Kamu Anak FIB yang Ingin Lancar Berbahasa Asing? Ini Triknya!

Memutuskan untuk mengambil studi di FIB bukanlah pilihan yang mudah. Namun, yang paling menantang adalah  menjalani hari-harimu setelah kamu jadi anak FIB. Emang apa susahnya sih jadi anak FIB?

Meski nama fakultasnya adalah Fakultas Ilmu Budaya, kemampuan berbahasa asingmu sangat diandalkan dalam kehidupan sehari-hari di FIB. Misal, jika kamu mengambil prodi Perancis di FIB, maka sudah dipastikan sebagian besar gurunya akan ngajar dengan bahasa Perancis atau bahkan mewajibkan kamu berbahasa Perancis dalam kegiatan sehari-hari.

Lalu gimana caranya supaya kita bisa nge-blend dengan bahasa asing dalam kegiatan sehari-hari di FIB?

Berikut beberapa tips menarik dari anakui.com supaya kamu makin lancar berbahasa asing dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA: Jangan Kuper di Pergaulan Internasional, Ini Tips Belajar Bahasa Inggris Secara Otodidak

 

Expose Yourself

Lepaskan dirimu dari batasan dan aturan kebahasaan via ihbristol
Lepaskan dirimu dari batasan dan aturan kebahasaan via ihbristol

Mungkin kamu merasa kemampuan berbahasa asingmu cukup tingg. Namun, ketika tiba saatnya dalam percakapan sehari-hari kamu pun grogi dan bakal kaku dalam mengeluarkan kosakata dari kepalamu karena takut grammar-nya salah.

Well, go to hell grammar. Believe it or not, dalam percakapan sehari-hari gak semua orang bakal pay attention to details of your grammar mistake. Even native speakers do the same.

Salah satu cara supaya kamu bisa fasih dalam melontarkan kalimat berbahasa asing adalah dengan melepaskan dirimu dari batasan dan aturan kebahasaan dan membiasakan dirimu menjadi orang yang sudah terbiasa berbahasa asing. Berikan doktrinasi secara manual dengan menyetel TV atau tayangan-tayangan yang sesuai dengan bahasa pada jurusan studimu. Misal, tayangan serial berbahasa Perancis ternyata sedikit banyak dapat memengaruhi kemampuanmu dalam mengelola tata bahasa bahasa Perancis. Belum lagi kalau kamu juga sering membaca buku-buku Perancis dalam bahasa aslinya.

 

Berteman dengan Native

Berteman dengan native speaker yang bisa kamu temuin di lingkungan kampus via now.uiowa.edu
Berteman dengan native speaker yang bisa kamu temuin di lingkungan kampus via now.uiowa.edu

Udah bukan rahasia lagi kalau di kampus kuning, kita bisa ketemu native speaker hampir tiap bahasa di lingkungan perkuliahan.

Kenalan sama mereka, dan jadikan mereka teman pastinya akan memaksa dirimu untuk lama kelamaan berbicara dalam bahasa mereka. Dan bagi mereka pun akan merasa tersanjung meliihat usahamu ketika mencoba untuk ngeblend dan berusaha berbicara dengan bahasa mereka.

 

Berteman dengan ERASMUS atau Goethe

Kunjungi pusat-pusat kebudayaan untuk dapat menambah wawasan via  ethariesta
Kunjungi pusat-pusat kebudayaan untuk dapat menambah wawasan via ethariesta

Meski sudah seringkali mengadakan kegiatan bersama Universitas Indonesia, masih belum banyak mahasiswa yang menyadari bahwa mengunjungi pusat-pusat kebudayaan seperti ERASMUS HUIS atau Goethe Institute dapat menambah wawasan, jaringan, dan kepercayaan diri dalam berbahasa asing.

Apalagi di pusat-pusat kebudayaan tersebut kita bisa langsung memelajari sejarah dan perkembangan budaya mereka secara langsung. Kamu pun bisa menjadi member melalui situs mereka dan mengikuti agenda kegiatan mereka setiap bulannya.

 

Nonton YouTube

YouTube-an bisa  meningkatkan kemampuanmu dalam mengenal bahasa dan budaya via geeksla
YouTube-an bisa meningkatkan kemampuanmu dalam mengenal bahasa dan budaya via geeksla

Yup, siapa sangka YouTube-an ternyata bisa juga meningkatkan kemampuanmu dalam mengenal bahasa dan budaya.

Dengan mengikuti channel tertentu di YouTube yang relevan dengan studi budaya dan bahasa, tentunya akan mempermudah kamu dalam memahami dan catch up dengan segala sesuatu yang ter-update dari negara yang kamu pelajari.

Apalagi, jika kamu iseng-iseng gabung dengan komunitas translator dan mencoba-coba untuk menerjemahkan setiap tayangan mereka ke dalam bahasa Indonesia. Siapa tahu bisa jadi kerjaan sampingan, kan?

 

Volunteering or Work Abroad

Cari internship di negara yang kita pelajari via wikimedia
Cari internship di negara yang kita pelajari via wikimedia

Nah, ini yang paling cakeup. Biasanya tiap selesai satu semester ada libur panjang. Bisa banget nih kita manfaatkan untuk cari-cari internship atau program volunteering di negara yang kita pelajari.

Cuma pastikan, kamu sudah memiliki paspor dan budget yang mencukupi untuk berangkat ke sana. Pun budgetnya tidak mencukupi, kamu pun masih bisa menghunting program-program internship atau volunteering yang memang sudah include dengan transport PP dan akomodasinya. Paling mentok, kamu mau gak mau cari sponsor deh buat berangkatin kamu ke sana selama libur semester.

Lumayan kan, pulang-pulang gak cuma bahasa dan budaya aja yang menambah wawasan kamu, namun juga etika bekerja dan attitude dalam kerja sama tim yang mungkin akan sangat jarang bisa kamu dapatkan di Indonesia.

So, udah gak sabar buat ningkatin kemampuan kamu dalam beradaptasi dengan dunia? Simak terus informasi menarik dari anakui.com dan ceritakan pengalamanmu melalui comment box di bawah ini! Yuk, bagikan informasi ini lewat Facebook, Twitter, dan LINE kamu sekarang!

Cara Sederhana Membentuk Jati Dirimu Selama Kuliah di Kampus Kuning

Kehidupan perkuliahan terkadang bisa terasa sangat membosankan. Dari mentari terbit hingga tenggelam, yang kamu lakukan di kampus segede Universitas Indonesia gak mungkin cuma kupu-kupu a.k.a kuliah-pulang-kuliah-pulang. Well, mungkin sebagian dari kita melakukannya, namun menambahkan sedikit kegiatan ekstra seperti mengikuti UKM, berbisnis kecil-kecilan, atau melakukan hobi lain di luar jam kuliah ternyata bisa terasa menyenangkan dan menambah manfaat tersendiri.

Selain menambah pengetahuan dibidang lain dan melatih kemampuan jiwa dan raga kamu, melakukan kegiatan ekstra di luar perkuliahan juga bisa membuatmu semakin gaul karena lingkungan sosial dan pertemanan kamu tentunya gak 4L a.k.a lo-lagi-lo-lagi. Bahkan, ehm, siapa tahu kamu bisa memperbesar peluangmu untuk mendapatkan teman hidup di masa perkuliahan.

Apa saja hobi atau kegiatan ekstra yang dapat memberikan manfaat positif di luar jam perkuliahan? Berikut beberapa pilihan terbaik dari kami.

BACA JUGA: 5 Kelakuan Canggung yang Biasa Dirasakan Saat Kamu Baru Berstatus Mahasiswa UI

Berhubungan dengan Atletis

Bidang olahraga melatih daya konsentrasi dan menjaga pikiranmu tetap sportif via andiauliar
Bidang olahraga melatih daya konsentrasi dan menjaga pikiranmu tetap sportif via andiauliar

Melakukan olahraga yang menyenangkan seperti sepak bola, basket,  atau bahkan bersepeda tidak hanya dapat membuat tubuhmu tetap bugar, namun juga melatih daya konsentrasi dan menjaga pikiranmu tetap sportif dan menghargai kemampuan orang lain.

Dalam olahraga bela diri misalnya, kamu tidak hanya akan belajar memahami bagaimana meningkatkan kemampuan diri namun juga belajar bagaimana mengenal lawan mainmu yang bisa saja sewaktu-waktu menjadi partnermu.

Jika kamu terlatih dalam bekerja sama secara tim dan mampu menorehkan prestasi di bidang olahraga, tentunya kampus pun tidak akan segan merekomendasikan kamu untuk mewakili The Yellow Jacket di ajang-ajang tertentu. Hal ini tentu, membuat kita melihat olahraga bukan sekadar hobi atau kegiatan ekstra yang bisa dipandang sebelah mata, if we do it passionate enough, who knows what comes next?

 

Berhubungan dengan Seni

Ada banyak UKM dan komunitas yang berhubungan dengan kesenian via fesbudui
Ada banyak UKM dan komunitas yang berhubungan dengan kesenian via fesbudui

Jika kamu merasa dirimu karakter yang agak-agak insecure, demen puisi-puisinya Rangga di AADC, lalu terpengaruh dengan segala penggalan kata per kata dalam buku Bumi Manusia-nya Om Pram, mungkin seni sudah mengalir dalam buliran darahmu.

If you can do sketch, draw, write, dance, sing, take a picture, creating something unique and other stuff, melakukan kegiatan ekstra yang berhubungan dengan kesenanganmu ini tentu dapat menjadi alternatif pilihan yang dapat membuatmu mengasah kemampuanmu hingga semakin jadi. Plus, it can give you something to do better than your homework!

Ada banyak UKM dan komunitas yang berhubungan dengan kesenian yang mungkin saja sesuai dengan kemampuanmu di lingkungan kampus. Namun, jika kamu memiliki hobi seni yang sangat anti mainstream dan belum kamu temukan UKM atau komunitasnya di lingkungan kampus – Street Artist atau Graffiti misalnya – Why don’t we make one?

Melakukan hobi sendiri memang terasa menyenangkan, namun jika dilakukan bersama-sama tentunya kita pun dapat belajar sesuatu yang baru dari orang lain yang belum kita kenal sama sekali. So, why not?

 

Berhubungan dengan Bisnis

Kamu dapat mempelajari hal-hal yang tak terbayangkan sebelumnya saat kamu menjalani bisnis via teropongbisnis
Kamu dapat mempelajari hal-hal yang tak terbayangkan sebelumnya saat kamu menjalani bisnis via teropongbisnis

Jika kamu merasa bisnis adalah sesuatu yang bisa kamu kuasai, why not join the odds and find new challenges?

Melakukan sesuatu yang berhubungan dengan bisnis, entah itu kamu buka lapak di kampus, ikut komunitas atau UKM tertentu yang relevan, atau sekadar mengikuti kelas-kelas seminar bisnis tertentu tak hanya dapat membuatmu semakin tau darimana saja sumber-sumber uang itu berasal, tapi juga melatih mengolah segala sesuatunya menjadi produk yang tak hanya disukai namun juga dibutuhkan oleh pasar.

Dengan begini, tentunya produktivitas kamu dalam berkegiatan di kampus pun semakin meningkat. Kamu pun dapat mempelajari hal-hal yang tak terbayangkan sebelumnya saat kamu menjalani bisnis di luar jam perkuliahan.

Apa pun bisnis yang coba kamu jalankan, pastikan kamu sangat menyukainya sehingga kamu tidak merasa bosan dan lelah saat mengerjakannya. Jika kamu melakukannya dengan baik, siapa tahu, usai kuliah bisnismu semakin dapat dikembangkan atau, kami di hire oleh perusahaan tertentu karena bakatmu yang sudah terlatih dengan matang.

Do what you’re interested in or what you’d like to do forever, but make it constructive and your future-self will thank you.

 

Berhubungan dengan Sosial

Jadi volunteer dapat melatih kepekaan kita terhadap permasalahan sosial via peacecorpssoutheast
Jadi volunteer dapat melatih kepekaan kita terhadap permasalahan sosial via peacecorpssoutheast

Melakukan sesuatu yang berhubungan dengan volunteerism, kegiatan amal, dan social services tidak hanya dapat membuat kesehatan mentalmu terjaga dengan baik, namun juga dapat melatih kepekaan kita terhadap permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar.

Not only will you be helping someone else and making a difference, but you can also enjoy time with new friends and add your skills and experience to your resume later.

Melakukan kegiatan sosial juga melatihmu untuk jeli melihat solusi yang tidak hanya berisi janji-janji namun juga aplikatif dan mudah diimplementasikan di lapangan. Dengan kondisi budget yang selalu terbatas, kamu pun menjadi terlatih untuk membuat kegiatan yang efektif, efisien, dan impactful bagi lingkungan yang kamu perbantukan.

Masih ada banyak lagi ragam kegiatan ekstra yang dapat kamu lakukan di luar jam perkuliahan. Tak sedikit darinya yang bisa kamu lakukan sendiri, maupun secara bersama-sama. Apa pun pilihanmu, tentunya kegiatan ini dapat membuatmu menjadi orang yang berbeda setelah kamu menyelesaikan kuliahmu kelak.

Entah kamu termasuk orang yang introvert, ekstrovert, atau diantara keduanya, melalui hobi, kamu dapat meningkatkan kemampuanmu dalam bersosialisasi, bertemu orang baru dan belajar sesuatu yang baru dan menjadi dirimu yang baru.

As a college student, traveling, partying, and Sunday brunches will give you the memories and friendships you will cherish for years to come.

Mungkin tak sedikit di antara kita yang berusaha keras di masa perkuliahannya untuk mencari tahu jati dirinya dan apa yang bisa ia lakukan untuk masyarakat. Melalui hobi, membentuk karakter diri bukanlah sesuatu hal yang terasa berat untuk dijalankan. Malah, menjalani hal yang kamu sukai atau baru kamu sukai dapat membuat kita menjadi diri sendiri tanpa kita sadari.

Apa yang Bisa Mahasiswa Lakukan untuk Menyelamatkan Alam Bumi Pertiwi?

Hidup sebagai mahasiswa tentu berbeda dengan hidup sebagai siswa biasa di saat kamu masih duduk di bangku SMA. Ada banyak hal-hal tertentu yang dapat menggugah emosimu sehingga kamu tergerak untuk melakukan perubahan. Di jenjang perkuliahan pulalah biasanya kamu mulai mengenal yang namanya ideologi beserta segala hal yang kontradiktif tentangnya.

Salah satu hal yang paling menggugah emosi dan ideologimu selain hal-hal tentang korupsi dan birokrasi republik ini yang semakin runyam ialah kepedulianmu terhadap lingkungan dan manusia di sekitarmu. Kamu jadi semakin peka terhadap hal-hal humanis seperti HIV Aids, Hak-hak TKI, dan semacamnya. Meski demikian, apa pun ideologi yang kamu anut, apa pun organisasi kemahasiswaan yang kamu ikuti, kamu akan trenyuh dan sadar diri dan dengan sendirinya mengingatkan teman terdekatmu jika ada satu hal yang mengganggu lingkunganmu. Terutama, lingkungan alam sekitarmu.

Sudah bukan hal baru lagi bagi mahasiswa bahwa bumi kita semakin menua, tak sedikit hewan yang terancam punah setiap tahunnya, dan keadaan alam kita semakin mengenaskan setiap harinya.

Lalu, apa yang bisa kamu lakukan sebagai mahasiswa untuk menyelamatkan alam bumi pertiwi kita?

 

Reduce & Recycle

Klasik sih, tapi seperti kata pepatah “Big things, start from small.” Dengan mengurangi penggunaan plastik setiap hari kamu sudah bisa menyelamatkan bumi kita. Selain tidak menggunakan kantong plastik saat berbelanja, kamu bisa memanfaatkan plastik dan karton sisa botol shampoo, botol minuman, dan lainnya untuk hal-hal yang lebih bermanfaat. Seperti,

Tempat Kunci

 

Manfaatkan barang bekas untuk jadi tempat kunci via studenthut
Manfaatkan barang bekas untuk jadi tempat kunci via studenthut

 

atau pengeras suara, alias sound booster

atau pengeras suara, alias sound booster via studenthut
atau pengeras suara, alias sound booster via studenthut

 

 

Alkaline Diet

Memperbanyak makan sayur-sayuran, kamu juga sudah menyelamatkan bumi via deportivus
Memperbanyak makan sayur-sayuran, kamu juga sudah menyelamatkan bumi via deportivus

Buat kamu yang kepengen kurus, selain menyehatkan badan, alkaline diet atau gampangnya diet dengan mengurangi makanan yang bersifat acidic (kaya akan asam dan garam), alias memperbanyak makan sayur-sayuran, kamu sudah menyelamatkan bumi kita dari animal agriculture, deforestisasi, kerusakan habitat, dan polusi laut. Ini serius, sebuah riset bahkan menyatakan bahwa membutuhkan 150 galon air untuk memproduksi ¼ porsi burger lho!

Yakin, masih mau makan junk food?

BACA JUGA: Antara Kreatif, Mepet, atau Hemat, Barang-barang Ini Bisa Jadi Penyelamat Hidupmu di Kosan

 

Pakai Produk Eco-Friendly

Pakai Produk Eco-Friendly via zonagadis
Pakai Produk Eco-Friendly via zonagadis

Disadari atau tidak, saat kamu mencuci pakaian, sebagian produsen deterjen menulis di bungkusnya bahwa produk tersebut tidak aman untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama. Singkat kata, produk tersebut memiliki limbah yang mengancam kehidupan akuatik. Apalagi kalau kamu tinggal di daerah yang dekat dengan sungai atau danau.

Sebuah riset di UK menyebutkan, rata-rata perempuan membuang 150 kg lebih limbah kimia berbahaya per tahun yang tak dapat dijadikan kompos baik oleh bakteri maupun oleh manusia. Dan sebagian besar limbah itu disumbang oleh produk deterjen. Sekarang, kamu dapat temukan di supermarket mana pun produk-produk deterjen yang lebih eco-friendly untuk menggantikan deterjan lama kamu.

Apabila kamu sulit menemukan deterjen yang alami atau ramah lingkungan, maka kamu dapat membeli produk yang bahan surfaktannya ramah lingkungan—biasanya ditandai dengan LAS?LABS. Kamu juga bisa memilih deterjen yang kandungan fosfatnya paling rendah (kalau bisa tidak ada). Karena air deterjen yang berasal dari kandungan fosfat yang rendah (apalagi nol) masih bisa digunakan untuk menyiram tanaman. Kamu juga dapat memilih produk yang kandungan NaOH-nya paling rendah, karena NaOH dapat menyebabkan panas pada tangan dan pakaian/bahan menjadi rapuh.

Dan yang paling gampang, pilih deterjen yang sedikit busanya. Karena busa banyak belum tentu menjamin kebersihan cucian kamu.

 

Volunteer

Kamu yang benar-benar peduli dengan lingkungan alam sekitarmu, yuk cobain jadi volunteer via wwf
Kamu yang benar-benar peduli dengan lingkungan alam sekitarmu, yuk cobain jadi volunteer via wwf

Dan hal yang paling mudah dan paling bertanggung jawab jika kamu benar-benar peduli dengan lingkungan alam sekitarmu, yuk cobain jadi volunteer di organisasi-organisasi yang berhubungan dengan pemeliharaan alam, seperti WWF atau organisai NGO tertentu.

Karena dengan menjadi volunteer, selain mendapatkan pengetahuan yang lebih komprehensif terkait alam, kamu juga menjadi terlibat secara aktif untuk memelihara alam dengan lebih bertanggung jawab.

Ingin temanmu juga ikut tersadarkan untuk lebih memelihara dan melestarikan keindahan alam bumi pertiwi kita? Yuk bagikan informasi ini lewat Facebook, LINE, dan Twitter kamu!

 

Volunteer This October With AIESEC UI

Volunteer This October with AIESEC UI by joining Global Youth Ambassador Program. It’s an opportunity for you to develop your leadership potential through an international social volunteering program. When you volunteer abroad, you’ll be the … Baca Selengkapnya

Global Youth Ambassador Program

  Volunteer This September with AIESEC UI by joining Global Youth Ambassador Program. It’s an opportunity for you to develop your leadership potential through an international social volunteering program. When you volunteer abroad, you’ll be … Baca Selengkapnya