Hal-Hal Murah yang Bisa Kamu Lakukan Saat Malas Kuliah Menyerang

Rasa malas yang datang saat kuliah berjalan memang seperti akun UI Cantik. Bikin khilaf, tapi susah dilepaskan. Tapi akun UI Cantik masih mending, seenggaknya masih bisa di-stalk dan bisa dijadiin referensi jodoh. Lah rasa males? Udah bikin khilaf, nggak bisa di-stalk, nggak berfaedah buat jodoh pula, bah!

Memang benar kalau ada yang bilang bahwa rasa malas itu adalah hakikat kehidupan: Ia pasti ada dalam episode kehidupan manusia. Tanpa rasa malas, manusia bakal ngelakuin semuanya sendirian tanpa bekerjasama dengan orang lain karena saking semangatnya. Tanpa rasa malas, banyak inovasi zaman modern ini yang mungkin nggak akan hadir dan menemani, kayak kamu. Tanpa rasa malas, nggak bakal ada lift di jagad UI, nggak bakal ada bikun yang menemani, dan mungkin belanja online, harbolnas, dan nego cincay juga nggak akan ada, yang kesemuanya itu adalah berkah kehidupan.

Walaupun rasa malas adalah hakikat kehidupan, bukan berarti rasa malas harus dipiara dan ditumbuhkembangkan dan menjadi panutan remaja di seluruh SMP se-kecamatan. Rasa malas itu harus disikapi secara tepat karena apabila dibiarkan, maka rasa malas itu akan berbahaya bagi kehidupan dan mahasiswa UI nggak bisa lagi mengabdi Tuhan, bangsa, dan negara Indonesia. Apabila keadaannya begitu, maka hanya ada satu kata: LAWAN!

Eit, tapi tunggu dulu! Sebagaimana YangLeks Al-Zimbabwewiyah memberikan nasihat bijaknya “Tapi masih batas wajar”, maka ngelawan rasa males di sini juga harus dalam batas wajar. Terus juga harus ekonomis, biar bisa nabung beli dinamo kilikan. Yang kesemuanya itu bakal dibocorin di sini. Nah, kuy nggak nih? Kuy lah…

 

1. Cek Absen

Siapa di sini yang nggak pernah titip absen? Kamu hebat! (via wartawantanpabayaran)

Hal pertama dan yang paling utama saat kamu merasa malas saat kuliah adalah dengan mengecek absen kamu. Selain itu, kamu juga harus perhatiin kesepakatan dengan dosen dalam mata kuliah yang kamu ambil mengenai kehadiran. Kalau kesepakatan dengan dosen kamu membolehkan untuk tidak seratus persen hadir dalam suatu mata kuliah dalam satu semester, maka kamu beruntung. Dengan demikian, kamu bisa memanfaatkan satu (benar-benar “satu” secara harfiah) pertemuan mata kuliah untuk hal lain yang dapat menumbuhkan semangat kuliahmu kembali. Yang “hal lain” itu akan dijelaskan pada poin-poin berikutnya.

 

2. Naik KRL

Bersyukurlah, kita nggak harus kayak gini setiap hari (via nyoozee)

Hal berikutnya ini bisa kamu lakukan kalau kamu sudah memenuhi langkah pertama. Kalau kamu nggak memenuhi, mendingan cari hari lain yang nggak ada kelas, hari Minggu misalnya. Buang jauh-jauh pikiran untuk titip absen walaupun kamu bisa karena di kuliah ini integritasmu sedang diuji. Juga buang jauh-jauh pikiran untuk cabut kelas, apalagi kalo kamu belum paham materi dan belum siap UAS.

Nah, kalo kamu udah memenuhi, bisa lanjut…

Langkah kedua ini memang cukup memakan banyak waktu. Pertama, kamu harus beli tiket KRL, kalo bisa sih tiket KMT, biar lebih leluasa, tapi kalo nggak ada bisa pake tiket yang lain, atau pinjem ke temen. Abis itu, kamu naik kereta pagi di weekdays yang ke arah Cikini/Sudirman/Gondangdia. Dari situ, kamu harus merhatiin orang-orang kerja yang berdesakan di sepanjang gerbong KRL. Lihat, perhatikan, hayati, resapi, dan insafi. Pikirkanlah bahwa kondisi kamu sebagai mahasiswa sesungguhnya tidaklah lebih berat dari beban mereka yang setiap harinya harus ngejar kereta-ngejar waktu buat masuk kerja. Berdesak-desakan pula. Semoga, dari situ kamu bisa mulai mensyukuri apa yang ada sama kamu dan mulai melakukan hal-hal terbaik dalam status “mahasiswa”-mu.

 

BACA JUGA: Gelang Multitrip Commuter Line pasti Keren Banget Kalo Bisa Ngelakuin Hal-Hal Ini

 

3. Makan di Warteg Depan Kosan

Coba deh sekali-kali nggak usah bawa uang ke warteg! (via firdoloto)

Langkah yang ini juga nggak kalah penting. Syaratnya, kamu harus makan di wartegnya (kalo kamu anak PP, kamu bisa makan di warteg depan kosan temen kamu). Jangan dibungkus. Bawa uang yang kurang dari harga makanan yang kamu makan. Kalo bisa setengahnya, atau kalo mau lebih mantap lagi nggak bawa uang sama sekali.

Teknisnya, kamu dateng ke warteg (oiya, ini harus warteg banget, ya. Jangan kafe. Jangan kantin fakultas. Jangan juga rumah makan, walaupun judulnya “sederhana”), abis itu makan, terus pas bayar dengan mengeluarkan semua uang (yang sengaja dibawa kurang) dengan wajah tanpa dosa. Begitu si ibu wartegnya bilang “Wah, kurang, Dek”, kamu jawab “Wah kurang ya Bu? Tapi sekarang saya cuma ada segitu, Bu. Boleh bayar nanti nggak bu?”.

Kalo kamu udah sampe tahap itu, selamat. Tapi jangan dulu lepas wajah tanpa dosanya. Kamu harus mastiin dulu si Ibu meng-iya-kan permintaan kamu. Udah gitu, baru deh pas pulangnya kamu mulai melakukan refleksi atas kejadian tadi. Bahwa sesungguhnya kuliah tidaklah sama dengan makan di warteg yang bisa bayar nanti-nanti kalo udah sukses. Juga, kuliah itu nggak murah. Maka dari itu, jangan buang-buang kesempatan berharga ini dengan bermalas-malasan.
Oh iya, jangan lupa lunasin utang di wartegnya ya! Kasian si Ibunya : (

 

4. Buka Grup WA Keluarga

Kalau di grup WA keluargamu nggak ada yang kayak gini, bersyukurlah.

Berikutnya, untuk membuat usaha melawan rasa malasmu semakin mantabsoul, kamu harus coba langkah sederhana (secara teknis dan secara finansial) ini. Caranya gampang banget. Kamu bisa make paket data, Wi-Fi kampus, Wi-Fi kosan, atau minta tethering temen untuk bisa connect internet. Berikutnya, kamu buka grup WA Keluarga kamu yang selama ini hanya penuh oleh broadcast Ayah dan Ibu kamu. Tapi jangan dulu baca broadcastnya. Buka album, liat foto-foto keluarga kamu satu-satu. Insafi bahwa kamu tidak hidup sendirian di dunia yang kejam ini. Kamu masih punya tanggung jawab terhadap orangtua kamu, adik kamu, dan kakak kamu. Kamu memikul harapan yang dihaturkan oleh keluarga kamu. Jangan sia-siakan harapan mereka.

 

5. Liat Akte Kelahiran

Sudah berapa lama kamu tinggal di dunia ini? (via jogja.tribunnews)

Kalo keempat langkah di atas belom juga berhasil ngilangin atau ngurangin rasa malasmu, ini langkah mutakhir yang mungkin bisa kamu lakukan. Ultimate. Caranya, kamu perlu ngubek-ngubek dokumen-dokumen penting kamu. Cari dan temukan akte kelahiranmu. Liat tanggal lahirnya dan itung udah berapa tahun, berapa bulan, dan berapa hari kamu hidup. Sadari bahwa sesungguhnya kita sudah hidup di dunia cukup lama dan kamu punya banyak target yang belum tercapai. Dari situ, kamu akan terpelatuk untuk sesegera mungkin tidak membuka toleransi terhadap rasa malas dan melanjutkan kehidupan dengan lebih semangat dan lebih berfaedah.

 

BACA JUGA: Kamu Suka Malas Belajar? Hilangkan Kebiasaan Buruk Tersebut dengan Trik Ini

 

Nah, itu dia lima langkah yang bisa kamu lakukan untuk melawan rasa malasmu. Apabila kamu lakukan dengan baik dan benar, maka kamu nggak cuma akan menjalani dunia perkuliahan dengan baik, melainkan juga kamu bisa menjadi pengabdi Tuhan, bangsa, dan negara Indonesia yang paten. Lebih lagi, kalo kamu udah bisa menjalani kuliah dengan baik dan menjadi pengabdi Tuhan, bangsa, dan negara Indonesia, kamu bisa mengurusi hal lain yang juga nggak kalah substantif. Bikin konspirasi dalam pemilu Kazakhstan, misalnya.

Tujuh Tipe Maba di Universitas Indonesia, Kamu Termasuk Tipe yang Mana?

Tidak terasa tahun ajaran baru 2016/2017 sudah beberapa minggu terlewati. Ada yang pergi a.k.a wisuda, ada pula yang datang a.k.a maba. Semuanya seperti siklus yang berulang dan muter-muter di situ juga. Berbicara soal maba, semua pasti udah paham betul maba itu ada banyak macamnya dan beraneka ragam jenis rupanya. Berhubung status mereka sebagai maba masih anget-anget dan ada juga yang masih melaksanakan kegiatan adaptasi kampus, yuk kita bahas kira-kira ada tipe maba apa aja sih di Universitas Indonesia? Berikut ulasannya!

BACA JUGA: Hal-Hal yang Harus Kamu Lakukan Ketika Diterima Jadi Maba UI

 

Maba Males

Maba males via komporui
Maba males via komporui

Maba ini merupakan mereka yang mager banget ke mana-mana, ikut kegiatan ini itu, apalagi kuliah. Maba tipe ini senengnya cuma main dan berkumpul bersama teman-teman, nongkrong, pokoknya seneng-seneng dah.

 

Maba Rajin

Maba rajin via 1080.plus
Maba rajin via 1080.plus

Kalo kamu yang termasuk tipe ini, berbahagialah karena kamu akan memiliki banyak teman; pada saat-saat tertentu doang. Gak deng, maba yang rajin itu selalu mengerjakan tugas dengan tepat waktu, ambisiuslah pokoknya. Tugas OSPEK, tugas kuliah, tugas apa pun pokoknya dia ngerjain duluan dan paling maksimal hasilnya.

 

Maba Introvert

Maba Introvert via imssui
Maba Introvert via imssui

Malu-malu pas awal ketemu, lebih banyak diam sebelum diajak bicara, dan cenderung memperhatikan merupakan salah satu maba yang introvert. Entah emang dia beneran introvert, entah dia emang jaim di awal doang dan ke sininya malah rada-rada.

 

Maba Ya Udahlah Ngikut Aja

Maba Ya Udahlah Ngikut Aja via imssui
Maba Ya Udahlah Ngikut Aja via imssui

Gak bisa dibilang males, gak bisa dibilang rajin. Maba jenis satu ini super duper ya udahlah ketika mengikuti suatu acara. Diajak ayo, gak diajak mah aing kabur.

 

Maba SKSD Plus Caper ke Senior

Maba SKSD Plus Caper ke Senior via bem.cs.ui.ac.id
Maba SKSD Plus Caper ke Senior via bem.cs.ui.ac.id

Belawanan dengan maba introvert di atas, maba yang SKSD ini gampang banget membaur dengan orang baru, saking gampangnya, mereka sok kenal sok deket sama semua orang. Gak apa sih, justru ada bagusnya juga ingin membaur dan kenal sama banyak orang. Akan tetapi, ada juga yang saking SKSD-nya kelewatan, senior pun juga kena. yah, gak dipungkiri bahwa dikehidupan kuliah kita juga butuh yang namanya senior karena mereka tentu lebih ngerti seluk beluk dunia perkuliahan. Yang bikin keselnya, saking mereka butuh sama senior, jadi terkesan caper dan cari muka ke mereka. Halah lagu lama.

 

Maba Danusan

Maba danusan via roninnf16
Maba danusan via roninnf16

Masa-masa mahasiswa baru merupakan masa di mana terjadi gejolak perdanusan dan pencarian uang entah untuk makrab, acara jurusan, dan sebagainya. Dengan muka polos dan bikin-super-iba-nya itu dia dengan lugunya meminta; “Kak, beli dong kak…”

 

Maba Gagal Move On

Maba Gagal Move On via dizamirza
Maba Gagal Move On via dizamirza

Kamu pernah depresi berkepanjangan gara-gara sulit beradaptasi di dunia kuliah? Ya, mungkin kamu termasuk salah satu dari maba yang pengin banget buat balik ke SMA lagi. Atau kalau pun kamu bisa move on dari kehidupan SMA, kasusnya beda lagi: kamu belum move on dari jurusan yang kamu impi-impikan sejak dulu tapi malah gak dapet. Daripada meratap dan mengeluh mulu, mending bersyukur dan maksimalkan masa-masa perkuliahan yang sekarang ini, Nak. You are not alone.

Kira-kira gitu aja sih pengamatan anakui.com seputar maba. Termasuk jenis maba yang mana kamu dulu maupun sekarang, semoga senantiasa dilancarkan kuliahnya dan menorehkan prestasi. Kepal jari-jari tinju. Ya. Gitu aja.

Cara Belajar Efektif untuk Kamu Si Mahasiswa Super Sibuk

Bagi Anda yang mungkin kuliah di jurusan teknik, kedokteran, farmasi, keperawatan atau mahasiswa jurusan lainnya yang super sibuk dengan tugas-tugas yang menumpuk, kuliah dari pagi hingga sore dan malam harinya harus sibuk dengan organisasi atau pekerjaan sampingan, pastilah sulit untuk belajar secara efektif. Jika ini terjadi, Anda harus mencari tahu cara belajar efektif untuk mahasiswa super sibuk.

Namun, seorang mahasiswa dengan segala jadwal kuliah yang padat dan aktivitas tambahan lainnya, Anda tetap dituntut untuk bisa mengatur waktu terutama untuk belajar. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda coba.

Skala Prioritas

tentukan skala prioritas. (Sumber:0
tentukan skala prioritas. (Photo Credit: NCSSMphotos via Compfight cc)

Dalam tulisan ini akan dijelaskan beberapa cara belajar efektif untuk para mahasiswa yang merasa kekurangan waktu alias super sibuk. Yang pasti, Anda harus memiliki waktu yang cukup untuk tidur, makan dan juga refreshing. Buat skala prioritas untuk tugas-tugas dari dosen Anda yang menumpuk. Prioritaskan tugas mana yang harus segera dikerjakan, tugas mana yang sulit sehingga harus dikerjakan duluan. Ketika Anda mengerjakan tugas seperti ini, sebetulnya Anda juga belajar.

 

Tentukan Waktu Terbaik Setiap hari

Cari waktu terbaik untuk belajar. (Sumber:)
Cari waktu terbaik untuk belajar. (Photo Credit: rkb* via Compfight cc)

Anda harus memastikan terlebih dahulu, orang seperti apa diri Anda. Apakah lebih bisa untuk belajar pada malam hari atau pagi hari. Gunakanlah waktu malam atau pagi ini sebagai waktu terbaik agar apa yang Anda kerjakan jadi lebih cepat selesai.

Misal jika biasanya memulai aktivitas pukul 6 pagi dan lebih nyaman belajar pada pagi hari, cobalah untuk bangun lebih awal dan belajarlah. Sebaliknya, jika Anda merasa lebih nyaman belajar pada malam hari, cobalah untuk meluangkan waktu membaca buku sebelum tidur atau disela-sela aktivitas yang super sibuk itu.

Ketika berada dalam kondisi yang segar, tentunya segala materi dan informasi bisa lebih cepat diserap dan tentu tidak memakan waktu yang banyak. Selain itu, mempelajari materi yang lebih mudah pasti akan lebih menyenangkan bagi Anda. Oleh karena itu pelajari yang sulit dulu ketika Anda masih punya cukup banyak waktu.

 

Diskusi

Disuksi bersama teman. (Sumber:)
Disuksi bersama teman. (Photo Credit: pennstatenews via Compfight cc)

Jika mengalami kesulitan pada materi kuliah, coba diskusi dengan teman Anda, bisa melalu chat media social, jika Anda tidak punya waktu untuk bertemu dengan mereka. Bisa juga Anda mengulang pelajaran dan berdiskusi dengan teman sesaat sebelum kuliah dimulai.

 

Review

Jangan lupa sempatkan review (Sumber:)
Jangan lupa sempatkan review (Photo Credit: Arthur H. via Compfight cc)

Jika Anda merasa sangat sibuk bahkan tidak ada waktu untuk belajar, cobalah untuk luangkan waktu 30-40 menit saja dalam 24 jam waktu Anda, untuk mereview kembali materi kuliah.  Kalau Anda malas review, kemungkinan besar akan lupa dengan materi kuliah pada hari tersebut. Pilihlah tempat yang menurut Anda nyaman, sehingga Anda bisa memanfaatkan waktu semaksimal mungkin.

 

Belajar Membaca Cepat

Efek kalau nggak terbaisa membaca cepat. (Sumber:)
Efek kalau nggak terbaisa membaca cepat. (Photo Credit: thekellyscope via Compfight cc)

Jika Anda merasa sangat sibuk dan tidak punya waktu melakukan cara-cara belajar di atas, boleh jadi Anda belajar bagaimana cara membaca dengan cepat. Teknik membaca cepat ini sangat berguna bagi mahasiswa yang super sibuk. Dengan membaca cepat, mahasiswa akan belajar bagaimana memilah informasi yang penting dan tidak penting, bagaimana menguasai informasi dalam waktu yang cepat, serta bagaimana meningkatkan pemahaman. Sayangnya dengan teknik ini, mahasiswa tidak dapat menikmati membaca suatu informasi karena gerakan mata harus cepat dan tidak boleh membaca membatin. Tidak hanya itu, membaca cepat juga akan membuat mata mudah lelah dan bisa jadi Anda stress bila terlalu lama membaca cepat. Oleh karena itu, teknik ini cocok untuk Anda yang super sibuk, yang tak memiliki wkatu banyak.

 

Perhatikan Kondisi Lingkungan Belajar

284243847_a1e25b0684_b
Perhatikan Kondisi Lingkungan Belajar (Photo Credit: MotorBoat4107 via Compfight cc)

Ketika Anda belajar, jangan lupa untuk memilih tempat yang pas untuk belajar. Jadi, Anda tidak akan membuang waktu yang lama hanya karena kondisi belajar yang tidak kondusif dan membuat lama untuk berkonsentrasi dan memahami materi. Perpustakaan bisa jadi tempat yang cocok untuk belajar. Namun karena alasan jam operasionalnya yang terbatas, Anda harus mencari tempat belajar lain yang sesuai untuk Anda.

 

Jangan Lupa Liburan

Jangan lupa liburan. (Sumber:)
Jangan lupa liburan. (Photo Credit: Viljar Sepp via Compfight cc)

Menjadi mahasiswa super sibuk dengan segala aktivitas bukan berarti Anda harus belajar ataupun berkegiatan terus-menerus. Luangkan waktu untuk menenangkan pikiran sejenak. Liburanlah sesekali untuk menghilangkan kejenuhan. Agar ketika Anda kembali beraktivitas dan belajar, otak lebih gampang mencerna.

 

Ketika Menunggu Sempatkan Belajar

Membaca dimanapun. (Sumber:)
Membaca dimanapun. (Photo Credit: civ33 via Compfight cc)

Karena kesibukan yang amat sangat padat, gunakanlah waktu menunggu Anda untuk belajar. Misalnya, Anda menggunakan angkutan umum untuk menuju kampus dan harus menunggu, gunakanlah waktu ini untuk membaca. Bisa sekadar membaca ringkasan yang sudah Anda buat atau membaca catatan materi terakhir. Pokoknya ketika ada kesempatan untuk membaca gunakalan waktu itu sebaik mungkin.

 

Belajar merupakan kewajiban yang memang harus dilakukan oleh setiap manusia, khususnya bagi para pelajar, termasuk mahasiswa. Sayangnya, kegiatan para mahasiswa yang seabrek, seperti kegiatan organisasi atau kerja sampingan, membuat mereka lupa belajar. Tulisan tentang cara belajar efektif untuk mahasiswa super sibuk ini diharapkan bisa membantu Anda yang merasa kekurangan waktu untuk belajar. Selamat Mencoba.

Sumber :

1 2 3

Cara Belajar Efektif Tanpa Harus Duduk di Kelas

Setiap mahasiswa mempunyai cara masing-masing untuk belajar. Ada tipe mahasiswa yang bisa mengerti hanya dengan memerhatikan dosen, tanpa harus mengulang di rumah. Ada juga tipe mahasiswa yang belajar dengan membaca buku sampai berkali-kali, tetap tidak memahami. Dari sekian banyak cara belajar, ada juga cara belajar efektif mahasiswa tanpa harus duduk di kelas.

Tentunya, bagi seorang mahasiswa senang tidak senang, suka tidak suka, harus tetap belajar. Sebagai seorang mahasiswa pun harus mengakui kalau belajar adalah kegiatan utama mereka, meskipun ada yang menganggap belajar hanya kegiatan sampingan karena memiliki kegiatan lain, misalnya bekerja. Bagi mereka yang kuliah sambil kerja ataupun sebaliknya, tentu akan sangat sulit mengatur waktu untuk belajar. Para mahasiswa seperti ini takut, jika nilai mata kuliahnya jelek dan takut juga jika pekerjaan mereka terganggu.

Hal yang diinginkan oleh para mahasiswa sekaligus pekerja adalah pekerjaan tetap jalan dan mendapat nilai yang baik di setiap mata kuliah. Jadi, dua aktivitas tetap berjalan lancar dan tentunya dengan hasil yang memuaskan. Kamu bisa mencoba cara belajar tanpa harus duduk di kelas. Memangnya bisa?  Jawabannya tentu bisa. Tulisan ini akan membahas bagaimana cara belajar efektif tanpa kita harus pergi ke kampus dan bertatap muka langsung dengan dosen.

Kuliah Online

Kuliah online. (Sumber:)
Kuliah online. (Sumber:Photo Credit: mikecogh via Compfight cc)

Semakin berkembangnya teknologi dan internet saat ini, tidak hanya mengubah gaya komunikasi banyak orang, tetapi juga memberi ide dalam cara belajar. Cara belajar-mengajar yang umum, mulai berubah menggunakan fasilitas seperti menggunakan infocus, layar, LCD, wireless, wifi, dan sejenisnya. Dimana hal ini tentu semakin memperbaiki kualitas dan kegiatan belajar-mengajar.

Namun, penggunaan teknologi ini sebatas mendukung kegiatan belajar-mengajar dan belum mengubah kebiasaan orang untuk belajar dengan cara tatap muka secara langsung. Padahal, dengan segala fasilitas teknologi yang ada saat ini, kita bisa belajar tanpa harus duduk di kelas, yaitu dengan Kuliah Online. Kuliah online tidak jauh berbeda dengan kuliah seperti yang sudah ada hanya saja kuliah online dilakukan dimana mahasiswa tidak harus duduk dikelas dan bertatap muka langsung dengan dosen.

Kuliah online dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas information communication technology (ICT) dan internet. Dengan begini, mahasiswa bisa belajar tanpa harus duduk di kelas, lebih praktis tanpa terbatas oleh waktu, jarak, dan kapasitas ruangan. Sudah ada beberapa penyedia jasa kuliah online yang bisa Anda cari di internet, yang siap membantu kamu.

Dengan adanya kuliah online, tentu akan menciptakan cara belajar yang lebih praktis antara dosen dengan mahasiswa. Para mahasiswa yang ikut kuliah online dapat belajar secara real time dan live meskipun tidak bertatap muka secara langsung. Tidak hanya itu, dengan cara ini mahasiswa juga akan terbiasa untuk belajar lebih mandiri. Kalau di kelas, bisa saja saat mendengarkan dosen diajak teman berbicara, sedangkan dengan kuliah online mahasiswa diharapkan akan lebih fokus dan yang pasti mahasiswa akan semakin terbiasa menggunakan teknologi ICT dan internet.

Jadwal kuliah Online juga sangat fleksibel dan bisa dikondisikan sesuai dengan waktu kedua belah pihak. Jika tiba-tiba terjadi sesuatu dan kamu tidak bisa mengikuti kuliah online dengan jadwal yang telah disepakati, kamu bisa membuat jadwal ulang. Kamu juga bisa memilih mata kuliah yang diinginkan saja.

 

Latihan Soal di Rumah

Rajin latihan soal. (Sumber:)
Rajin latihan soal. (Sumber:Photo Credit: Skokie Public Library via Compfight cc)

Jika kamu memiliki keterbatasan dalam hal teknologi dan merasa sulit untuk mengakses atau mengikuti kuliah online, cobalah berlatih soal di rumah. Cara ini juga sangat efektif untuk mahasiswa tanpa harus datang ke kelas. Dengan sering mengerjakan soal di rumah, kamu akan terbiasa dan terampil mengerjakan soal-soal ujian dengan waktu yang lebih cepat.

Kerjakan soal latihan setiap materi, jangan biasakan mengerjakan soal latihan hanya jika ada tugas. Kamu bisa ngecek jawaban dengan kunci jawaban ataupun dengan membaca buku lagi. Jika ada soal yang tak bisa diecahkan, ajak teman untuk berdiskusi dan sama-sama memecahkan soal tersebut. Biasakan juga jangan copas hasil tugas teman. Ketika kamu mengerjakan tugas sendiri, membaca buku, di situlah kamu belajar.

 

Pergi Ke Perpustakaan

Rajin ke perpustakaan. (Sumber:)
Rajin ke perpustakaan. (Sumber:Photo Credit: UBC Library via Compfight cc)

Cara efektif lainnya adalah dengan pergi belajar ke Perpustakaan. Biasanya di tiap universitas bahkan fakultas selalu ada perpustakaan atau ruang baca khusus mahasiswanya. Di sana kamu bisa membaca buku dengan tenang. Semakin banyak referensi buku yang diaca, maka semakin luas pengetahuan yang bakal kamu dapatkan. Jangan lupa untuk meringkas materi-materi penting yang ada di buku. Ringkasan ini bisa dijadikan bahan untuk belajar di rumah.

Setiap orang memiliki kemampuan belajarnya sendiri-sendiri. Jika kamu termasuk mahasiswa yang tidak suka mendengarkan dan lebih suka membaca atau menulis, pergi ke perpustakaan adalah cara belajar efektif mahasiswa tanpa harus duduk di kelas.

Begitulah cara belajar efektif mahasiswa tanpa harus duduk di kelas menurut anakUI.com. Ya, ada banyak cara untuk belajar asalkan ada niat dan kemauan untuk belajar. Semoga sukses dan dapat dijadikan inspirasi untuk gaya belajar kamu, ya.

Sumber : 1 2

Kamu Suka Malas Belajar? Hilangkan Kebiasaan Buruk Tersebut dengan Trik Ini

Bisa melanjutkan studi hingga bangku perkuliahan tentu adalah hal yang sangat menyenangkan. Sebagian mahasiswa, ada yang penuh semangat menuju kelas untuk kuliah. Tetapi, ada juga sebagian mahasiswa yang malas untuk masuk kelas dan mengikuti kuliah. Mahasiswa dengan tipe seperti ini harus tahu seperti apa cara belajar yang baik, agar kegiatan belajar menjadi semakin menarik. Ada beberapa tips cara belajar yang baik untuk mahasiswa malas, agar mereka termotivasi untuk belajar.

Temukan Penyebab Kemalasan

Bagaimana dengan lingkungamu? (Sumber:)
Bagaimana dengan lingkungamu? (Sumber:Photo Credit: Tek120 via Compfight cc)

Kegiatan yang tidak boleh terlupakan bagi seorang mahasiswa adalah belajar. Mahasiswa diwajibkan untuk belajar sungguh-sungguh, apalagi kalau bukan demi meraih gelar sarjana dan wisuda untuk membanggakan kedua orang tua. Namun, sering kali sebagai mahasiswa kamu malas belajar. Hal seperti ini, tentu nggak bisa dibiarkan begitu saja. Kalau dibiarin aja, nilai akademik bisa turun dan akhirnya menghambat kamu untuk segera memperoleh gelar sarjana.

Jika kamu mengalami hal seperti ini, maka introspeksi diri dulu. Coba tanya dalam hati, kenapa kamu bisa malas belajar, kurang lebih seperti dokter yang mencoba mendiagnosa penyakit pasiennya, lalu tentukan obatnya. Jika kamu malas belajar di rumah atau kosan, mungkin kamu bisa mencoba belajar di cafe yang menyediakan wifi atau hotspot.

Tentunya, banyak faktor yang menyebabkan mahasiswa malas  belajar. Baik faktor dari luar maupun dari diri mahasiswa itu sendiri. Faktor dari luar, misalnya pergaulan. Jika kamu berteman dengan mereka yang malas belajar, bisa jadi kamu akan ikut terpengaruh dan akhirnya malas belajar juga. Kebiasaan begadang, kurang waktu tidur yang bikin gampang ngantuk dan emosi tidak stabil, serta beban mata kuliah yang banyak juga menjadi salah satu penyebab kamu akhirnya malas belajar.

 

Motivasi Diri

Gue pasti bisa! (Sumber:)
Gue pasti bisa! (Sumber:Photo Credit: m.sobota via Compfight cc)

Setelah tahu hal-hal yang membuat kamu malas belajar, tentu kamu tahu cara ngatasinnya.  Atasilah rasa malas secepat mungkin, jangan ditunda, apalagi dipelihara. Kamu perlu banget untuk memotivasi diri sendiri. Buat pola pikir bahwa rajin belajar merupakan hal utama untuk mencapai cita-cita dan kesuksesan.

Bisa juga boleh berkeyakinan, mana bisa sukses jika tidak belajar. Jika kamu sudah punya keyakinan seperti ini, maka kondisi seperti apa pun bakal tetap bikin kamu semangat belajar. Seharusnya, sih, seperti itu. Biasakan juga untuk memiliki pola hidup disiplin. Atau buat kamu yang sering ngantuk, entah karena terlalu sering begadang atau punya aktivitas segudang, sebaiknya mulai rajin olahraga dan konsumsi makanan bergizi tinggi untuk mendukung aktivitas.

 

Punya Kelompok Belajar Berisikan Mahasiswa Pandai

Bikin kelompok belajar (Sumber:)
Bikin kelompok belajar (Sumber:Photo Credit: n_sapiens via Compfight cc)

Kebanyakan berpendapat bahwa kelompok diskusi belajar seperti ini, hanyalah tempat bagi mahasiswa pemalas untuk me-copy-paste hasil pekerjaan mahasiswa yang pandai. Tentu hal ini tidak selalu terjadi. Bagi kamu yang merasa pemalas, jangan langsung main copas hasil pekerjaan teman, tapi cobalah untuk meminta penjelasan si dia. Pilih juga tempat yang nyaman untuk diskusi belajar biar kamu nggak gampang bosen dan belajar jauh lebih efektif.

 

Strategi Belajar

Strategi belajar. (Sumber:)
Strategi belajar. (Sumber:Photo Credit: English106 via Compfight cc)

Coba, deh, ingat-ingat. Ketika berada di kelas dan mengikuti perkuliahan, kamu ngerasa nyaman nggak? Lalu bagaimana dengan cara belajar selama ini? Jangan-jangan cara belajar selama inilah yang membuat kamu tidak nyaman dan akhirnya semakin membuat malas belajar. Mencari strategi yang sesuai adalah salah satu cara dalam mengatasi kemalasan, baik saat belajar di rumah atau di kampus.

Untuk materi hapalan, cara yang biasa justru akan ngebuat kamu sulit menghapal. Coba cara lain yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya. Misalnya dengan buat singkatan lucu untuk mudah diingat atau  menghubungkan hal-hal yang berkaitan dengan orang terdekat kadang kala sangat membantu.

 

Prioritas Belajar

Tentukan prioritas belajar. (Sumber:)
Tentukan prioritas belajar. (Sumber:Photo Credit: bandita via Compfight cc)

Buatlah skala prioritas untuk kegiatan belajar. Membuat prioritas belajar merupakan hal yang penting, karena jika tidak kamu bisa keteteran dan semakin malas untuk belajar. Terkadang, melihat jadwal kuis yang berbarengan dan tugas yang menumpuk serta jadwal bimbingan dengan dosen, membuat kamu langsung malas belajar. Oleh karena itu, buatlah prioritas belajar. Bisa jadi dengan belajar sebentar untuk satu materi lalu dilanjutkan dengan tugas yang harus dikumpulkan besok atau dengan memprioritaskan materi yang kurang kamu kuasai.

 

Diskusi dengan Dosen

Aktif di kelas. (Sumber:)
Aktif di kelas. (Sumber:Photo Credit: GCMCOnline via Compfight cc)

Jangan malu untuk bertanya sama dosen. Saat di kelas, di sesi pertanyaan, acungkanlah tangan dan tanyakan materi mana yang belum kamu pahami. Hal ini bisa sangat membantu, apalagi jika kamu termasuk orang yang malas belajar di rumah. Dengan mengajukan pertanyaan seperti ini, pikiran kamu pun akan lebih lama mengingat pertanyaan dan jawaban dari dosen.

 

Jangan Belajar di Atas Pukul 21.00

Tidak belajar malam hari. (Sumber:)
Tidak belajar malam hari. (Sumber:)

Tips lain yang bisa kamu lakukan adalah hindari belajar di atas pukul 21.00. Hal ini akan membuat kamu semakin malas dan mudah untuk tertidur. Cobalah berpikir kalau kamu lebih baik cepat belajar dan tak menunda. Pikiran kamupun juga akan lebih mudah untuk diajak belajar daripada menggunakan waktu malam hari.

Dari semua uraian di atas, cara belajar yang baik untuk mahasiswa malas adalah dengan melakukan tindakan. Atasi rasa malas belajar dengan melakukan tindakan kecil. Meski hanya tindakan kecil, jika kamu lakukan secara terusmenerus, bisa jadi kamu akan menjadi mahasiswa yang rajin belajar. Selamat mencoba.

 

Sumber:

  1. Dimyati dan Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Depdikbud berkerjasama dengan Rineka
  2. http://bacakilat.com/5-rahasia-mengatasi-rasa-malas-belajar/