Apa Aja Sih Manfaat Sticky Note Buat Tugas Kuliah Kamu?

Sering main sticky note? Apa pesan yang biasa kamu tulis di sticky note? Puisi? Galau-galauan atau gambar-gambar lucu?

Gak salah sih, kamu menorehkan itu semua di sticky note, namun, buat sama-sama tahu aja, sticky note didesain justru untuk meningkatkan produktivitas kamu lho.

Buat kamu yang belum tahu apa itu sticky note, nih ya, sticky note adalah selembaran kertas catatan dengan ukuran khusus yang memiliki sebaris perekat di salah satu sisi yang biasanya di belakang dan bisa dilekatkan dan dilepas secara berulang kali. Kegunaan dari sticky note ini adalah untuk memberikan suatu catatan kecil, mengingatkan tugas, memberikan suatu pendapat, dan beragam kegunaan lainnya yang bersifat fleksibel. Sebagian orang menyebutnya Post It, yaitu sebuah merek sticky note yang diproduksi oleh perusahaan 3M. Memang pada kenyataannya, 3M merupakan perusahaan penyedia alat-alat tulis yang pertama kali menemukan sticky note.

Fungsi sticky note sangat banyak, menyesuaikan dari kreativitas pemilik atau pemakainya. Pasalnya, sticky note bisa dijadikan catatan kecil, tetapi juga dapat dijadikan kalender atau logo yang dapat digambar. Bahkan, sticky note dijadikan souvernir atau cinderamata acara atau kegiatan tertentu, misalnya pernikahan. Si pembuat souvernir harus mempunyai daya kreatif yang tinggi untuk membuat sticky note menjadi barang yang indah dan cantik sehingga cocok untuk dijadikan cinderamata. Otherwise, ia hanya akan jadi kertas warna-warni yang berceceran dan susah mungutinnya.

Back to topic! Sticky note pada dasarnya didesain untuk meningkatkan produktivitas penggunanya, dan dalam hal ini, kamu, aku, kita. Eh… iya, kita, mahasiswa.

Nah, sebagai mahasiswa, fungsi yang paling canggih dari sticky note adalah untuk membantu kita menyelesaikan tugas-tugas yang berbentuk paper atau bisa juga, SKRIPSI!

Gimana caranya? Simak di bawah ini!

BACA JUGA: Ringankan Tugas Kuliah Kamu Dengan Aplikasi-aplikasi Ini

 

Kosakata

Kamu bisa menggunakan satu warna tertentu untuk satu fungsi tertentu via 3mschweiz
Kamu bisa menggunakan satu warna tertentu untuk satu fungsi tertentu via 3mschweiz

Satu sticky note biasanya memiliki warna dasarnya sendiri-sendiri. Jadi, kamu bisa menggunakan satu warna tertentu untuk satu fungsi tertentu.

Misal, jika kamu anak sastra dan butuh penugasan paper yang mengharuskan kamu memilah-milah kosakata yang gak kamu tau artinya, kamu bisa memanfaatkan 1 sticky note untuk membuat list makna dari tiap kosakata yang akan sering kamu gunakan dalam papermu. Apalagi jika kosakata tersebut adalah kosakata asing yang di-Indonesiakan.

 

Draft

Kamu bisa memanfaatkan sticky note untuk mencorat-coret membuat mini-draft skripsi kamu via
Kamu bisa memanfaatkan sticky note untuk mencorat-coret membuat mini-draft skripsi kamu via Photo Credit: pni via Compfight cc

Kadang buat nge-draft skripsi kamu perlu mencatat intisari-intisarinya terlebih dahulu. Nah, di sinilah sticky note akan sangat “handy” buat kamu. Dimana kamu bisa memanfaatkan sticky note untuk mencorat-coret urutan bab per bab dan membuat mini-draft dari draft skripsi kamu.

 

Idea Note

Kamu bisa bawa sticky note kemana pun hingga kapan pun via meandmybigideas
Kamu bisa bawa sticky note kemana pun hingga kapan pun via meandmybigideas

Karena bentuknya yang kecil dan imut-imut, kamu bisa bawa sticky note kemana pun hingga kapan pun. Sehingga pas kamu lagi jalan-jalan di Jogja, misalnya, tiba-tiba kamu ngeliat ada penari tradisional, lalu kamu kepikiran, “Wah, ini kok kayaknya cocok ya sama tema tugas paper yang dikasih dosen anu kemaren!?” – set, langsung dah tuh kamu catat.

Sesampainya kamu di tempat dan momen yang tepat untuk lanjut ngerjain tugas, ide-ide kamu tadi terselamatkan dan dapat kamu ingat-ingat lagi dengan mudah.

Latar belakangnya yang berwarna-warni memudahkan kita untuk mengingat segala sesuatu yang dituliskan di sana dan juga memancing otak kita untuk terus berkreasi dan menggali manfaat-manfaat lain dari sticky note.

Ayo, apalagi sih manfaat sticky note yang biasa kamu gunakan? Yuk, bagikan pengalamanmu lewat comment box di bawah ini dan bagikan tulisan ini lewat Facebook, Twitter dan LINE kamu sekarang!

Rahasia Microsoft Word yang Bikin Tugas Kampus Kamu Lebih Cepat Selesai!

Kadang dan gak bisa dipungkiri, menjadi mahasiswa adalah hal yang melelahkan. Kamu harus berhadapan dengan tugas, tugas, dan tugas every single day. Dan yang paling menyebalkan adalah saat semua tugas kamu sekarang harus dikerjakan secara digital. Terkadang memudahkan sih memang, ketimbang harus nulis tangan sampe 20 halaman (or worse). Tapi, capek gak sih?

Sometimes menulis paper gak semudah yang dibayangkan, we also have to deal with some technical issues kayak rata kiri-kanan yang seringkali berubah gegara salah pencet. Belum lagi kalau musti bolak balik ngubah setting-an language karena ada istilah tertentu yang ada dalam bahasa tertentu dan Microsoft Word kesayangan kita seringkali melakukan auto-correct di tempat-tempat yang tidak kita inginkan. Somehow, that things, membuat kita jadi mengenal kesalahan-kesalahan kecil sampe-sampe kita hapal dan eventually berhasil mengatasi kesalahan-kesalahan tersebut. Dan terkadang ketika kita udah tahu banyak seputar hal teknis di Microsoft, membuat kita merasa, “Alright, I’m the exper of microsoft now.”

You know what? The truth is, you still not an expert on microsoft-things. Yep, kenyataannya masih banyak hal-hal lainnya yang seringkali pop-up muncul mendadak di saat kamu lagi fokus-fokusnya ngerjain tugas kamu and that’s pretty annoying!

But now, kamu gak perlu khawatir lagi karena setelah kamu baca artikel ini, you will, eventually, be an expert of Microsoft Word! Dimana kamu akan merasa seperti magician saat kamu ngerjain tugas dan teriak “WOW! Ternyata bisa ya begitu!?”

Gak percaya? Well, thank me later, but you NEED to figure this out:

BACA JUGA: 5 Situs Ini Dapat Lancarkan Tugas Kuliahmu!

 

Buat Format Tugas yang Sama

"Lho, kok format yang tadi malah berantakan?" via skilledup
“Lho, kok format yang tadi malah berantakan?” via skilledup

Sebagian tugas mungkin memiliki format penulisan yang berbeda, dan sebagian lagi memiliki format penulisan yang sama. Terutama jika kamu mengambil mata kuliah yang berbeda namun dengan dosen yang sama.

Pada tugas pertama kamu akan menghabiskan waktu lama untuk mengatur format teks, paragraf, spasi, jenis dan ukuran font, padding dan margin. Dan akan sangat melelahkan jika kamu harus mengulang lagi pengaturan yang sama untuk tugas lain dan kamu lakukan lagi untuk lainnya, dan you will end up spending your time on formatting. Biasanya, sebagian mahasiswa mengakalinya dengan mengerjakan isinya terlebih dahulu lalu melakukan formatting pada tahap terakhir (finishing). Namun, tentu saja hal ini akan membuatmu kehilangan pengaturan yang mendetail seperti istilah-istilah yang harus dicetak miring dan sebagainya karena kamu melakukan formatting secara terburu-buru karena tugas udah keburu mau dikumpul.

Well, sekarang, kamu gak perlu lagi mengalami nightmare dan jantungmu dapat berdegup secara tenang saat mengerjakan tugas karena sekarang dengan Ms Word, kamu dapat menyimpan format tugas tertentu dan hanya dengan menekan tombol tertentu – swoof! – tugasmu akan terformat secara otomatis.

Penasaran? Intip caranya di sini.

 

 

Cut & Paste

Ms Word punya trik citu gampang buat Copas via Asunow
Ms Word punya trik citu gampang buat Copas via Asunow

Saat mengerjakan suatu teori tertentu, terkadang kamu harus menuliskan sejarah dan latar belakang teori tersebut dalam tugasmu. Dan ketika tugasmu memiliki 20 halaman lebih, akan sangat memusingkan jika kamu harus mencari-cari lagi sejarah yang sudah kamu tuliskan di halaman-halaman depan untuk kamu copy atau cut ke beberapa halaman di bagian isi. Pastinya, kamu akan kerepotan bolak-balik ke halaman yang berbeda.

Sekarang, Ms. Word punya cara yang lebih memudahkanmu untuk melakukan hal tersebut, intip di sini.

 

Auto-correct

Pusing sama auto-correct? via framepool
Pusing sama auto-correct? via framepool

Nah, ini yang paling musingin. Some say hanya dengan mengganti kata-kata tertentu dalam menu auto-correct atau mengubah setting-an bahasa kamu akan sedikit terbantu untuk mengatasi auto-correct. Well, actually that’s not really helps.

What will actually helps you for correcting the auto-correct? Kamu cukup memperbaiki setting-an yang perlu kamu sesuaikan dengan proofing tools. Lihat di sini cara untuk mempelajarinya.

 

Comparison

Gak repot lagi buka banyak file Ms Word via studentlounge
Gak repot lagi buka banyak file Ms Word via studentlounge

Capek gak sih ketika kita harus buka multiple Ms Words file untuk ngebuka-buka referensi dan kita juga harus multitasking ngetik ini-itu? Dan hal itu bakal jadi makin annoying kalau PC atau Laptopmu ikutan gampang ngehang kalau kebanyakan buka file dalam satu waktu. Nah, loh!

Sekarang, keajaiban akan terjadi saat kamu tahu kalau kamu bisa buka dua Ms Words file secara berdampingan, so kamu bisa buka referensi dan mengetik tugas secara bersamaan! Gak percaya? Intip caranya di sin.

 

Shortcuts

Kamu bisa bikin shortcut sendiri! via bloggermakemoney
Kamu bisa bikin shortcut sendiri! via bloggermakemoney

Yeah, we know Ms. Words have a lots of shortcuts! Problem is, MANA ADA YANG HAPAL SETIAP SHORTCUT!?

Bahkan ketika kamu udah terlalu sering bekerja dengan Ms. Words, you still can forgot shortcut yang biasa kamu gunakan.

Now, untuk memudahkan kamu mengingat, dengan Ms. Words, kamu BISA BIKIN SHORTCUT-mu sendiri. Yup, BISA! Kamu bisa assign tombol apa pun yang mudah kamu ingat untuk menggantikan fungsi copy, paste, dan other shortcuts functions! Here’s how.

 

Same Words

Dan akhirnya kamu ngerasa jago Ms Word via asunow
Dan akhirnya kamu ngerasa jago Ms Word via asunow

Ketika kamu sadar kamu harus mengetik kata yang berulang kali, akan sangat melelahkan jika kata itu memiliki pengejaan huruf yang merepotkan seperti: Mississippi, perseverance, atau.. Succedaneum (ok, I don’t know what that is).

Point is, kamu gak perlu lagi mengetik berulang kali jika kamu harus mengulang kata tersebut dalam paper yang kamu buat. Selalu ada cara yang lebih mudah untuk hal-hal yang menyebalkan, ini salah satunya.

So, have you now become the expert of Ms Words? At least you have, between your friends!

Sudah saatnya sekarang kamu bersemangat untuk ngerjain tugas-tugas kamu karena every hard work will always come in handy at last!

Kamu punya jurus rahasia tersendiri mengerjakan tugas dengan Ms. Words? Share pengalamanmu di comment box dan yuk, bagikan artikel ini lewat Facebook, Twitter, dan LINE kamu!

4 Jurus Rahasia Buat Naikin IPK Kamu

Sebagai mahasiswa yang aktif dalam ragam kegiatan kampus, meningkatkan kualitas akademik tentu saja menjadi salah satu prioritas utama. Dengan dosen yang super duper killer, tugas kuliah yang seringkali harus diselesaikan dengan begadang-begadang, dan kesibukan di luar kelas yang tak menentu, membuat kamu-kamu yang masih aktif jadi mahasiswa kesulitan untuk menemukan formula tepat untuk menjadi mahasiswa teladan.

Tapi tenang, kali ini anakui.com akan mengulas beberapa jurus rahasia yang bisa bikin IPK kamu naik! Apa aja sih rahasianya? Yuk simak, di bawah ini!

BACA JUGA: Sering Mangku Laptop Pas Ngerjain Tugas Bisa Bikin Impotensi Loh

Cobain Audio-learning

 kamu bisa rekam penjelasan dosen kamu di kelas, lalu dengarkan lagi di kosan via ipivs
kamu bisa rekam penjelasan dosen kamu di kelas, lalu dengarkan lagi di kosan via ipivs

Metode ini cocok banget buat kamu yang punya karakter belajar auditory, alias lebih nyambung kalau belajarnya dengan mendengarkan dosen ngomong. Tipe yang satu ini, kalau baca buku bakal keras-keras supaya masuk ke kupingnya sendiri. Tipe ini akan memahami suatu studi jika didiskusikan atau didengarkan dengan seksama.

Meski demikian, sebuah penelitian dari Michigan State University menunjukkan bahwa metode belajar dengan mendengarkan atau dikenal dengan audio-learning juga dapat meningkatkan efektivitas belajar baik bagi mahasiswa yang memiliki karakter auditory maupun non-auditory.

So, kalau kamu pengen cobain gaya belajar baru yang mungkin lebih efektif, kamu bisa rekam penjelasan dosen kamu di kelas, lalu dengarkan lagi di kosan atau di rumah secara berulang-ulang. Lagipula, cara ini bakal efektif banget kalau dosen kamu adalah tipe-tipe dosen yang suka ngeyel dan teriak “Ah, perasaan saya jelasinnya gak gitu! Ngarang kamu!”

 

Isi Catatan Kamu dengan Tinta Berwarna

Isi Catatan Kamu dengan Tinta Berwarna via
Isi Catatan Kamu dengan Tinta Berwarna via Photo Credit: gregor.zukowski via Compfight cc

Michael Tipper, salah seorang peneliti cara kerja otak pernah menulis sebuah jurnal yang menunjukkan bahwa otak manusia dapat merespons lebih baik tulisan-tulisan atau karya visual yang terdiri lebih dari 3 warna. Dan warna dasar yang paling mudah diingat otak kita adalah Red, Green, dan Blue (RGB).

Dengan mencatat materi kuliah di catatan kamu dengan tinta warna-warni yang pulpennya bisa kamu beli di toko buku favorit, niscaya, kamu dapat mengingat materi kuliah dengan lebih mudah! “Oh iya, gue ingat, teori si anu kan gua tulisin pake tinta merah.” – gak percaya? Cobain aja 😉

 

Tulis Ulang Catatan Kamu dengan Metode MindMap

Tulis Ulang Catatan Kamu dengan Metode Mind-Map via ganesha-operation
Tulis Ulang Catatan Kamu dengan Metode Mind-Map via ganesha-operation

Salah satu peneliti cara kerja otak lainnya, Tony Buzan telah mengeluarkan metode efektif lainnya untuk meningkatkan performa otak manusia dalam mengingat hal, yakni dengan metode mind-map.

Metode mind-map adalah suatu metode dimana kamu mencatat setiap hal dengan cara yang lebih ilustratif. Nah, daripada bingung, kamu bisa simak bagaimana si Tony Buzan mendemonstrasikan mind-map dalam video Tedx berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=nMZCghZ1hB4

 

Tepat Waktu

Dan yang paling penting, jangan sampe telat waktu kuliah via
Dan yang paling penting, jangan sampe telat waktu kuliah via commdept

Nah, ini dia yang paling menantang. Tepat waktu. Bagi kebanyakan mahasiswa tepat waktu untuk hadir di kelas adalah hal yang paling…. ehm… paling menantang. Bayangin, abis begadang ngerjain tugas, tidur pukul 4 pagi lalu harus di kelas lagi pukul 8 pagi? Oh, God!

Salah satu yang seringkali bikin kita-kita para mahasiswa susah untuk tepat waktu atau bahkan hadir stand by sebelum kelas dimulai adalah sulitnya membiasakan diri bangun pagi. Kadang alarm sudah dipasang, tapi begitu bunyi, kita cuma pencet snooze, lalu bobok unyu lagi. Huft…

Tapi tenang, kali ini, coba sebelum tidur, kamu set alarm di jam kamu ingin bangun, misal pukul 6 pagi, lalu taruh alarm handphone kamu di gelas, letakkan di dekat kasur. Dijamin besok paginya kamu akan terbangun pagi dengan 2 kemungkinan:

Kebangun karena suara  alarmnya mendadak kenceng atau….

Kebangun karena gelasnya pecah kesenggol tangan kamu yang digerakin sama setan mager. :p

But, seriously, cara ini super duper efektif buat bikin kamu tepat waktu hadir di kelas!

Nah, itu dia tadi 4 jurus rahasia yang perlu kamu terapkan supaya IPK kamu bisa naik drastis di semester ini. Kamu punya jurus rahasia lain? Atau kamu ingin sampaikan jurus jitu ini ke temen kamu yang kamu rasa cucok banget buat dipraktekin?

Yuk, share artikel ini lewat Facebook, LINE atau Twitter kamu sekarang!

5 Situs Ini Dapat Lancarkan Tugas Kuliahmu!

 

Hidup sebagai mahasiswa di tahun 2016 ini sangatlah mudah, terutama dalam hal mencari referensi, buku, dan informasi lainnya. Di era hampir semua orang memiliki smartphone berbasis Android dan iPhone, ribuan bahkan jutaan aplikasi dan teknologi digital pun hadir untuk memenuhi kebutuhan umat manusia seperti yang diprediksi Marty McFly dalam film Back To The Future.

Namun, dari sekian banyak aplikasi dan situs yang dapat kamu temui, tahukah kamu situs apa saja yang cocok dan mampu memfasilitasi setiap informasi terkait kehidupan mahasiswa? Tidak, tidak, kita gak ngomongin 9Gag dan semacamnya. Kita sebagai mahasiswa, selain membutuhkan informasi yang ringan dan menghibur, tentu kita juga membutuhkan informasi yang lebih bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari kita sebagai anak kampus!

 

Daripada penasaran dan nebak-nebak, yuk simak beberapa rekomendasi anakui.com berikut ini.

 

Academia.edu

Kamu bisa temukan ratusan referensi jurnal ilmiah, skripsi, dan tesis dari seluruh dunia via Academia
Kamu bisa temukan ratusan referensi jurnal ilmiah, skripsi, dan tesis dari seluruh dunia via Academia

Buat kamu yang lagi garap tugas skripsi, tesis, atau makalah dan jurnal ilmiah, situs ini jelas bermanfaat! Di sini kamu bisa temukan ratusan referensi jurnal ilmiah, skripsi, bahkan tesis dari seluruh dunia, bahkan Indonesia! Kamu bahkan bisa berdiskusi dan bertukar pikiran dengan sesama mahasiswa dari seluruh dunia terkait permasalahan yang diteliti.

 

Citethisforme.com

Menulis jurnal ilmiah, bibliografi, dan makalah dalam bahasa Inggris via citethisforme
Menulis jurnal ilmiah, bibliografi, dan makalah dalam bahasa Inggris via citethisforme

Buat kamu yang butuh bantuan dalam menulis jurnal ilmiah, bibliografi, dan makalah dalam bahasa Inggris, kamu bisa mengunjungi citethisforme.com. Di sini, kamu bahkan bisa memilih style atau standar penulisan makalah atau bibliografi yang diinginkan.

 

Keepmeout.com

Ngehindarin kamu buat buka situs gak penting waktu belajar via keepmeout
Ngehindarin kamu buat buka situs gak penting waktu belajar via keepmeout

Lagi seru-serunya ngegarap skripsi, tesis, atau jurnal ilmiah? Lalu, kamu merasa sedikit bosan, buka browser dengan niatan cari referensi, tiba-tiba yang kamu buka Facebook, lalu kamu ngeliat ada invitation dari grup alumni SMA-mu, lalu tiba-tiba teman lamamu ngajak chatting hingga pukul 2 pagi. Abis itu tiba-tiba kamu pengin dengerin lagu dan kamu buka Youtube, eh gak taunya nemu video lucu, ngakak-ngakakan gak jelas, daaaan.. tiba-tiba udah pukul 6 pagi dan kamu harus masuk kelas pukul 8 pagi dan tugasmu GAK KELAR!?

Tenang, kebiasaan burukmu dapat dengan mudah teratasi jika, sesaat setelah kamu buka browser kamu buka keepmeout.com dan nge-list website mana saja yang gak berhubungan dengan studimu. Jadi jika tiba saatnya kamu harus nugas skripsi, tesis, atau jurnal ilmiah dan perlu referensi edukatif lewat browser, setidaknya Keepmeout akan mengingatkan kamu bahwa situs Facebook, Youtube, dan situs-situs menggiurkan lainnya sudah kamu tutup untuk sementara karena kamu SEDANG BELAJAR. Seru kan!? ;D

BACA JUGA: Ringankan Tugas Kuliah Kamu Dengan Aplikasi-aplikasi Ini

 

sleepyti.me

Kamu bisa menghitung kapan kamu harus tidur dan kapan kamu harus bangun via Sleepyti
Kamu bisa menghitung kapan kamu harus tidur dan kapan kamu harus bangun via Sleepyti

Kamu perlu begadang buat ngerjain segala macam jenis tugas kuliah? Lalu abis itu bingung ngatur jam tidur kamu? Akhirnya tidur pun belang-bentong, akhirnya kesehatanmu pun menurun. Tapi tenang, itu tidak akan terjadi kalau kamu menghitung dengan baik kapan kamu harus tidur dan kapan kamu harus bangun.

Gimana caranya? Kamu tinggal buka situs sleepyti.me, lalu kamu tinggal setel kapan kamu mau bangun atau kapan kamu mau tidur. Sleepyti.me akan mengatur secara otomatis waktu yang efektif untuk tidurmu agar tetap sehat dan teratur. Begitu hasilnya keluar, kamu tinggal setel deh alarm kamu. Kalau perlu taruh di gelas kaca, agar besoknya kamu benar-benar bangun.

 

Eelslap.com

Buka eelslap.com, dan nikmati hasilnya via eelslap
Buka eelslap.com, dan nikmati hasilnya via eelslap

Last, but not least! Di saat kamu lagi super-duper-amazingly-bete-tak-terhingga karena tugas yang kamu kerjakan gak kelar-kalar kayak kasih ibu yang sepanjang masa, tentunya kamu butuh sedikit penyegaran agar moodmu bisa kembali happy dan bergairah untuk melanjutkan tugas-tugas masa depanmu.

Buka eelslap.com, dan nikmati hasilnya. Tepok kiri-kanan, lakukan lagi, lakukan lagi, lebih dari 3 kali jewer kuping kamu kalau yang kamu lakukan di situs ini gak bikin kamu ketawa-ketiwi atau sekedar senyum simpul.

Nah, sekarang bagikan informasi ini lewat Facebook, LINE dan Twitter kamu buat kasih tau teman kamu tentang serunya berselancar di situs-situs di atas untuk warnai kehidupanmu sebagai mahasiswa UI nan keceh badai! \o/

 

6 Alasan Konyol Kenapa Mahasiswa Bisa Bolos. Jangan Sampe Kayak Gini Deh!

Bolos itu udah mendarah daging di kalangan civitas academica. Bukan berarti semua mahasiswa suka bolos, tapi percayalah kalo mahasiswa belom pernah bolos, belum jadi mahasiswa seutuhnya. Kesannya jadi agak negatif, tapi kita ngomong kenyataan aja *sok diplomatis* karena emang udah jadi rahasia umum.

Perkara bolos, butuh alasan yang bisa ‘menjustifikasi’ dong, setidaknya bikin kamu feeling better seakan kamu emang gak punya pilihan selain bolos. Tapi apa? Kesiangan atau mager udah wajar dan kamu pasti tetep merasa bersalah setelah bolos. Berikut ini adalah alasan-alasan yang gak mainstream untuk cabut.

BACA JUGA: Kekonyolan Mahasiswa Pada Minggu Pertama Kuliah

 

 

Ada Mantan di Kelas

Siapa yang tahan coba kalau kepaksa satu ruangan sama mantan? via
Siapa yang tahan coba kalau kepaksa satu ruangan sama mantan? via Photo Credit: Cedim News via Compfight cc

Cinta-cintaan sama temen sekelas bagi sebagian orang adalah sesuatu yang menyenangkan. Sekelompok, kerja kelompok jadi lebih semangat dan performa kamu meningkat di kelas gara-gara gak mau keliatan dodol dihadapan belahan jiwa. Namun, itu semua jadi neraka kalau kamu putus. Yap, ada mantan di kelas itu gak enak. Kamu akan mengalami kekurangan fokus, seberapa pun kamu menganggap kamu udah move on. Apalagi kalo si mantan udah punya pacar baru, sementara kamu masih gitu-gitu aja. Terjustifikasilah kemalesan kamu untuk bolos.

 

Dosennya Juga Suka Cabut

Dosen yang sering cabut juga seolah membenarkan kamu buat bolos
Dosen yang sering cabut juga seolah membenarkan kamu buat bolos

“Doni, absen kamu udah kelewat batas, loh. Masa belum uts kamu udah absen empat kali?”

*dalem hati* “Lah Bapak aja cabut mulu, masa ampe uts digantiin dosen lain ampe lima kali?”

Ya, ada beberapa dosen yang memang punya kesibukan lain di luar. Gak tau deh tuh kesibukannya legit atau enggak. Lucu amat si bapak udah mau uts tapi gak kenal satu pun mahasiswanya. Gimana dia mau ngasih nilai. Mahasiswanya aja mungkin males dikasih nilai sama dia, wong ngajar aja jarang sok-sok mau ngasih assessment.

Maka cabutlah itu mahasiswa tanpa merasa bersalah karena ya emang gak worth it juga masuk kelas begituan. Kalo masih ada add-drop dan itu matkul bukan matkul wajib fakultas, percaya deh, mereka udah long gone.

 

Abis Nguli

Jadi volunteer, terus kecapekan via phinemo
Jadi volunteer, terus kecapekan via phinemo

Bisa dibilang ini salah satu alasan yang legit dan menjustifikasi meskipun bolos ya tetep bolos. Ngulinya bukan berarti kamu jadi volunteer crew bantu bangun apartemen sekitaran Margonda loh ya, tapi kamu jadi crew super sibuk super lelah di berbagai acara tingkat fakultas ataupun jurusan. Kamu kuli-ah dan literally nguli kalau kamu adalah staff perlap yang angkat-angkat berat berasa dapet membership di gym terdekat.

Alhasil, setelah berhasil menyentuh kasur pada pukul empat pagi dengan tubuh luluh lantak macam dijajah kumpeni, kamu membuka mata dan menatap jam udah dengan santainya menunjukkan waktu sebelas lewat sesuatu, sementara kamu seharusnya udah di kelas dari jam delapan.

Bolos? Bolos. Bukan cuma karena kesiangan tapi juga karena kamu gak bisa bangun kalaupun kamu mau. Badan udah gak bersahabat.

 

Belum Ngerjain Tugas

Belum ngerjain tugas emang jadi alesan paling klasik via wlu.edu
Belum ngerjain tugas emang jadi alesan paling klasik via wlu.edu

Ini justifikasi yang kesannya adalah menghindari kenyataan. Kamu udah niat masuk, hell, kuliahnya enak dan dosennya kece. Kamu belum pernah cabut itu kuliah sementara kuliah lain kamu absennya udah over the top.

Eh, ternyata ada tugas dan kamu belum ngerjain. Keluar deh tuh malesnya. Daripada buru-buru ngerjain tugas dan tulisan kamu berasa dokter spesialis kardiologi, kamu mengikhlaskan diri untuk tidak menghadiri kelas. Gara-gara satu tugas yang sebenernya cuma selembar. Puny reason.

 

Si Dia Juga Gak Masuk

Karena dia juga gak masuk... via
Karena dia juga gak masuk… via Photo Credit: francisco_osorio via Compfight cc

Gebetan cabut, kamu males masuk juga karena satu-satunya alasan kenapa kamu tahan berada di kelas itu selama tiga sesi adalah ngeliatin gebetan. Nuff said.

 

Ketinggalan

Ada yang ketinggalan di kosan, balik lagi, terus mager via sampah--otak
Ada yang ketinggalan di kosan, balik lagi, terus mager via sampah–otak

Ini salah satu alasan paling epik. Bukan berarti ketinggalan materi terus males masuk. Bukan juga berarti kamu ditinggal temen, terus males masuk meskipun itu makes sense juga. Bukan, bukan juga kamu di kelas sendirian gara-gara temen segeng ninggalin kamu sendiri di kelas karena mereka mau nonton film terbaru di bioskop. Ketinggalan di sini artinya ada buku atau hape atau sesuatu yang ketinggalan.

Skenario: kamu ngekos, dan di hari Senin sarat kemalasan bikin kamu bangga setengah mati karena bisa bangun dari kasur dan berangkat kuliah. Miraculous morning banget lah. Eh, udah sampe kelas, kamu sadar kamu meninggalkan barang berharga, biasanya hape, dan tanpa itu kamu bisa mati gaya sepanjang hari dan gak bisa snapchat-snapchat ria di kampus atau scroll-scroll kalau lagi bosen. Maka kamu kumpulkan segala kekuatan, balik lagi ke kosan.

Sampe kosan, males berangkat lagi.

Dan akhirnya bolos.

Padahal udah sampe kelas tadi.

Gak beres nih mahasiswa.

Tapi ada yang begitu.

Ya, emang bener banget sih bakal selalu ada alesan kenapa mahasiswa boleh bolos. Tapi kayaknya emang gak harus selalu diturutin deh ya kalau punya niatan buat cabut.

Nah, gimana, kamu ada cerita konyol atau alasan konyol lain yang menjustifikasi cabut kelas? Ayo share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line supaya semua tau, kalau bolos itu mahasiswa-wi.

Ini Alasan Kenapa Mahasiswa adalah Deadliner Sejati

Mata kuliah apa sih yang gak bisa di-deadline-in? Semua mahasiswa pasti punya kesibukkannya masing-masing, bahkan nongkrong gak jelas pun termasuk kegiatan yang masuk kategori ‘kesibukan’ bagi mahasiswa, dan kerap dijadikan alasan untuk procrastinating yang berujung deadlining.

 

Ide Muncul Saat Terdesak

Begitu panik, ide biasanya langsung muncul via
Begitu panik, ide biasanya langsung muncul via Photo Credit: modenadude via Compfight cc

Ini nih alasan paling klise. Entah gimana ceritanya, BMKG juga gak ngerti kenapa ide itu muncul di saat terdesak.  Di malam sebelum waktu pengumpulan, biasanya mahasiswa akan berkutat di depan laptop, terus merenung, tapi jari gak kunjung nari di atas keyboard, malah ngetok-ngetok meja. Terus pusing sendiri. Biasanya mahasiswa akan nge-chat temennya yang pinter buat minta saran atau bahkan minta ide. Tapi berhubung udah malem, temen-temennya itu gak ada yang bales. Ya biasa lah, yang pinter biasanya well-prepared.

Setelah (hampir) nangis karena gak ngerti itu tugas mau diapain, tetiba ide muncul. Emang kadang gitu, ide macam komoditi musiman yang muncul kalau emang lagi terdesak, entah gegara asupan mecin berlebih atau emang males mikir. Intinya, mahasiswa deadlining karena emang cuma deadline yang bisa memunculkan ide.

 

Yang Lain Juga Belom Ngerjain, Kok

"Tuh, liat! temen-temen gue juga pada belum." via
“Tuh, liat! temen-temen gue juga pada belum.” via Photo Credit: msson via Compfight cc

“Lo udah?”

“Belomlah.”

Ya, itu sekilas aja dialog antarmahasiswa tentang apakah tugas udah selesai. Sentuhan ‘lah’ itu mengesankan bahwa ‘sudah mengerjakan tugas’ adalah hal yang absurd bagi si mahasiswa yang bersangkutan. Ya, belomlah (dengan bangganya), lu pikir gue siapa? Ensten (maksudnya Einstein)?

Dari pembicaraan di atas juga bisa dilihat bahwa mahasiswa yang nanya itu sedang cari ‘inspirasi’ untuk mulai ngerjain tugas. Siapa tau kalo temennya udah kelar, dia jadi semangat atau terdesak untuk ngerajain tugas. Eh, tau temennya belom, dia jadi nge-deadline­ juga.

BACA JUGA: Ringankan Tugas Kuliah Kamu Dengan Aplikasi-aplikasi Ini

 

Ngetren

Ngetren via
Ngetren via Photo Credit: MjZ Photography via Compfight cc

“Coba tanya gue ngirim email tugas ke Ibu X jam berapa?”

“Jam berapa?”

“Sepuluh kurang semenit!”

“Yaelah, lebay amat. Gue jam sepuluh lewat lima menit!”

“Gue gak ngumpulin…”

Percakapan macam itu pasti udah santer terdengar di telinga mahasiswa. Anggapan bahwa ngerjain tugas mepet dengan waktu pengumpulan itu keren sudah merebak di kalangan mahasiswa. Biasanya mahasiswa-mahasiswi yang suka cari perhatian akan deadlining untuk mengundang decak keheranan teman-temannya dan disambut dengan cibiran mahasiswa lain “Deadlining biar dikata apa sih?”. Ya mungkin emang deadlining tuh salah satu bentuk achievement untuk mahasiswa yang mageran. Sedangkan kalo yang dengan santainya gak ngumpulin, niscaya doi adalah daredevil alias si penantang maut.

 

Nilai Lebih Bagus Kalo Deadlining

Ngerjain gak sampe 30 menit, dapet A. Santai banget via
Ngerjain gak sampe 30 menit, dapet A. Santai banget via Photo Credit: pennstatenews via Compfight cc

Aneh kan kalo nilai tugas yang dikerjain mepet waktu pengumpulan nilainya malah lebih bagus dari tugas yang dipersiapkan dari jauh-jauh hari? Meskipun aneh, tapi kejadian ini memang benar-benar terjadi. Kalo kamu mahasiswa, seenggaknya pernah ngalamin ini sekali atau menjadi saksi hidup dari teman kamu yang menikmati nikmat anugerah macam ini. Mungkin karena faktor kekurangan waktu makanya begitu sekali ngerjain, gak pake diperiksa lagi.

Nah, biasanya tuh pas diperiksa lagi, mahasiswa gak percaya diri dengan jawabannya, terus diganti jawabannya. Dengan harapan jawabannya jadi benar, ternyata malah salah. Bete, kan? Gak menutup kemungkinan juga nilai jadi jelek kalau deadlining, tapi itu kan udah risiko.

 

Gaya Hidup

Bahkan deadlining udah jadi gaya hidup via
Bahkan deadlining udah jadi gaya hidup via Photo Credit: SusanAstray via Compfight cc

Untuk mahasiswa yang mageran, deadlining udah menjadi gaya hidup. Gak hanya di kondisi tertentu si mahasiswa ini melakukan hal ini, tapi di setiap aspek kehidupannya. Bahkan kalo bernapas gak otomatis, mungkin dia bernapas kalo udah mepet kehabisan oksigen. Selain karena mager, ada kemungkinan juga mahasiwa ini deadlining karena suka dengan adrenalin yang terpacu. Ya daripada menghabiskan uang untuk olahraga mahal demi memacu adreanlin, lebih baik deadlining, murah dan praktis. Sangat cocok untuk mahasiswa!

Kamu deadliner juga? Ayo share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line! Siapa tau deadliner lain punya sabda-sabda gokil lainnya kenapa dia jadi deadliner!

Bikin Slide Presentasi yang Keren Tuh Kaya Begini!

 

Pernahkah kamu merasa jenuh, sakit mata, atau bahkan mengantuk di saat teman kamu yang lagi ‘manggung’ di depan kelas mempresentasikan tugasnya dengan power point yang isinya kurang lebih seperti ini?

 

Ini…

 

Atau yang ini…

 

Sepintas memang tidak ada yang salah dengan presentasi tersebut. Mungkin karena sebagian dari kamu yang lagi dengerin dia di kelas udah dapat hand-outnya, jadi kamu bisa tetap pura-pura (pura2nya dicoret) memperhatikan apa yang dipresentasikan tanpa memperhatikan performa presentasi dan presentatornya sendiri. Apalagi jika sang presentator bukanlah orang yang terlalu handal berbicara di depan publik.

Bayangkan, Om Karni yang di tipi On* itu, jadi mahasiswa lalu presentasi pakai slide presentasi yang dicontohin di atas. Mungkin sebagian dari kamu akan bergumam: “Oh, Tuhan, kapankah mimpi buruk ini berakhir?”

Namun, apa jadinya, jika presentasi kamu ditampilkan seperti ini…

 

Atau ini…

 

y-u-no-guy
Oh My God. It looks so crowded!

Jangan-jangan ini ekspresi kamu setelah melihat presentasi yang barusan.

Nah, jika kamu ingin membuat dosen dan satu kelas terpesona dengan presentasi kamu, berikut jurus jitu presentasi yang berhasil AnakUI.com kumpulkan buat kamu!

Buatlah Draft Layout Terlebih Dahulu

Sebelum melanjutkan rasa penasaran kamu ke poin nomor 2, ada baiknya kamu perhatikan poin ini terlebih dahulu. Karena kalau kamu main loncat ke poin nomor 2 pasti hasilnya akan berbeda.

Di poin pertama, kamu harus bisa menurunkan apa yang ada di pikiranmu terkait tugas yang akan kamu presentasikan. Kamu bisa mem-‘breakdown’-nya per bab atau per halaman.

Berbeda dengan membuat daftar isi, pada saat menyusun draft kamu juga harus bisa membayangkan susunan presentasi kamu. Sehingga kamu bisa menentukan dengan mudah slide berapa saja yang harus menggunakan huruf tertentu dengan komposisi layout tertentu.

 

Bermain dengan Font/Huruf

Beberapa tahun yang lalu, seorang pebisnis bernama Masayoshi Takahashi, mengubah industri presentasi dengan cara menyingkirkan penggunaan teks yang banyak, gambar maupun grafik. Lalu apa yang ia gunakan? Teks simple dengan font yang berukuran besar! Ia hanya menggunakan huruf-huruf dengan ukuran yang besar dalam presentasinya. Teknik ini sangat sederhana dan mudah diterapkan, serta dapat mengundang banyak pujian dari audience!

Selain itu, saat kamu bermain dengan font  huruf pastikan kamu menggunakan 2 huruf yang konsisten dari slide pertama hingga slide terakhir. Kenapa dua? Kenapa nggak satu atau lebih dari 2?

Well, menurut pakar design, Goldilocks, penggunaan satu font itu dapat membosankan mata audience. Hal ini tentu ya akan berujung pada efek kemalasan yang menyerang audience untuk memperhatikan presentasi kita. Penggunaan lebih dari dua font? Hmm… It’s too much!

Ingatlah bahwa yang kamu kerjakan ini adalah presentasi karya ilmiah, bukan karya seni murni. Meski ada sentuhan estetika, presentasi tetaplah presentasi, bukan karya seni.

 

Menggunakan Image/Gambar yang Relevan

Ada banyak gambar di Google, salah satu kebiasaan buruk mahasiswa kalau bikin presentasi adalah asal comot gambar dari Google Image lalu main templok sembarangan di slide presentasinya. Hasilnya? Ya kayak gini deh.

Yang bagi sebagian orang belum tentu bisa memahami isinya dengan jelas. Belum lagi gambar yang kamu ambil itu pastinya memiliki hak kekayaan intelektual. Di mana kamu bisa aja tiba-tiba dituntut sama dosen kamu karena ketauan ngambil fotonya dia yang kamu comot dari Google tanpa sepengetahuan dia. Nah, lho.

Lalu gimana caranya supaya nggak kena kasus serupa? Tenang, berkat kekuatan kolaborasi si internet kini kita bisa mengunduh gambar-gambar dan foto yang berkualitas dengan tidak mengeluarkan uang sepeser pun alias gratis!

Kamu cukup membuka situs2 seperti https://unsplash.com/, http://www.gratisography.com/ atau http://wefunction.com/ maka kamu udah bisa mendapatkan gambar-gambar kece untuk presentasi kamu.

Setelah mendapatkan gambar, akan lebih seru jika kamu pun bermain dengan komposisi gambar dan text seperti berikut.

Nah, dengan demikian kini kamu tidak perlu lagi merasa malu atau khawatir temanmu tidak memperhatikan isi presentasi kamu dengan baik, karena kamu sudah menyampaikannya dalam bentuk visual yang baik. Dan jika didukung dengan kemampuan public speaking yang baik pula, niscaya presentasi kamu akan menjadi presentasi yang memukau dan tak akan terlupakan. Terutama di mata sang dosen. 😉

Penasaran dengan berbagai tips dan trick students hack lainnya dari anakui.com?  Baca juga nih tentang cara bikin CV yang sulit buat ditolak oleh HRD.

Stay tune terus hanya di AnakUI.com dan bagikan tulisan ini ke temanmu lewat Facebook, Twitter dan LINE kamu! Agar semakin banyak Anak UI yang semakin terinspirasi! 😉

Ringankan Tugas Kuliah Kamu Dengan Aplikasi-aplikasi Ini

Aplikasi kece yang bisa ringanin tugas kuliah kamu

Mengerjakan tugas kuliah bukanlah hal yang mudah bagi kita-kita mahasiswa yang unyu, innocent, dan tak berdosa ini. Namun, yang namanya dosen, selalu ngasih kita tugas melewati kemampuan mahasiswanya. Mungkin biar mahasiswanya kelak bisa jadi lebih jago dari dosennya kali ya.

Yang namanya tugas, bentuknya kan ada macam-macam, ada yang tugas kelompok ada juga tugas individu. Nah, yang tugas kelompok nggak jarang tuh yang namanya tunggu-tungguan. Tungguin si katakanlah Mawar, ngelarin bab 1 lah, nungguin si katakanlah Zebrah, nyelesain ngeprint lah, alhasil tugasnya jadi nggak maksimal dan jadi sekadar “Yaudahlah yah, yang penting ngumpulin dan dapat nilai.”

Namun, tahukah kamu? Dari semua kegilaan seputar ngerjain tugas, ternyata di zaman yang serba modern ini udah banyak loh aplikasi-aplikasi dan situs tertentu yang bisa ngebantu kita untuk menyelesaikan tugas dengan hasil yang lebih maksimal.

Penasaran? Check it out!

 

Google Drive

Google Drive. (Sumber: theinquirer)
Google Drive. (Sumber: theinquirer)

Aplikasi yang bisa kamu buka dari pojok kanan atas Gmail ini kini juga tersedia untuk smartphone loh! Kamu udah bisa search di Playstore atau Apple Store dengan kata kunci “Google Drive” dan nikmati berbagai keajaiban yang disediakan oleh aplikasi bawaan dari Google ini.

Apa aja sih fungsinya? Banyak, mulai dari bikin makalah, presentasi sampai bikin tugas-tugas pakai Microsoft Excel juga bisa! Loh, lalu bedanya apa dong sama Microsoft Office yang biasa?

  1. Kamu dan teman bisa ngerjain 1 file yang sama dari tempat yang berbeda. Bisa langsung diedit kalau teman kamu salah nulis.
  2. Bisa autosave! Lagi asik-asiknya ngerjain tugas, tiba-tiba mati lampu? Tenaaang file kamu aman di Google Drive.

 

Terus bisa apa lagi? Banyak! Lebih jelasnya, kamu nonton sendiri deh video di bawah ini:

 

Todoist

Todoist. (Sumber: alternativeto)
Todoist. (Sumber: alternativeto)

Seminggu ini banyak tugas dan bingung mau kerjain yang mana? Tenang, nih, kenalin sama teknologi yang namanya Todoist. Aplikasi yang bikin kamu bisa nge-list tugas-tugas kamu, bisa ngasih reminder kapan deadline, dan yang terpenting, bisa kamu buka di mana saja! Di komputer, laptop, bahkan smartphone!

Nggak hanya itu, kamu juga bisa kasih pembagian tugas dengan teman-teman kamu! Gimana caranya? Nonton deh video di bawah ini:

https://www.youtube.com/watch?v=AxlUsfxqVHI

 

Skype

Skype. (Sumber: Skypoe
Skype. (Sumber: Skype)

Ini nih, aplikasi lawas yang hampir semua cewek punya. Cuma, biasanya cewek-cewek pake ginian buat lucu-lucuan sama besties-nya, atau  ngobrol-ngobrol blushing lucu sama pacar, gebetan, atau LDR-annya.

Padahal, dengan Skype, kamu bisa conference call dengan teman satu kelompok untuk ngobrolin tugas kamu.

Gimana caranya? Yuk nonton lagi.

 

 

Easy Voice Recorder

Easy Voice Recorder. (Sumber: phonearena)
Easy Voice Recorder. (Sumber: phonearena)

Capek nyalin penjelasan dosen yang panjang lebar di kelas? Sekali-sekali nggak ada salahnya kamu duduk di depan dan nyalain aplikasi Easy Voice Recorder di meja kamu, lalu rekam deh semua penjelasan dosen. Kamu bisa dengarkan ulang rekamannya dan catat lagi di rumah atau di kosan sambil nyemil Nyam-Nyam. Perlu diketahui aplikasi ini hanya tersedia di smartphone. Jadi, jangan sampai deh kamu ngabisin waktu buat nge-Googling sana-sini buat cari aplikasi yang bisa diinstall di komputer atau laptop kamu.

Cara pakenya gimana? Simak video di bawah ini:

 

Simple Mind

Simple Mind. (Sumber:play.google)
Simple Mind. (Sumber: play.google)

Pusing tugasnya banyak tapi lupa apa aja perintilannya? Coba sekarang kamu duduk manis dan tarik napas dalam-dalam, lalu breakdown semua tugas-tugas kamu menggunakan aplikasi Simple Mind.

Aplikasi Simple Mind merupakan aplikasi yang melatih kamu untuk melakukan teknik penjabaran tugas dengan metode MindMap. Ha? Apaan tuh?

Mind Map atau bahasa Indonesia bisa juga disebut “Peta Pikiran” merupakan suatu metode untuk mengorganisasikan dan menyajikan konsep, ide, tugas, atau informasi lainnya dalam bentuk diagram radial-hierarkis non-linier. Mind Map pada umumnya menyajikan informasi yang terhubung dengan topik sentral, dalam bentuk kata kunci, gambar (simbol), dan warna sehingga suatu informasi dapat dipelajari dan diingat secara cepat dan efisien.

Metode Mind Map digagas dan dikembangkan oleh Tony Buzan, seorang psikolog Inggris, yang meyakini bahwa penggunaan Mind Map tidak hanya mampu melejitkan proses memori tetapi juga dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan menganalisis, dengan mengoptimalkan fungsi belahan otak.

Nah, lalu cara pakai Simple Mind ini gimana?  Nih, ada videonya:

 

https://www.youtube.com/watch?v=kG5nMKXXcHg&feature=youtu.be

 

Aplikasi yang tidak hanya tersedia untuk smartphone ini juga menyediakan versi desktop. Jadi, kamu juga bisa mem-breakdown tugas-tugas kamu dengan lebih mudah di laptop atau komputer kamu.

Nah, setelah nyobain semua aplikasi di atas, kita dapat jamin bahwa kehidupan perkuliahan kamu akan jaaauuuuh lebih teroganisir dengan rapih. Sungguh, dengan mengoptimalkan aplikasi-aplikasi ini kamu bisa mewujudkan aneka ragam keajaiban! Suwer!

Masih soal IT nih, ada yang share pengalaman ketika ia menjadi mahasiswa Fasilkom di sini: “Ya Begini Nasib Jadi Anak Fasilkom UI“.

Yuk, bagikan ulasan ini ke Facebook, Twitter dan LINE kamu supaya semakin banyak teman kamu yang terbantu dengan teknologi!

Sering Mangku Laptop Pas Ngerjain Tugas Bisa Bikin Impotensi Loh

Mungkin sudah menjadi kebiasaan bagi kamu ngerjain  tugas kuliah pake laptop. Jadwal yang padat membuat kamu harus bisa menyelesaikan pekerjaan di mana saja dan kapan saja. Termasuk menggunakan laptop pada saat makan siang di kantin, di kosan, tak jarang kalau kepepet kamu kepaksa buka laptop di halte atau bahkan di dalam mobil.

Di saat mendesak tersebut, tentunya, kamu harus memangku laptop agar bisa mengerjakan tugas tersebut. Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan memangku laptop dapat mengurangi kualitas sperma atau bahkan menyebabkan impotensi dini?

Sebuah grup peneliti dari Argentina mempublikasikan sebuah jurnal bertajuk Fertility and Sterility, yang menyebutkan bahwa betapa berbahayanya radiasi eletromagnetik yang dihasilkan oleh wifi dari laptop kamu. Penggunaan laptop yang tersambung dengan internet menggunakan wifi akan menghasilkan radiasi yang dapat mengurangi kualitas sperma, bahkan membunuhnya, bila kamu terlalu sering dan lama menggunakan laptop dekat dengan organ intim kamu. Nah, loh!

Ngerjain tugas posisi begitu emang nyaman banget.  (Sumber:)
Ngerjain tugas posisi begitu emang nyaman banget. (Sumber:Photo Credit: crowderb via Compfight cc)

Rusaknya sperma bila terkena paparan radiasi elektromagnetik tersebut dapat berpengaruh pada DNA yang dibawa oleh bayi yang dikandung oleh pasangan kamu di saat dia hamil. Itu pun, jika-nanti-suatu-saat-kamu-menikah-dan-punya-pasangan-hidup.

Kalau jomblo dan nggak kepengen nikah sih yaa.. bukan nggak apa-apa juga. Mengingat kesehatan reproduksi juga berperan penting lho terhadap perkembangan kesehatan bagian tubuhmu yang lain. Jika organ intim kamu gampang melemah, maka badan kamu pun juga akan cepat lesu dan tidak bersemangat. Akhirnya, kuliah kamu pun jadi tidak seseru hari-hari biasa. Nggak enak kan, saat kamu cuma bisa duduk di pinggir lapangan di saat kamu lihat teman-teman kamu asik main basket atau nge-goal-in bola.

Hubungan antara kualitas sperma dengan tingkat intelegensi seorang pria pernah dilakukan di University of New Mexico pada tahun 2008. Menurut penelitian tersebut, kualitas sperma yang kurang baik bisa menjadi indikator adanya penurunan fungsi otak yang berhubungan dengan kemampuan verbal dan aritmatika.

Hubungan ini terungkap saat peneliti memeriksa sampel air mani dari 425 veteran perang Vietnam di AS yang terkena dampak Agent Orange, senyawa kimia berbahaya yang digunakan untuk melumpuhkan gerilyawan. Selain mendapati penurunan jumlah sel sperma dalam air mani, peneliti juga mendapati bahwa kecerdasan para veteran menurun.

Kayaknya posisi paling aman emang kayak gini deh (Sumber:)
Ada meja, tapi laptop tetep di paha. (Sumber:Photo Credit: jasonEscapist via Compfight cc)

“Sperma dan kecerdasan sama-sama berhubungan dengan kebugaran fisik sehingga masuk akal jika di antara keduanya ada saling keterkaitan. Meski memang tak terlalu signifikan, terbukti ada keterkaitan,” ungkap salah satu peneliti yang terlibat dalam penelitian tersebut, Geoffrey Miller—seorang psikolog dari University of New Mexico.

Memang masih terdapat banyak opini mengenai dampak radiasi dari penggunaan wifi ini karena banyak gadget ber-wifi yang juga sering diletakkan dekat dengan organ intim, seperti telepon selular di saku celana bawah. Namun, selama hal ini masih diperbincangkan, produsen laptop, smartphone, dan komputer tetap saja mendulang keuntungan dari hasil penjualan tanpa membuktikan faktor keselamatan dalam menggunakan perangkat tersebut.

Nah, gimana nih sama kamu? Sudahkah kamu peduli dengan kualitas kesehatan kamu? Karena kalau kata adagium berbahasa Latin mengatakan “mensana in corpore sano” yang artinya “di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat”.

Gimana menarikkan artikel di atas? Dan ini salah satu artikel yang membahas tentang kesehatan juga yang pernah ditulis di AnakUI.com: Fakta-fakta Salah Kaprah Tentang Mie Instan

Pengen hidup sehat? Yuk, bagikan tulisan ini ke teman-teman kamu lewat Facebook, Twitter atau LINE!

Efek Buruk Penggunaan Earphone Pas Belajar

Desain bangunan perguruan tinggi di perkotaan saat ini kebanyakan memang membuat perhatian gampang teralih sehingga situasi di mana orang beraktivitas dengan earphone menancap di telinga sudah menjadi pemandangan biasa. Pun nggak sedikit dosen di UI yang memberi keleluasaan pribadi melalui musik (yang seringkali didengarkan melalui earphone) selama tidak berlangsung selama kegiatan belajar mengajar. Sebagian mahasiswa UI menganggap mengerjakan tugas sambil mendengarkan musik dapat meningkatkan konsentrasi. Benarkah demikian?

 

Ngerjain tugas sambil denger lagu? (Sumber:)
Ngerjain tugas sambil denger lagu? (Sumber:Photo Credit: LA GRANDE TERRE via Compfight cc)

Dr. Robert Desimone, Direktur McGovern Institute for Brain Research di Massachusetts Institute of Technology, mengatakan belum ada riset yang benar-benar mendukung dugaan semacam itu. Dalam satu dari beberapa riset kecil di Taiwan, mendengarkan musik sambil membaca liriknya justru membuat nilai uji konsentrasi lebih rendah. Studi ini melibatkan 102 mahasiswa, dan diterbitkan secara online di Jurnal Work.

Dalam riset lain yang diterbitkan di Journal of the Scholarship of Teaching and Learning tahun 2010, dikatakan bahwa mendengarkan musik hip-hop membuat pengurangan nilai tes membaca pada 133 orang dewasa.

Studi ketiga dari Fu Jen Catholic University di Taiwan, yang diikuti oleh 89 mahasiswa usia 19-28 tahun, mendapati bahwa orang-orang yang mendengarkan musik sambil bekerja atau belajar (entah itu suka atau tidak suka dengan musiknya) mendapat nilai terendah dalam hal memusatkan perhatian, dibandingkan mereka yang tidak memiliki perasaan yang kuat mengenai musik, atau yang bekerja di ruangan tanpa mendengarkan musik. Secara alamiah, orang lebih menaruh perhatian pada musik yang sangat mereka sukai atau tidak mereka sukai dan mengacaukan kemampuan mereka untuk fokus.

Multitasking dalam hal mendengarkan musik pada beberapa situasi ternyata tidak begitu membantu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Mendengarkan musik sambil membaca liriknya, diikuti dengan membaca atau menulis laporan perkuliahan, bisa mengalihkan perhatian kamu dari hal-hal yang seharusnya menjadi prioritas kamu saat itu. Sebab, hal ini melemahkan proses verbal pada bagian-bagian dari otak.

pulang ngampus, earphone tetep di kuping. (Sumber:)
Pulang ngampus, earphone tetep di kuping. (Sumber:Photo Credit: Fire Monkey Fish via Compfight cc)

Para ahli syaraf yang mengadakan studi di Fu Jen Catholic University, Taiwan mengatakan korteks prefrontal atau pusat kontrol pada otak, harus bekerja lebih keras untuk tidak memproses stimulus verbal yang kuat seperti lirik, dan bersaing dengan aktivitas yang sedang kamu lakukan ketika mendengarkannya. Akhirnya, semakin lama kamu mencoba berkonsentrasi di tengah-tengah berbagai gangguan, semakin buruk pekerjaan yang dihasilkan.

“Perhatian itu membutuhkan upaya mental dan kita bisa kelelahan secara mental,” ujar Dr. Desimone.

Meskipun begitu, respons setiap orang terhadap musik bisa berbeda. Bagi sebagian orang, potongan musik yang familiar tanpa lirik bisa membantu menghambat suara-suara gangguan lain, seperti suara cempreng teman kamu yang selalu berisik waktu bikin tugas bareng kamu.

Menggunakan earphone untuk mereduksi kegaduhan dianggap bisa membantu meningkatkan daya konsentrasi dari kegaduhan yang ada. Menurut Steven Orfield, Presiden Orfield Laboratories Inc—perusahaan desain arsitektur di Minneapolis—earphone memang mampu menyaring tiga perempat kegaduhan di tempat kerja.

“Namun, ketika kamu melepaskannya selama beberapa menit, segala sesuatu akan terdengar terlalu keras hingga telinga kita menyesuaikan diri. Akibatnya kamu akan berbicara lebih keras pada yang lain, dengan atau tanpa sadar,” ujar Steven melanjutkan.

Studi Dr. Desimone juga menunjukkan bahwa penggunaan earphone lebih dari 90 menit secara konstan selama waktu yang lama dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pendengaran. Karena itu, untuk tetap menjaga kesehatan telinga, disarankan pembatasan volume sampai 50-70 persen batas maksimal volume.

Ketika kamu merasa kuping tidak nyaman atau sakit kepala, sebaiknya hentikan penggunaan earphone segera. Sering kali karena terlalu serius belajar, banyak mahasiswa yang sampai melupakan hal ini dan berakibat fatal pada pendengarannya. Jangan sampai deh, kamu budeknya se-naudjubile kalau lagi di kelas, terus dosen manggil-manggil kamu sampai lebih dari 4 kali. Ujung-ujungnya bikin malu sendiri kan?

Jurnal Environmental Science and Technology yang juga dikutip dari Healthnews.com menyebutkan bahwa sekitar 90 persen dari 4.500 penduduk kota New York berada pada risiko gangguan pendengaran akibat paparan dari kebisingan oleh MP3 player maupun smartphone yang seringkali mereka dengarkan melalui earphone.

Terus, sekarang kamu masih kekeuh mau ngerjain tugas kuliah sambil mendengarkan musik melalui earphone? Meski sekarang kamu jomblo, cepat atau lambat kamu akan punya pacar. Mending dengerin pacar kamu ngobrol daripada nyakitin kuping. Kalau jomblo aja udah nggak bisa ngejaga kesehatan kuping gimana bisa kamu ngejaga perasaan si dia yang tak pernah putus meski diterjaing badai? Eaa~

Terkait hal kesehatan, baca juga 3 tulisan yang populer di AnakUI.com di sini:

1. Fakta-fakta Salah Kaprah Tentang Mie Instan

2. 5 Makanan Ini Nggak Bakal Nyiksa Kalau Kamu Mau Diet

3. 4 Alternatif Pengganti Nasi untuk yang Diet

Kalau kamu setuju, yuk bagikan ulasan ini di Facebook, Twitter, dan LINE kamu agar makin banyak teman-teman kita yang sadar akan kesehatan tubuh kita, terutama kesehatan pendengaran dan… perasaan. Eh…

Ini Hal-hal yang Mahasiswa Baru Rasakan: Balada Semester Perdana

Aloha! Sambil ngisi liburan gue coba-coba nulis artikel yang kayaknya super garing ini, daripada ga ada kerjaan dan bosen dengerin lagu Malu Sama Kucing mulu.

Buat para maba yang bernasib sama seperti gue yakni baru merasakan semester perdana, pasti merasakan gejolak batin yang cukup hebat /halah/. Mulai dari kangen SMA, stress, sampe hal-hal lainnya yang berhubungan dengan muaknya akan dunia perkuliahan— padahal sih baru semester pertama. Mari kita bahas hal yang masih dianggap tabu ini dan kita kupas satu-persatu satu-satu setajam…. singlet.

Ada apa aja sih di semester perdana—bahkan sebelumnya—ini?

 

OBM

Ini merupakan ajang pencarian bakat perkenalan pertama di dunia perkuliahan. Kapan lagi ya kan sekelas bareng temen-temen dari fakultas lain? To tell you the truth, berdasarkan survey yang gue lakukan bermodalkan Line dan berita dari mulut ke mulut, materi yang paling seru yhaaa Learning Skill (LS). Iyalha wkwk di sini kita banyakan main, ketawa, sama hebohnya daripada dengerin materi. Meskipun materinya itu secara ga langsung disampaikan melalui games, tapi seru aja kan? Apalagi yang bagian simulasi jadi perusahaan kapal. Ngaku aja kalo pernah maksain bikin kapalnya biar lulus uji, wokwok.

 

OKK

Di dalam kepala gue, OKK ini adalah sebuah ajang perpeloncoan di mana selayaknya isu-isu entah dari mana yang terdengar dan kayak di tipi-tipi gitu. Tapi ternyata engga yha, kita cuma disuruh duduk manis sambil sesekali tidur mendengarkan materi yang disampaikan para narasumber yang kece abis.

Buat para ketua kelompok OKK, pasti merasakan dagdigdug kan pas hari H? Takut dipanggil-panggil terus, “KETUA KELOMPOK BLAHBLAH MANA? // SEMUA KETUA KELOMPOK MAJU!” Jangan khawatir, you’re not alone, gue juga merasakan kok. Hihi, ternyata kelompok yang telah terbentuk sedemikian rupa sehingga sama sekali tidak berfungsi pada hari eksekusi. kzl.

 

OSPEK

Hehehe. Hehe. He. Sebenernya gue kalo denger kata OSPEK ini mikirnya udah macem-macem dan parno duluan sih; mulai dari dibentak-bentak, pulang subuh, sampe tugas numpuk. Tapi engga kok kalo di UI /asoy/, di sini penekanannya lebih ke orientasi—gimana caranya biar kita bisa survive di perkuliahan nanti. Yha semacam simulasi gitu deh pokoknya. OSPEK di UI ini juga beda-beda, ada yang namanya PSAK, PSAF, MADK, dan lain-lain. Caranya juga beda-beda tergantung kultur Fakultasnya masing-masing. Kalo di Teknik sih… *sebagian teks hilang*

 

Masa Bimbingan

Sesuai namanya, pada masa-masa ini para maba yang masih imut-imut menggemaskan dibimbing gimana caranya menjadi mahasiswa seutuhnya dan tidak setengah siswa-setengah mahasiswa. Biasanya sih masa-masa ini merupakan masa yang paling bejibun tugasnya; kayak harus minta tanda tangan, foto bareng, ngikutin kegiatan agama, sampe kegiatan sosial. Pokoknya masa bimbingan ini kita diharuskan buat ikutin segala acara yang ada deh makanya lagi padet-padetnya. Tapi ga jarang juga sih mahasiswa yang males ngikutinnya dan cabut gara-gara alasan tugas akademis. Huh!

 

Kostum!

WAINI. Kalo dulu sekolah bosen banget yang namanya pake seragam, di dunia perkuliahan ini kita bakalan bingung buat milih kostum a.k.a baju yang mau dipake. Iyesh, secara tengsin gitu buk kalo pake baju yang sama di dua hari yang berurutan. Situ mau kayak Sinchan yang tiap hari bajunya ga ganti-ganti?

 

Ngalong

Jika di SMA biasanya jam tiga sore atau magrib udah bisa pulang ke rumah terus istirahat dan bobo cantik, tidak demikian di dunia perkuliahan ini. Di dunia yang baru ini kita pasti bakalan—minimal sekali—ngerasain yang namanya ngalong—pulang tengah malem, bahkan lebih. Buat apa? MNOROT NGANAAA? Yha itu tadi, jadi mahasiswa ga afdol kalo cuma duduk di bangku kuliah. Afdolnya duduk di pelaminan. Harus ada pengorbanan sedikit buat ngelakuin hal-hal di luar akademis, buat ngelatih softskill or whatever. Inilah contohnya. Misalkan ada rapat atau tugas lain yang ga bisa dikerjain sendiri dan harus dikerjain bareng-bareng temen, nah akibatnya pulang dini hari deh. Ada juga sih yang pulang dini hari gara-gara ngerjain tugas ataupun laporan kuliah.

Eh ini gue ngomong apaansi.

 

Kos…idahan

Karena di dunia perkuliahan ini yang belajar bukan cuma dari satu wilayah aja melainkan dari seluruh Indonesia, maka pasti banyak banget yang memilih kos buat jadi tempat tinggal sementaranya. Yaiyalah misalkan rumah lo di Merauke tapi lo tetep keukeuh buat pulang-pergi tiap kuliah, kantong lo pasti meronta-ronta. Jadi anak kosan tuh gimana yha hm… harus hemat-hemat pengeluaran dan pinter-pinter ngelola duit aja deh pokoknya. Merdeka pas tanggal muda, perjuangan pas tanggal tua. Karena lo dapat dikatakan merdeka apabila Soekarno-Hatta berbaris rapi dalam dompet lo. Kalo yang ada cuma Pattimura, itu masih perjuangan namanya. Apalagi kalo di kosannya ga ada internet terus dapet tugas yang mengharuskan buat make internet. Metong.

 

Ga tidurzzZzzZ

GA TIDUR NGERJAIN TUGAS? SYUDAH BHEASAAA! Hmmm menurut gue ga tidur ini rada gimana yha… Jujur gue ga pernah bener-bener ga tidur selama kuliah. Ga tidur yang gue maksud di sini ga tidur secara harfiah wkwk apadeh. Pokoknya ga tidur di kasur dengan waktu optimal dan dalam kondisi yang nyaman gitu deh. Pasti di dunia perkuliahan, apalagi yang masih perdana gini, masih bingung gitu caranya ngebagi waktu—makanya tugasnya numpuk dan harus begadang-dang-dang. Biasanya sih ngerjain tugasnya dari malem sampe pagi lagi, tapi tidurnya dicolong-colong gitu kayak ketidur-bangun-ngerjain-lagi hahaha gitu deh pokoknya. Yha abis mau digimanain lagi mz.

 

TWTW

Di semester ini gue baru pertama kalinya mendengar istilah TWTW AHAHAHA apapula itu TWTW. Trending World Topic Wide? Khan. TWTW ini adalah transfer wawasan-transfer wawasan dimana mengharuskan kita—khususnya maba—buat ngobrol-ngobrol bareng para senior. Entah apa yang diobrolin, pokoknya yang penting ngobrol hahaha karena secara ga langsung pasti ada dong materi yang nyangkut secara ga sengaja aattapun ga disengaja? Dengan TWTW ini pula kita dilatih buat kenalan sama orang yang ga kita kenal—karena di dunia kerja nanti pasti kita dihadapkan dengan kondisi serupa, dimana malah bukan senior-senior lagi, tapi petinggi-petinggi perusahaan-perusahaan yang disegani. Gitu sih katanya.

 

Takut ke Kantin

Apakah cuma gue doang yang merasakan hal demikian? Yoi, sebagai maba pasti punya rasa segan buat ke kantin meskipun hanya untuk sekedar makan. Yang menjadi ketakutan sih bukan senior-seniornya, tapi rasa bingung kalo ga dapet meja. Hayooo mau makan dimana? Iya kan? Ngaku deh! Apalagi kalo kantinnya selalu penuh, pasti adaaa aja rasa males buat makan di kantin. Tapi sih itu awal-awal doang yha, lama-lama juga kebiasa dan akhirnya sering nongki-nongki di sana deh. Padahal sih, sebelum masuk gitu sering banget terdengar isu-isu kalo maba ga boleh ke kantin selama berapa semester blabla.

 

Salah Jurusan

… Makanya neng sebelum naik tanya abang dulu.

Pernah ngerasain hal demikian? Lagi banyak-banyaknya tugas dan kuis dan segala tetek bengeknya, lagi merasa keteteran, ngerasa semua usaha ini sia-sia, dan ngerasa lo salah masuk jurusan? Ga aneh sih, gue sendiri juga pernah ngerasain hal yang serupa. Tiba-tiba kepikiran aja gitu nyoba lagi tahun depan buat dapetin jurusan yang lebih gue banget. Hmmm… entahlah, gue sendiri juga ga ngerti kenapa bisa muncul istilah “salah jurusan”. Hakhakhak. Yaudah, biar ga salah jurusan, tanya dulu sama abangnya mau kemana /krik/

 

IP Perdana

IP itu apa yah? LOOOMPOOOHKANLAH ENGATANKOOOOH. Sebagai mahasiswa baru, pasti hectic banget ngadepin yang namanya IP. Bayangin, dari mulai empty-not published yang php abis-sampe nilainya keluar butuh kesabaran ekstra buat ngeliatnya. Apalagi yang ga mau shocked ataupun disakiti secara perlahan—harus menahan hawa nafsu buat buka SIAK-NG. Dan ketika hasilnya keluar… JENGJENGJENG. TETOOOT. Itu SIAK apa mantan gebetan sih? Kok tega. Kata orang-orang sih IP Perdana itu bagus-bagus, gampang ngedapetinnya, dan bisa ngedongkrak IPK. Palelu bejendul.

 

Liburan sampe Gumoh

Oh yeah. Ternyata Tuhan itu benar-benar Maha Adil. Sehabis gempor perjuangan sampe beneran mau mati di semester awal yang kegiatannya segumoh-gumoh, akhirnya dikasih libur yang bikin gumoh juga. Lumayan lha libur sebulan bisa mengejar ketertinggalan gossip-gossip or everything. Tapi tetep ye, liburan kalo ga kemana-mana bosen. Yah ambil hikmahnya lagi aja sebelum ga bisa goler-goleran lagi di kasur nanti untuk beberapa bulan. Hell yeah!

 

Gimana? Ternyata semester perdana ga seburuk atau sebagus yang kita bayangkan kan? Satu lagi deng—jangan seneng dulu masuk semester dua, karena status kita masih tetep maba. Hahaha dah ah bye.

Punya sesuatu yang seru lagi di semester perdana lagi? Keluarin aja semua unek-uneknya di kolom komentar!

 

sumber gambar: http://pikiranmerdeka.com/wp-content/uploads/2012/08/OKK-UI.jpg

Ospek dan Pengaruhnya

Ospek sudah merupakan rutinitas kampus yang harus djalani mahasiswa baru. Setiap mahasiswa baru mau tidak mau harus mengikutinya. Hal inilah yang sangat mengkhawatirkan, untuk mengikuti ospek tidak hanya dibutuhkan fisik tetapi dibutuhkan juga uang yang … Baca Selengkapnya