Siapa di sini anak UI yang sudah lewat semester tiga? Ada? Ada lah pasti, kalau nggak ya nggak mungkin kamu buka-buka situs anakui.com. Nah, kalau kamu sudah lewat semester 3 dan sedang buka situs anakui.com, saya sarankan supaya kamu nggak baca artikel yang satu ini saat di kosan, sendirian dan tengah malam.

“Kenapa, Kak?”

 Ya nggak kenapa-kenapa daripada kamu galau dan ngomongin mantan sendirian.

“Emang kita kali ini mau bahas apa sih, Kak? Kok ngomongin mantan?”

Enggak kok, kita nggak akan ngomongin mantan. Kita hanya akan kasih cerita yang lebih serem daripada ceritain mantan.

Jadi gini lho, kamu tau kan kalau di kampus yang selama ini terkenal tidak hanya karena cewek cakep dan cowok pinternnya itu sering banget ada cerita-cerita seru. Terutama seputar Fakultas Hukum yang bikin merinding.

advertisement

“Ah, apaan sih kak, mulai aneh deh. Malas ah baca lanjutannya.”

Eh, jangan ditutup dulu, serius ini. Kalau kamu nggak baca sampai selesai nanti bahaya, lho!

“Kenapa sih kak emangnya?”

Yasudah, gini aja, aku akan ceritain satu per satu ya. Yuk, duduk manis.

Gedung FHUI. (Sumber: langit11)

Gedung FHUI. (Sumber: langit11)

Jadi ya, beberapa bulan lalu, ada salah satu temanku, dosen di Fakultas Hukum UI. Katakanlah namanya “Ilman” (bukan nama sebenarnya, kalau pun bener ya cuma buat ilustrasi aja).

Nah, jadi si Ilman ini seringkali ngajar mata kuliahnya sampai sore,  bahkan lewat Magrib. Hingga suatu hari, dia bersama seorang temannya yang juga dosen, asik sibuk di ruang dosen Fakultas Hukum sampai larut malam. Temannya ini namanya “Jody” (lagi-lagi bukan nama sebenarnya). Ketika mereka hendak pulang bersama, si Jody ini mendadak kebelet pipis. Iya, pipis, bukan kebelet yang lain lho ya, jangan ngeres.

advertisement

Jadilah si Jody ini bilang ke Ilman “Pak Ilman, saya ke WC dulu sebentar ya, nanti saya tunggu di bawah.”

“Oh baik, pak. Siap,” ujar Ilman.

Ilman pun turun dari lantai 3 ke lantai 1. Namun, ketika lewat lantai 2, Ilman tiba-tiba melihat sosok seperti Pak Jody yang menyalakan lampu kelas dan mengajar dengan suara lantang. Nah, Ilman penasaran dong kan. Katanya ke WC kok malah nyalain lampu.

Sontak, Ilman langsung berjalan ke kelas itu dan baru selesaikan kalimat, “Pak Jody, katanya ke WC, kok malah ke kelas?”

Saat Ilman, membuka pintu kelas, ternyata di ruangan hanya duduk seorang bapak tua yang tidak dikenalnya. “Oh, maaf pak, saya kira teman saya.” Ujar Ilman sambil tersenyum. Si bapak tua berjas itu pun turut tersenyum.

Lalu Ilman pun berfikir, “Itu tadi siapa yah? kayaknya sih dosen baru. Tapi kok malam-malam gini? Apa ada kelas malam? Ah sudahlah, pulang saja. Capek.”

Ilman pun bergegas ke lantai 1. Sesampainya di bawah pak Jody pun kesal “Kemana sih, Pak? Saya cari-cari malah baru nongol di sini? Sudah sejam saya menunggu.” ujar pak Jody.

Ilman pun terheran-heran. Rasanya ia 30 menit pun nggak sampai saat menuruni tangga. “Lho kan saya tadi nyari Pak Jody, tak kirain ngajar lagi. Nggak taunya malah ketemu dosen baru,” Ilman menjelaskan.

“Dosen baru apa? Kalau ada dosen baru pasti saya tahu, kan yang ngajar di sini saya. Saya cari situ sudah sejam, lho. Sampai bolak-balik 3 lantai nggak ketemu. Emang tadi kemana, sih?” tanya Jody kesal.

Ilman pun bingung lalu menjelaskan kronologis kejadian yang baru saja ia alami. Mereka pun sempat kembali ke lantai 2 dan mencari ruangan yang dimaksudkan Ilman, namun sudah tidak ada apa-apa di lokasi kejadian.

Tak mau ambil pusing, mereka pun berjalan keluar. Begitu sampai di gerbang Fakultas, Ilman menepokkan jidatnya.

Prof. Djokosoetono SH. (Sumber: bayudjokosoetono)

Prof. Djokosoetono SH. (Sumber: bayudjokosoetono)

“Astaga! Ini dia, Pak! Ini dia dosen yang tadi saya temuii! Astagfirullah!” teriak Ilman histeris seraya menunjuk patung dekan pertama Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang mereka lewati.

Saking histerisnya mereka pun berlari keluar terbirit-birit. Mereka terheran-heran, bagaimana mungkin Prof. Djokosoetono SH yang sudah meninggal sejak tahun 1965 itu bisa terlihat seolah-olah mengajar di kelas tersebut.

Apakah kisah ini hanya isapan jempol belaka? Apakah ini hanya cerita yang beredar di kalangan dosen dan mahasiswa FH UI? Apapun itu, hanya “Ilman” dan patung itu lah yang tahu. Karena hanya mereka yang pernah betemu dan bertegur sapa.

—

Ada juga nih cerita seram yang masih ada kaitannya dengan FHUI yang belum lama ditulis di AnakUI.com: “Hati-hati! Sosok Ibu Ini Hadir Saat Anak FHUI Pulang Terlalu Malam“.

Share cerita ini di Twitter, Facebook atau LINE kamu! Jika kamu punya cerita seru lain seputar fakultas kamu jangan sungkan untuk berbagi di kolom komentar yah! 😉



[reaction_buttons]