Ini Nih Sisi Positif dan Negatif Jualan di Kampus Dikelilingi Mahasiswa

Ada kalanya ketika mahasiswa iseng bengong di kantin karena diusir dari kelas sama dosen gegara telat sampe 45 menit, mahasiswa itu memikirkan hal-hal yang gak penting. Misalnya, makan apa yang enak tapi murah dan ngenyangin plus sehat? Akhirnya setelah sadar bahwa gak ada makanan yang kaya begitu, mulailah berpikir kalau misalnya jadi pedagang mau jualan apaan dan gimana kalau jualan di kampus? Kan seru banyak mahasiswa. Eits, tapi tentu saja jualan di kampus dikelilingi mahasiswa ada sisi positif dan negatifnya. Apa aja tuh?

BACA JUGA: Tambah Uang Sakumu dengan 7 Peluang Bisnis Jasa Sederhana Ini

 

Mahasiswa Ngutang

Mahasiswa Ngutang via rinaldimunir
Mahasiswa Ngutang via rinaldimunir

Ya, wajar sewajar orang idup butuh napas. Bukan untuk menunjukkan bahwa mahasiswa idupnya melarat gegara tabungan plus uang jajan ludes dibeliin iPhone 6 dan layarnya retak padahal baru seminggu pake, tapi emang beberapa mahasiswa ada yang udah dari sononya demen ngutang. Entah males ngeluarin dompet atau emang punya dompet tapi gak ada isinya. Bisa juga karena pengaruh tinggal di negara yang emang punya banyak utang dan suka menghindar ketika disuruh bayar. Yang jelas ini salah satu gak enaknya jualan di kampus dan ini real. Ada mahasiswa yang ngutang ke tukang minuman di kantin fakultasnya sampe Rp300 ribu. Kacau gak tuh?

 

Mahasiswa Tuker Duit

Pagi-pagi udah nuker duit aja, Neng via nongkrongmen
Pagi-pagi udah nuker duit aja, Neng via nongkrongmen

Hayo, siapa yang gak pernah? Dari emak-emak sampe mahasiswa yang udah jadi emak juga pernah melakukan ini. Ya, gak enak loh, tiap hari harus ngumpulin receh supaya ada kembalian besok pagi, karena ada mahasiswa yang tiap hari tuker duit dan itu gak cuma satu. Katakan empat mahasiswa beli Aqua gelas pake duit seratus ribu. Dan minta kembaliannya langsung, gak mau ngutang dulu. Kan rese.

 

Mahasiswa Jajan Berpola

Mahasiswa Jajan Berpola via batikimono
Mahasiswa Jajan Berpola via batikimono

Ini antara sisi positif dan negatif, sih. Ada mahasiswa yang jajannya itu-itu doang. Bagus kalau emang jajannya itu itu aja dan kebetulan barangnya ada. Lah, kalo dia suka iseng ngeborong dan yang lain jadi gak bisa beli atau ini mahasiswa gak mau beli kalau bukan yang dia mau?

Terus saking berpolanya, ini mahasiswa pesenannya sama persis tiap hari tapi ribetnya gak ketulungan. Mau mie rebus pake dua telor mata sapi tapi yang satu matanya harus ngedip. Just, what is that and how to make that?

 

Mahasiswa Hyperactive

Mahasiswa Hyperactive via cottonladysis
Mahasiswa Hyperactive via cottonladysis

Ini jarang terjadi tapi legendaris. Alkisah ada mahasiswi yang baik hati cantik dan kadang suka sombong, sering jajan di sebuah counter di kantin fakultas. Dia pesen sesuatu yang gak ada di menu, tapi merupakan kombinasi dari apa yang ada di menu. Nah, ini mahasiswi sangat perfeksionis, dan apa yang dibikinin buat dia gak pernah perfect, sampai akhirnya si mahasiswi ini request untuk bikin sendiri makanannya. Si pedagang, terkesan sama baik dan hyperactivenya si mahasiswi, akhirnya menamai makanan itu dengan namanya hingga kini. Menguntungkan, karena si mahasiswi ini selalu beli menu itu. Setia, ceritanya. Atau narsis?

 

Mahasiswa Gaul

Mahasiswa gaul via campredodellaconcetta
Mahasiswa gaul via campredodellaconcetta

Nah, ini salah satu serunya jualan di kampus, karena such thing jarang banget terjadi di restoran di luar kampus. Ketika ada mahasiswa terlalu gaul dan begitu friendly, ia kenalan sama yang jaga kantin. Terus, mereka kenalan dan sering ngobrol sampe-sampe si mahasiswa ini bikin temen-temennya sering beli juga dagangan si penjaga kantin. Saking deketnya, si penjaga kantin ini sampe kenal sama mantannya si mahasiswa dan ngeledekin mereka berdua kalau si cewek beli dagangannya. Seru abis. Asal gak malu-maluin aja.

 

Hem, ada lagi yang perlu ditambahin? Skenario kalau kamu dagang di kampus? Ayo share tulisan ini via Facebook, twitter dan Line!

4 Hal Ini Pasti Bakal Kamu Lihat Saat Berkunjung ke FIB UI Pada Malem Hari

Sering banget FIB UI diplesetkan dari yang artinya Fakultas Ilmu Budaya jadi Fakultas Ilmu Bazar atau Fakultas Ilmu Bersenang-senang. Sebetulnya gak masalah, sih, karena pada kenyataannya FIB UI memang tipe fakultas yang cukup sering mengadakan bazar dan acara-acara untuk kesenangan. Entah dari kapan dan kenapa bisa begitu, hanya Tuhan yang tahu.

Kalau diperkirakan, dalam sebulan sedikitnya ada satu acara band yang manggung sampai larut malam, tiga acara yang membuka bazar, dan hampir setiap hari jam malam di FIB tidak berlaku. Oleh karena itu, FIB bisa dibilang fakultas yang gak pernah ada matinya. Pagi, siang, sore, dan malam, penghuninya akan selalu berkeliaran.

Berbeda dengan Fakultas lain seperti Psikologi, pukul 6 sore saja penghuninya sudah pulang, ya, maklum, sih kebanyakan cewek. Nah, kalau kamu sedang di kampus dan mau menghabiskan waktumu di FIB UI, akan ada banyak banget wahana yang bisa kamu nikmati, bisa bareng pacar, teman sepermainan, atau sendiri juga asyik, kok!

BACA JUGA5 Pandangan Orang tentang Anak Sastra (Ini Curhat Kami Anak FIB)

Bazar

Di mana ada acara di FIBUI, di situ ada bazar via kopmafibui
Di mana ada acara di FIBUI, di situ ada bazar via kopmafibui

Sudah dibilang bahwa FIB UI sering banget menggelar kegiatan yang isinya bazar. Meskipun acara formal seperti seminar beasiswa, gak afdol kalau gak pakai bazar. Ya, pokoknya bazar number uno banget. Bazar ini biasanya digelar sampai agak malam, ada yang jual makanan tradisional seperti kerak telor, makanan western seperti pizza, makanan Asia seperti takoyaki, sushi, dan teman-temannya. Lalu ada banyak minuman juga, kalau mau chatime, di bazaar FIB ada, kok!

Satu yang paling unik adalah emperan buku bekas. Abang penjual buku bekas ini selalu nongkrong di selasar belakang gedung 9 FIB, di situ dia akan menjajakan bukunya yang banyak banget, dari mulai ensiklopedia sampai buku menggambar.

 

Festival Bahasa

Acara-acara di FIB UI biasanya diadain sampai malam via fib.ui.ac.id
Acara-acara di FIB UI biasanya diadain sampai malam via fib.ui.ac.id

Jurusan di FIB jumlahnya ada 15, dan itu termasuk banyak loh, Guys! Setiap jurusan punya acara masing-masing, seperti FestiFrance, Falasido, dan banyak banget yang pastinya berbau bahasa dan kesenian. Ya, sedikitnya per jurusan akan meluncurkan dua kegiatan per tahunnya. Info pentingnya, setiap ada acara, FIB akan meriah sampai malam hari, apalagi untuk acara penutupan, wah bisa sampai tengah malam, deh!

 

Penampilan Band

Gak peduli hari apa, kamu bisa nemuin yang nyanyi bahkan di Kantin Sastra
Gak peduli hari apa, kamu bisa nemuin yang nyanyi bahkan di Kantin Sastra

Bukan hanya acara festival bahasa yang bikin seru karena selain acara dari jurusan pun, FIB punya banyak acara yang ujung-ujungnya ngundang band. Meskipun band-band yang tampil seringnya dari kalangan FIB, tapi ramenya itu, loh yang gak perlu diraguin lagi. Penampilan band seringnya diadakan di Kansas alias kantin sastra, gak peduli malam Jumat atau malam apa, kalau udah disuguhin band, mahasiswa akan merapat dan nyanyi bareng. Nah, konser kecil-kecilan ini dibuka untuk umum. Jadi kalau kamu mau hiburan gratis, hitung-hitung menghilangkan penat, langsung saja nonton konser ini. Terbuka untuk umum, kok!

 

Makan malam di FIB

Malem hari, kamu bisa nemuin mie ayam yang ciamik via limoengroen
Malem hari, kamu bisa nemuin mie ayam yang ciamik via limoengroen

Setiap malam di depan FIB hadir hidangan enak banget, penuh sensasi, dan cukup fenomenal. Apakah itu? Ya, mie ayam dan gorengan. Namanya mie ayam sengketa, setiap sehabis Magrib kalau laper banget dan pengen makanan yang enak, murah, dan suasana yang indah, cobain deh!

Tempatnya di depan gerbang FIB atau di samping parkiran FISIP UI. Nah, kalau makan di situ, kamu bisa merasakan rasanya dinner bersama alam. Pertama karena tempat makannya di lahan parkir, kedua bisa sambil lihat rasi bintang (kalau gak hujan), dan ketiga harganya cuma Rp7.000,00 per porsi. Mantap, deh!

Selain ada tukang mie ayam, ada juga tukang gorengan yang selalu setia menemani tukang mie ayam. Gorengan malam ini pakai gerobak mini dan bertahan sampai larut malam. Menu gorengannya standar, sih, yang membedakan adalah rasa dan sensasinya. Terbukti, kok! Kalau kamu samperin abang gorengannya, pasti abang itu lagi goreng-goreng, soalnya habisnya sangat-sangat cepat. Satu lagi, anak dari fakultas lain sering banget ikutan nongkrong, loh!

Itulah empat wahana yang sensasional banget di FIB ketika malam tiba. Rasain sekali saja, maka kamu akan ketagihan, gak percaya? Silahkan dicoba, guys!

 

Fakultas Teristimewa Di UI? Ya, FIB Jawabannya. Emang Ada yang Lain?

 

Beberapa waktu lalu ada tulisan tentang FH dan keunikannya. Nah, sekarang, akan dibahas keunikan-keunikan dari fakultas lainnya, yaitu FIB! Ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang FIB. Apa aja tuh?

Wisata Kuliner

Selain buat makan, kantin juga biasa buat acara via majalahouch
Selain buat makan, kantin juga biasa buat acara via majalahouch

FIB itu udah kaya surganya wisata kuliner. Kamu bisa menemukan makanan hampir di seluruh penjuru tempat. Gak percaya? Oke, gini. Ada berapa kantin di fakultas kamu? Di FIB ada tiga kantin, yaitu KP atau kantin pegawai, lalu ada Kantin Budaya, dan yang paling terkenal sejagad surga nongkrong anak FIB, Kansas alias Kantin Sastra. Setelah direnovasi, namanya adalah Kancut atau Kantin Kerucut, karena atapnya kerucut. Tapi semua tetep setia memanggilnya Kansas.

Tiga kantin itu ditemani oleh dua buah koperasi, yaitu koperasi mahasiswa dan koperasi pegawai, yang juga jual berbagai jenis makanan. Lalu, ada Coffe Toffe juga dan ada kantin PSJ (Kantin Pusat Studi Jepang) yang juga masih masuk dalam teritori FIB. Ada restoran Jepang tersembunyi di dekat PSJ, lalu ada juga tukang Mie Ayam di dekat tempat parkir dosen FIB. Oh! Belum diitung kalau ada bazaar di FIB loh, ya. Setidaknya ada 8 tempat makan berbeda di FIB sendiri. Gak heran kalau kamu dateng ke FIB dan kebingungan mau makan apa. Oh ya, soal kantin sendiri di AnakUI.com sudah mengulas beberapa tulisan juga, seperti: Kios Paling Enak di Kantek, Kantin Fasilkom, dan Review Kantin Se-UI.

 

Dulunya FS

Dulu namanya bukan FIB, tapi FS via panoramio
Dulu namanya bukan FIB, tapi FS via panoramio

Dulunya adalah Fakultas Sastra,  lalu kemudian jadi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya. Meski ganti nama, kamu tetap bisa merasakan sastra di sini. Ada berbagai komunitas sastra, lalu jurusan sastranya ada banyak. Dari Prancis sampai Jerman, Rusia sampai Jepang, Arab sampai Indonesia, Korea dan Belanda, dan masih banyak lagi. Kamu bisa belajar banyak bahasa di sini, gak bakal kehabisan pilihan, kayak bahasa Italia, Portugis, Ibrani, Turki, Jawa, Latin sampai ke bahasa isyarat! Kalau mau belajar bahasa kalbu juga bisa, somehow.

 

Banyak Jurusan

Banyak jurusannya via harakichida
Banyak jurusannya via harakichida

Jurusan di FIB ada 15! Belum lagi ada wacana kalau akan ada jurusan Sastra Italia. Sensasional! Selain banyak jurusan, FIB ini adalah fakultas yang nyeni abis. Meskipun UI gak punya jurusan khusus seni, bukan berarti UI gak ngerti seni. FIB secara annual menyelenggarakan berbagai lomba seni tingkat fakultas, dan itu ada 15 jurusan loh yang bertanding. Mural, teater, vokal, band, poster, cerpen, dan lain sebagainya.

 

Surganya Cewek Cantik

Surganya Cewek Cantik via myrottenside

Surganya Cewek Cantik via myrottenside

Gak bohong. Salah satu alasan kenapa jembatan Teksas dibuat pada awalnya adalah agar memberi jalan bagi anak teknik untuk bermain ke telaga surga yang isinya bidadari-bidadari  FIB UI. Masa sih sebanyak itu yang cantik? Beneran, meskipun Dian Sastro udah lulus dari kapan tau, masih banyak yang cantik di FIB. Gak percaya? Itung-itungan deh.

Let’s be generous and say, ada 5 cewek cantik di tiap angkatan dari tiap jurusan. Itu generous loh, karena jurusan-jurusan macam Prancis, Cina, Jerman dan Belanda itu minimal ada 10 orang yang cantik tiap angkatannya, tapi ya kita be generous aja. Lima  cewek cantik tiap angkatan, which means dengan 4 angkatan aktif, satu jurusan punya 20 cewek cantik. Jurusan di FIB ada 15. Sedikitnya ada 300 cewek cantik di FIB, dan itu belum menghitung dosen. Udah liat artikel dosen cantik? Ada banyak dosen cantik di FIB. Ngapain masih diem di situ? Sana ke FIB!

 

Kampus Budaya

FIB sering banget bikin festival budaya via tommyvotograph
FIB sering banget bikin festival budaya via tommyvotograph

Ketika mereka bilang FIB Kampus Budaya, mereka gak lagi bercanda. Secara annual, FIB mengadakan Olimpiade Budaya dan Festival Budaya. Berbagai lomba olahraga dan seni digelar, belum lagi FIB rumahnya berbagai macam grup teater (Tesas, Agora), grup vokal, band dan juga tari. Tau kenapa kalau kamu ambil matkul MPK Seni tempatnya di FIB? Atau matkul Karawitan tempatnya di FIB?

Karena FIB itu Kampus Budaya. Perhatian mereka ke budaya itu luar biasa, dan kalau kamu gak percaya, dateng aja nonton Petang Kreatif Festival Budaya tiap awal Desember. Itu pun kalo kamu bisa masuk auditorium Gd. IX FIB UI karena gak bisa nampung seluruh mahasiswa dan dosen-dosen dari 15 jurusan, apalagi ditambah dari luar fakultas. Iya, sekeren itu.

Gimana? Keren kan FIB? Ayo share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line supaya semua tahu betapa keren dan uniknya FIB!

Ternyata memang fakultas di Universitas Indonesia itu unik-unik loh! Ini tulisan di AnakUI.com yang sempet jadi pembicaraan hangat seantero Universitas Indonesia:

  1. Beginilah Rasanya Kalau Kamu Kuliah di Jurusan Sastra
  2. Ya Begini Nasib Jadi Anak Fasilkom UI
  3. Fakta Unik Seputar FHUI
  4. 5 Tontonan Favorit Anak Mac Room di Perpustakaan Pusat UI
  5. Inilah Hal-hal Yang Bikin Kamu Gak Pernah Menyesal Jadi Anak Teater di UI Sob