Tak Hanya Pandai Akademis, Anak UI Juga Jago Ternak Lele! Ini Buktinya

Wah tim pengabdian masyarakat UI berinisiatif memberikan pelatihan dan pendampingan budidaya lele kepada para siswa. Katanya, lele dipilih karena memiliki daya hidup yang tinggi dan mampu bertahan di segala kondisi.


0

Anak UI, pandemi COVID-19 yang tak kunjung berakhir tentunya berdampak pada berbagai sektor, khususnya pada sektor ekonomi. Akibat pembatasan aktivitas, kesejahteraan masyarakat, terutama di kalangan menengah ke bawah pun menurun.

Menyikapi hal tersebut, Universitas Indonesia lewat Tim Pengabdian Masyarakat turun ke jalan dan memberikan bantuan kepada masyarakat dengan memanfaatkan dana hibah. Tim PPM UI 2020 yang terdiri dari dosen, karyawan, dan mahasiswa UI memberikan pelatihan bagi siswa di SMPN 290, Jakarta.

Ketua Tim PPM UI 2020, Ganang Dwi Kartika mengatakan, pemilihan sekolah yang berada di Jalan Rumah Susun Marunda sebagai lokasi kegiatan pengmas dikarenakan sebagian kecil siswa di sekolah tersebut terpaksa putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Mayoritas siswa di SMPN 290 merupakan anak dari keals ekonomi menengah ke bawah yang tinggal di Rusun Marunda. Makanya, tak heran bila sebagian besar orang tuanya terpaksa tidak menyekolahkan anaknya hingga ke jenjang berikutnya.

Atas dasar inilah, Ganang beserta tim berinisiatif memberikan pelatihan dan pendampingan budidaya lele kepada para siswa. Lele dipilih karena memiliki daya hidup yang tinggi dan mampu bertahan di segala kondisi. Oleh karena itu, pembudidayaannya akan lebih mudah dan risiko kerugiannya pun kecil.

“Di Marunda ini kan kebutuhan lele untuk para pedagang juga lumayan tinggi, jadi sangat cocok untuk kami berikan pelatihan dan pendampingan budidaya pembesaran lele,” imbuhnya.

Untuk jenis ikan lele sendiri, Ganang dan tim memilih ikan lele dumbo sebab diminati pasar.

Terdapat tiga kegiatan utama yang dilakukan. Yang pertama, yakni pembangunan dua kolam ikan lele dengan ukuran masing-masing 2 x 3 meter di halaman kosong milik sekolah.

Tim PPM UI 2020 juga memberikan pelatihan mengenai budidaya pembesaran ikan lele secara daring dan mengajak 16 peserta pelatihan ke Kampung Ciseeng, Bogor untuk berguru pada ahlinya (re: peternak lele).

“Karena pandemi, hanya 16 siswa yang kemudian kami pilih dan intensifkan pelatihan. Mereka dilatih menjadi perintis di sekolahnya untuk kemudian nantinya bisa membangkitkan kawan-kawan dan adik-adiknya terkait budidaya pembesaran ikan lele,” jelas Ganang.

Fyi nih, selama program berlangsung (sejak Mei 2020), kolam lele SMPN 290 sukses melakukan pemanenan sebanyak dua kali dengan berat ikan mencapai 48 kilogram! Wow, keren banget bukan?

Hasil pengmas yang memuaskan ini tentunya diterima dengan sangat antusias oleh peserta. Salah satunya oleh Priyono, Kepala SMPN 290 Jakarta. Tentunya karena program ini sangat bermanfaat, gak hanya bagi para peserta didik yang terlibat praktik langsung, tapi juga bagi para guru dan karyawan pendamping.

“Sangat selaras dengan lingkungan sekolah yang berlokasi di pinggir Pantai Marunda, dan sudah dimasukkan ke dalam program peningkatan keterampilan siswa, sebagai salah satu program ekskul pilihan,” kata Priyono.

Antusiasme yang tinggi juga tampak dari para guru pendamping, salah satunya Fahrur Rosi Efendi. Fahrur berterima kasih kepada Tim Pengmas UI yang berkenan membagikan ilmu budidaya pembesaran ikan lele kepada anak didiknya.

“Pengmas UI berupa pelatihan budidaya lele bagi peserta didik SMPN 290 Jakarta dapat mengembangkan minat siswa, hasil ikan tersebut nantinya akan dijual untuk memenuhi kebutuhan dan sebagai dana tambahan dari keterbatasan ekonomi orang tua,” ulasnya

Wah, gak menutup kemungkinan nih setelah berlatih budidaya pembesaran lele, para siswa dapat membuat bahan pangan untuk mereka sendiri, menjadikan lele sebagai penghasilan tambahan, atau mengolah ikan tersebut untuk menaikkan nilai komoditasnya. Kita doakan semoga pelatihan yang diberikan tim pengmas UI berguna dalam jangka panjang ya!

BACA JUGA: 5 Manfaat Ini Bisa Kamu Dapatkan dengan Mengikuti Pengabdian Masyarakat Untuk Mahasiswa


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Ditha Adinda

Content Writer. Are you the end of my prayer? Because Amen love with you. Hit me on: Ditha Adinda (Vokasi, Administrasi Rumah Sakit 2017). Baca artikel Ditha Adinda lainnya.

0 Comments

Leave a Reply