi oleh DJ-DJ terkenal seperti, DJ Sasha dan Derek Mei. Mereka adalah DJ terkemuka di dunia yang akan menghentak kamu dengan alunan musik asik. Tempat ini adalah gedung dengan 4 lantai yang dipenuhi berbagai hiburan yang akan menggetarkan kamu. Stadium merupakan tempat hiburan yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk 3 FF JJ Jakarta.

Eh tapi emang kita sempet gitu dateng ke tempat kaya begini? xD

Taman Ismail Marzuki

Jika kebetulan kamu memilih untuk menginap di salah satu hotel Jakarta yang beralamat di Jalan Cikini Raya, cobalah untuk menyempatkan diri berjalan-jalan ke Taman Budaya Jakarta yaitu Taman Ismail Marzuki atau TIM. Di sini terdapat banyak pilihan bioskop, ruang pameran, dan teater. Selain itu, di gedung ini juga kamu bisa menyaksikan pertunjukan musik gamelan Sunda, tarian, dan berbagai hiburan rakyat lainnya. Tempat ini tidak hanya melulu hiburan, melainkan juga memiliki banyak akomodasi seperti restoran dan hotel di sekitarnya.

6 pilihan tempat wisata di atas dapat kamu jadikan referensi dalam menentukan pilihan dan dipersembahkan oleh GoIndonesia.com.

Photo Credit: charlie_karyanto via Compfight cc

Jakarta Model United Nations 2012

Pertama kali diadakan pada tahun 2011, Jakarta Model United Nations (JMUN) adalah sebuah konferensi Model United Nations berskala internasional yang diselenggarakankan oleh Indonesian Students Association For International Studies (ISAFIS). ISAFIS adalah organisasi mahasiswa Indonesia yang … Baca Selengkapnya

Surat untuk Calon Gubernur DKI Jakarta

Pagi ini, terpikir sebuah peristiwa yang akan terjadi dan entah hasilnya baik atau buruk pada Oktober 2012. Setiap insan di Indonesia yang memenuhi syarat sesuai undang-undang akan mencalonkan diri (jarang yang dicalonkan) sebagai  gubernur DKI … Baca Selengkapnya

Jangan Buru-Buru Pindahkan Ibukota

Menarik memang pandangan Pak Emil Salim yang diliput oleh detik.com. Ya, saya setuju jika dikatakan bahwa pemindahan ibukota ke Palangkaraya atau ke mana pun adalah hal yang mubazir. Sudah demikian banyak kegiatan, investasi, dan rencana yang … Baca Selengkapnya

Perdagangan Budak di Batavia

Perdagangan telah menjadi kegiatan perekonomian yang utama di Nusantara. Perdagangan ada sejak jaman Sriwijaya laluditeruskan pada jaman Majapahit pada abad 13-14. Pada Jaman Majapahit telah ditemukan bukti perdagangan dengan dunia Islam dengan ditemukannya mata uang … Baca Selengkapnya

Media Aesculapius FKUI mempersembahkan Sophisticated Fair

Hadirilah, SOPHISTICATED FAIR!

Acara yang diselenggarakan Media Aesculapius/MA FKUI ini secara istimewa diadakan untuk pembaca yang memiliki ketertarikan di dunia desain & fotografi!

Dengan tema one stop photo-illustration, techno art & creative design fair, kami menghadirkan 2 tema acara, yaitu trend fotografi jurnalistik & trend lay out surat kabar.

Baca Selengkapnya

Kualitas Air di DKI Jakarta

Pendahuluan

DKI Jakarta. Siapa yang tidak mengenal kota ini. Kota ini bisa disebut “jantung” pembangunan Indonesia dalam segala bidang. Semua hasil pembangunan beserta aktivitas yang pendukungnya, bisa dilihat di kota ini. Akan tetapi, keberhasilan – keberhasilan tersebut tidak menyeluruh. Ada beberapa sektor yang tertinggal, terabaikan, tidak terprioritaskan, bahkan dikorbankan. Salah satu sektornya ialah lingkungan. Banyak permasalah lingkungan yang terjadi di DKI Jakarta. Sudah terlalu banyak sehingga kita tidak perlu menuliskannya lagi. Dari sekian permasalah itu, ada satu permasalahan yang penting dari sekian permasalahan yang juga penting, yaitu masalah kualitas air di DKI Jakarta untuk keperluan konsumsi warga DKI Jakarta. Kenapa air? Karena kita semua menyadari betapa pentingnya air bagi hidup dan aktivitas kita. Persediaan dan Kebutuhan air sekitar 70% permukaan bumi tertutup oleh air, yang terdiri dari 2,5% air tawar, sisanya adalah air asin. Kurang dari 1% merupakan air yang dapat dikonsumsi, sisanya merupakan air tanah yang dalam, dan es di kutub.

Baca Selengkapnya

Akankah Jakarta Tenggelam?

Foto Banjir di Penjaringan, Jakut

Merupakan suatu judul diskusi di salah satu televisi swasta di Indonesia yang tadi malam diadakan dan turut mengundang Pak Amri (Guru Besar Meteorologi ITB) serta Pak Joko (Menteri Pekerjaan Umum). Diskusi yang membahas mengenai nasib Jakarta beberapa tahun mendatang ini, mengarah kepada pertanyaan apakah lebih dari 50 % kota Jakarta akan kebanjiran, yang artinya kota metropolitan di Indonesia ini tenggelam? Kita telah ketahui bersama, 2 minggu terakhir Jakarta yang dipimpin Gubernur yang baru terpilih Bapak Fauzi Bowo seakan menangis, tak kuat menahan desakan air dari selatan dan utara. Air pasang atau yang lebih dikenal dengan ROB menghamtam kota jakarta sehingga tanggul yang ada di Muara Baru, Penjaringan, Jakut jebol, yang membuat jalanan di daerah sekitarnya tenggelam hingga 1 meter selama beberapa hari. Hal tersebut tentunya mengingatkan kita kembali ke kenangan pahit awal tahun 2007 silam, tepatnya bulan Februari 2007 dimana jakarta tenggelam, di utara karena ROB, di selatan karena “banjir kiriman”, dan di tengah karena curah hujan yang tinggi.

Baca Selengkapnya

error: This content is protected by the DMCA