Hal yang Nggak Boleh Kamu Lakuin Ketika Daftar di Organisasi!

“Hidup Mahasiswa! Hidup Mahasiswa! Hidup Mahasiswa!”

Yaiyalah hidup, kalo nggak hidup udah jadi gini kalimatnya, “Almarhum Mahasiswa”.

Btw, kalian pasti tau dong kalimat-kalimat itu biasanya lantang diteriakin sama siapa? Yup, biasanya para mahasiswa yang bergumul dalam suatu organisasi lantang teriak kalimat begitu untuk membakar semangat mahasiswa. Para organisator itu juga biasanya teriak-teriakin kalimat itu ketika ada acara keorganisasian, orasi pemimpin organisasi, aksi, acara nikahan, sunatan, kelaperan, kehausan, kehujanan, yang penting tetep “Hidup Mahasiswa!”.

Para organisator ini juga ada banyak tipenya, ada yang pengen terlihat gagah ketika masuk organisasi, ada yang pengen kelihatan aktif di depan kamu, dan ada juga yang emang jiwanya patriot; membela kebenaran dan melawan kegelapan, kecuali kalo malem.

Nah, di kampus kita saat ini lagi marak dan rame-ramenya nih pembukaan calon-calon organisator. Buat kamu yang mau keliatan ganteng dan cantik, sekalian mau nyari maba unyu-unyu waktu ospek, mending gabung jadi organisator juga! Eits… tapi jangan karena itu ya alasan kalian ikut organisasi, sebab organisasi nggak butuh orang-orang yang nampang doang, tapi butuh kinerja aktif dan partisipatif untuk memajukan organisasi dan kampus kita. Ya sekalian nyari maba juga ga apa sih *eh

Teruntuk kalian yang ngebet masuk organisasi di kampus, baik BEM, DPM, dan lainnya, jangan pernah lakuin ini kalo mau diterima jadi anggota ya!

 

BACA JUGA: Inilah yang Gak Bakal Kamu Dapatkan Kalau Malas Berorganisasi di Kampus

 

Proses Pendaftaran

Contoh poster open recruitment (via Official BEM UI)
Contoh poster open recruitment (via Official BEM UI)

Inilah proses pertama untuk menjadi seorang organisator, yaitu mendaftar ke bagian administrasi masing-masing organisasi. Ingat, mendaftar ke organisasi yang kalian mau, jangan sampe kalian salah organisasi. Dari yang kalian anak FEB, malah daftar ke BEM RIK. Jangan sampai seperti itu ya!

Cari narahubung admin masing-masing organisasi yang mau kalian daftar. Chat dia dengan sopan kayak, “Selamat pagi kakak, udah sarapan? Mau aku beliin sarapan nggak? Sekalian disuapin?” *eh maksudnya kayak gini, “Selamat pagi kak, nama saya Kribo, saya mau tanya tentang tata cara pendaftaran masuk organisasinya gimana ya, kak?”

Nah, kalau sudah dijawab, biasanya kalian akan disuruh isi formulir. Ketika mengisi formulir, ingat ya, kolom nama selalu pake nama asli kalian, jangan pakai nama samaran si “Mawar”, atau si “Rafflesia Arnoldi”, apalagi kalo pake nama kesayangan sebutan mantan kayak si “Kebo”, atau “Kelinci Madu”. Bukan cuma itu, di kolom jenis kelamin juga jangan sampe salah paham. Sebutkan bahwa kalian pria/wanita, jangan diisi si “Ujang”, atau si “Robert”!

Biasanya sih sekarang di poster open recruitment udah ada syarat, alur pendaftarn, dan CP yang bisa dihubungi kok.

 

Proses Seleksi Berkas

Setelah daftar, saatnya berkas kamu diseleksi (via careernews)

Selama proses seleksi administrasi dengan mengecek berkas-berkas kalian, lampirkanlah CV (Curriculum Vitae) atau daftar riwayat hidup. Karena biasanya, dalam proses ini para ketua dan tim pemilihan anggota bakal selektif banget memilih calon anggotanya. Lampirkanlah CV kalian dengan desain yang menarik dan berbeda dari yang lain. Pakailah software berupa Corel Draw atau Photoshop, atau software-software desain lainnya. Ingat, jangan digambar-gambar sendiri!

Di dalam CV, jangan lupa lampirkan keahlian kalian, baik hard disk skill maupun soft skill. Isi aja semua keahlian kalian kayak disiplin, jago menulis, jago memimpin, jago memasak, jago ngepoin mantan, jago ngupil, jago salto di dalam danau, atau jago ngeluluhin hati kamu, iya kamu…

 

Proses Wawancara

Tahap terakhir nih, wawancara! (via hipwee)

Nah, proses ini biasanya seleksi terakhirnya. Di sini kalian bakal melatih mental bertatap muka secara langsung dengan si pemimpin organisasi, ya lumayanlah biar bisa melatih diri saat wawancara kerja. Di proses ini, kalian biasanya ditanyain nama, jurusan, alamat, nomor telepon, nomor sepatu, parfumnya apa, bedaknya apa, nama bapak siapa, kerjanya apa, kalo kerja naik apa, nama mamak siapa, orang mana, kok bisa kawin sama bapak…. sampai ke pertanyaan mengenai alasan kenapa kamu mau ikut organisasi, keahliannya apa, terus kalo ada masalah di organisasi gimana mecahinnya, apakah kamu akan galau ketika ada masalah atau tidak.

Kalau udah ditanya sebanyak itu, tetaplah tenang dan jangan gugup! Santai aja, anggap saja pertanyaan itu adalah pertanyaan ketika kamu ditanya-tanya sama calon mertua! Jangan ngelawan, jangan emosi! Pokoknya jawablah sesuai porsi dengan penuh senyuman, jangan malah dijawab kayak gini,

“Siapa?

Y a n g  n a n y a  !”

 

BACA JUGA: 8 Hal Paling Penting yang Harus Ada di CV Kamu Biar Dilirik HRD

 

Nah, buat kalian yang mau masuk organisasi, inget ya jangan pernah lakuin hal-hal di atas. Hidupkan organisasimu, majukan kampusmu, berikan kontribusi terbesarmu, dan jangan lupa siapkan rayuan gombalmu untuk maba unyu *eh. Share artikel ini ke akun Facebook, Twitter, dan Line kalian biar semua orang bisa terhindar dari hal-hal yang membuat mereka nggak diterima masuk organisasi!

WANTED: Muhammad Daniyaal

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Media M. Hum Formasi 22 FIB UI Daniyaal: Jangan Menganggap Ke Luar Negeri itu Sulit “Bolak-balik ke luar negeri”, siapa sih yang nggak mau? Tapi untuk Daniyaal, pergi keluar negeri … Baca Selengkapnya

WANTED: Rofi’ah

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Media M. Hum Formasi 22 FIB UI Rofi’ah: Cobaan Tak Halaukan Kesungguhannya Perjuangan untuk bisa bersekolah? Biasanya kisah ini dapat dijumpai di sinetron atau di berita. Belum pernah telinga ini … Baca Selengkapnya

WANTED: Onny Amanda

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Media dan Humas Formasi 22 FIB UI Onny Amanda: Melindungi Terumbu Karang dengan Cara Sederhana Onny Amanda Putri Widodo akrab di panggil Onny. Tidak disangka-sangka ia adalah Duta Karang Nasional … Baca Selengkapnya

WANTED: Riyan Hidayat

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Media dan Humas Formasi 22 FIB UI Riyan Hidayat : Membaca Sambil Mengenali Lingkungan خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ للنَّاسِ “Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang bermanfaat buat orang lain.” Itulah salah satu … Baca Selengkapnya

WANTED: Bayu Fajri Hadyan

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Media dan Humas Formasi 22 FIB UI Bayu Fajri Hadyan : All you need is love.. Tak ada anak FIB yang tak kenal dengan Festival Budaya. Bahkan hampir seluruh warga … Baca Selengkapnya

WANTED: Zulfian Prasetyo

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Medis Formasi 21 FIB UI Zulfian Prasetyo: Kenangan Yang Menjadi Masa Depan Zulfian, begitu ia kerap disapa. Meskipun dia mengaku sebagai orang yang selalu serius, pada saat wawancara untuk pembuatan … Baca Selengkapnya

WANTED: Siwi Pradiantie

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Medis Formasi 21 FIB UI Siwi Pradiantie: Semangat Tanpa Batas Selasa sore, setelah UTS saya berusaha mempercepat langkah kaki untuk meninggalkan kelas, menuju tempat tokoh WANTED edisi ini berada guna … Baca Selengkapnya

WANTED: Arif Susiliyawati

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Medis Formasi 21 FIB UI Arif Susiliyawati: Menyuarakan Pikiran dengan Lantang Dengan apa seseorang dapat berlatih menyampaikan pikirannya? Jalan yang ditempuh Arif Susiliyawati adalah lomba debat. Menurut gadis anggun ini, … Baca Selengkapnya

WANTED: Ibnu Maroghi

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Medis Formasi 21 FIB UI Ibnu Maroghi: Antara Kata Hati dan Tanggung Jawab Mengikuti kata hati. Dewasa ini mengikuti kata hati seringkali diabaikan oleh sebagian orang, mungkin karena takut dengan … Baca Selengkapnya

WANTED: Nila Rahma

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Medis Formasi 21 FIB UI Nila Rahma: Menjadi Kepala Sekolah Sebelum Sarjana Nila Rahma, mahasiswi tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi ini memiliki ketertarikan yang tinggi pada dunia pendidikan, terutama … Baca Selengkapnya

WANTED: Yuliana Soputro

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Medis Formasi 21 FIB UI Yuliana Soputro: Pendaran Cahaya Ketegaran Pertama kali bertemu dengannya, ada sinar yang tampak. Tentu saja bukan dari sorot lampu, melainkan dari keceriaan wajah manis yang … Baca Selengkapnya

WANTED: Yulia Sri Lorani

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Medis FORMASI 21 Yulia Sri Lorani: Keteguhan dalam Ketulusan Siapa di dunia ini yang tidak pernah galau? Tidak ada, termasuk Uli, panggilan akrab bagi Yulia Sri Lorani. Ya, kadang wajah … Baca Selengkapnya

WANTED: Sapto Hadi Wibowo

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Medis FORMASI 21 Sapto Hadi Wibowo, “Sosok yang disukai banyak orang” “Segala sesuatu harus didasari niat karena Alloh”. Itulah hal yang selalu dipegang Sapto Hadi Wibowo, mahasiswa Program Studi Indonesia … Baca Selengkapnya

WANTED: Farah Diana

Wawancara Orang Terakreditasi – Tim Medis FORMASI XXI Farah Diana “Negeri Impian Bukan Hanya Impian!” Kalau punya baling-baling bambu, ingin pergi ke mana? Bermacam-macam tempat pasti ingin dikunjungi, ya. Atau tidak, keluarkan saja pintu ke … Baca Selengkapnya

WANTED: Puti Parameswari

Lega.   Satu kata yang dapat mewakili perasaan Puti Parameswari, mahasiswa program studi Jerman 2008, setelah berhasil menjadi finalis 12 besar dalam ajang bergengsi Mahasiswa Berprestasi (Mapres) FIB UI 2011.  Ia tidak menyangka bisa sampai tahap … Baca Selengkapnya

WANTED: Eno Bening Swara

Wawancara Orang Terakreditasi Eno Bening Swara “Bocah Kamera Bernafas Sutradara” Semua orang tahu tentang kondisi perfilman Indonesia yang kian hari tidak bertambah dewasa, bisa dikatakan senantiasa nyampah dan membodohkan. Yang ditampilkan tidak jauh dari dunia … Baca Selengkapnya