Penting: Supaya Liburan Kamu Tetap Produktif

“Libur tlah tiba, libur tlah tiba, hore, hore, hore… HORE!”

Sebelumnya anakui.com mengucapkan selamat liburan bagi teman-teman yang menjalankan. Tiba liburan tiga bulan gini, mulailah timbul pertanyaan Kira-kira liburan gue ngapain, ya?” atau “Ah bosen liburan, gini-gini aja.” Nah, untuk menghindari pertanyaan kamu yang seperti itu lagi, anakui.com kini hadir menawarkan solusi terpercaya bagi kamu yang gak mau liburannya sia-sia tanpa perkembangan yang berarti.

Oke, kira-kira gimana sih caranya agar supaya liburan kamu tetep produktif?

 Baca Juga: Liburan, Sih Liburan! Tapi Jangan Lupa Sama Hal-hal Ini, ya!

Manjat Rektorat

Manjat rektorat biar anak UI banget via mapio
Manjat rektorat biar anak UI banget via mapio

Sekali-sekali nih, mumpung kampus sepi dan gak terlalu banyak yang lalu-lalang, gimana kalau kamu mencetak rekor baru? Manjat rektorat, contohnya, biar dikira anak UI abis dan kalo masuk berita keliahatan prestige banget pokoknya; “Seorang Pemuda Nekat Memanjat Rekotrat Universitas Indonesia dikarenakan Rasa Cintanya yang Begitu Tinggi terhadap Kampusnya”

sebelum kemudian pada sore hari kamu habis digerogoti burung walet. Pada tau, gak?

 

Benerin Atap Crystal of Knowledge

Benerin atap yang udah bolong via skyscrapercity
Benerin atap yang udah bolong via skyscrapercity

Daripada ngeluh dan komentar mulu yang membuahkan hasilnya cukup lama, lebih baik bergerak bersama teman-teman kamu turun ke jalan untuk membenahi atap Crystal of Knowledge ini. Karena suatu material dapat digolongkan sebagai crystal jika merupakan suatu padatan yang atom, molekul, atau ion penyusunnya terkemas secara teratur dan polanya berulang melebar secara tiga dimensi.  Lha, kalo si Crystal of Knowledge ini udah gak padet sehingga bolong a.k.a bocor, gimana mau disebut crystal lagi? *sarkasme*

 

Nyupir Bikun

Bikin gerakan sendiri untuk nyupir bikun via bikunmania
Bikin gerakan sendiri untuk nyupir bikun via bikunmania

Lagi-lagi, daripada kamu geregetan bikun datengnya lama banget, mending kamu bikin gerakan sendiri untuk nyupir ini bikun, sekaligus bulan Ramadhan membantu Pak Bikun yang lelah selama ini udah menyupiri teman-teman sekalian. Siapa tau kan dengan kecepatan super, kamu bisa meringankan beban temen-temen yang punya keluhan yang sama. Anggap aja part time kayak Uber atau Grab gitu. Dibayarnya pake IPK, mau? Kalo dikasih bintang empat, IP-nya langsung empat. Apa sih garing.

 

Ngecat Jembatan Teksas

Mengecat ulang Jembatan Teksas biar lebih bersih via mohgavin
Mengecat ulang Jembatan Teksas biar lebih bersih via mohgavin

Tau kan kalo jembatan teksas yang menghubungkan Teknik-Sastra ini warnanya merah dan kuning, tapi selain itu juga terdapat banyak coretan orang-orang yang ingin mengabadikan momen di sana? Yha, itu jembatan apa prasasti? Kok penuh kenangan?

Daripada kamu liburan di rumah aja gak tau mau ngapain, mending berbakti kepada Universitas tercinta dengan cara mengecat ulang Jembatan Teksas biar lebih bersih dan sedap dipandang, gak kayak tembok-tembok pinggir jalan yang banyak corat coret anak SMA itu. Kamu juga bisa sedikit berinovasi dengan mengganti warnanya menjadi lebih fresh dan kekinian; light pink + tosca, mungkin?

 

Jagain Gerbatama

Jagain Gerbatama via suaramahasiswa
Jagain Gerbatama via suaramahasiswa

Hal produktif yang satu ini juga bisa jadi alternatif buat kamu yang pengin duduk nyantai aja tapi tetep bisa produktif. Tinggal jagain pos Gerbatama, ngasih karcis, udah deh beres. Malah kamu bisa beruntung kalo dapet cowok atau cewek yang lumayan, jadi bisa langsung digebet; “Eh, mau ke fakultas mana? Nebeng boleh gak? hehehehe.” Dan selamat, antrean di Gerbatama akan panjang gara-gara nungguin si tukang karcisnya gak balik-balik.

 

Nguras Danau UI

Kuras danau di UI via metronews
Kuras danau di UI via metronews

Kalo kamu merasa kurang greget dengan Program Cinta Kampus waktu Kamaba dulu, mungkin sekarang kamu bisa membuat gebrakan sendiri dengan menguras danau UI secara mandiri, lumayan juga untuk melestarikan lingkungan. Gimana? Enam danau di UI mau nguras? Kan mau produktif.

 

Tidur

Siapa bilang tidur gak produktif? via rri
Siapa bilang tidur gak produktif? via rri

Yak, gak usah dipungkiri lagi kalo ini adalah kegiatan paling nyaman dan paling disukai semua orang. Siapa bilang tidur gak produktif? Menurut info ilmiahnya nih ya, tidur itu dapat meningkatkan kualitas hidup. Tidak bisa dipungkiri lagi orang yang tidurnya berkualitas dan cukup memiliki hidup yang baik dan terkonsep, mereka tidak pernah kualahan dan tidak pernah terlihat stress. Makanya, kalo mau lebih produktif demi meningkatkan kualitas hidup, ya tidur aja… Gak deng jangan dibawa serius ya, nanti beneran tidur terus kan berabe.

Duh artikelnya kurang membantu, ya? Santai aja, gak usah serius-serius banget. Bahkan baca artikel 5 menit yang menyita waktumu ini juga merupakan hal produktif, kok. Daripada baca artikel yang engga engga hehehehehehehe kan bulan Ramadhan. Sampai jumpa!

Spot-Spot di UI yang Asyik Buat Ngabuburit

Ngabuburit yang kita kenal sebagai kegiatan untuk menunggu buka puasa ini berasal dari bahasa Sunda yang artinya menunggu datangnya waktu Magrib atau menunggu matahari sore terbenam. Banyak cara yang orang lakukan untuk melakukan ngabuburit demi membunuh waktu; ada yang ngobrol-ngobrol santai aja, main hape, nyiapin hidangan berbuka, sampe jalan-jalan yang memakan sebagian besar isi dompetmu.

Nyadar gak sih, ternyata di UI juga banyak, loh spot-spot yang asik buat ngabuburit biar waktu menunggu buka puasa kita gak terasa. Deket banget kan tuh, gak perlu keluar banyak biaya pula. Di mana aja hayo? Langsung aja nih sikat spot-spot di UI yang asik buat ngabuburit!

BACA JUGA: Hal-Hal Berikut Ini Hanya Dapat Kamu Temukan Saat Bulan Ramadhan Tiba

 

Menara Air

Menara air via jurnalpopuler
Menara air via jurnalpopuler

Mungkin menara air ini merupakan lokasi yang paling jarang dijamah oleh mahasiswa-mahasiswi UI karena lokasinya emang gak strategis dan super sepi jadi ya lumayan horor. Akan tetapi, tau gak sih kamu, kalo makin antik suatu lokasi, justru daya tarik wisatanya semakin tinggi? Masa sih kamu yang ngakunya civitas academica Universitas Indonesia belum pernah menghabiskan beberapa waktu di sini? Gak deng becanda.

Kalo kamu bosen banget nih sama temen-temen kamu mau ngabuburit ngapain, mending ke menara UI aja! Lokasinya deket bundaran ke Rektorat dan Kuburan Bikun. Gak kalah menarik loh sama menara-menara lainnya. Di sini kamu bisa foto-foto, ngobrol ditemani siliran angin yang berhembus, atau bahkan berharap dapet air gratis. Apa sih gak lucu ya.

  

Di Bawah Jembatan Teksas

Pemandangan danau yang syahdu beserta semilir angin di bawah Jembatan Teksas via ajengtonia
Pemandangan danau yang syahdu beserta semilir angin di bawah Jembatan Teksas via ajengtonia

Siapa sih yang gak suka pemandangan danau yang syahdu beserta semilir angin di sekitarnya? Yup, Jembatan Teksas dapat memberikan kamu itu semua. Kamu tinggal turun ke bawahnya, cari kursi yang kosong, duduk manis, dan kamu akan mendapatkan view paling ciamik sejagat raya. Jangan lupa bawa air mineral dan perlengkapan berbuka, ya. Kalo gak punya makanan, ambil aja rumput sebelah. Banyak, kok.

 

Rooftop Crystal of Knowledge

Rooftop Crystal of Knowledge via kencuupzz
Rooftop Crystal of Knowledge via kencuupzz

Udah pernah nyobain ke rooftop Perpusat? Admin juga belum sih, tapi katanya kamu bisa naik ke lantai 5 dan keluar pintu melihat pemandangan yang aduhai dari atas. Naik lift, bukan naik tangga nanti kamu malah buka di tengah jalan. Kalo gak bisa ke rooftop lewat lift, lewat luar aja, sensasi mendaki licin-licin miringnya itu kayaknya bikin nagih. Kayaknya.

 

Halte Bikun

Ngabuburit di halte Bikun via panoramio
Ngabuburit di halte Bikun via panoramio

Tur keliling UI pake Bikun menjelang Magrib sepertinya juga bisa dijadikan alternatif untuk membunuh waktu sambil ngabuburit. Dari sekian banyaknya halte Bikun di UI, kamu bisa turun di mana aja; kalo bisa sih semuanya kamu cobain satu-satu.  Jika bikun itu datang 10 menit sekali, maka kalo kamu naik di 13 Fakultas, kamu akan menghabiskan waktu 130 menit atau setara dengan 2 jam 10 menit bahkan bisa lebih! Keren, kan?

 

Jembatan Aborsi

Ngabuburit antimainstream di Jembatan Aborsi via news.merahputih
Ngabuburit antimainstream di Jembatan Aborsi via news.merahputih

Semua orang tahu bahwa jembatan yang menghubungkan antara UI dan kehidupan di balik pagarnya ini memiliki kekuatan membunuh segala macam hal secara perlahan; otot kaki, jantung, paru-paru, dan yang paling menyenangkan adalah… waktu.

Yak, dengan 98 anak tangga yang memiliki tinggi setara dengan sebuah Gunung Jayawijaya ini, waktu yang biasanya kamu gunakan untuk melintasi Barel-UI hanya 50 detik (tidak termasuk menunggu kereta lewat). Sekarang, waktu yang kamu gunakan untuk melintasi Barel-UI berlipat ganda menjadi kurang lebih lima menit, itu pun tergantung kecepatan kamu menaiki tangga. Kalo kamu fit dan lagi gak lemes, ya bisa kurang dari itu. Belum lagi kamu harus berhenti di atasnya dulu saking takjubnya terhadap pemandangan Yang Maha Kuasa. Gak tau antara takjub apa menangis; hayati lelah.

Bisa dibayangkan jika kamu dengan kecepatan yang super santai untuk menempuh jembatan ini, kamu bisa memperoleh waktu 10 menit. Jika kamu bolak-balik tiga kali, kamu udah dapet 30 menit. Lumayan kan buat ngabuburit antimainstream?

BACA JUGA: Udah Tau Belum? Ini Nih Kenyataan Tentang Jembatan Aborsi UI

 

Wall Climbing

Kali aja wall climbing bikin adzan lebih cepet via jerami
Kali aja wall climbing bikin adzan lebih cepet via jerami

Bagi kamu yang suka banget sama tantangan, wahana ngabuburit ini juga wajib banget dicoba. Kalo Burj Khalifa memiliki perbedaan waktu berbuka lebih lama 2 menit di lantai 80 hingga 150 (atau ketinggian sekitar 414 meter), dan perbedaan waktu lebih lama 3 menit untuk yang berada di lantai 150 ke atas, siapa tau jika kamu memanjat wall climbing ini dan nyampe puncak, adzannya bisa lebih cepet. Iya, kamu yang adzan sendiri dan jangan lupa pake toa biar bisa kedengeran sampe seluruh Depok.

  

MUI

Abis ngabuburit, kamu bisa langsung sekalian buka puasa di sini via theorinaldi
Abis ngabuburit, kamu bisa langsung sekalian buka puasa di sini via theorinaldi

Nah, ini dia tempat yang paling tepat untuk kamu ngabuburit! Abis ngabuburit, kamu bisa langsung sekalian buka puasa di sini. Tempat yang sejuk, siraman rohani dari kultum, serta… takjil gratis! Cocok buat anak kosan maupun siapa pun yang belum punya persiapan buat berbuka. Hahahaha. Hotspot UI di MUI ini pun cepet loh kawan-kawan, tapi alangkah baiknya kalau kita mengisi ngabuburit di MUI ini dengan hal-hal yang jauh lebih bermanfaat. Asyik.

Mulai sekarang gak usah bingung lagi ya kalo gak punya uang, bosen tidur, gak punya kuota, bosen di kosan doang, serta mau mencoba suatu hal yang baru, silakan cobalah salah satu atau semua spot-spot di UI yang bisa kamu kunjungi untuk ngabuburit lucu! Selamat mencoba!

Beberapa Tempat di Kompleks UI yang Cocok Buat Lokasi Syuting

Semua setuju kalau kompleks kampus UI di Depok ini luasnya patut dibanggakan, dan banyak tempat-tempat yang bisa dikatakan strategis buat berbagai jenis aktivitas. Tiap Sabtu Minggu, pasti ada pengunjung yang merasa UI adalah taman nasional dan mereka piknik dan rekreasi di kompleks UI.

BACA JUGA: “Bertamasya” di Pustaka UI Depok

Ada yang jogging, bahkan ada anak SMA atau SMP yang menghemat duit dan foto buat buku tahunan di UI, sambil harap-harap mupeng suatu hari bakal ngampus di UI. Di antara banyak tempat itu, ada beberapa tempat yang cocok banget buat dipake syuting. Nah, di mana aja tuh?

Teksas

Tau kan kalau Cakra Khan pernah bikin video klip di jembatan Teksas via goslink
Tau kan kalau Cakra Khan pernah bikin video klip di jembatan Teksas via goslink

Semua udah tau dong ya, Chakra Khan pernah syuting video klip di jembatan Teksas. Gak boong, memang keliatannya biasa aja, tapi ini tempat emang ikonik banget di UI dan bagus buat syuting film pendek ataupun videoklip.

BACA JUGA: Sejarah Danau UI (Between Legend ‘n Myth)

Anggap aja ada dua mahasiswa yang tanpa disengaja beberapa kali berpapasan di jembatan setiap siang atau setiap sore. Terus lama-lama mereka ngapalin jam-jam itu dan hanya melewati jembatan pada jam-jam tertentu itu, bahkan sampe nangkring di depan jembatan beberapa saat supaya bisa papasan. Duh, klise abis. Tinggal kenalan susah amat.

 

Perpustakaan UI

Segala jenis film juga bisa kalo mau syuting di perpusat ui ini via libui
Segala jenis film juga bisa kalo mau syuting di perpusat ui ini via libui

Ada berbagai tempat di perpus UI yang bisa dipakai untuk syuting. Pertama, jelas banget kalau buat film nerdy-nerdy gitu bisa pake ruang koleksi yang isinya penuh buku. Ain’t gonna get books that many anywhere else. Mau film horor? Coba datengin toilet-toilet perpus entah di lantai tiga atau empat yang remang-remang itu.

BACA JUGA: (Horor) Ternyata Dosen Baru yang Ngajar di FHUI Tengah Malam Itu Adalah…

Mau film yang agak futuristik atau drama? Berbagai skenario bisa dimainkan di ruang koleksi skripsi yang menghadap ke danau—dimana, lighting-nya kalau lagi siang atau sore, luar biasa. Mau film romantis? Ya, bisa pake pinggir danau. Banyak deh.

 

Taman-taman UI

Taman di Fakultas Psikologi ini juga cocok buat syutif film drama gitu via panoramio
Taman di Fakultas Psikologi ini juga cocok buat syutif film drama gitu via panoramio

Ini juga cocok buat videoklip ataupun pemotretan, bangku dari batu dan ruang terbuka yang lumayan hijau ini bisa diadu sama taman-taman kota lain, loh. Belum lagi luas dan ada fasilitas jalan setapaknya, yang minimal bisa ngasih kamu adegan jalan berdua atau adegan jogging yang lumayan enak dilihat.

BACA JUGA: Stiker Berteknologi Fotokatalisis

Banyak juga mahasiswa yang syuting di deket-deket situ untuk memenuhi tugas dari dosen yang rada iseng meminta mereka bikin video percakapan gitu.

 

PSJ

Kalau ini sih sering banget di FTV-FTV gitu via bibirkudalaut
Kalau ini sih sering banget di FTV-FTV gitu via bibirkudalaut

Sering liat mobil dari stasiun tv swasta yang muncul dan parkir di sekitar PSJ (Pusat Studi Jepang)? Lengkap sama mobil pick-up atau mobil box yang dipake buat bawa-bawa peralatan syuting?

BACA JUGA: Fakultas Teristimewa Di UI? Ya, FIB Jawabannya. Emang Ada yang Lain?

Iya, memang PSJ itu udah populer jadi tempat syuting sinetron-sinetron yang suka nampang di layar tv kamu di rumah. Kenapa? Ya, karena memang lokasinya bagus dan keren. Mau ngomong apa?

 

Kandang rusa

FIlm horror? Di kandnag rusa juga bisa! via wisatamistis
FIlm horror? Di kandnag rusa juga bisa! via wisatamistis

Iya, kamu lihat kandang rusa yang kini sudah tak dihuni rusa lagi? Jadi kaya hutan kan? Lumayan ngeri kan kalau malam? Yam itu cocok buat kamu yang mau bikin film rada horror atau malah mau remake cerita-cerita tentang orang terdampar atau tersesat di hutan. Masalembo 2, mungkin? Hutan UI juga lumayan kece buat acara begitu. Asal kalau mau syuting jangan lupa bawa lotion anti-nyamuk aja ya, just in case.

 

Kelas yang membosankan

Kelas yang ngebosenin juga bisa jadi tempat syuting via jakarta32c
Kelas yang ngebosenin juga bisa jadi tempat syuting via jakarta32c

Kelas yang membosankan adalah tempat yang cocok buat kamu untuk syuting remake film semacam Prison Break atau Shawshank Redemption. Morgan Freeman jadi narator bisa digantikan sama suara dosen yang lagi ngajar, bedanya ya Morgan Freeman keren dan suaranya bikin merinding, dosen kamu bisa aja suaranya bikin bosan dan ngantuk. Dan karena kelasnya ngebosenin tapi kamu gak bisa keluar, udah sama kan tuh sama skenario kabur dari penjara? Agak sinis sih, tapi ya memang begitu adanya. Hehe 😛

Nah, ada lagi area atau tempat di UI yang mungkin bisa dijadiin tempat syuting? Balairung misalnya? Ayo share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line, siapa tau ada temen yang lagi nyari lokasi syuting.

 

Fakultas Teristimewa Di UI? Ya, FIB Jawabannya. Emang Ada yang Lain?

 

Beberapa waktu lalu ada tulisan tentang FH dan keunikannya. Nah, sekarang, akan dibahas keunikan-keunikan dari fakultas lainnya, yaitu FIB! Ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang FIB. Apa aja tuh?

Wisata Kuliner

Selain buat makan, kantin juga biasa buat acara via majalahouch
Selain buat makan, kantin juga biasa buat acara via majalahouch

FIB itu udah kaya surganya wisata kuliner. Kamu bisa menemukan makanan hampir di seluruh penjuru tempat. Gak percaya? Oke, gini. Ada berapa kantin di fakultas kamu? Di FIB ada tiga kantin, yaitu KP atau kantin pegawai, lalu ada Kantin Budaya, dan yang paling terkenal sejagad surga nongkrong anak FIB, Kansas alias Kantin Sastra. Setelah direnovasi, namanya adalah Kancut atau Kantin Kerucut, karena atapnya kerucut. Tapi semua tetep setia memanggilnya Kansas.

Tiga kantin itu ditemani oleh dua buah koperasi, yaitu koperasi mahasiswa dan koperasi pegawai, yang juga jual berbagai jenis makanan. Lalu, ada Coffe Toffe juga dan ada kantin PSJ (Kantin Pusat Studi Jepang) yang juga masih masuk dalam teritori FIB. Ada restoran Jepang tersembunyi di dekat PSJ, lalu ada juga tukang Mie Ayam di dekat tempat parkir dosen FIB. Oh! Belum diitung kalau ada bazaar di FIB loh, ya. Setidaknya ada 8 tempat makan berbeda di FIB sendiri. Gak heran kalau kamu dateng ke FIB dan kebingungan mau makan apa. Oh ya, soal kantin sendiri di AnakUI.com sudah mengulas beberapa tulisan juga, seperti: Kios Paling Enak di Kantek, Kantin Fasilkom, dan Review Kantin Se-UI.

 

Dulunya FS

Dulu namanya bukan FIB, tapi FS via panoramio
Dulu namanya bukan FIB, tapi FS via panoramio

Dulunya adalah Fakultas Sastra,  lalu kemudian jadi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya. Meski ganti nama, kamu tetap bisa merasakan sastra di sini. Ada berbagai komunitas sastra, lalu jurusan sastranya ada banyak. Dari Prancis sampai Jerman, Rusia sampai Jepang, Arab sampai Indonesia, Korea dan Belanda, dan masih banyak lagi. Kamu bisa belajar banyak bahasa di sini, gak bakal kehabisan pilihan, kayak bahasa Italia, Portugis, Ibrani, Turki, Jawa, Latin sampai ke bahasa isyarat! Kalau mau belajar bahasa kalbu juga bisa, somehow.

 

Banyak Jurusan

Banyak jurusannya via harakichida
Banyak jurusannya via harakichida

Jurusan di FIB ada 15! Belum lagi ada wacana kalau akan ada jurusan Sastra Italia. Sensasional! Selain banyak jurusan, FIB ini adalah fakultas yang nyeni abis. Meskipun UI gak punya jurusan khusus seni, bukan berarti UI gak ngerti seni. FIB secara annual menyelenggarakan berbagai lomba seni tingkat fakultas, dan itu ada 15 jurusan loh yang bertanding. Mural, teater, vokal, band, poster, cerpen, dan lain sebagainya.

 

Surganya Cewek Cantik

Surganya Cewek Cantik via myrottenside

Surganya Cewek Cantik via myrottenside

Gak bohong. Salah satu alasan kenapa jembatan Teksas dibuat pada awalnya adalah agar memberi jalan bagi anak teknik untuk bermain ke telaga surga yang isinya bidadari-bidadari  FIB UI. Masa sih sebanyak itu yang cantik? Beneran, meskipun Dian Sastro udah lulus dari kapan tau, masih banyak yang cantik di FIB. Gak percaya? Itung-itungan deh.

Let’s be generous and say, ada 5 cewek cantik di tiap angkatan dari tiap jurusan. Itu generous loh, karena jurusan-jurusan macam Prancis, Cina, Jerman dan Belanda itu minimal ada 10 orang yang cantik tiap angkatannya, tapi ya kita be generous aja. Lima  cewek cantik tiap angkatan, which means dengan 4 angkatan aktif, satu jurusan punya 20 cewek cantik. Jurusan di FIB ada 15. Sedikitnya ada 300 cewek cantik di FIB, dan itu belum menghitung dosen. Udah liat artikel dosen cantik? Ada banyak dosen cantik di FIB. Ngapain masih diem di situ? Sana ke FIB!

 

Kampus Budaya

FIB sering banget bikin festival budaya via tommyvotograph
FIB sering banget bikin festival budaya via tommyvotograph

Ketika mereka bilang FIB Kampus Budaya, mereka gak lagi bercanda. Secara annual, FIB mengadakan Olimpiade Budaya dan Festival Budaya. Berbagai lomba olahraga dan seni digelar, belum lagi FIB rumahnya berbagai macam grup teater (Tesas, Agora), grup vokal, band dan juga tari. Tau kenapa kalau kamu ambil matkul MPK Seni tempatnya di FIB? Atau matkul Karawitan tempatnya di FIB?

Karena FIB itu Kampus Budaya. Perhatian mereka ke budaya itu luar biasa, dan kalau kamu gak percaya, dateng aja nonton Petang Kreatif Festival Budaya tiap awal Desember. Itu pun kalo kamu bisa masuk auditorium Gd. IX FIB UI karena gak bisa nampung seluruh mahasiswa dan dosen-dosen dari 15 jurusan, apalagi ditambah dari luar fakultas. Iya, sekeren itu.

Gimana? Keren kan FIB? Ayo share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line supaya semua tahu betapa keren dan uniknya FIB!

Ternyata memang fakultas di Universitas Indonesia itu unik-unik loh! Ini tulisan di AnakUI.com yang sempet jadi pembicaraan hangat seantero Universitas Indonesia:

  1. Beginilah Rasanya Kalau Kamu Kuliah di Jurusan Sastra
  2. Ya Begini Nasib Jadi Anak Fasilkom UI
  3. Fakta Unik Seputar FHUI
  4. 5 Tontonan Favorit Anak Mac Room di Perpustakaan Pusat UI
  5. Inilah Hal-hal Yang Bikin Kamu Gak Pernah Menyesal Jadi Anak Teater di UI Sob

 

Tujuh Lokasi Tersyuting-able di Kampus UI

 

Berangkat dari sabda yang pernah mahsyur, “Libur telah tiba, libur telah tiba. Hatiku gembira” (Tasya, 2000), tak terasa, kita telah memasuki masa liburan. Artinya, bikun jadi tambah jarang, tempat makan sekitar kos jadi lengang, saingan buat ngewarnet di kebun apel perpusat pun makin berkurang.

Tapi, percayalah bahwa kampus kita tetap bakal ramai dihuni berbagai insan, mulai dari pejuang wisuda ganjil, mahasiswa fakir kuota, bahkan orang-orang luar yang khusus datang ke kampus kita dengan tujuan…… syuting.

Ya, seperti sudah menjadi rahasia bersama, menyambut Sabtu sore yang gembira, kali ini kami bakal membuat countdown list tujuh lokasi ter-syuting-able di kampus UI! Here we go, again!

 

Baca Selengkapnya