Tebak, Foto Di Manakah Ini?


0

Bahkan “rumput” pun berbicara. .

(1) satu lampu saja–tak terbayang jikalau ini malam hari ..hihi

(2) dibalik sebuah “gedung tinggi”

(3) sisi lain dibalik rumput

 

Keynote:

Ketiga foto ini diambil pada 6/02/2012 sekitar 17:00 WIB. Dan kalau Anda mau percaya, semua ini bisa Anda ditemukan di sebuah Kampus Depok. Tentu saja, kecuali pada hari-hari sekitar penerimaan mahasiswa baru. 🙂


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
lady31

my dream's to be miss problem solver in this world [amin].

4 Comments

Leave a Reply

  1. Jaaahh, kirain mau share penampakan… 😛
    Ini kan jalan penghubung antara MIPA ama FKM…
    Depannya MII…
    Ga usah kagetlah, mbak… saya juga kalo sore menjelang malam sering lewat sana kok… hehehe…

  2. haii… sudah lama sekali tidak berkunjung. Dari dulu mau reply komen ini sangat malas hehehe :p

    Tidakkah Anda tau ada apa gerangan saya mencoba memperlihatkan “fakta-fakta” ini?

    Just think, tentang background “gedung pengelola kampus (universitas INDONESIA)” dengan di agak jauhnya *namun masih bisa tampak ‘dari’ jendela-jendela gedung tersebut* –> “alang-alang tinggi yang teronggok, liar, tak terawat”.

    Sebuah makna, kenapa saya memposting pernyataan diatas tadi tentunya sudah bisa tersirat bukan?

    Bayangkan, seberapa dekat FMIPA dan gedung tsb, tapi alangkah riskannya, tak terawatnya, alang-alang tersebut. Semakin tinggi, berarti suatu tanda kenyamanan bagi hewan-hewan disana. Ada probabilitas bernaung di dalamnya, misalnya ular. Jika ular tersebut tak sengaja terusik, dan ia balik menyerang (dengan melilit atau bisanya) akan membahayakan jiwa yang lewat jalan setapak tersebut–kemungkinan yang lewat dijalan setapak ialah mahasiswa itu sendiri.

    Dan, jika diperhatikan secara seksama, jalan setapaknya (lebih baik lihat lokasi langsung) batu batanya sudah tidak tersusun rapi atau pecah-pecah. Jika lewat mahasiswa dari dua arah pun kadang pun sulit, yang satu menyingkir dulu.

    Jadi, silahkan berkesimpulan sendiri :
    sedekat itukah “gedung pengelola kampus (universitas INDONESIA)” dengan fakultas yang memiliki “halaman alang-alang” tersebut? Secara letak geografis, ya, memang mereka dekat. Jika ditelah lebih lanjut….. (it’s free for your perception now)

    Jika kini bisa dan memang berubah lebih baik, ya, alhamdulillah 🙂

    1. dirapihin dibilang tidak peduli alam? kata siapa? hehe.

      Ya, foto ini sekedar simbolis saja untuk lebih “memperhatikan” di balik gedung itu saja kok. 🙂 bukan berarti dari segi infrastruktur bangunan, tapi dari ‘isi’–(misalnya alat penunjang perkuliahan, kalo di dep. kimia sy pernah dngr dr tmn saya agak miris juga dngr alat2 prktikumnya. ya, memang rata-rata {termasuk di departemen saya seringkali tidak update peralatan penunjangnya..}).

      Seperti yang kita semua tau ‘perhatian’ salah satu bentuk ‘kepedulian’. Dibawah 1 makara yang sama, kepedulian setiap fakultas apakah sebanding (merata sesuai kebutuhan msg2)?

      Berharap foto ini bisa menjadi ‘wacana-simbolis’ super singkat untuk evaluasi berikutnya. 🙂