Serba-Serbi Kartu Tanda Mahasiswa UI: Canggihnya Bukan Main

Hallo warga UI, kalian tau ga sih kalau kartu tanda mahasiswa (KTM) UI bukan hanya kartu identitas mahasiswa biasa loh, kartu yang didapat pasca registrasi mahasiswa baru ini memiliki banyak fungsi lho. Ada banyak kelebihan KTM UI yang bisa kamu manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya di lingkup kampus UI, apa aja sih? Yuk simak lebih lanjut!

Untuk Masuk Perpusat

Sumber: blog.pesantrenmedia.com

KTM bukan hanya untuk sekedar masuk perpusat aja guys, tapi kalau kamu mau mengakses internet dari kebun apel, atau meminjam buku di perpusat kamu wajib banget bawa benda yang satu ini.

Untuk Parkir

Sumber: Youtube TVUI

Tau ga sih ada parkiran di suatu fakultas yang mengharuskan mahasiswanya untuk menge-tap KTM UI agar bisa mengakses parkiran tersebut? Iya, ada yaitu di Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM). Nah bagi warga FASILKOM yang bawa kendaraan pribadi, jangan sampai lupa ya bawa KTM kamu ke kampus.

Untuk Jajan di Kantin

Sumber: Twitter.com

Beberapa kantin masih menerapkan sistem pembayaran makanan menggunakan ktm ini loh, seperti di kantin matoa, atau di kantin fakultas teknik, jadi setelah memesan makanan kamu bisa langsung kasih ktm tersebut ke pedagang kantinnya, dijamin anti ribet karna kamu dan bapak pedagang gaperlu repot-repot menyiapkan uang receh untuk kembalian.

BACA JUGA: Slurp, Ini Makanan-Makanan Enak di Kantin Vokasi UI

Untuk Naik Transportasi Umum

Sumber: antaranews.com

Yap bener banget, dengan mengaktifkan saldo KTM kamu bisa menggunakannya untuk keperluan naik transportasi umum, seperti pulang pergi ke kampus naik KRL, jalan-jalan menggunakan LRT, atau untuk naik busway juga bisa kok! Tapi pastikan saldo di dalam KTM kamu cukup ya.

Alat Absensi Kehadiran

Sumber: blog.dimensidata.com

Ada juga beberapa fakultas yang menerapkan aturan absen dengan menggunakan ktm dengan cara ditap ke mesin absensi, cara ini terbilang cukup ampuh untuk mengurangi potensi kecurangan seperti titip absen ke teman.

Sebagai Alat Pembayaran di Minimarket

Sumber: jatimnet.com

Yap, kamu bisa belanja kebutuhan bulanan kamu secara non-tunai atau cashless menggunakan kartu ini, tapi pastikan saldo yang ada di dalam kartu itu cukup ya, sangan sampai kurang, nanti malu sama mbak-mbak kasir alfamartnya

BACA JUGA: Bukan Mahasiswa IT? Gak Masalah, Ini Dia 3 Teknik Hacking Pemula Berikut Caranya

Kalau ktmnya hilang bagaimana kak? Apakah bisa mendapatkan yang baru?

Yap jawabannya adalah bisa, berdasarkan pengalaman seorang teman saya, bagi kamu yang kehilangan KTM, kamu tetap bisa mendapatkan KTM baru dengan cara melaporkan ke pihak berwajib jika kartu tanda mahasiswamu telah hilang, lalu setelah lapor dan mendapat surat pernyataan kamu harus mengisi formulir kehilangan KTM yang dapat di akses melalui situs plk.ui.ac.id setelah itu tunggu konfirmasi bahwa laporan kamu telah diterima melalui email, setelah submit laporan kehilangan kamu harus mengambil surat kehilangan di gedung PLK yang berlokasi di dekat stasiun pondok cina namanya adalah gedung Merah. Nah setelah men-submit kamu harus segera mengambil surat tersebut dalam jangka waktu 2 hari, jika tidak maka laporan kamu akan dianggap hangus. Nah setelah mendapatkan surat dari PLK baru deh kamu bisa memproses dan membuat ktm baru.

Kalau tadi kita sudah membahas beberapa fungsi ktm yaitu bisa digunakan sebagai alat pembayaran transportasi umum dan belanja di minimarket, lalu bagaimana cara mengisi saldonya? Gampang banget, kamu bisa mengisi saldo KTM via ATM BNI, teller Bank BNI, Alfamart, atau di beberapa kantin kampus UI. Pada dasarnya karena UI melakukan kerjasama dengan BNI, maka seluruh transaksi tapcash dapat kamu lakukan hanya dengan menggunakan KTM ini. Jangan lupa untuk selalu membawa KTM ini setiap kamu ke kampus ya!

BACA JUGA: Cara Ganti Password Akun UI (SIAK NG) dan Solusi Jika Expired

Penggalakkan Transaksi dengan Tap Cash: Kantek Sehat, Teknik Kuat!

Buat kalian anak teknik, pasti tau dong bedanya kondisi Kantin Teknik (Kantek) kita yang dulu sama sekarang itu gimana? Yap, dulu itu Kantek seperti halnya kantin-kantin di pinggiran jalan yang kayaknya makanannya nggak higenis, acak-acakan, piring dimana-dimana, bayar pake uang lecek dan sobek, pokonya masih konvensional banget deh.

Dengan berbagai hal yang sudah disebutkan di atas, Manajemen Dekanat FTUI memberikan pelayanan kepada civitas akademika FTUI khususnya pengguna Kantin Teknik (Kantek) FTUI  berupa penggunaan Uang Elektronik (Tap Cash) sebagai alat transaksi di Kantek FTUI, yang diresmikan pada tanggal 8 September 2016.

Peresmian Penggunaan Uang Elektronik ini sejalan dengan komitmen FTUI dalam menerapkan Sistem Manajemen ISO 14001: 2015 dan OHSAS 18001: 2007 dalam hal standar Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan (K3L). Penggunaan Uang Elektronik ini dapat meminimalisir kontak pedagang dengan uang ketika bertransaksi dan menyiapkan makanan. Selain itu juga biar kita semakin teratur, makanannya higenis, piring-piring bekas makan nggak berserakan, dan tertib serta bersih tentunya. Ya kalian tau dong, efek dari ketidakaturan dan kotor itu bisa menyebabkan berbagai hal yang buruk, baik buat lingkungan juga buat kesehatan kita.

Tinjauan kesehatan Kantin FTUI (via eng.ui.ac.id)

Contohnya, kalau kita makan, terus kita meletakkan piringnya sembarangan dan berantakan gitu aja, ditambah membludaknya mahasiswa yang mau makan, tentunya pencucian piring terburu-buru, bikin masakan juga asal karena sibuk ada yang mau bayar dan ada yang mesen, yang menyebabkan terbengkalainya kegiatan si ibu-ibu dan bapak-bapak juru masak kantin itu untuk melayani kita. Masakan yang harusnya bersih dan higenis, ditambah ketidak teraturan dan kebersihan yang kurang baik, bakal menyebabkan berbagai makanan mengandung bakteri Salmonella E. Coli, belum lagi kalau ada pedagang curang yang pake boraks untuk mengawetkan makanannya…. Nggak banget kan?

Untuk itu, program baru dicanangkan nih guys. Sebenernya nggak baru juga sih, penggunaan Tap Cash ini udah dilakukan mulai semester ganjil tahun 2016 lalu, tetapi karena masih banyak mahasiswa yang bandel menggunakan uang cash sebagai alat bertransaksi, maka penggunaan uang elektronik ini mulai digalakkan kembali di semester genap tahun 2017 ini.

 

Apasih Keuntungannya?

Tap Cash yang desainnya UI banget nih, minat? (via Humas FEB UI)

Keuntungan menggunakan Tap Cash itu macem-macem, dari yang sepele sampai berdampak besar.

Pertama, kantin dan tangan-tangan juru masak kantin lebih higienis, karena nggak melayani pembeli dengan metode pembayaran uang fisik yang memungkinkan banyaknya bakteri di uang itu. Kalau juru masak megang itu uang fisik, terus karena pengaruh tekanan waktu, juru masaknya lupa cuci tangan, akhirnya memasak dalam keadaan tangan berbakteri. Akhirnya…. kita yang kena dampak bakterinya.

Kedua, tidak ada kehilangan uang, tidak ada pencurian uang di konter dagangnya. Selain itu, pendapat para pedagang juga langsung tercatat rapi di rekening mereka, nggak perlu lagi menghitung secara fisik dan takut kekurangan atau minus, karena semuanya sudah rapi diatur mesin bank.

Ketiga, para pedagang gak perlu lagi repot-repot ngecek uang palsu atau asli, dan nggak perlu gontok-gontokan sama pembeli kalau uang yang dipakai itu robek, lecek, jelek, kurapan, dakian, kudisan, atau itu goloknya Kapten Pattimura bengkok kesana-kemari. Ya gimana mau ngecek, sebab semua pembayaran tinggal tap dan pedagang tinggal tuai hasilnya serta fokus memasak.

Keempat, pedagang yang baru buka, biasanya belum ada uang untuk menyediakan cashback buat pembeli dengan menggunakan uang merah-merah atau biru-biru. Jadi, mereka harus kesana-kemari buat nyari kembaliannya. Nah, dengan metode Tap Cash ini, pedagang nggak perlu repot lagi nyari uang kembalian, soalnya sudah diatur sama mesinnya.

Kelima, KTM kita akhirnya berfungsi lebih sering! Yap, buat kamu yang belum punya kartu BNI Tap Cash, kamu bisa dengan menggunakan KTM yang otomatis udah terintegrasi Tap Cash, pasti pada punya dong? Akhirnya kita nggak cuma menggunakan KTM untuk di Perpusat aja, atau buat mendaftar pengobatan di PKM dan naik TransJakarta/KRL doang, sekarang KTM kita bisa berfungsi sebagai alat bayar di kantin!

Kalo nggak mau beli Tap Cash baru, pake yang udah ada aja!

 

BACA JUGA: Saatnya Kamu Nikmati Kesaktian Kartu Mahasiswa yang Satu Ini!

 

Ah males gitu-gituan, mau kaya biasa aja

Pasti banyak nih, orang-orang yang masih mengidolakan bakteri dari uang fisik untuk digunakan dalam membayar. Nah, buat kalian yang males pakai Tap Cash, ada sanksinya juga lho! Sebab, penggunaan Tap Cash diawasi langsung melalui kamera CCTV yang terpasang di sudut-sudut kantin. Bila ada pedagang yang ketahuan melakukan transaksi menggunakan uang fisik, pedagang akan menerima surat peringatan dari kampus. Peringatan itu berlaku dua kali aja, setelah tiga kali ketahuan, pedagang bakal disuruh cabut dari Kantek nih guys. Kasian kan? Ayolah kasihani mahasiswa lain juga yang mencintai aroma masakan, dan rasa rempah-rempah yang menggigit lidah dari masakan pedagang itu.

 

Terus gimana dong sekarang cara jajan di Kantek?

Suasana makan siang di Kantin FTUI

Gampang aja kok, pertama kalian cukup top up Tap Cash kalian di stand operator Tap Cash BNI yang ada di Kantek. Untuk isi ulang 10.000-20.000 nggak ada biaya administrasi, jadi kalau lebih dari itu misal isi ulang 50.000 atau 100.000 ada biaya administrasinya sebesar 2000 Rupiah.

Kedua, kalian ambil peralatan makan sendiri di tempat peralatan makan yang sudah tersedia di Kantek. Tempat peralatan makan itu juga terjamin kebersihannya, jadi nggak usah takut lagi kena bakteri atau debu-debu disekitaran tempat peralatan makan. Piring, sendok, dan garpunya juga biasanya masih anget loh karena dicuci pake mesin otomatis hehehe.

Ketiga, pilih menu makanan atau minuman yang tersedia di konter-konter pedagang di Kantek.

Keempat, menyerahkan kartu Tap Cash ke pedagang deh untuk di tap dan keluarlah resi pembayarannya! Keren kan?

Kelima, kalian sudah tinggal duduk manis, anteng, menikmati aroma makanan, dan menjilati piring sepuasnya di tempat makan yang sudah disediakan.

Terakhir, jika kalian sudah selesai makan dan minum, letakkan piring dan gelas yang selesai digunakan di tempat pencucian yang sudah disentralisasi. Cari aja tempat penampungan piring kotornya, jangan dibawa pulang ya piring dan gelasnya buat di kosan!

 

BACA JUGA: Tujuh Kios “yang Paling-paling” di Kantin Teknik (Kantek)

 

Penggunaan uang elektronik Tap Cash dari BNI di Kantek FTUI ini akan dievaluasi setiap 3 bulan, dalam evaluasi tersebut akan dipantau bagaimana efektifitas penggunaan Tap Cash serta monitoring terhadap pedagang yang berdagang di Kantek FTUI. Pedagang yang memiliki prestasi yang baik akan dikirim untuk melakukan studi banding mempelajari bagaimana kantin di universitas luar negeri dalam hal ini NUS Singapura. Penggunaan Uang Elektronik di Kantek FTUI ini merupakan yang pertama di lingkungan UI dalam hal penggunaan uang elektronik secara massal loh, yang kemudian FISIP dan Vokasi juga mulai menerapkannya di kantin masing-masing.

Nah, dengan demikian semua nyaman, sehat, dan teratur juga bersih kan guys? Yuk share artikel ini ke semua akun Facebook, Twitter, dan Line kalian agar semua orang tau kalau Kantin Teknik merupakan asal mula anak-anak Teknik yang sehat dan berotot!

Anak UI, Kalau Kalian Sakit, Begini Caranya Berobat di PKM

Hayoo siapa di antara kalian anak UI yang sering sakit waktu di kosan atau di asrama terus bingung mau berobat ke mana? Soalnya penulis masih sering nih nemuin anak UI yang ngekos atau tinggal di asrama dan masih bingung harus berobat ke mana waktu sakit. Hey, masa sih kalian masih bingung? Kampus kita kan punya PKM yang sekarang terletak di Klinik Satelit UI, depan Fakultas Teknik UI!

Dengan banyaknya kegiatan semasa kuliah di kampus perjuangan, apalagi jauh dari orang tua, merupakan hal wajar bagi para mahasiswa jika mengalamai sedikit gangguan kesehatan. Kepadatan kuliah dan sering sulitnya tugas yang diberikan kepada mahasiswa memang sering kali membuat mahasiswa kekurangan waktu istirahat yang berakibat buruk bagi kesehatan.

Anyway, nggak cuma mahasiswa aja sih yang bisa nikmatin pelayanan di PKM UI, staf dan masyarakat sekitar UI juga bisa loh dateng dan berobat di sana.

 

PKM itu apa sih?

PKM di sini bukan Program Kreativitas Mahasiswa loh ya, PKM itu singkatan dari Pusat Kesehatan Mahasiswa. PKM UI ditujukan untuk melayani kegiatan mahasiswa yang membutuhkan obat-obatan dan tenaga medis di kampus. PKM UI dulunya masih bertempat di Rumpun Ilmu Kesehatan, tapi semenjak Klinik Satelit UI selesai dibangun 2015 lalu, PKM UI dipindahkan ke sana.

 

Pelayanannya apa aja?

Layanan yang diberikan PKM UI antara lain pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan gigi, pengobatan umum, ambulans, general check up, rontgen, tes buta warna, tes dahak/lendir, tes darah, tes feses, tes jantung, tes narkoba, tensi darah, tes urin, dan vaksinasi tetanus teksoid. Selain itu, bertempat di Klinik Satelit UI, kita juga bisa konsultasi kesehatan mental. Pelayanan yang dilakukan Badan Konsultasi Mahasiswa (BKM) UI itu berupa memberikan solusi bagi kesehatan mental para mahasiswa dengan dilayanai oleh psikiater UI.

 

BACA JUGA: Mental Illness, Salah Satu Penyebab Hidup menjadi Kelabu yang Masih Dianggap Tabu

 

Gimana caranya?

Mahasiswa UI bisa langsung datang ke PKM secara pribadi atau dirujuk oleh pimpinan fakultas di kampus makara. Tapi perlu diingat, untuk bisa menikmati pelayanan kesehatan di PKM dan BKM UI, kita harus terlebih dahulu menjadi anggota PKM UI, guys.

Jangan khawatir, buat kamu yang belum menjadi anggota, caranya gampang banget, yaitu dengan mendaftar di bagian administrasi (loket PKM) untuk membuat kartu anggota. Pembuatan kartu anggota ini membutuhkan Kartu Tanda Mahasiswa dan foto ukuran 2×3 sebanyak dua buah. Setelah kamu penuhi semua berkas yang dibutuhkan, kalian resmi jadi anggota PKM UI dan bisa menikmati layanan di PKM UI.

 

Waktu Operasional?

Jam operasional PKM UI adalah Senin-Kamis pukul 08.00-18.00 (istirahat 12.00-14.00). Jumat pukul 08.00-18.00 (istirahat 11.00-14.00). Sabtu pukul 08.00-12.00. Sementara untuk hari Minggu, PKM UI tutup atau libur.

Sementara itu, para mahasiswa dan staf UI tidak dipungut biaya loh ketika berobat di PKM dan BKM UI, kecuali bagi mereka yang membutuhkan penanganan ronsen. Sedangkan, untuk masyarakat luas sepertinya sudah bisa loh pakai BPJS Kesehatan di PKM UI, sebab pada Oktober lalu para pegawai Klinik Satelit UI sudah melakukan pelatihan dan workshop Provider FKTP BPJS.

 

BACA JUGA: 56 Tahun FKGUI, “Bersatu Mengabdi Sehatkan Negeri”

 

Nah, cukup mudah bukan cara mendaftar anggota PKM biar bisa berobat di sana? Mari bagikan artikel ini di akun Facebook, Twitter, dan Line kalian biar anak UI nggak bingung lagi harus kemana waktu sakit!

Ketika Mahasiswa Punya Doppelganger di Kampus UI

Tau doppelganger ‘kan? Yang main RO waktu zaman SMP atau yang pernah nonton HIMYM pasti tau istilah ini. Ini terjemahan harfiahnya adalah ‘kembaran’ seseorang, yang punya fisik bahkan sampai kemuka yang mirip semirip-miripnya macam pinang dibelah dua atau macam jawaban boleh nyalin dari temen. Nah, kalau misalnya punya doppelganger, gimana ya?

BACA JUGA: Momen-momen “Surga” yang Dirindukan Oleh Mahasiswa

Doppelganger dari Jurusan Sebelah

Doppelganger dari Jurusan Sebelah via graceconnect
Doppelganger dari Jurusan Sebelah via graceconnect

Pasti ada. Pasti ada di tiap fakultas. Si A yang mirip banget si B, si B yang dari belakang pasti dikira C dan lainnya. Seru sih, lucu aja buat temen-temennya.

“Eh, itu Don Sonny sombong banget ya duduk sendiri aja. Biasanya kalo datengkan join di bangku kita.”

“Pura-pura gak liat itu dia.”

“Mana Sonny?”

“Itu, tuh. Duduk depan tukang sate.”

Terus satu meja ngakak semua. Mirip banget. Macam Tuhan ada cetakan khusus buat bikin itu satu makhluk. Atau, yang mungkin lebih lucu:

“Lah, itu si Sonny? Perasaan tadi di kelas tuh dia.”

“Bukannya dia sakit?”

“Terus itu siapa?”

*semua noleh* *ngakak lagi* udah kaya amoeba belah diri. Seru banget pas ketemu sama doppelganger temen kamu dan kamu manggil dari jauh bareng temen-temen kamu, berasa itu orang gak denger. Dia denger, tapi gak ngerti, dan kalian cekikikan aja sepanjang jalan.

 

Doppelganger Sekelas

Doppelganger Sekelas via
Doppelganger Sekelas via Photo Credit: hackNY via Compfight cc

Ini serunya buat yang punya doppelganger. Bisa ngerjain dosen yang masuk. Kalau emang mirip banget, fix pasti itu dosen ketuker. Salah satu skenario favorit, mereka pake tas yang highly noticeable dan berbeda satu sama lain, gaya berpakaian dan rambut dibedain juga. Nah, setelah sekian lama orang membangun persepsi membedakan mereka lewat pakaian rambut dan tas, baru tukeran aksesoris tapi hair-do disamain.

At that point, jangankan dosen salah liat atau temen salah panggil, mungkin kalian bisa tukeran pacar?

 

Doppelganger Sama Penjaga Kantin

Siap-siap dipesenin makanan sama temen via kingston
Siap-siap dipesenin makanan sama temen via kingston

Ini apes. Sekalinya ketemu kamu di kantin, temen kamu bakal mesen makanan atau minuman lewat kamu. Fix. Banget.

 

Doppelganger Sama Dosen

Kebayang serunya kalau mirip sama dosen via kingsasiancci
Kebayang serunya kalau mirip sama dosen via kingsasiancci

Bukan rahasia ya, pasti ada mahasiswa yang mirip sama dosennya. Si dosen sih pasti diem-diem aja sok cool biar gak diledekin mahasiswa, tapi mungkin dosennya diledekin sama dosen lain di ruang dosen? Entah.

Yang jelas kalau kamu doppelganger-nyad osen, harus banget dicoba nih sebelum lulus, kamu belajar niruin gaya si dosen dan do an impression of him/her di depan temen-temen atau mungkin di depan dosen? Atau ikutan ngajar bareng dosen? Percayalah, kocaknya bikin ngakak, dan ngakaknya gak ada obat.

 

Emang Kembar

Kalau ternyata kembar, bisa tukeran kelas via klikharry
Kalau ternyata kembar, bisa tukeran kelas via klikharry

Ada kalanya kamu bukan punya doppelganger, tapi emang kamu kembar. Terserah satu jurusan atau beda jurusan atau beda fakultas, seru banget. Bisa tukeran hidup macam di sinetron zaman dulu waktu siluman panda atau tukang bubur belum jadi selera masyarakat luas. Bisa tukeran KTM buat pinjem buku, bisa tukeran kelas kalo lagi mager masuk, dan lain sebagainya. Kalau miripnya total identical, ya kamu bahkan bisa tukeran ketika presentasi.