Pohon Berumur 50 Tahun Tumbang di Dekat UI, Pasutri Tewas

Musim hujan dan pancaroba yang sedang melanda daerah Jabodetabek memang sering kali meninggalkan jejak musibah bagi sebagian orang. Banjir, angin puting beliung, longsor, dan beberapa musibah lain yang diakibatkan buruknya cuaca sudah khatam terjadi di Indonesia. Tak terkecuali di Depok, Jawa Barat.

Sore itu, tidak ada hujan, hanya angin yang bertiup kencang dari berbagai arah di kawasan Jalan Akses kampus makara, Depok, Jawa Barat menuju arah Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kawasan sekitar yang terkenal memiliki sejumlah pohon yang tinggi berjuntai itu menjadi pilihan banyak orang untuk melintasinya menuju Jakarta dari Depok. Kampus makara yang juga terkenal dengan berbagai lahan konservatif dan ramah lingkungan serta memenuhi syarat green campus, memang memiliki banyak pohon-pohon tinggi yang menua bersama berdirinya UI 76 tahun silam.

Nggak hanya di dalam kawasan UI saja, di sekitaran akses kampus perjuangan juga banyak berdiri pohon-pohon yang menjulang tinggi dan cukup berumur, sehingga wilayah akses UI juga dikenal dengan jalanan adem ayem yang lumer oksigen. Tapi, tak dinyana, di sore tanpa hujan, dan berangin itu justru membawa petaka bagi pasangan suami istri (pasutri) yang melintasi akses jalan UI. Pohon berjenis albasia atau biasa kita sebut sengon itu tumbang, menimpa sepasang suami-istri tersebut.

Keduanya meninggal di tempat. Tak ketinggalan dengan rusaknya motor yang dikendarai, juga sebuah mobil di depannya tak luput menjadi saksi tumbangnya pohon berusia 50 tahun tersebut. Para saksi menyebutkan, angin kencang saat itu memang sedang melanda TKP, tapi tak lama berselang dengan adanya angin kencang, akar pohon itu terlihat terangkat perlahan yang menyebabkan pohon sengon berbatang besar itu tumbang dan merenggut nyawa pelintasnya.

 

BACA JUGA: Udah Tau Trek Sepeda Favorit Anak UI di Balik Rimbunnya Pepohonan Mahkota Hijau?

 

Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Djafar Muchlisin, seperti dilansir Detikcom, menyebutkan jika tumbangnya pohon berasal dari akarnya, bukan dari patahnya dahan atau batangan. Ia juga mengatakan, meski berusia 50 tahun, pohon sengon itu sehat tak ada tanda yang layak tumbang. Sehatnya pohon dibuktikan saat dilakukan evakuasi pohon, dilakukan pengguntingan terhadap batang berdiameter sebesar 1,5 meter dengan tinggi 25-30 meter tersebut, saat dilihat tak ada tanda pohon ‘sakit’ dan bahkan selalu dilakukan peremajaan setiap ada agenda pengecekan.

Akhirnya setelah dianalisa lebih lanjut, dugaan paling besar mencuat berasal dari kontur tanah berdirinya pohon berkepala lima tersebut. Dinas Kehutanan DKI Jakarta mengatakan kontur tanah tertanamnya pohon albasia itu tidak subur, karena terdapat banyak rumput-rumput yang mengakar di sekitarnya, menyebabkan tanah tidak gembur dan perlu dilakukan pemupukan kembali agar tanah subur lagi.

Sementara itu, duka yang mendalam dialami korban meninggal atas kejadian tumbangnya pohon di Lingkar Utara UI itu. Terlebih, dikatakan korban memiliki buah hati yang baru berusia sembilan bulan. Tentu keprihatinan kita sebagai keluarga UI, yang menjadi tempat sekitar kejadian perkara, sangat mendalam dengan kenyataan anak korban menjadi yatim piatu.

 

BACA JUGA: Akar Pohon yang Kuat (Tips untuk Mahasiswa Baru)

 

Mari kita doakan agar kedua korban diterima di sisi-Nya, dan tidak ada lagi kejadian serupa yang menimbulkan korban jiwa. Sebagai agen perubahan, seyogyanya kita lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, untuk saling bergotong-royong melibatkan diri dalam proses peremajaan, pelestarian, dan kegiatan sosial lingkungan lainnya, agar hal-hal serupa tak lagi terjadi di lingkungan sekitar kita. Share artikel ini ke akun Facebook, Twitter, dan Line kalian agar banyak di antara kita lebih peduli dan aktif menjaga serta melestarikan lingkungan sekitar kampus, atau ada di antara kita yang ingin memberikan donasi untuk kebutuhan anak korban tersebut!

Zefa, Mahasiswa Vokasi Komunikasi yang Terjatuh dari Lantai 3 Asrama UI. #YukBantuZefa

Kabar duka kembali terdengar di Universitas Indonesia, kali ini datang dari Vokasi Komunikasi. Gimana nggak, salah satu rekan kita, Zefanya Louis angkatan 2015 mengalami luka parah karena terjatuh dari lantai 3 gedung D1 Asrama UI. Zefanya atau akrab disapa Zefa ditemukan oleh petugas cleaning service Asrama UI pada Rabu, 23 November 2016 pukul 08.00. Bukan hanya itu, ketika ditemukan, tubuhnya masuk selokan sehingga tulang rusuknya patah.

“Dia ditemukan sekitar jam 8 pagi sama cleaning service dengan posisi terjatuh ke selokan dan tulang rusuknya patah,” Ujar Syita yang merupakan salah satu teman dekat Zefa.

Sampai saat ini belum bisa dipastikan penyebab Zefa sampai bisa terjatuh dan luka-luka. Zefa langsung dilarikan ke Pusat Kesehatan Mahasiswa (PKM) untuk mendapatkan pertolongan pertama. Akan tetapi karena keterbatasan alat, Zefa langsung dirujuk ke Rumah Sakit Bunda Margonda. Saat ini, kondisi Zefa sudah sadarkan diri dan masih mendapat perawatan intensif.

s__4612253
Kondisi Zefa di Rumah Sakit Bunda Margonda

BACA JUGA: Fasilitas Kampus Kurang Memuaskan? Merasa Suaramu Belum Didengar? Coba Baca Dulu Audiensi Ini

 

Rencananya, keluarga Zefa akan membawa Zefa ke RSCM karena peralatan yang tersedia di RS Bunda Margonda juga masih terbatas. Zefa membutuhkan perawatan yang lebih intensif dan butuh operasi karena tulangnya terkena paru-paru.

“Kondisinya saat ini udah sadar, tapi terakhir saya dengar dia harus dioperasi karena tulangnya kena paru-paru jadi susah nafas,” ujar Syita.

jarkom
Broadcast yang menyebarkan informasi mengenai kondisi Zefa

 

Oleh karena itu, Zefa sangat membutuhkan doa serta bantuan dari teman-teman agar kondisinya lekas membaik dan bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Yuk, sama-sama kita bantu Zefa! Untuk donasi dapat disalurkan melalui rekening BNI, 0429430721 atas nama Vidya. Kalau kamu belum bisa donasi, mari kita bantu Zefa dengan cara yang paling sederhana; sejenak berdoa untuk kesembuhan Zefa, semoga operasinya lancar dan segera kembali ke kampus perjuangan ya!

 

BACA JUGA: Memasuki Bulan November, UI Dikejutkan dengan Ditemukannya Mayat Bayi di Danau Agatis

Pohon Tumbang Menimpa Mushola Teknik!

bismillah woro2.. innalillahi wa inna ilaihi raaji’un, Rabu,20 januari 2010 kurang lebih pukul 11 siang terjadi hujan lebat yang mengguyur UI dan sekitarnya disertai hembusan angin  yang sangat kencang. Hujan serta angin membuat rubuhnya dua … Baca Selengkapnya