Dari Mi Ayam Sengketa Sampai Sate Fasilkom, Ini Makanan di UI yang Paling Dikangenin Selama PJJ

5 Makanan di UI yang Paling Dikangenin Selama PJJ. Nggak terasa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sudah berjalan satu tahun lamanya. Rasa kangen untuk kembali ke kampus juga pasti sudah menggebu-gebu. Salah satu hal yang dikangenin di kampus adalah makanannya.

Yup, dengan 14 fakultas dan satu vokasinya, UI memiliki cukup banyak kantin dengan berbagai pilihan menu. Belum lagi kantin atau kafe di Perpustakaan Pusat dan fakultas, membuat UI menjadi surga kuliner bagi sivitas akademikanya. Sayangnya, selama pandemi semua kantin pun tutup karena kegiatan pembelajaran dialihkan secara daring.

Di antara banyak pilihan makanan itu, kira-kira makanan apa aja sih yang paling dikangenin? Nah, berikut ini lima makanan yang di UI yang paling dikangenin versi anakui.com. Ada informasi cara untuk memesan makanan tersebut juga, loh. Let’s check this out!

1. Mi Ayam Sengketa

Mi ayam sengketa (sumber: foody.id)

Bukan Anak UI rasanya kalau belum pernah makan mi ayam legendaris yang satu ini. Sebelum pandemi, Mi Ayam Sengketa biasa membuka lapak gerobaknya mulai pukul 18.00 sampai habis di parkiran Gedung X FIB UI. Cukup dengan 10 ribu rupiah, kamu sudah bisa mendapatkan mi yamin atau mi ayam dengan topping ayam dan pangsit yang melimpah.

Nah, kalau kamu kangen dengan mi ayam ini, kamu bisa langsung ke warungnya yang ada di Jl. Mandor Guweng di daerah Kukusan Teknik (Kutek). Nggak mau ribet? Tenang, kamu bisa pesan juga melalui aplikasi ojek online, loh.

BACA JUGA: Cerita di Balik “Kantin Online” Ala Kansas dan Takor

2. Ayam Mas Roni

Ayam kalasan Mas Roni FIB (Sumber: dok. Instagram @ui.enak)

Kalau yang satu ini merupakan andalan warga FIB UI, nih. Mulai dari 18 ribu rupiah aja, kamu bisa mendapatkan berbagai menu ayam, seperti ayam kalasan, ayam goreng, dan ayam penyet.

Kalau kamu kangen sama Mas Roni, eh ayamnya maksudnya, kamu bisa cek Instagram-nya di @penyetanmasroni atau langsung pesan aja di aplikasi ojek online. 

3. Nasi Alo FISIP

Nasi Alo FISIP UI (Sumber: Kompas)

Menu yang satu ini merupakan menu andalan warga FISIP pas tanggal tua. Dengan harga mulai dari 13 ribu rupiah, kamu bisa mendapatkan satu porsi nasi dengan lauk ayam suwir, telur orak-arik, potongan bakso, dan krupuk sebagai pelengkapnya.

Buat kamu yang kangen atau pengin nostalgia semasa jadi mahasiswa FISIP, kamu bisa memesan menu ini di Instagram @anaktakor. Setiap minggunya, mereka akan mengadakan pre-order untuk berbagai menu di Takor (kantin FISIP), salah satunya nasi alo ini. 

BACA JUGA: Emangnya MUI Udah nggak Punya Kantin ya?

4. Nasi Telur Qimpul

Nasi Telur Qimpul (Sumber: arsip anakui.com)

Menu yang satu ini merupakan menu andalan dari Warkop Qimpul di daerah Barel dekat FH UI. Sesuai namanya, nasi telur qimpul terdiri dari nasi, telur dadar kremes, dan sambal tomat. Kamu juga bisa minta tambahan kornet dan keju, loh. Harganya mulai dari 10 ribu aja.

Selama pandemi, Warkop Qimpul tetap membuka warungnya di Barel, tepatnya di Jl. Cengkeh. Selain nasi telur qimpul, warung ini juga menyediakan menu lain, seperti nasi goreng, ayam mentega, dan capcay.

5. Sate Fasilkom

Sate ayam Fasilkom (Sumber: dok. Instagram @ui.enak)

Salah satu sate yang menjadi favorit anak UI adalah sate Fasilkom. Tempat makan ini menyediakan dua macam sate, yaitu sate ayam dan sate kambing. Selain sate, mereka juga menyediakan sop ayam dengan kaldu yang gurih banget. Harganya pun cukup murah, mulai dari 10 ribu aja setiap menunya.

Namun, berdasarkan penelusuran dari anakui.com, kami belum menemukan menu ini di ojek online atau Instagram, nih. Buat Sobat AnakUI yang tau informasinya, bisa tulis di kolom komentar, ya.

***

Nah, itu tadi lima makanan di UI yang paling dikangenin selama PJJ versi anakui.com. Makanan mana nih yang jadi favorit kamu? Atau apa ada makanan lain yang kamu kangenin? Tulis di kolom komentar, yuk!

BACA JUGA: Slurp, Ini Makanan-Makanan Enak di Kantin Vokasi UI

6 Makanan Yang Selalu Jadi Danusan, Mana Yang Paling Sering Bikin Kamu Nombok?

Halo teman-teman pembaca setia anakUI.com, apa kabar? Semoga sehat selalu dan makin bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari di tengah pandemi COVID-19. Pasti banyak nih dari kalian semua yang udah mulai bekerja rutin sambil menyesuaikan dengan situasi sekarang alias New Normal. Jangan lupa jaga kesehatan ya, guys!

Oke sekian salam pembukanya, hehehe. Buat kalian-kalian yang masih duduk di bangku perkuliahan nih, alias masih menjadi mahasiswa UI kinyis-kinyis yang terpaksa belajar di rumah aja, pasti kalian tahu kan apa itu danusan? Atau mungkin justru kalian panitia abadi divisi danus? Wah

Buat yang belum tahu apa itu danusan, jadi gini, danusan itu adalah sebuah usaha dalam rangka mengumpulkan dana. Dananya biasanya ditujukan untuk keberlangsungan suatu acara. Eh tapi gak juga sih, banyak loh mahasiswa yang danusan secara sukarela bukan untuk acara. Melainkan untuk keberlangsungan uang jajannya alias danusan untuk diri sendiri. Intinya, danusan itu adalah salah satu kegiatan yang paling akrab sama kehidupan mahasiswa. Setuju?

Nah, karena dalam kondisi ini banyak banget hal-hal yang dibatasi dan salah satunya adalah perkuliahan di fakultas, pastinya metode danusan keliling fakultas gak bisa dilakukan dong, ya? Kalaupun kamu kekeuh mau danusan keliling fakultas pun gak bakal efektif, dan ujung-ujungnya malah diusir satpam. Eitts tapi jangan sedih dulu! Buat kalian yang pengen dan lagi butuh banget ngumpulin dana untuk kepentingan proker dan lainnya, kalian tetap bisa kok melangsungkan danusan lewat online! Makanya, artikel anakUI.com kali ini memposting beragam jenis makanan yang umumnya paling sering muncul saat kita semua danusan. Siapa tahu bisa jadi referensi kamu untuk danusan online? Atau mungkin sekedar mengingatkan kamu dengan momen indah danusan yaitu saat kamu terpaksa nombokin karena gak memenuhi target? Yaudah lah kebanyakan ngomong, langsung aja simak!

1. Martabak Isi Tahu atau Telor

Sumber: IDN Times

Meskipun namanya sama-sama martabak, hati-hati guys dalam memesan, isinya beda. Yang satu isinya tahu, dan satu lagi isinya telor. Karena isinya berbeda, harganya juga pasti gak sama. Biasanya sih dijual dengan harga 5000/3 untuk yang isi tahu, dan 5000/2 untuk isi yang telor. Biasanya si mahasiswa yang danus makanan ini harus menyediakan tisu karena selain kulit pangsit dan isinya, makanan ini punya kandungan minyak lebih banyak dari yang ada di jazirah arab, heheheh lebay. Selain rasanya yang gurih, martabak-martabak ini bisa juga dilengkapi dengan rasa pedas yang menggigit jika kalian menikmatinya dengan cabe rawit yang tersedia. Hmmm..

2. Pisang Aroma

Sumber: pinterest

Sebenernya makanan ini dasarnya adalah pisang coklat yang bisa kalian beli di penjual pinggir jalan yang keberadaannya cukup banyak (bahkan kalau emang niat bgt bisa jalan ke kutek belok kiri pintu kutek ada yang jual). Tapi entah kenapa, kalau di kampus rasanya makanan ini menjadi primadona abadi mahasiswa pecinta manis. Biasa dibandroll dengan harga 2000/1, makanan ini memiliki banyak varian rasa lainnya, seperti keju dan karamel dan lebih enak dinikmati saat masih panas. Bentuknya yang tipis dan crunchy emang bikin nagih dan membuat kita semua yang suka gak cukup kalau cuma beli satu. Hayoooo siapa yang kangen sama makanan ini?

BACA JUGA: Momen-Momen Ngeselin Tapi Ngangenin Selama Jadi Anak UI

3. Piscok Meler

Sumber: caramembuat.id

Sama-sama berbahan dasar pisang, makanan yang satu ternyata memiliki kasta yang lebih tinggi dari makanan yang sebelumnya telah disebutkan di atas. Yup, Piscok meler biasanya dijual dengan harga 3000/1. Entah apa yang menjadi pertimbangan dari mahasiswa, tapi memang kalau dilihat dari bentuk, Piscok meler lebih besar ukurannya dan punya filling cokelat yang lebih terasa dibandingkan dengan Pisang Aroma. Kalau kamu suka yang mana?

4. Mochi Es Krim

sumber: google

Wah kalau danusan yang satu ini lebih high class dari semua makanan yang disebutkan di sini. Ya iyalah, harganya aja 10.000/1 pcs sendiri dan sebelumnya kita mesti ikut PO dulu deh sama si penjaja danusan. Tapi worth it  karena rasanya bervariasi, mulai dari taro sampe durian, seger-seger gimana gitu di tengah kejamnya matahari Depok city!

BACA JUGA: Hal-Hal Berikut Bisa Kamu Lakukan Sambil Melewati Jembatan Aborsi UI

5. Tahu Bakso

sumber: google

Siapa yang suka tahu? Ayo ngacung!!! Ini nih makanan yang paling laris kalau di fakultas penulis. Saking larisnya, biasanya jam 10.00 pun si penjual (alias mahasiswa yang danusan) sudah tersenyum pongah (soalnya pasti dagangannya duluan yang laris) sambil menghitung keuntungan yang dia peroleh. Oh ya, biasanya tahu bakso ini dijual dengan harga 3000/1

6. Bakso Bakar

Sumber: cookpad

Selain tahu bakso, makanan ini juga paling sering dicari keberadaannya di kampus, meskipun akhir-akhir ini popularitasnya kalah dari tahu bakso. Harganya Rp2.000/tusuk, tapi biasanya turun kalau udah sore. Rasanya yang manis dan gurih (kadang agak pedes) juga bisa dijadikan peneman kamu makan nasi. Tapi jangan sering-sering ya! Karena proses pembuatannya dibakar, kamu bisa aja sakit tenggorokan karena keseringan makan ini.

Oke deh, sekian daftar makanan yang paling sering dijajakan oleh mahasiswa giat pencari pundi-pundi rupiah. Tentunya ini hanya sebagian, dan belom semuanya disebutkan oleh penulis. Yang mana nih yang paling sering bikin kamu nombok? Tulis dong komen kalian di bawah? Hehehehe

BACA JUGA: 5 Tempat Makan Enak Dan Murah Yang Bisa Kamu Temuin Di Barel (Dan Sekitarnya)

Slurp, Ini Makanan-Makanan Enak di Kantin Vokasi UI

Bicara tentang kantin, pasti gak lepas dari pembicaraan mengenai rekomendasi makanan favorit di kantin. Nah, salah satu kantin yang kerap didatangi mahasiswa UI adalah Kantin Vokasi. Meskipun letaknya terpencil, Kantin Vokasi UI dikelilingi kuliner enak. Mulai dari makanan berat hingga snack pengganjal rasa lapar, semuanya dapat kamu temukan dengan mudah. Asyiknya lagi, makanan ini dibanderol dengan harga yang ramah di kantong mahasiswa.

Berdasarkan hasil pengamatan AnakUI, berikut rekomendasi makanan enak di Kantin Vokasi yang gak boleh kalian lewatkan!

1. Love Cafe

Sumber: kumparan.com

Buat kamu yang sedang mencari makanan sehat yang praktis, kamu wajib mencoba Love Cafe nih. Konter makanan yang berada rekomendasi teratas makanan wajib santap di Kantin Vokasi ini hadir dengan beragam menu dengan sajian berbeda. Menariknya lagi, varian menu yang terdapat di Love Cafe ini dinamai dengan nama kota dan nama negara seperti Love Salad Tokyo, Beijing, Rotterdam dan masih banyak lagi.

Dibanderol dengan harga mulai dari Rp. 10.000/porsi, kamu dapat menyantap olahan buah segar yang dilengkapi dengan whipped cream. Pastinya, makanan ini pas banget untuk disantap kala cuaca lagi panas-panasnya nih, Anak UI.

2. Ayam Penyet Bang Ropie

Sumber: zomatoMakanan selanjutnya direkomendasikan untuk AnakUI yang doyan pedas. Yup, Ayam Penyet Bang Ropie. Booth yang selalu ramai didatangi pembeli ini menyediakan ayam penyet yang sanggup membakar lidah.

Harga satu porsi Ayam Penyet Bang Ropie ini terjangkau. Dengan harga Rp. 17.000 saja, kamu dapat menikmati seporsi ayam yang disajikan dengan nasi putih hangat, kol goreng, ditaburi dengan serundeng dan sambal yang khas. Wow, menggiurkan sekali bukan?

3. Siomay Mang Asep

Sumber: zomato.com

Bisa dibilang, Siomay Mang Asep merupakan makanan legendaris bagi mahasiswa Vokasi UI. Pasalnya, Siomay Mang Asep selalu memanjakan pembeli dengan panggilan khasnya, Ganteng dan Cantik. Pastinya, kadar kepercayaan diri kamu akan bertambah pasca berbelanja di sini ya, Anak UI!

Hadir sejak pertama kali Kantin Vokasi UI berdiri, booth ini menjual siomay dan batagor yang rasanya khas. Tekstur siomay yang kenyal berpadu dengan saus kacang yang berlimpah membuat booth ini ramai didatangi pembeli saat jam istirahat berlangsung. Harganya pun terjangkau. Seporsi siomay dibanderol dengan harga Rp. 10.000,- saja. Murah banget kan? Kapan lagi belanja siomay dengan rasa enak dan harga terjangkau. Bonus panggilan ganteng dan cantik lagi. Hihi!

BACA JUGA: Mau Menikmati Kopi dari Sabang sampai Merauke? Ke Bikun Coffee Aja!

4. Kebuli Express Pak Kar

Sumber: food.grab.com

Bosan dengan makanan kantin yang itu-itu aja? Olahan nasi kebuli dari Timur Tengah bisa jadi pilihan santap yang pas bila AnakUI berada di Kantin Vokasi UI. Kebul Express Pak Kar menawarkan nasi kebuli dengan potongan daging yang disajikan dengan tusuk sate.

Soal rasa, tak perlu diragukan lagi. Menu yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp. 17.000,- ini dijamin enak karena menggunakan bumbu yang cita rasanya sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Pulennya nasi dengan aroma dan rempah yang terasa, plus tambahan daging siap mengisi perut yang keroncongan.

5. Nasi Bakar Ibu Irmi

Sumber: resepkoki.id

Bingung mau makan siang pakai apa? cobain aja Nasi Bakar Ibu Irmi, Kantin Vokasi UI. Nasi yang dibumbui dengan rempah dan dibungkus dengan daun pisang ini cocok banget disantap saat kegiatan perkuliahan berakhir.

Nasi bakar yang disajikan di Nasi Bakar Ibu Irmi ini sangatlah beragam, mulai dari nasi bakar isi teri, ayam, cumi, kornet, hingga telur. Yang membedakan antara Nasi Bakar Ibu Irmi dengan nasi bakar lainnya adalah rasanya. Aroma daun pisang yang terbakar meninggalkan cita rasa yang unik dalam tiap suapan nasi. Gak heran kalo banyak mahasiswa yang jatuh hati sama makanan yang satu ini. Untuk harga, seporsi Nasi Bakar dijual dengan harga Rp. 15.000,-

Sumber gambar header: Kantin Vokasi

BACA JUGA: 5 Ide Makanan Ala Resto yang Bisa Kamu Bikin di Kosan

Mau Menikmati Kopi dari Sabang sampai Merauke? Ke Bikun Coffee Aja!

Buat keluarga besar UI, pasti sudah tau dong istilah Bikun. Bikun merupakan singkatan dari Bis Kuning yang ada di kampus perjuangan. Moda transportasi ini digunakan untuk menjangkau semua area kampus bagi mereka yang nggak bawa kendaraan pribadi ke kampus. Pokoknya bis kuning kita itu andalan banget deh. Mungkin kita bakalan kesulitan untuk mencari tumpangan kalau kampus nggak nyediain fasilitas itu.

Istilah bikun, saat ini, ternyata nggak cuma buat moda transportasi kampus kita doang loh guys! Semenjak bulan April lalu, di UI ada bikun yang nggak bisa jalan! Alias stagnan, berdiam diri di tempat. Loh kok bisa? Bisa dong!

Bikun Coffee namanya. Sebuah konsep usaha yang bergerak di bidang kafe itu meminjam nama bikun sebagai nama usahanya. Bikun Coffee meneyediakan berbagai minuman kopi dan es krim, serta minuman dan makanan lain. Perintis usaha itu adalah seorang alumni dan dua mahasiswa FHUI, yakni Abdul Rachmat Ariwidjaya (FHUI 2010), Putri Sukma Mandiri (FHUI 2011), dan Rizky Touristy (FHUI 2012). Sewaktu soft launching yang bertempat di halaman belakang FHUI, Dekan FHUI Prof. Dr. Topo Santoso menghadiri acara itu didampingi jajaran FHUI lainnya.

Bikun Coffee awalnya ditargetkan para pendirinya untuk konsumen yang berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, hingga karyawan FHUI. Namun, seiring berjalannya waktu, Putri mengaku akan mengembangkan sayap bisnisnya nggak cuma untuk di semua fakultas UI, tapi berbagai kampus di seluruh Indonesia. Bahkan, Putri merasa bisnis ini sudah memadai untuk dijadikan PT.

 

BACA JUGA: Mereka Berbagi Cerita Serunya Naik Bikun. Cerita Kamu Apa?

 

Tempat ini cocok banget buat para pecinta kopi. Berkonsep Archipelago, Bikun Coffee menyediakan semua minuman kopi yang berasal dari seluruh nusantara, dari Sabang sampai Merauke. Kopi-kopi khas nusantara seperti Kopi Arabica Aceh Gayo, Kopi Arabica Mandailing, Kopi Arabica Toraja, Kopi Arabica Bali Kintamani, Kopi Arabica Flores, hingga Kopi Arabica Papua Baliem Reny Jaya ada di kafe bikun! Nggak cuma kopi khas nusantara, pecinta kopi juga bisa menikmati Kopi Vietnam, Capuccino, Moccacino, dan yang lainnya.

Interior Bikun Coffe (via zomato)
Beneran mirip Bikun, bukan? (via zomato)

Konsep tempatnya juga dimodifikasi seperti Bikun, jadi kita bisa ngerasain makan-minum di dalam bis kuning legendaris kita yang satu itu. Juga, buat kalian yang nggak suka kopi tapi tetep masih pengen nyobain makan-minum di dalam Bikun, masih banyak menu lain, seperti Teh Jahe, Teh Leci, Teh Jeruk Nipis, Wedang Jahe, Es Cincau, dan berbagai macam jus dan minuman buah segar. Nggak cuma minuman yang beraneka ragam, makanannya juga beraneka ragam loh guys. Makanan kecintaan orang Indonesia menjadi menu-menu andalan, seperti kwetiau, bakmi, mie ayam, roti bakar, nasi goreng, mie goreng, pisang goreng, sosis, lumpia, singkong, siomay, dan yang lainnya tersedia dan disajikan di dalam bis legendaris ini!

Suasana outdoor juga pas banget buat ngopi-ngopi cantik (via zomato)
Kalo kamu ga suka indoor, bisa outdoor juga loh! Wih sepoi-sepoi (via zomato)

Makan-minum di dalam bikun sangat berasa banget sensasinya. Kalian duduk di dalam bangku bikun yang tentunya diberi penyejuk udara persis kaya dinginnya naik bikun. Di kanan-kiri terdapat kaca jendela bis yang bisa memberi ruang kalian untuk memandang suasana sekitar bikun. Kalau di dalam bikun penuh berisi penumpang yang lagi makan, di luar bikun juga disediakan tempat duduk buat menyantap hidangan sang sopir juru masak Bikun Coffee. Untuk harga, nggak beda jauh sama harga-harga makanan-minuman yang biasa kalian beli di tempat makan lain. Yang pasti nggak bakal buat kalian puasa sebulan! Secara gitu loh, pendirinya juga mahasiswa jadi tau banget harga yang cocok buat mahasiswa kayak kita hehehe.

Nasi Goreng Gila Bikung Coffee. Yum! (via zomato)
Menu makanan Bikun Coffee (via pergikuliner)
Menu minuman Bikun Coffee (via pergikuliner)

 

BACA JUGA: 5 Tempat Makan Legenda di Sekitar UI

 

Nah, enak-enak bukan sajiannya? Masa kalian anak UI gak pernah coba makan di Bikun Coffee yang khas UI banget? Let’s grab it, guys! Mari bagikan artikel ini ke akun Facebook, Twitter, dan Line kalian, biar semua orang dan nggak cuma anak UI aja yang tau kalau UI punya kafe sendiri!

Peduli Aceh, BEM se-UI Galang Dana dan Turun Langsung Membantu Korban Gempa

Indonesia kembali berduka. Gempa tektonik yang menghajar wilayah pantai di Kabupaten Pidie Jaya, Nanggroe Aceh Darussalam pada pukul 5.30 WIB, Selasa (7/12). Gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter itu memporak-porandakan wilayah Pidie Jaya, Pidie, Bireun, Sigli, dan wilayah sekitarnya yang lain.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bahkan menyebut kekuatan gempa Aceh Selasa lalu itu setara dengan kekuatan empat hingga enam kali bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat di Hiroshima, Jepang pada Agustus 1945. Pusat gempa yang berada di bibir pantai, tentu sangat membuat masyarakat Aceh trauma akan terjadi Tsunami seperti yang pernah dialami Aceh pada Desember 2004 lalu. Untungnya, gempa dahsyat itu tidak seperti apa yang masyarakat Aceh khawatirkan. Meski kekuatannya dianggap melebihi kekuatan bom atom Hiroshima, namun aktivitas sesar mendatar dalam laut tidak memicu Tsunami.

Kondisi di Aceh pasca gempa (via bintang.com)
Kondisi di Aceh pasca gempa (via bintang.com)

Kendati demikian, tetap saja kekuatan gempa tektonik dahsyat itu telah menghancurkan ratusan bangunan di tenggara Kota Banda Aceh. Korban-korban bergelimpangan. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana, korban meninggal dunia mencapai 102 orang, dan lebih dari 700 orang luka berat dan ringan. Banyaknya bangunan yang hancur juga menyebabkan 3.276 orang mengungsi. Upaya evakuasi korban masih dilakukan BNPB hingga saat ini.

Data terakhir (10/12/2016) menyatakan bahwa total korban mencapai 731 orang yang terdiri dari 617 mengalami luka ringan dan luka berat serta 114 orang meninggal dunia. Selain itu ratusan bangunan serta infrastruktur yang rusak ataupun roboh akibat gempa tersebut.

Hingga saat ini, bantuan bagi para korban gempa di Aceh Mulai dari bantuan makanan, medis, serta evakuasi terus berdatangan. Salah satunya adalah tim relawan dari Universitas Indonesia yang Sabtu ini (10/12/2016) berangkat menuju titik bencana untuk memberikan bantuan kepada para korban bencana.

cafe
Persiapan tim UI Peduli untuk membantu korban gempa Aceh (via Official Line BEM UI)
cafe_0
Persiapan tim UI Peduli untuk membantu korban gempa Aceh (via Official Line BEM UI)

 

BACA JUGA: Seperti Apa Mahasiswa UI Hari Ini di Mata Masyarakat?

 

Pihak Universitas Indonesia melalui tim UI Peduli telah mengirim tim tenaga medis dan bantuan logistik. Tim UI Peduli yang akan berangkat pada Sabtu (10/12/2016) ini berjumlah 28 orang. Mereka di antaranya terdiri atas  Perwakilan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) UI, tim ILUNI UI, tim Direktorat Kemahasiswaan UI beserta mahasiswa UI yang tergabung dalam Departemen Sosial Masyarakat BEM UI, Sekolah Peduli Bencana UI, Tim Bantuan Medis FK UI, Mapala UI, dan Menwa UI.

cafe_1
Persiapan tim UI Peduli untuk membantu korban gempa Aceh (via Official Line BEM UI)

Sementara itu, banyak pengungsi dan korban luka-luka yang terevakuasi membutuhkan distribusi bantuan berupa makanan, obat-obatan, pakaian dan berbagai bahan-bahan pokok penyokong kehidupan korban gempa. Untuk itulah, melalui Departemen Sosial Masyarakat/Pengabdian Masyarakat BEM Se-UI bersama Sekolah Peduli Bencana UI bekerja sama dengan Forum Nasional Sosial Masyarakat BEM Seluruh Indonesia, mengajak teman-teman untuk mengulurkan bantuan bagi saudara kita yang menjadi korban bencana tersebut.

Kamu juga bisa membantu saudara kita di Aceh dengan cara yang paling sederhana a.k.a donasi. Periode donasi yang dikawal BEM Se-UI dilakukan sampai tanggal 13 Desember 2016. Donasi dapat dikirimkan ke rekening BNI Syariah dengan nomor rekening 324712502 atas nama Muhammad Hafiz Afianto. Setelah melakukan transaksi, silahkan mengirimkan konfirmasi dengan format Nama-tanggal transfer-nominal ke nomor 08568330522 atas nama Hafiz.

cafe_2

Saudara kita sangat membutuhkan uluran bantuan dari kita. Berapapun donasi yang diberikan, mampu membantu kebutuhan saudara kita di sana. So, jangan ragu lagi untuk mengulurkan bantuan! Jika bukan dari kita, siapa lagi?

Mari bagikan artikel ini di Akun Facebook, Twitter, dan Line kalian agar pengumpulan dana bantuan korban gempa di Aceh dapat segera terkumpul lebih banyak dari yang diharapkan. Semoga Aceh diberi ketabahan dan kesabaran!

 

BACA JUGA: Karena Bencana Bisa Datang Kapan Saja…

5 Cara Biar Tidur di Kosan Senyaman Tidur di Hotel

 

Malam ini ada pertandingan bola seru, tapi besoknya harus masuk kelas pagi. Belum lagi saat ini masih berkutat sama tugas yang harus dikumpul besok siang. Tidurnya kapan? Sekalinya udah kepengan tidur tapi kok susah banget meremnya?

Tenang, kali ini AnakUI.com punya jurus rahasia yang bikin tidur kamu senyenyak tidur di hotel meski kamu tidurnya di kosan. Penasaran? Yuk, cuss!

1. Makan Kacang!

Makan kacang.  (Sumber:)
Makan kacang. (Sumber:Photo Credit: HealthAliciousNess via Compfight cc)

Iya, makan kacang! Ish, seriusan! Nggak usah ketawa!

Asal tahu aja, beberapa kacang bisa bikin kita mengantuk. Cobain Walnut, kacang yang satu ini mengandung zat yang kalau dalam bahasa ‘Jowo’ dikenal dengan: sleep-enhancing amino acid tryptophan! Nah, loh, apaan tuh? Gampangnya itu kacang isinya banyak melatonin-nya. Melatonin itu hormon yang mengatur keseimbangan tidur dan bangunnya kita, manusia.

Susah cari Walnut? Coba ke supermarket terdekat, beli makanan apa pun yang mengandung almond. Almond itu kaya akan kandungan magnesium. Nah, katanya nih, unsur mineral dari magnesium mampu meningkatkan kualitas tidur kita. Yup, jadi meski cuma sempat tidur 3 jam, tidurmu bisa nyenyak dan berkualitas. Kadar magnesium yang rendah cukup untuk membuat kita tiba-tiba tertidur dengan nyenyak. Jadi, kalau mau tidur nyenyak, setengah jam sebelumnya banyak-banyakin deh makan kacang walnut atau almond. Tapi jangan kebanyakan juga, selama masih dalam kadar normal hasilnya pun akan normal.

 

2. Baca Buku

Baca buku sebelum tidur. (Sumber:)
Baca buku sebelum tidur. (Sumber:Photo Credit: caribbeanfreephoto via Compfight cc)

Kalau cara nomor satu nggak berhasil coba cara kedua. Sulit tidur biasanya terjadi karena kita banyak pikiran dan stress. Mikirin hasil pertandingan bola lah, mikirin tugas besok lah, dan lain-lainnya lagi.

Nah, salah satu cara terbaiknya adalah dengan tidak memikirkan masalah-masalah tersebut dan biarkan  dirimu menikmati masa-masa rileks dengan membaca  buku yang kamu suka. Bisa komik, bisa novel. Apa pun yang mengasah imajinasi kamu dan membuat kamu tenang, secara perlahan tapi pasti akan membuatmu tertidur nyenyak.

 

3. Matikan Lampu

Tidur dengan lampu mati. (Sumber:)
Tidur dengan lampu mati. (Sumber:Photo Credit: -Kyril- via Compfight cc)

Cara 1 & 2 sudah dilakukan tapi masih melek juga? Coba matikan lampu. Buat suasana kamar benar-benar gelap. Dan pastikan semua perangkat elektronik seperti TV, HP, dan laptopmu juga mati. Tanpa gelombang elektronik dan cahaya, perlahan, mata akan bosan dan pada akhirnya membawa kamu ke alam mimpi.

Nah, kalau mau maksimal, cobain bugil, lalu selimutan. Percaya atau tidak, tidur tanpa sehelai benang di badan (kecuali selimut yah) juga membantu mengurangi stress, loh.  Hanya saja, saat kamu ingin melakukan ini, pastikan nggak ada yang ngintip atau ngerekam kamu dalam kegelapan. Dan yang paling penting adalah, LAKUKAN DI SAAT KAMU SENDIRI. You know what I mean lah…

 

4. Minuman Hangat

Minum susu kayak waktu kamu kecil. (Sumber:)
Minum susu kayak waktu kamu kecil. (Sumber:Photo Credit: Tom Simpson via Compfight cc)

Coba diingat-ingat, waktu kamu bayi, kalau mau bobok pasti mimik susu dulu kan? Ngedot susu anget abis itu langsung pulas. Well, meski sekarang usia kamu sudah bisa dikatakan dewasa, nggak ada salahnya lho mimik sebelum bobok.

Sebuah penelitian menyebutkan, kalau minum minuman hangat dapat membuat pikiran dan otot-otot pada tubuh menjadi rileks. Dan pada akhirnya, membuat kita mudah tertidur.

 

5. Olahraga

Olahraga sebelum tidur? Iya! (Sumber:)
Olahraga sebelum tidur? Iya! (Sumber:Photo Credit: SuperFantastic via Compfight cc)

Ini beneran. Kalau cara 1 sampai 4 nggak  ada yang mempang coba push up, sit up, atau olahraga apa gitu yang bikin capek badan dan keluar keringat basah. Intinya sih bikin badan capek tapi dengan cara yang sehat. Kata penelitian di Amerika, cara ini membuat otot tubuh menjadi rileks dan memudahkan kita untuk tertidur pulas.

 

6. Menipu Diri

Menipu diri sampai beneran tidur. (Sumber:)
Menipu diri sampai beneran tidur. (Sumber:Photo Credit: stareja via Compfight cc)

Nah, kalau masih nggak mempan juga, pakai cara yang terakhir. Agak aneh dan konyol sih memang, cuma metode ini sudah diakui di dunia kesehatan dengan istilah “sleep paradox”.

Caranya gimana?

Lakukan hal seperti tertulis pada nomor 3 (matikan lampu, barang elektornik, dan bugil), lalu tidak usah mikir hal macam-macam. Katakan dalam hati satu kalimat berulang-ulang : “Gue Nggak Akan Tidur!” – usahakan untuk diucapkan dalam hati sekuat mungkin. Teruuuus lakukan sampai bosen. Percaya atau tidak, lama-lama hasilnya adalah sebaliknya, kamu akan merasa bosan, lalu tak lama lagi mengantuk, terus tau-tau besok udah dibangunin sama mentari pagi yang menyenangkan.

Kalau menurut penelitian medis, otak manusia pada dasarnya akan merespons cepat pada hal-hal yang bersifat negatif dan biasanya reaksinya adalah hasil kontra yang bertentangan terhadap stimulus yang diberikan.

Nggak percaya? Kalau gitu saya akan kasih tahu kamu satu hal:

David Beckham Bakal Mutusin Victoria Demi Syahrini

Percaya? Ini betula, lho.

“Ah, masa sih?”

“Ah masa iya David Beckham mau ama Syahrini?”

Reaksi ini akan muncul pertama kali di benak kamu beberapa detik saat informasi tersebut masuk. Inilah yang disebut dengan reaksi paradox. Kontra-reaksi terhadap stimulus yang diberikan. Hal ini pun berlaku pada metode “Sleep Paradox”.

 

Nah, penasaran sama hasil dari jurus-jurus tidur nyenyak ala mahasiswa di atas? Sekarang share tulisan ini di Facebook, Twitter dan LINE kamu, lalu lihat apa yang terjadi!

Belum Pernah Nongkrong di Kantin-kantin Ini? Jangan Ngaku Anak UI Deh

“Eh, udah jam makan siang nih. Makan, yuk?”

“Ayuk, ayuk, makan di mana?”

Begitu biasanya kalau kita-kita anak UI lagi kelaperan pas masuk waktu jeda jam kuliah, saat nungguin dosen yang katanya on time tapi ditungguinnya lama pake banget.

Kalau udah kejadian, maka hal pertama yang dilakukan adalah mencari kantin terdekat. Kalaupun akhirnya dosennya nggak masuk, tetap aja yang dicari kantin. Kantin nggak cuma buat makan tapi juga buat ngerjain tugas, dengerin curhat temen, atau ngobrol santai lucu-lucuan sama si dia yang nggak pernah tau perasaan kamu ke dia. Hiks.

Menurut Wikipedia, “Kantin” (dari bahasa Belanda: kantine) adalah ruangan dalam sebuah gedung umum yang dapat digunakan pengunjungnya untuk makan, baik makanan yang dibawa sendiri maupun yang dibeli di sana. Jadi, nggak apa-apa tau kalau kamu bawa bekal dari rumah, yang kamu masakin spesial buat si dia. Tapi karena kamu terlalu malu buat ngasih bekalnya ke dia, jadi ya, mending kamu makan aja deh.

Ngobrolin kantin, UI bisa dikatakan sebagai ‘sarang’-nya macam-macam kantin. Dari kantin dengan masakan tradisional, sampai kantin yang menu makanannya dari negeri ginseng pun ada. Namun, dari semua kantin yang ada di UI, mana sih kantin paling asik se-UI?

Berdasarkan hasil pengamatan AnakUI.com, berikut list kantin dan kafe paling kece yang sering jadi tongkrongan anak UI dan sekitarnya.

Kancil

Kantin Fakultas Psikologi UI
Kantin Fakultas Psikologi UI (Sumber: foursquare)

Katanya sih singkatan unyu dari “kantin cikologi” atau Kantin Fakultas Psikologi. Juga dikenal dengan sebutan “Kanlam” a.k.a “Kantin Lama”, selain memang banyak ditongkrongin sama ciwik-ciwik psikologi nan bening bin pinter, kantin yang satu ini emang memorable banget buat mahasiswa ataupun alumni UI. Mungkin karena sering ketemu jodoh di sini kali, ya?

 

Kantek

Kantek (Photo by Melissa)
Kantek (Photo by Melissa)

A.k.a “Kantin Teknik”. Selain karena sering ditonkrongin mas-mas Teknik yang pernah dibahas di tulisan sebelumnya, jika kamu mau makanan enak dan murah, ke Kantek aja.

Atau jika niat berolahraga, jalan sedikit ke warung makan di daerah Kutek (Kukusan teknik; daerah kosan deket Fakultas Teknik). Beuuuhhh, enak banget lah kalau nyari makan di sana!

 

Kansas

Kansas (Sumber: Jurnalpopuler)
Kansas (Sumber: Jurnalpopuler)

A.k.a “Kantin Sastra”. Semua yang pernah kuliah di FSUI/FIB-UI  pasti tau sama Kansas (ya iyalah, paling deket gitu loch!). Konon katanya, namanya pernah berubah jadi “Kancut” a.k.a ”Kantin Kerucut” karena bentuknya yang AR-TIS-TIK ala-ala rumah indian gitu. Malah, bagi mahasiswa UI angkatan tua (iya, tua. Makanya cepetan lulus!) atau kakak-kakak alumni yang susah banget dijadiin “kakak-ade”-an sama kita-kita yang masih kuliah ini, sering menyebutnya dengan istilah “Balsem” a.k.a “Balik Semak”, karena konon katanya kalau mau ke Kansas musti lewatin semak belukar dulu. Nah, karena sekarang semaknya sudah nggak ada, jadi lah ini salah satu kantin kece di UI.

Kalau pas sepi, kantin ini cocok banget buat jadi tempat nemenin galau anak sastra yang katanya butuh inspirasi. Kalau pas rame, kantin ini cocok juga buat gokil-gokilan bareng temen. Ingat ya, temen! Bukan demen. Agak susah kalau bawa gebetan ke sini, gak percaya? Cobain aja dan rasakan sensasinya.

 

Cakor

Cafe Korea. (Sumber: audariantiii)
Cafe Korea. (Sumber: audariantiii)

A.k.a “Cafe Korea” yang juga merupakan bagian dari “Restoran Korea” di perpus pusat UI. Iya, itu nama restorannya bener-bener “Restoran Korea” liat aja plangnya. Selain cozy, tongkrongan yang satu ini juga cocok buat jadi lokasi photo shoot buat kamu-kamu yang hobi fotografi atau lagi sok-sok ngedeketin gebetan bermodalkan DSLR di tangan. Spik, spik bilang buat tugas boleh, lah.

Dan di kafe Korea, kamu juga bisa ketemu sama cowok Korea betulan! Dengerin soundtrack drama-drama Korea yang bikin inget mantan atau ngerjain tugas sambil gelesoran di lantai tiga. Tempatnya adem dan no smoking, sehat bangetlah buat fisik kamu. Fisik ya, bukan perasaan.

 

Takor

Takor UI. (Sumber: manshurzikri)
Takor UI. (Sumber: manshurzikri)

Kalau di atas ada kafe Korea, di FISIP, ada yang namanya “Takor” a.k.a “Taman Korea”. Dinamakan demikian karna interiornya bikin kamu kayak lagi makan siang bareng Gu Jun Pyo! Udah gitu, nggak jauh dari tempat makannya beneran ada tamannya, loh. Bikin melting nggak, sih?

Nggak jauh dari sana, ada lagi yang namanya “Takoru”. Bbukan, bukan cowok Jepang. Tapi “Takoru” alias “Taman Korea Baru”!  Bedanya apa sama Takor? Menunya doang. Kalau kamu mau makan berat dengan obrolan yang berat, maka kamu cocok nongkrong di Takor. Kalau kamu cuma mau lucu-lucuan dan ngemil buat nemenin diet kamu yang nggak kunjung selesai, mending nongkrong di Takoru.

 

Green T

Salah satu makanan di Green T. (Sumber: margaapsari)
Salah satu makanan di Green T. (Sumber: margaapsari)

Salah satu tempat favorit anak UI buat ngerjain tugas. Mungkin huruf “T” itu merupakan representasi dari kata “Tugas”. Abis, deket sih sama perpus. Nongkrong di Sbux kemahalan? Ya, ke Green T aja. Yang jelas, di sini Nasi Balinya enak! Plus, Banyak colokan!

 

AH  Cafe

AH Restocafe. (Sumber: upi)
AH Restocafe. (Sumber: upi)

Pengin begayaan ngajak si dia celingak-celinguk di Apple Store lalu abis itu dihajar sama makan siang? Ke AHA Cafe aja, lokasinya deket sama FE dan Apple Store. Tempatnya cozy dan romantis. Gimana nggak romantis? Abis celingak-celinguk di Apple Store, kamu bisa traktir si gebetan Double Chocolate Cake yang dijamin bakal bikin dia mesem-mesem melting sama kamu meski kamu nggak belanja di Apple Store.

 

Pengin ngirim kode banget supaya si dia mau ngajak atau diajakin kamu buat nongkrong lucu ngomongin masa depan sama kamu di salah satu kantin di atas? Share artikel ini di Twitter, Facebook, atau LINE kamu dan jangan kaget kalau besoknya kamu jadian!

 

4 Alternatif Pengganti Nasi untuk yang Diet

Makanannya orang diet via twitter aselole

Sometimes kadang-kadang somehow maybe, ketika mau pake celana lalu terasa sempit sekali saat ingin disleting. Atau pas ingin make baju tau-tau bunyi “krekekek” nah itu berarti tanda-tanda bray n sist harus mulai diet. Salah satu makanan yang gampang sekali untuk membuat badan kita bertambah berat adalah nasi. Kandungan gula yang cukup tinggi di nasi putih membuat makanan ini menjadi salah satu penyumbang naiknya berat badan yang cukup signifikan (begitulah kata dokter boyke — yeiy).

Memang, sebagai orang Indonesia yang terbiasa makan dengan nasi dari kecil, sangat susah untuk menggantikan nasi sebagai sumber karbohidrat di hidup kita, bahkan ada istilah yang mengatakan, belum makan kalo belum makan nasi. Nah, kali ini aselomin mau kasih beberapa makanan pengganti nasi yang bisa dicoba sama bray n sist sekalian.

1. Lontong, Ketupat, dan sejenisnya

lontong asin
lontong asin

Secara bahan, sebenarnya makanan ini memiliki bahan dasar yang sama dengan nasi, hanya saja karena sudah dibungkus, maka makanan ini akan lebih padat, yang mengakibatkan akan lebih cepat kenyang juga. Makanan seperti ketoprak, gado-gado, ketupat/lontong sayur adalah diantaranya. Atau kalian bisa menggabungkan antara lontong sebagai pengganti nasi ditambah dengan lauk pauk seperti layaknya kita makan nasi, atau kalian bisa kombinasi lontong dan garam anti gondok, kalian bisa dobel diet, diet perut dan kantong. Lalu tiba-tiba merasa sedih.

 

2. Bubur

jangan lupa pasang RBT nya
jangan lupa pasang RBT nya

Makanan pengganti nasi yang kedua adalah makanan jenis bubur. Kita mengenal bubur ayam, bubur kacang ijo ketan item, itu bisa menjadi alternative makanan pengganti nasi. Bubur ayam memang terbuat dari beras, namun sifat bubur yang lumer dan mengembang membuat takaran yang biasanya banyak untuk nasi bisa menjadi sedikit di bubur dan juga mengenyangkan karena bubur lebih banyak mengandung air. Bubur kacang ijo juga bisa kok, makan lah bubur kacang ijo dengan roti, itu cukup mengenyangkan juga loh.. ingat kata pepatah, makan lah bubur sebelum menjadi nasi… Lalu tiba-tiba merasa sedih.

 

3. Nasi Merah

nasi merah
Nasi Merah

Kalo makanan jenis ini memang nasi, tapi nasi merah lebih sehat dan lebih mengenyangkan dibandingkan nasi putih. Kandungan serat yang banyak di sebutir nasi merah membuat nasi jenis ini bisa dimakan bagi bray n sist yang sedang melakukan program diet.

Nasi merah bisa dimakan dengan lauk pauk seperti layaknya nasi putih. Memang rasa nasi merah tidak se-manis nasi putih, tetapi dijamin bahwa nasi merah lebih sehat dibanding nasi putih, dijamin….pasti kangen nasi putih lagi. Lalu tiba-tiba merasa sedih.

 

4. Roti Gandum

enyak enyak
Enyak Enyak

Gandum adalah jenis makanan yang juga menyehatkan untuk dimakan sebagai pengganti nasi putih. Gandum mengandung lebih banyak serat dan juga vitamin yang diperlukan oleh tubuh. Oleh karenanya, konsumsi roti gandum akan membuat bahan lebih sehat, mengenyangkan dan tidak baik di makan oleh bray n sist yang sedang program diet. Roti gandum bisa dimakan dengan telur, atau dengan selai, atau bisa dicelup dengan minuman sereal yang berbahan dasar gandum juga atau dicampur dengan nasi putih. Lalu tiba-tiba merasa sedih.

Gitu deh kira-kira, coba deh ganti makanan mu mulai sekarang sama makanan-makanan itu kalo kamu sedang program diet. Tapi ingat, keberhasilan diet bukan hanya ditentukan oleh makanan tersebut, harus konsisten, komitmen, focus, dan juga diimbangi dengan olahraga agar keluar keringat. Jangan lupakan doa juga, karena sekuat apapun manusia berusaha, Tuhan pula yang menentukan hasilnya. Jangan merasa sedih. Salam diet.

Baca juga tulisan kita yang lain, dengan judul 4 Alasan Kenapa Makan Siang Itu Penting buat Anak UI. Semoga artikel kita tentang ” 4 Alternatif pengganti nasi untuk yang diet ” bermanfaat ya. Nantikan artikel-artikel menarik kita lainnya hanya di sini aja.

4 Alasan Kenapa Makan Siang Itu Penting buat Anak UI

Makan siang!

Makan adalah satu kebutuhan dasar dari manusia. Ada orang yang makan hanya sekali sehari, ada juga yang dua kali sehari, umumnya makan tiga kali sehari. Beruntunglah kita yang masih bisa makan setiap hari, karena masih banyak saudara-saudara kita yang tidak bisa makan berhari-hari. Jadi sukurilah berkah makanan yang kita terima setiap harinya, gausah diet-diet lah, nanti juga kurus pada waktunya hehehe..

Kali ini Aselole mau ngebahas kenapa makan siang itu penting. Karena dengan makan siang, maka kita akan senang..halah….baiklah daripada bersaba-sabi ini alasannya:

1. Makan siang memberi energi

berenergi
berenergi

Jikalau mahasiswa UI yang bangun pagi, tidak sempat mandi apalagi gosok gigi karena ada kuliah pagi, then biasanya kalian akan suka tidak sarapan pagi. Akibatnya perut akan kosong, kalau perut kosong maka mata akan berkunang-kunang, pikiran tak fokus. Kalau pikiran tak fokus nanti pelajaran bisa tidak masuk, dan kalau pelajaran tidak masuk ke otak nanti gabisa ngerjain UTS atau UAS, nanti kalau gak bisa ngerjain UTS atau UAS nanti IP-nya jelek, nanti kalau IP nya jelek kalian sedih, orangtua sedih dan pacar sedih. Kalau pacar sedih nanti kalian bisa jadi diputusin, double double deh sedihnya kan. Makan siang yah jangan lupa.

 

2. Makan siang supaya ga sakit

atit
atit (sumber: ruanghati.com)

Karena makan siang memberi energy, maka makan siang akan otomatis memberi kita kekuatan kepada tubuh agar mendapatkan vitamin, mineral, untuk menghalau virus virus jahat. Maka makan siang akan menghindarkan kita dari sakit. Dengan makan siang, apalagi makan siangnya sehat, pake sayur, daging, ditambahn minum..susu, iya..susu..Dengan sehat makan kalian bisa berpeluang mendapatkan IP tinggi, nanti kalau IP kalian tinggi maka pacar gak jadi mutusin kalian deh.

 

3. Makan siang bagus untuk bersosialisasi

misalnya ngumpul-ngumpul kaya gini (sumber: rijkianiassuningsih.tumblr.com)

Bagi kalian mahasiswa, pada masa perkuliahan, tentu kantin menjadi meeting poin yang sering dituju saat makan siang tiba. Nah..makan siang di kantin akan menjadi ajang bagus untuk kalian bersosialisasi, mingle dengan sesame teman-teman, baik yang seangkatan maupun junior dan senior kalian. Bisa juga teman LJLF Lintas Jurusan Lintas Fakultas (mirip tagline bis antar kota). Dengan banyak teman akan berdampak positif terhadap masa depan kalian. Banyak teman bisa bikin kalian update mengenai pelajaran, jadi ngaruh ke IP kan ntar.

 

4. Makan siang untuk cari jodoh

bukan promosi bukan iklan
bukan promosi bukan iklan

Nah, ga dipungkiri nih yang ini, makan siang, terutama di kantin merupakan ajang bagi para jomblowan atau jomblowati untuk mencari jodoh. Bagi yang cowo, ada juga loh cara buat kenalan cewe di kantin. Buat yang cewe, pasang dandanan makssimal, tunggu biar para cowo bergerak menghampiri kamu, dan biarkan cupid si dewa cinta bekerja. Faktanya, banyak pasangan yang bertemunya itu di kantin kampus, semoga kalian salah satunya, aminn.

Ok segitu dulu deh manfaat makan siang. Ada manfaat lain? Atau ada komen? Silahkan. Ingat kata Om Steve Jobs, stay hungry dan stay foolish yang artinya tetap lapar dan tetap bodoh, biar bisa mengisi kritis sebagai mahasiswa.

Fakta-fakta Salah Kaprah Tentang Mie Instan

Mulai mendekati tanggal tua nih. Uang buat makan harian menipis, saatnya makan mie instan! Siapa, sih, yang tidak menggemari makanan ini? Dari anak kecil sampai orang dewasa banyak yang suka. Apalagi anak kost, biasanya mereka penggemar nomor satu makanan yang mudah dimasak ini. Harganya yang murah dan rasanya yang enak membuat kita jatuh cinta padanya.

Eh, kan, mie instan itu nggak sehat tau, tapi apakah memang benar seperti itu adanya? Yuk, kita cek fakta salah kaprah dari mie instan ini.

1. Styrofoam dalam mie instant cup tidak beracun

Styrofoam dalam mie instant cup tidak beracun (Sumber:)
Styrofoam dalam mie instant cup tidak beracun (Sumber:Photo Credit: Aaron G (Zh3uS) via Compfight cc)

Ada kabar gembira, untuk kamu penggemar mi instan cup, kamu tak perlu takut akan status keamanan dari styrofoam yang digunakan sebagai kemasannya. Karena sudah dipastikan bahwa ia aman. Kemasan ini terbuat dari expandable polystyrene yang khusus digunakan untuk makanan dan telah melewati berbagai penelitian dan dinyatakan memenuhi syarat dari BPOM dan Kementrian Lingkungan Jepang. Mengapa aman? Karena saat diproduksi, ia melalui proses pressing yang ketat. Proses ini membuat molekul styrofoam tidak rontok dan larut bersama mie saat diseduh air panas.

 

2. Merebus mie instant berikut dengan bumbunya akan menyebabkan ‘racun’

1408973290_a20b69dce6_o
Masak mie bersama bumbu? (Sumber:Photo Credit: isriya via Compfight cc)

Pernah dengar info yang mengatakan bahwa merebus mie instan dengan bumbunya dalam suhu 120 derajat celcius  berisiko melepas senyawa karsinogen yang akan memicu sel kanker dalam tubuhmu? Jika ya, berbahagialah karena hal itu tidak benar. Alasan mengapa mereka tidak boleh dimasak bersamaan adalah karena hal itu dapat mengurangi cita rasanya. Jika hal itu terjadi, mi instan akan menjadi hambar dan tidak enak. Itu dia ternyata si ‘racun’.

 

3. Mie instan tidak mengandung zat lilin

Mie enak ini beneran ada lilinnya? (Sumber:)
Mie enak ini beneran ada lilinnya? (Sumber:Photo Credit: www.higbyphotography.com via Compfight cc)

Ini dia satu mitos salah kaprah lagi tentang mi instan. Percayalah, mi instan tidak mengandung zat lilin (wax) sama sekali. Mie instan tidak saling melekat satu sama lain karenanya adanya kandungan minyak di dalamnya. Sama sekali bukan karena lilin.

 

4. Mie + nasi = big no!

Indomie dan nasi? (Sumber:)
Indomie dan nasi? (Sumber:Photo Credit: Chandra Marsono via Compfight cc)

Mie instan dan nasi putih merupakan pasangan serasi yang tak dapat dipisahkan. Tahukah kamu, penyatuan duo maut ini harus dihentikan. Mengapa? Karena keduanya mempunyai kadar karbohidrat yang cukup tinggi sehingga tidak cocok dimakan bersama. Karena kebutuhan kalori manusia dalam sehari hanya berkisar 1700 – 2000, itu pun sudah termasuk dengan berbagai asupan gizi dalam 3 kali makan besar serta 3 kali makan ringan. Sedangkan dalam sekali makan mie dan nasi dapat menghasilkan 1100-1200 kalori. Bukan hanya itu, duo ini juga dapat meningkatkan gula darah dan menyebabkan diabetes. Hiii…

 

5. Air rebusan mie instant mengandung gizi

Air rebusannya bergizi (Sumber:)
Air rebusannya bergizi (Sumber:Photo Credit: syaphotography via Compfight cc)

Banyak kabar yang mengatakan bahwa agar aman mie instant diharuskan direbus sebanyak 2 kali agar terhindar dari zat kimia. Selain itu, air rebusan pertama pun tidak boleh digunakan karena terdapat banyak zat kimia. Tapi siapa sangka, semua hal yang disebutkan tadi sama sekali tidak benar? Menurut Prof. Dr. F. G. Winarno, di dalam air rebusan mie justru terdapat banyak kandungan zat besi, zinc, vitamin, dan betakaroten tinggi yang dibutuhkan tubuh.

Pada proses pembuatannya, mie instan mengalami proses fortifikasi, yaitu penambahan zat gizi dan vitamin yang diperlukan tubuh. Saat perebusan itulah semua kandungan perpindah ke air rebusan. Yang mana apabila kuah tersebut dibuang gizinya pun akan hilang. Sayang kan jadinya?

Nah, sekarang sudah tau kan fakta salah kaprah yang benar mengenai mie instan? Jangan termakan isu lagi ya. Sebenarnya mie instan tidak seburuk itu kok. Tapi tetap dibatasi ya makannya, jangan sering-sering, semua yang berlebihan jelas tidak baik 😉

 

Referensi

5 Makanan Ini Nggak Bakal Nyiksa Kalau Kamu Mau Diet

Duh, berat badan yang menanjak selalu bikin stress. Nggak sedikit cewek-cewek terganggu dengan hal ini. Maka dari itu, untuk menurunkan berat badan yang terlanjur naik, diet selalu jadi pilihan. Nggak heran kalau kita selalu melihat berbagai macam program diet yang keluar, mulai dari yang sehat, tradisional, sampai memakai obat.

Tapi, banyak pula orang yang tidak kuat mencoba diet. Akhirnya selalu gagal lagi, lagi, dan lagi. Terus nggak ada solusinya? Tentu ada, beberapa makanan ini akan membuat berat badanmu tetap ideal dan membantu membakar si lemak jahat itu.

 

1. Oatmeal

Tambah buah? Boleh juga! (sumber)
Tambah buah? Boleh juga! (gambar: stu_spivack via Compfight cc)

Berapa banyak di antara kalian yang melupakan sarapan dengan alasan supaya kurus? Oh, com’on! Tahukah kamu bahwa sarapan itu sebenarnya membantu menurunkan berat badan? Hal itu karena perasaan kenyang yang ditimbulkannya sehingga kamu tidak makan berlebih saat siang nanti. Nah, kalau kamu memilih sarapan dengan mie atau nasi uduk, rasanya kamu harus menghentikan kebiasaan itu. Gantilah menu sarapanmu dengan sesuatu yang berbahan dasar gambum. Misal oatmeal, roti gandum, atau sereal. Kamu tentunya familiar dong dengan nama di atas? Kamu bisa dengan mudah mendapatkannya di pusat perbelanjaan. Penyajiannya pun cukup simpel, hanya membutuhkan segelas air hangat atau susu untuk oatmeal dan sereal. Sedangkan untuk roti gandum kamu cukup memakannya seperti itu saja. Rasa awalnya mungkin rada tawar dan aneh, tapi jika hal ini terus menerus dilakukan, percayalah berat badan idealmu akan tergapai nyata.

 

2. Beras Merah

2297256018_4520b61c1a_b (1)
Beras merah (gambar: Arria Belli via Compfight cc)

 

Tahukah kamu, nasi putih yang biasa kita makan ternyata dapat membuat kita cepat lapar? Hal ini dikarenakan nasi putih mengandung Glycemic Index (GI) yang tinggi. Semakin tinggi kadar GI dalam sebuah makanan, maka semakin tinggi pula kadar gula darah seseorang. Yang mana penyakit-penyakit yang akan timbul dari hal tersebut adalah penyakit yang ditakuti. Solusi agar kamu tetap dapat mengonsumsi nasi adalah dengan menggantinya menjadi beras merah. Memang dari segi rasa agak sedikit kesat dan keras, tapi ini baik untuk tubuh dan berat badanmu. Karena serat dan protein yang terkandung di dalamnya akan bertahan lama sehingga menimbulkan rasa kenyang yang lama.

 

3. Masakan Pedas

Pedaaaas! (sumber)
Pedaaaas! (gambar: JaBB via Compfight cc)

Kamu ngga suka pedas? Bagaimana dengan tubuh ideal, apakah kamu suka? Jika ya, mungkin kamu harus melatih rasa cintamu dengan pedas. Karena makanan pedas itu sendiri berperan penting dalam proses pembakaran lemak di tubuh. Menurut studi yang dilakukan oleh Purdue University, Amerika Serikat, menunjukan bahwa seseorang yang baru saja memakan makanan pedas akan terhindar dari keinginan makan. Selain itu ia dapat memicu pengeluaran energi yang tinggi dan kaya akan vitamin c yang dibutuhkan tubuhmu.

 

4. Sayur dan Buah

Jangan lupa sayur dan buah (sumber)
Jangan lupa sayur dan buah (gambar: Miles Cave via Compfight cc)

Kamu nggak suka semua makanan di atas? Nih, ada yang lebih mudah dan acceptable untuk dikonsumsi, yakni sayur dan buah. Jangan salah, mereka ini primadona teratas dalam menu diet, lho. Hal ini karena kandungan serat yang tinggi dalam buah dan sayur sulit dicerna tubuh. Sehingga menimbulkan perasaan kenyang lebih lama. Maka dari itu, jangan malas makan sayur dan buah, ya.

 

5. Teh hijau dan Kopi

Teh hijau atau kopi (sumber)
Teh hijau atau kopi (gambar: Anant N S (www.thelensor.tumblr.com) via Compfight cc)

Last but not least, green tea and coffee. Duh, selain enak dan menyenangkan, dua minuman yang pas diminum sore hari ini mempunyai manfaat untuk diet loh. Selain kafein, kopi juga mengandung Clorogenic (CGA). Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Georgia, CGA inilah yang mampu mencegah dampak buruk dari obesitas. CGA ini sendiri tak hanya dapat mencegah berat badan, namun juga dapat menstabilkan gula darah, mengurangi resistensi insulin dan penumpukan lemak hati. Begitu pula dengan teh yang mempunyai kandungan theobromine, flavanoid, dan theophylline yang dapat membakar lemak serta sebagai antioksidan. Dengan meminum rutin segelas kopi hitam dan teh hijau tanpa gula akan membuat berat badanmu menurun secara signifikan. Cool!

Itu tadi beberapa makanan dan minuman yang akan membantumu menurunkan berat badan dan menstabilkannya. Untuk hasil yang bagus, dapat secara rutin dikonsumsi. Diet tak akan semenyiksa dulu lagi. Selamat mencoba!

Tujuh Kios “yang Paling-paling” di Kantin Teknik (Kantek)

Di dalam dunia perkantinan fakultas di kampus kita, Kantin Teknik, atau yang biasa disebut Kantek adalah salah satu yang nggak bisa diragukan lagi popularitasnya. Selain karena punya menu yang beragam dan porsi sebanyak kuli, konon Kantek dikenal sebagai tempatnya mahasiswa UI untuk cuci mata, terutama bagi para civitas perempuan yang mendambakan calon imam yang macho, mapan, dan bakalan bergaji besar.

Nah, bicara soal Kantek, ada beberapa menu yang harus kamu cobain kalo kamu memutuskan untuk memanjakan perutmu di fakultas ini. Berikut tujuh kios “paling-paling” khas Kantek –yang wajib kamu coba sesuai dengan kondisi- yang kami coba tuliskan review-nya!

 

Baca Selengkapnya