5 Alasan Ini Membuat Kamu Harus Ikut Kepanitiaan Saat PJJ

contoh alasan ikut kepanitiaan

Jadi mahasiswa itu belum lengkap tanpa ikut organisasi dan kepanitiaan!

Meskipun sekarang lagi kuliah online pun, masih banyak acara yang diselenggarakan oleh panitia yang merupakan mahasiswa itu sendiri. Gak hanya mahasiswa lama loh yang berpartisipasi, namun banyak juga mahasiswa baru (maba) angkatan 2020 yang mencoba untuk ikut andil menjadi panitia di berbagai acara tingkat jurusan hingga tingkat universitas.

Tapi, ternyata masih banyak nih yang ragu mau ambil kepanitiaan atau enggak. Beberapa alasannya, mungkin karena sedang pandemi dan takut gak bisa bekerja dengan maksimal. Ada juga maba yang masih bingung dengan kerja di kepanitiaan dan sebagainya. Nah, buat kalian maba 2020 yang masih bingung coba ikut kepanitiaan atau enggak, kali ini anakUI.com mau kasih tahu kalian nih beberapa alasan kenapa kalian harus ikut menjadi panitia di acara jurusan, fakultas atau tingkat universitas!

1. Menambah Jaringan / Networking

Sumber: republika.co.id 

Yang paling seru dari kepanitiaan tentu kamu bisa mendapatkan banyak teman yang bisa diajak kerja bareng! Kuliah online gini jadi makin sulit untuk membangun relasi dengan teman di lingkungan yang baru, makanya menjadi panitia suatu acara bisa membuatmu maba 2020 punya “alasan” untuk kenalan dan menjalin relasi dengan teman baru.

Gak cuma itu aja, kamu juga bisa memperluas networking dengan banyak orang kalau jadi panitia acara, loh! Kamu bisa kenal dengan banyak kakak kelas yang mungkin bisa membantumu nanti gak hanya ketika kepanitiaan, namun juga saat kuliah hingga saat mencari kerja. Selain itu, kamu juga bisa kenal dengan berbagai macam petinggi di kampus seperti dosen, wakil kemahasiswaan, dan sebagainya. Bahkan, kalau ikut kepanitiaan tingkat fakultas atau jurusan kamu juga bisa membangun koneksi dengan anak-anak dari jurusan atau bahkan fakultas lain, loh!

BACA JUGA: Mengawali Semester Baru dengan PJJ, Apa Kata Anak UI?

2. Menambah Pengalaman Kerja dan Mengasah Skill

Sumber: ie.ui.ac.id

Para maba pasti sudah beberapa kali diingetin sama kakak tingkat untuk mempercantik CV (curriculum vitae) yang akan digunakan dalam melamar kerja nanti. Nah, mempercantik CV itu caranya nggak hanya dari magang aja loh guys, tapi dari kepanitiaan dan organisasi juga!

Dengan ikut kepanitiaan, kamu bisa menghiasi CV-mu dengan acara yang kamu selenggarakan atau kamu urus (nilai plus lagi kalau acara tersebut adalah acara bergengsi tingkat nasional di UI, loh!). Selain itu, kamu juga bisa mengasah skill yang kamu punya, baik softskill maupun hardskill melalui pekerjaan yang akan diberikan kepadamu di divisi yang kamu pilih. Sekali dayung, dua-tiga pulau terlampaui!

3. Mendapatkan Kesibukan

Sumber: productivityland.com

Ngerasa hari-harimu di tahun pertama kuliah kayak gabut banget? Nah, ikut kepanitiaan bisa jadi jawaban dari kegabutanmu! Dengan ikut kepanitiaan, setidaknya satu hari dalam seminggumu akan mulai terisi dengan jadwal “rapat divisi”. Jadi, pas ditanya orang bisa bilang kalau “ada rapat”, deh. Jadi gak gabut-gabut amat, hehehe…

Selain itu, kesibukan bisa membantu kamu untuk mengatur waktu lebih baik, loh. Dengan adanya kesibukan, kamu bisa belajar lebih untuk menghargai waktu dan akhirnya gak menunda-nunda pekerjaanmu lagi. Dengan adanya kesibukan, kamu jadi tahu harus apa di waktu apa, yang akhirnya membuat pekerjaanmu bisa lebih terpegang!

BACA JUGA: Pesan Singkat Untuk Kamu Mahasiswa Yang Suka Prokrastinasi!

4. Bisa dapet benefit lainnya

Jazz Goes To Campus (Sumber: brilio.net)

Selain softskill, koneksi dan juga kegiatan tambahan, banyak juga loh benefit lain yang bisa kamu dapatkan dari kepanitiaan. Misalnya, kamu bisa ikut acara yang seru: webinar, pelatihan, dan sebagainya. Kamu bisa curi-curi menyaksikan guest star tanpa harus bayar masuk. Selain itu, gak jarang kamu bisa dapet merchandise, loh!

5. Waktu yang lebih singkat dari organisasi

Sumber: freepik.com

Kalau yang ini adalah salah satu keunggulan dari kepanitiaan. Kepanitiaan memiliki waktu yang lebih singkat daripada organisasi. Kalau organisasi biasanya satu tahun kepengurusan, kepanitiaan biasanya akan berjalan beberapa bulan saja. Yang artinya, ini gak akan bikin kamu pusing, lelah, atau jenuh. Selain itu, kepanitiaan juga lebih fokus kepada satu acara dibandingkan organisasi yang mungkin akan fokus ke beberapa macam proker.


Gimana, udah tahu kan keuntungan apa aja yang bisa kamu dapetin dari ikut kepanitiaan? Yuk makanya coba daftar kepanitiaan! Kalau belum keterima, jangan patah semangat ya. Karena, biarpun pandemi dan kuliah online, masih banyak kepanitiaan yang buka baik itu tingkat jurusan, fakultas, universitas, UKM, bahkan luar universitas loh! Semangat!

 

[zombify_post]

BACA JUGA: Kalau Belum Punya Pengalaman Kerja, Tulis Apa di CV?

Menambah Pengalaman dengan Ikut Kepanitiaan Pengabdian Masyarakat

Selain kegiatan akademik, salah satu opsi yang bisa dipilih mahasiswa untuk mengisi perkuliahan adalah mengikuti kepanitiaan. Kepanitiaan ini pun banyak pilihannya, mulai dari bidang seni dan olahraga, lingkungan, hingga sosial kemasyarakatan. Dengan mengikuti kepanitiaan, mahasiswa bisa mendapat pengalaman dan relasi baru.

bisa buat header (dokumentasi Baksos IKM FIB UI)

Sampai dengan semester lima, aku telah mengikuti beberapa kepanitiaan, mulai dari tingkat jurusan sampai universitas. Namun, kepanitiaan yang paling berkesan adalah kepanitiaan pengabdian masyarakat. Dari tujuh kepanitiaan yang pernah kuikuti, tiga di antaranya adalah kepanitiaan pengabdian masyarakat.

1. Kampung Sahabat Budaya

Salah satu momen foto bersama di PKBM Nurul Jannah (dokumentasi KSB FIB UI)

Kepanitiaan pengabdian masyarakat pertama yang kuikuti adalah Kampung Sahabat Budaya (KSB) FIB UI 2018. Kegiatannya adalah mengajar anak-anak dan memberdayakan masyarakat di suatu kampung. Tempatnya di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nurul Jannah di Desa Susukan, Citayam. Rangkaian acaranya berlangsung mulai bulan September sampai Desember dan diadakan seminggu sekali.

Saat itu, aku berperan sebagai pengajar SD. Pada saat acara pembuka, kami disambut baik oleh warga di sana. Kami mengadakan senam bersama dan bincang-bincang ringan agar mahasiswa dan warga bisa saling mengenal. Anak-anak di sana pun selalu antusias menyambut kami. Mereka selalu mengajak kami bermain. Sayangnya, keantusiasan mereka tersebut tidak berlaku saat waktu belajar dimulai. Para pengajar dituntut kreatif untuk membujuk anak-anak agar mau belajar.

BACA JUGA: Anak Harusnya Dididik dengan Pertanyaan dan Kritisisme!

2. Bakti Sosial

Salah satu mata acara Baksos IKM FIB UI (dokumentasi Baksos IKM FIB UI)

Kepanitiaan selanjutnya yang kuikuti adalah Bakti Sosial (Baksos) IKM FIB UI 2018. Konsep acaranya hampir sama seperti KSB, tapi seluruh panitia harus menginap di tempat pengabdian selama tiga hari dua malam. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 15—18 November 2018 di Desa Samudera Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Bisa dibilang, kegiatan ini adalah kepanitiaan pengabdian masyarakat yang paling berkesan buatku. Karena harus menginap, aku harus bisa berbaur dengan masyarakat di sana, terutama dengan anak-anaknya. Aku yang saat itu jadi staf dokumentasi harus aktif memotret setiap momen yang ada di sana. Lucunya, setiap aku membawa kamera, anak-anak di sana selalu minta difoto tanpa malu-malu.

Tak hanya serunya saja yang aku rasakan. Karena desa tersebut berada di daerah muara, air di sana terasa payau. Selain itu, air juga termasuk barang langka di sana. Aku pun terpaksa mandi sehari sekali. Untuk kebutuhan wudhu, aku harus berjalan kurang lebih 500 meter ke sumur warga. Lelah memang, tapi semua itu hilang ketika melihat semangat belajar anak-anak dan warga yang mengikuti semua rangkaian acara Baksos.

BACA JUGA: Rekan Kerja di Kantor, Organisasi, atau Kepanitiaan Nyebelin? Ini Kiat-Kiat Menghadapinya

3. Rumah Belajar (Rumbel) BEM UI

Pengajar dan siswa kelas 4 Rumbel BEM UI (dokumentasi pribadi)

Kepanitiaan pengabdian masyarakat terakhir yang kuikuti adalah Rumah Belajar (Rumbel) BEM UI 2019. Sebenarnya, ini bukan literally pengabdian masyarakat, sih. Kegiatannya adalah mengajar anak-anak SD, paket B, dan paket C di Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa) setiap hari Sabtu. Bisa dibilang, sistemnya seperti les atau bimbingan belajar (bimbel), tapi gratis. Selain belajar, anak-anak SD juga dilatih untuk menari dan bermain mini drama. Kegiatan ekstrakulikuler tersebut akan ditampilkan pada acara Pagelaran Bocah (Pagecah) yang merupakan acara penutup dari Rumbel.

Di Rumbel aku jadi guru Bahasa Indonesia kelas 4 dan 5. Aku berpasangan dengan Farhan, mahasiswa FT UI. Bisa dibilang ini adalah pengalaman pertama aku mengajar anak-anak dengan serius alias nggak boleh main-main. Kenapa? Karena pada akhir masa belajar, anak-anak tersebut harus mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) dan mendapat laporan hasil belajar. Bahkan, aku harus membuat soal UAS-nya sendiri. Jadi, selama kegiatan belajar mengajar aku harus mengontrol murid-muridku untuk tetap fokus pada materi yang diajarkan. Tentunya ini menjadi hal yang tricky karena mereka berasal dari latar belakang yang berbeda.

BACA JUGA: Siapa Bilang UAS Cuma Bikin Stress Doang? Nih, Hikmah Tersembunyi di Balik UAS!

Itu tadi pengalamanku selama mengikuti kepanitiaan pengabdian masyarakat. Buat kalian yang mau mengisi masa-masa kuliah dengan kegiatan yang bermanfaat sekaligus mendapat pahala, kalian bisa ikut kepanitiaan seperti ini. Kepanitiaan pengabdian masyarakat bisa melatih social skills kalian, loh. Selain itu, dengan berada di tengah masyarakat dan melihat berbagai problematikanya, secara tidak langsung kalian diajak untuk merefleksikan diri agar lebih mensyukuri hidup yang kalian punya.

Serunya Ikut Kepanitiaan, Kalian Udah Ngerasain?

Halo kawan-kawan semua. Bagaimana kabarnya? Semoga sehat dan bahagia selalu selama karantina ini. Jangan lupa untuk tetap #dirumahaja bagi yang bisa menjalankannya, jikalau harus tetap keluar rumah patuhi aturan kesehatan dan keselamatan yak. Siapa yang udah kangen berkegiatan di luar? Coba acungin tangan! Nah, mungkin sebagian teman-teman disini sudah kangen untuk main keluar atau berkegiatan baik di sekolah, kampus, atau kantor. Tetapi, mohon untuk ditahan dulu hingga wabah corona ini selesai.

Berkegiatan diluar memang seru dan menyenangkan, apalagi melakukan kegiatan bersama dengan teman. Banyak sekali kegiatan-kegiatan yang ditunda selama wabah corona ini melanda. Salah satu kegiatan yang harus tertunda yaitu kepanitiaan-kepanitiaan. Entah itu kepanitiaan kampus, sekolah, kelurahan, hingga lingkungan rumah. Beberapa acara terpaksa ditunda hingga dibatalkan. Panitianya pun ikut bingung mencari jalan keluarnya. Walaupun begitu jangan berputus asa, tetap berdoa pada yang kuasa agar acara-acara yang telah dibuat dapat dilaksanakan.

sumber: hai.grid.id

Berbicara tentang kepanitiaan nih. Siapa sih yang pernah ikut kepanitiaan? Baik itu tingkat RT hingga tingkat nasional se-Indonesia. Dari mulai kepanitiaan acara lomba hingga kepanitiaan acara seminar internasional. Gimana perasaannya ikut kepanitiaan? Seru dong pastinya. Ya walau capek tapi worth it kok. Karena pasti banyak sekali hal yang didapat dari ikut kepantiaan tersebut. Memang, tidak semua orang yang ikut kepanitiaan akan mendapat hal positif. Ada juga beberapa kepanitiaan yang menyisakan kenangan buruk bagi para panitianya. Hal ini juga tergantung dengan niat awal para panitia gabung kepanitiaan tersebut. Jikalau niat awalnya sudah baik, pasti hasil yang didapatkan setelah ikut kepanitiaan juga baik.

Nah bagi kalian yang belum pernah ikut kepanitiaan, bisa dicoba banget nih ikut kepanitiaan. Mungkin dari lingkup terkecil dahulu, misal kalian kuliah bisa ikut kepanitiaan jurusan. Kalo sudah mendapatkan keseruang dan kesenangan baru deh bisa ikut kepanitiaan yang lebih besar lagi. Emang apa sih serunya ikut kepanitiaan? Kenapa aku, kamu, dan kalian harus ikut kepanitiaan? Biar teman-teman gak penasaran yuk dicek serunya ikut kepanitiaan versi AnakUI.

1. Belajar Hal Baru

sumber: sodapdf.com

Keseruan pertama yang bakal kalian dapat saat ikut kepanitiaan adalah belajar hal baru. Entah ini keseruan atau manfaat. Tapi yang namanya belajar hal baru itu biasanya seru dan menyenangkan bukan?  Jika dijalaninya dengan hati ikhlas dan penuh antusias pasti belajar hal baru ini membawa keseruan tersendiri.

Dengan ikut kepanitiaan kalian akan belajar hal baru. Biasanya hal hal yang dipelajari ini tidak didapatkan di kelas atau biasa disebut softskill. Bang Mujab Ketua BEM UI 2017 pernah bilang. Kenapa IP Cuma 4? Karena 96 sisanya didapatkan di luar kelas, baik itu ikut organisasi, kepanitiaan, relawan, atau kegiatan apapun di luar kelas yang mengharuskan kalian mengembangkan softskill kalian.

Ikut kepanitiaan bakal nambah kemampuan softskill kalian loh. Percaya deh! Kondisi ini bisa kalian dapatkan jika kalian sungguh-sungguh dan mau belajar di kepanitiaan. Hal-hal umum yang bisa kalian pelajari selama ikut kepanitiaan misalnya saja mengatur waktu atau bahasa kerennya time management. Kemampuan mengatur waktu yang baik sangat diperlukan loh agar hidup kalian lebih teratur. Kemudian kemampuan berbicara di depan umum dan bersosialisasi dengan orang lain. Jangan salah kawan, kemampuan ini cukup sulit untuk dipraktekan dan dilakukan. Harus banyak berlatih untuk terbiasa. Nah dengan ikut kepanitiaan bisa menjadi wadah untuk kalian ngembangin kemampuan ini.

2. Menambah Teman dan Relasi Baru

sumber: ruangmahasiswa.com

Keseruan kedua yaitu dengan ikut kepanitiaan kalian akan menambah teman dan relasi baru. Hal ini sangatlah mungkin terjadi kawan. Karena namanya juga kepanitiaan, pasti butuh sumber daya yang banyak. Otomatis kalian akan bertemu dengan orang-orang lain selain diri kalian sendiri.

Beda cerita dengan kepanitiaan jurusan yang isinya teman-teman jurusan saja. Tapi biasanya kepanitiaan jurusan juga diisi oleh beberapa angkatan, sehingga tetap bisa menambah teman dan kenalan lintas angkatan. Apalagi kalo kepanitiaan tingkat universitas hingga nasional. Pastinya bakal lebih banyak orang yang tergabung dengan berbagai macam latar belakang dan keberagaman. Sehingga, bisa membuat kalian bisa berteman dengan beragam orang. Yang hasilnya bisa jadi kalian juga belajar banyak dari teman baru kalian dan keseruang pertama pun tentang “belajar hal baru” kalian dapatkan.

Tidak jarang pula, teman yang bertemu di kepanitiaan akan awet dan menjadi sohib kalian loh nantinya. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa menjadi partner bisnis atau relasi lainnya. Jadi, gak rugi kan nambah teman di kepanitiaan?

3. Belajar Bisnis Alias Danusan

sumber: akhsadew.blogspot.com

Kalian juga bisa mengasah kemampuan bisnis loh kalo ikut kepanitiaan. Hah? Emang bisa? Inilah keseruan ketiga ikut kepanitiaan yaitu belajar bisnis alias danusan. Ya untuk menyelenggarakan sebuah acara pastinya di kepanitiaan diperlukan divisi dana usaha. Apalagi jika acara yang akan digelar besar dan mewah. Bisa dibilang divisi dana usaha akan menjadi salah satu kunci kesuksesan acara walaupun perannya hanya dibalik layar.

Biasanya divisi dana usaha akan dibarengi dengan divisi sponsorship dalam hal penggalangan dana untuk acara. Tanpa adanya kedua divisi tersebut, sangat tidak mungkin acara bisa terselenggara. Bicara tentang divisi dana usaha, dalam suatu kepanitiaan biasanya divisi dana usaha menjadi divisi sepi peminat. Karena banyak orang yang tidak mau bersusah payah mencari uang. Padahal kalo ditelaah lebih jauh divisi dana usaha dalam suatu kepanitiaan ini bisa menjadi sarana belajar bisnis.

Kenapa begitu? Karena divisi dana usaha akan merencanakan penjualan apa yang akan dilakukan, menghitung modal dan keuntungan yang dikejar, hingga skema bisnis lain untuk bisa menggalang dana sebanyak-banyaknya. Nah kelihatan kan bisnis banget?

Danusan makanan (sumber: akhsadew.blogspot.com)

Cuma memang rencana tidak seindah realisasi. Pada saat realisasi, panitia divisi dana usaha akan berjuang mati-matian hingga bercucur keringat untuk mencari dana. Mulai dari jualan makanan, garage sale, ngamen, hingga nonton bayaran. Apakah divisi lain peduli? Terkadang. Sisanya mereka hanya iba dan turut mendoakan yang terbaik bagi divisi dana usaha. Ya terlepas dari kepahitan menjadi divisi dana usaha, tidak ada salahnya jika kalian berjiwa pemberani, pekerja keras, dan sabar bisa belajar bisnis dengan ikut kepanitiaan. Selamat mencoba!

4. Bisa Bertemu Orang-Orang Penting

sumber: ui.ac.id

Banyak beberapa acara yang biasanya mendatangkan orang-orang penting. Nah ini menjadi keseruan selanjutnya bagi kalian jika ikut kepanitiaan. Yap benar bisa ketemu orang-orang penting. Untuk kepanitiaan yang skalanya besar tidak jarang akan mengundang orang penting untuk datang, entah sebagai pembicara, tamu undangan, pengisi acara, atau cuma lewat saja. Hal ini bisa menjadi kesempatan untuk kalian bertemu dengan orang penting tersebut, menyapa, hingga meminta foto dan tanda tangan.

Hal tersebut akan menjadi suatu kesenangan tersendiri jika bisa bertemu dengan orang-orang penting. Tapi ada beberapa kondisi yang mendukung kalian untuk bertemu orang-orang penting tersebut. Tidak semua panitia memiliki kesempatan untuk bisa bertemu dengan orang penting dalam suatu acara. Perlu posisi atau divisi strategis agar bisa mendapatkan kesempatan tersebut.

Nah biasanya nih divisi divisi LO dan acara yang memiliki kesempatan lebih besar untuk ketemu orang penting tersebut. Divisi LO memang tugasnya menjadi narahubung selama acara berlangsung sehingga kesempatan itu sangatlah terbuka lebar. Ada juga divisi acara yang kerjaannya mengatur acara, sehingga dalam waktu-waktu luang mungkin memiliki kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang penting di belakang panggung.  Ya walaupun tidak semua panitia bisa mendapatkan kesempatan itu, tetapi tidak salahnya kan mencoba. Siapa tau nanti kalian bisa bertemu bapak presiden di acara kepanitiaan yang kalian buat.

BACA JUGA: Per HPD-an Kepanitiaan Kampus dan Fakultas

5. Mendapat Souvenir

sumber: jaketuniversitas.blogspot.com

Nah keseruan yang satu ini bisa berbentuk fisik loh. Beberapa acara kepanitiaan biasanya memiliki souvenir atau cinderamata yang dibuat. Bagi kalian yang ikut kepanitiaan seru banget loh jika bisa mendapat souvenir dari kepanitiaan tersebut. Entah itu souvenir sisaan atau memang sudah dipersiapkan untuk para panitia. Souvenir tersebut bisa dari yang sederhana seperti pulpen, buku, atau totebag hingga yang cukup mewah seperti tas laptop, kaos, atau jaket (ini udah mewah bagi mahasiswa).

Bagi kalian yang suka dengan barang-barang gratisan bisa banget nih manfaatin serunya ikut kepanitiaan. Emang sih kerja di kepanitiaan harus ikhlas dan tanpa mengharapkan apapun. Tapi selama hal ini bisa didapat kenapa enggak. Walaupun begitu, kalian harus bekerja dengan sungguh-sunggu selama ikut kepanitiaan. Keseruan mendapat souvenir biarlah menjadi bonus kalian setelah capek ngurusin acara tersebut. Dan kalo sudah dapat souvenir jangan lupa disimpan. Itu bisa menjadi kenang-kenangan dan bukti fisik kalo kalian pernah ikut kepanitiaan loh.

6. Mempercantik CV

sumber: kreativv.com

Nah keseruan yang satu ini juga merupakan bonus setelah kalian ikut kepanitiaan. Kenapa dibilang bonus? Karena keseruan ini bisa membantu kamu untuk fase kehidupan selanjutnya. Ribet juga ya bahasanya.

Salah satu faktor orang-orang ikut kepanitiaan yaitu bisa mempercantik CV dengan menambahkan pengalaman yang telah didapatkan. Hal ini tidak salah kok, diperbolehkan. Hanya saja ingat, tujuan dan niat awal kalian ikut kepanitiaan kalau bisa jauhkan dari keinginan untuk memperbaiki CV. Kenapa? Karena kalian harus bekerja dengan sungguh-sungguh untuk kesuksesan acara kepanitiaan kalian, bukan hanya memikirkan lumayan nambah pengalaman di CV.

Kalau ada yang berpikiran seperti itu tolong dibuang jauh-jauh. Ada hal yang lebih berharga dibandingkan mempercantik CV. Ya hal tersebut terpampang jelas di penjelasan nomor 1 dan 2 tulisan ini. Setelah kalian mendapatkan pelajaran dan teman baru, proses mempercantik CV pun akan ikut dengan sendirinya. Tanpa perlu kalian usahakan dengan keras.

Memang CV yang memiliki segudang pengalaman akan mempermudah kalian di fase berikutnya mungkin untuk mencari kerja atau melanjutkan studi. Tetapi jika tidak dibarengi dengan segala softskill yang kalian dapat selama ikut kepanitiaan sama saja bohong. CV kalian tidak akan berguna. Oleh karena itu, utamakan proses pembelajaran selama kalian ikut kepanitiaan. Banyak hal baru dan teman baru yang menanti kalian dalam sebuah kepanitiaan. Setelah itu, proses mempercantik CV pun akan seru dan lebih indah buat kalian.

7. Siapa Tau Bisa Bertemu Jodoh

sumber: liputan6.com

Keseruan ikut kepanitiaan yang terakhir ini mungkin sangat bisa meningkatkan hormon kesenangan. Bagaimana tidak? Segala hal yang berhubungan dengan cinta pastinya seru, indah, dan menyenangkan. Kepanitiaan mungkin menjadi salah satu wadah untuk menemukan cinta. Hal itu sering terjadi baik di kepanitiaan sekolah, kampus, atau kepanitiaan lain yang isinya muda-mudi penuh gairah dan semangat.

Kebersamaan hingga intensitas bertemu membuat kedekatan antara panitia. Tidak heran biasanya setelah kepanitiaan ada yang ketahuan dekat kemudian pacaran, ya bahasa anak sekarang cinlok namanya alias cinta lokasi. Bertemu jodoh di kepanitiaan mungkin keseruan yang bisa dibilang juga rejeki.

Proses pendekatan dalam kepanitiaan sangat mudah untuk dilakukan dan dijalankan. Bisa saja bermula dari rapat bareng, pulang bareng, makan bareng, hingga beli keperluan acara bareng. Momen-momen tersebut yang tanpa sadar bisa menumbuhkan benih-benih cinta antara panitia satu dengan lainnya.

Proses ini mungkin akan lebih indah apabila jika setelah kepanitiaan selesai kalian bisa melanjutkan hubungan tersebut. Awalnya memang hubungan tanpa status, tapi siapa tau kedepannya nanti menjadi hubungan dalam suatu ikatan serius. Asik. Ya walaupun begitu, tidak semua kepanitiaan melahirkan pasangan-pasangan romantis. Ada juga yang masih jomblo setelah ikut puluhan kepantiaan. Terlepas dari itu, jangan sampai hubungan asmara selama kepanitiaan mempengaruhi kinerja selama acara berlangsung. Tetap yang utama adalah keberhasilan dan kesuksesan acara. Jodoh merupakan keseruan lain yang bisa didapat jika kalian ikut kepanitiaan.

***

Beberapa keseruan tadi mungkin tidak bisa dirasakan semua orang. Ada yang mungkin merasakannya 1, ada yang 2, ada yang semuanya, bahkan ada yang tidak merasakannya sama sekali. Keseruan-keseruan di atas juga bisa dibilang sebagai manfaat atau keuntungan kalian ikut kepanitiaan. Jadi alangkah baiknya kalian mencoba untuk mulai ikut kepanitiaan.

Ingat niat dan tujuan awal kalian ikut kepanitiaan adalah belajar.

Jikalau di akhir hasil belajar yang kalian dapat tidak sesuai dengan harapan awal ikut kepanitiaan, jangan bersedih. Setidaknya kalian sudah pernah mencoba dan berusaha. Tidak ada yang sia-sia di dunia ini. Semua hal tersebut akan membentuk kalian menjadi manusia yang lebih baik lagi. Terakhir, selalu tersenyum bahagia selama menjalankan kegiatan kepanitiaan karena bisa membuat hidup kalian lebih indah.

BACA JUGA: Alasan yang Bisa Kamu Pake ketika Udah Males Nerima Tawaran Organisasi/Kepanitiaan

Featured image reference: ui.ac.id