Bercita-Cita jadi Mahasiswa Seimbang? Yuk Ikuti Tips Berikut ini!

“Anak UI? Wah, pasti dia cerdas, pinter, keren! Sikat, Bray!”

Mungkin kalian sebagai anak UI sudah sering banget kena label itu dari orang-orang di luar sana. Memang, nggak perlu diragukan lagi gimana kemampuan akademik para mahasiswa UI. Secara, untuk masuk ke UI saja, kita harus berhasil menyingkirkan beribu-ribu orang. Namun, setelah memasuki fase-fase perkuliahan, ternyata kampus perjuangan ini memang nggak sebercanda itu.

Dimulai dari fase jadi maba hingga ke fase-fase perkuliahan berikutnya, perlahan-lahan kita pasti sadar bahwa, “Nggak bisa nih kalau gue cuma pinter doang. Teman-teman yang lain juga sama pinternya sama gue. Terus apa spesialnya gue dong?”. Nah, di sinilah kita harus belajar untuk menambah ciri diri kita. Kita harus keluar dari comfort zone dan menantang diri untuk jadi mahasiswa yang seimbang.

Wait… mahasiswa seimbang itu apa sih? Jadi, mahasiswa seimbang adalah mahasiswa yang mampu untuk memaksimalkan diri di setiap aspek kehidupannya dengan porsi yang sesuai bagi masing-masing aspek. Baik itu di dalam studinya, organisasi, kerohanian, social life, keluarga, atau bahkan love life-nya (kalau punya ya, gengs).

“Wah berarti gue harus super perfect dong buat jadi mahasiswa seimbang?”.

THAT IS A BIG NO, GUYS!

Menjadi mahasiswa seimbang tidak berarti kita harus menjadi seseorang yang sempurna. Menjadi mahasiswa seimbang berarti kita harus mampu me-manage diri dengan baik sehingga kita dapat memberikan porsi-porsi yang sesuai di setiap aspek kehidupan kita. Nah, berikut ada beberapa tips yang anakui.com rangkum untuk memulai menjadi mahasiswa seimbang.

 

BACA JUGA: [Diskusi] Apa Pendapatmu tentang Mahasiswa yang Hanya Fokus di Akademis?

 

Making Up Mindset

Dimulai dari hal yang paling sederhana aja (via pinterest)

First thing first, kita harus merubah pikiran kita bahwa kita bisa tuh memberikan porsi yang sesuai di setiap aspek kehidupan kita. Tepatnya, kita harus punya kesadaran diri yang tinggi bahwa setiap aspek yang ada di kehidupan kita itu sama pentingnya. Memang, prioritas itu perlu, tapi nggak mustahil kan untuk bisa menjalankan semuanya dengan seimbang? Jangan sampai nih, karena kita terlalu asyik berorganisasi kita jadi lupa untuk belajar dan bertanggung jawab dengan kuliah kita. Atau jangan sampai juga kita terlalu ambisius dalam belajar sampai lupa untuk membangun social life yang membangun. Atau jangan sampai kita lupa untuk berhubungan baik dengan keluarga kita hanya karna kita sibuk di perkuliahan. Kalau yang terakhir sih terutama buat para anak rantau, ya!

 

Control Yourself

Bikin agenda terjadwal buat mempermudah aktivitas kamu! #bukanpromosi (via twitter)

Pengendalian diri itu penting, guys. Nggak perlu dibilang lagi kalau anak UI itu pasti jago banget untuk membagi waktunya, membuat schedule dan to-do-list dengan sedemikian rupa. Sayangnya, nggak banyak yang jago untuk menjalankan jadwal yang sudah mereka jalankan sedemikian rupa. Intinya sih, kembali lagi ke disiplin diri.

 

Get Out!

Ayo keluar dari zona nyaman kamu! (via 1213online)

Keluar dari zona nyaman adalah satu dari keputusan terbaik yang harus kita ambil sebelum kita kembali ke Yang Kuasa (ngeri juga). But seriously, kita harus mendorong diri dan mengambil cukup banyak keberanian kita untuk tidak melakukan hal-hal yang itu-itu saja. Menantang diri dengan mencoba hal-hal baru akan membuat kita lebih berkembang serta melatih diri untuk menjadi seimbang.

Hal-hal baru itu nggak perlu ekstrem kok. Misalnya, kita baru saja sadar kalau ternyata kita perlu juga meluangkan waktu untuk lebih banyak nongkrong. Cobalah sesekali luangkan waktu-waktu tertentu hanya untuk nongkrong dan ngobrol dengan orang-orang di perkuliahan, baik itu teman kuliah, kakak atau adik angkatan, hingga para staff  UI pun boleh. Hal itu akan membantu kita untuk belajar membangun relasi yang sehat serta koneksi yang luas di kemudian hari.

Hal baru lainnya bisa juga dengan belajar lebih sering menghubungi orang tua dan keluarga di tengah-tengah kesibukan kita sebagai mahasiswa UI. Meluangkan waktu beberapa saat hanya untuk berbincang santai dengan keluarga itu penting loh, guys! Sebab, kita bisa curhat dan dapat banyak masukan dari orang-orang terdekat kita sekaligus membangun supporting system yang aman bagi aktifitas-aktifitas kita yang lainnya.

 

Imperfection is Perfect.

Lihat aja menara Pisa; dia miring, ga sempurna, tapi justru itu yang membuat dia menarik. (via traveldigg)

Jangan dipikir jadi mahasiswa seimbang itu harus jadi mahasiswa yang serba mampu, ya! Ingat, kesempurnaan hanya milik Tuhan (buset). Kita nggak harus kok punya IPK 4, lalu ikut 5 organisasi dan berbagai kepanitian, lalu menang lomba sana sini secara bersamaan. Nggak, menjadi jadi mahasiswa seimbang nggak segila itu kok. Poin pentingnya adalah bagaimana kita bisa membagi dan bekerja secara maksimal di setiap aspek kehidupan yang kita jalanin.

IPK nggak perlu 4, tapi jangan juga terlalu jelek. Kalau mau aman, ambil saja nilai IPK yang rata-rata digunakan oleh para pemberi beasiswa, yaitu sekitar 3 ke atas. Tidak perlu juga tergabung di begitu banyak organisasi dan kepanitiaan. Pilihlah dengan bijak yang mana sekiranya sesuai dengan minat dan bakat kita serta yang mampu menunjang kita di masa yang akan datang. Intinya, be reasonable when you choose.

Tidak perlu juga jadi anak nongkrong yang tiap minggu hangout  ala-ala biar tetap hits,  yang penting adalah membentuk social environment  yang  bisa membangun kita menjadi lebih baik.

 

Just Do It!

Ini wajib banget kudu harus ya. L A K U K A N. (via pinterest)

Well, yeah, just do it! Lakukan saja segera! Jangan terlalu lama berpikir, karena itu tidak akan membawa perubahan apa pun bagi diri kita. Justru setiap aksi yang kita lakukanlah yang akan membuat kita semakin belajar hingga akhirnya berhasil menjadi mahasiswa yang seimbang. Malahan, kalau terlalu lama berpikir yang datang adalah keraguan. Tentunya kita nggak mau dong untuk terus stuck jadi mahasiswa yang begitu-begitu saja?

 

BACA JUGA: Ternyata di UI Ada yang Lulus Lebih Cepat dari 3.5 Tahun, Loh!

 

So, itu tadi tips-tips untuk jadi mahasiswa seimbang. Pasti udah mulai on fire dong untuk memulai ini dan itu demi jadi mahasiswa seimbang? Moreover, jangan lupakan juga aspek kerohanian kita, karena itu akan menjaga kita tetap sehat secara spiritual dalam menjalani hari-hari kita sebagai mahasiswa seimbang. Jadi, jangan ditunda-tunda lagi, ya! Ingat, serunya jadi mahasiswa itu tidak terulang dua kali!

Belajar Bahasa Korea dari Dunia Maya

Sebenarnya ada banyak cara untuk bisa belajar bahasa Korea, salah satunya dengan nonton drama, belajar dari lagu-lagu mereka, hingga belajar ditempat yang profesional.

Jika zaman dahulu Anda akan merasa kesulitan untuk menemukan kursus bahasa Korea. Namun, sekarang Anda tidak perlu khawatir. Akibat trend yang dibawa oleh K-Pop dan K-Drama, kursus bahasa Korea menjamur di seluruh pelosok Tanah Air. Tetapi kita ketahui masih banyak beberapa daerah yang memiliki kebutuhan besar terhadap kursus Bahasa Korea, tetapi tidak memiliki tenaga pengajar yang cukup dan juga lokasi yang masih sangat minim untuk kursus bahasa Korea.

Namun, jangan khawatir, berkat kecanggihan era teknologi dan informasi sekarang yang berkembang cepat, membuat para pecinta K-Pop dan K-Drama dapat belajar bahasa Korea melalui beberapa media, salah satunya adalah internet.

Belajar bahasa Korea secara online relatif memiliki biaya yang kecil karena hanya membutuhkan koneksi internet yang tidak terlalu cepat.  Maka dari itu belajar Bahasa Korea melalui internet juga merupakan salah satu alternatif atau pilihan terbaik.

Berikut ini kami akan memberikan beberapa tips dalam belajar Bahasa Korea melalui media internet. Dengan harapan, para pembaca dapat memanfaatkannya dengan baik sehingga dapat dengan mudah dan cepat menguasai bahasa Korea meskipun dengan beberapa kekurangan, yaitu tidak mendapatkan sertifikat atau pengakuan dari lembaga resmi tertentu.

Mencari Sumber Belajar yang Terpercaya

Belajar di Seoulina juga bisa. (Sumber:)
Belajar di Seoulina juga bisa. (Sumber:Seoulina)

Media internet sangatlah luas. Oleh karena itu kita harus berhati-hati karena banyak sekali informasi bertebaran di media internet. Artinya kita harus dengan cerdas memilah-milah materi mana yang memang teruji dan terpercaya. Testimoni atau pendapat sangatlah penting. Maka dari itu carilah masukan dari beberapa teman yang terlebih dahulu sudah mempelajari Bahasa Korea melalui internet. Jangan mudah percaya dengan metode pembentukan opini. Karena pada dasarnya tempat belajar bahasa Korea akan menyertakan opini dari muridnya yang sudah lulus. Hal tersebut baik sesungguhnya, tetapiterkadang dimanfaatkan untuk pembentukan opini.

Setelah menentukan website kita juga harus menguji materi tersebut. Caranya adalah membandingkan dengan website pengajaran bahasa Korea lainnya. Jika memang sudah teruji dan terbukti maka jangan takut untuk beralih ke langkah berikutnya.

 

Rutin Mengikuti Materi yang Diposting

Rutin Mengikuti Materi yang Diposting (Sumber:)
Rutin Mengikuti Materi yang Diposting (Sumber:Photo Credit: Dean Terry via Compfight cc)

Setelah kita menentukan website yang akan menjadi sumber belajar kita. Maka kita harus secara rutin memeriksa atau mengikuti setiap postingan yang ada di website tersebut. Gunakanlah fitur subscribe jika memang tersedia sehingga kita dapat menerima informasi secara lebih awal melalui e-mail. Dengan mengikuti pelajaran, kita akan lebih efisien waktu sehingga materi tidak akan menumpuk. Usahakan secara rutin mengulang dan membaca serta memahami dari setiap sub bahasan.

 

Melakukan Self Assesment Secara Rutin

Sering latihan soal. (Sumber:)
Sering latihan soal. (Sumber:Photo Credit: totorohouse via Compfight cc)

Self Assesment sangatlah penting karena akan melatih diri kita dalam menghadapi berbagai variasi soal. Banyak varisasi self assesment yang dapat dilakukan dan kita juga dapat mengejakan latihan yang diberikan oleh si empunya website belajar bahasa Korea tersebut dengan begitu kita akan sangat terlatih dan cermat dalam menghadapi perubahan struktur bahasa.

 

Gunakan Media Grafis

Gunakan media grafis (Sumber: 10mag.com)
Gunakan media grafis (Sumber:10mag.com)

Media grafis seperti gambar dan video juga sangat menunjang pembelajaran kita dalam memahami Bahasa Korea, media grafis dapat kita peroleh di berbagai sumber salah satunya adalah dari website video terkenal, yaitu Youtube. Tidak jarang orang memberikan informasi mengenai bahasa Korea melalui video yang ada di Youtube. Terutama bagi orang yang belajar dengan tipe audio visual akan lebih mudah memahami materi yang diberikan. Sehingga merupakan suatu keuntungan dan kemudahan untuk memahami bahasa Korea melalui media video. Video juga dapat kita tonton kapanpun dan dimanapun dilengkapi dengan gadget kita.

 

Latihan Komunikasi Secara Rutin

Sering latihan. (Sumber: arekacenter)
Sering latihan. (Sumber: arekacenter)

Aspek berbicara sangatlah penting. Media internet yang membuat kita cenderung pasif dalam berbicara akan menurunkan kemampuan kita dalam berbicara bahasa Korea. Padahal ketika kita memahami bahasa Korea tapi kita tidak dapat berbicara dalam bahasa Korea makan akan menjadi sia-sia. Cobalah untuk berlatih bersama teman Anda dan mencoba mengimprovisasi diri.

Belajar Asik Bahasa Korea lewat Nonton Drama

Tidak bisa dipungkiri, ketika mendengar Korea Selatan, langsung terlintas di benak kita dengan drama-dramanya yang cukup menguras emosi. Banyak kalangan, mulai dari remaja wanita hingga ibu rumah tangga, menghabiskan waktunya hingga berjam-jam untuk menyaksikan drama Korea. Alur ceritanya yang cukup berliku dan enak untuk disimak, membuat drama korea menggeser sinetron karya anak bangsa di hati para penonton.

Sebenarnya di balik ironi ini ada beberapa hikmah yang dapat kita petik. Akibat drama Korea berhasil menjajah dunia perfilman di Indonesia, maka timbullah sejumlah efek domino. Mulai dari fashion, kecantikan, kuliner, hingga bahasa Korea menjamur di Indonesia.

Salah satu topik yang kita akan angkat berkaitan dengan Korea Selatan kali ini adalah bahasa Korea. Pada awalnya bahasa Korea tidak terlalu dikenal di Indonesia. Akibat wabah drama Korea & K-Pop pastinya, semua golongan sangat tertarik untuk mempelajari bahasa Negeri Ginseng ini. Namun, tidak setiap kota dan setiap daerah di Indonesia memiliki kursus bahasa Korea. Meskipun kondisi tersebut menjadi batu sandungan bagi pecinta drama Korea untuk mempelajari bahasa Korea, sesungguhnya kita dapat menjadikan drama tersebut sebagai suatu media yang sangat baik untuk belajar bahasa mereka.

Untuk mempelajari bahasa Korea dengan melalui film drama, selain mengasyikkan juga menjadi sebuah sambilan bagi pecinta drama Korea. Ada beberapa metode yang bisa dipelajari jika ingin belajar bahasa Korea dari film dramanya. Seprti hal-hal di bawah ini.

Mengatur Subtitel

Buat subtitle sendiri. (Sumber: Siputnews.com)
Buat subtitle sendiri. (Sumber: Siputnews.com)

Ada empat tingkatan dalam mempelajari drama Korea dengan mengatur subtitelnya. Pertama adalah memberikan subtitle dengan full bahasa Korea. Jadi, sambil mendengarkan drama yang sedang berjalan kita juga dapat membaca subtitle yang terdapat pada bagian bawah layar. Kemudian tingkatan kedua adalah dengan memberikan jeda antar kalimat sehingga kita bisa mengikuti percakapan dan subtitle secara bersamaan. Dan memberikan kesempatan bagi kita untuk memahami lebih lanjut.

Tingkatan ketiga adalah menebak kalimat yang akan dibicarakan. Di tingkatan ini diharapkan kita memiliki kemampuan bahasa Korea yang lebih karena telah terlatih dari tingkatan pertama dan tingkatan kedua. Kemudian tingkatan terakhir adalah menonton drama korea tanpa menggunakan subtitle. Ini adalah bagian tersulit. Namun, dengan intensnya berlatih hal tersebut bukanlah masalah yang berarti. Dengan hal tersebut tanpa kehilangan guncangan emosi dari drama Korea kita juga dapat mempelajari bahasa Korea.

 

Mencatat Kosakata Bahasa Korea dalam Drama

 

Jangan lupa tulis kosakatanya. (SUmber:)
Jangan lupa tulis kosakatanya. (Sumber:Photo Credit: Chapendra via Compfight cc)

Memperkaya kosakata dalam mempelajari suatu bahasa adalah hal yang mutlak. Apalagi bahasa Korea memiliki jenis huruf yang berbeda dengan bahasa Indonesia. Salah satu cara untuk memperkaya kosakata bahasa Korea adalah dengan mencatat beberapa kosakata bahasa Korea yang sering muncul. Tentunya bagi pemula hal tersebut lumayan sulit. Namun, untuk pemula cukup catat cara penyebutannya dengan bahasa Indonesia saja. Kemudian cari tahu di beberapa sumber, bisa dari kamus ataupun internet. Meskipun konsentrasi kita akan terpecah ketika menonton drama Korea. Namun, ada juga mendapatkan manfaat yang lebih dari kegiatan tersebut.

 

Membawa Kamus Bahasa Korea Ketika Menonton

Jangan cuma liat yang cantik dan gantengnya aja.
Jangan cuma liat yang cantik dan gantengnya aja. (Sumber: Joonni.com)

Kamus bahasa Korea bisa didapatkan dengan harga yang cukup murah dan bentuk yang sangat ergonomis di beberapa toko buku di seluruh kota di Indonesia. Dengan membawa kamus selama menonton drama Korea, cobalah untuk mencari setiap kosakata yang dapat Anda tangkap. Kemudian catatlah di buku catatan kecil. Lakukanlah hal tersebut secara rutin, dan luangkan waktu senggang untuk mengulang kembali kosakata yang telah Anda dapatkan sebelumnya.

 

Bergabung dengan Grup Pecinta Drama korea dan Berlatih Berbahasa Korea

Ikut komunitas? Boleh banget! (Sumber:)
Ikut komunitas? Boleh banget! (Sumber:Photo Credit: parhessiastes via Compfight cc )

Sudah tentu dengan jumlah peminat yang membeludak, drama Korea memiliki berbagai pecinta dari berbagai golongan. Tidak hanya menjadi selingan tapi menonton drama Korea bahkan sudah menjadi hobi untuk beberapa orang. Oleh karena itu bergabunglah bersama grup-grup di media social, baik itu Facebook, Twitter, atau grup lainnya dan cobalah untuk memberanikan diri mempraktikkan bahasa Korea yang sebelumnya telah pelajari. Keberanian sekali lagi menjadi kunci bagi Anda dalam menguasai bahasa Korea.

 

Membuat Kuis Kecil Bersama Teman Ketika Menonton Drama Korea

Setelah nonton, bikin kuis bareng teman. (Sumber:)
Setelah nonton, bikin kuis bareng teman. (Sumber:Photo Credit: Salle-Ann via Compfight cc)

Drama Korea akan semakin asyik ketika kita berani untuk membuat terobosan baru. Terutama dengan membuat kuis kecil-kecilan bersama teman ketika menonton drama Korea. Kuis tersebut tentunya harus dilakukan dalam bahasa Korea.

Berdasarkan pemaparan tersebut dapat kita simpulkan bahwa, drama Korea adalah salah satu media yang sangat efektif untuk mempelajari bahasa Korea selagi kita dapat menjadikannya sebuah media yang kreatif dalam mengembangkan kemampuan kita. Bahkan bukan tidak mungkin berawal dari hobi gemar menonton dan mempelajari bahasa Korea, akan membawa kita menjelajahi Negeri Ginseng mulai dari menjadi seorang pelajar hingga menjadi seorang pekerja. Semoga artikel ini bisa bermanfaat. 😀