Tertarik dengan Bisnis Startup? Yuk Gabung dengan Prodi Baru UI Ini

Para pengajar di program studi ini adalah praktisi yang berpengalaman di bidang startup, sehingga diharapkan para lulusannya akan siap memasuki pasar kerja bahkan didorong untuk menciptakan lapangan pekerjaan lho


-1
-1 points

Bisnis Startup yang sedang menjamur di kalangan masyarakat membuat Universitas Indonesia tak tinggal diam. Guna mendukung minat masyarakat dalam bidang bisnis kreatif, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) meluncurkan Program Studi Bisnis Kreatif untuk jenjang Sarjana Terapan (D4) di Semester Gasal 2021/2020 yang akan datang.

Pada program studi itu, mahasiswa akan mempelajari mata kuliah dengan metode problem-solving based innovation dan cara mengimplementasikan sebuah proyek bisnis.

Lulusan Prodi Bisnis Kreatif diharapkan memiliki kompetensi untuk menjadi perencana inovasi bisnis, konsultan pemetaan potensi, maupun pelaku usaha bisnis kreatif berbasis inovasi dan teknologi.

“Mereka merupakan generasi Z yang diharapkan dapat menciptakan usaha-usaha rintisan yang mumpuni guna memenuhi kebutuhan industri kreatif,” kata Prof. Dr. Ir. Sigit Pranowo Hadiwardoyo, DEA selaku Direktur Program Pendidikan Vokasi UI dalam keterangan tertulis Humas UI, pada Selasa, 26 Januari 2021.

Kurikulum yang diterapkan, lanjutnya, 70% praktik dan 30% teori. “Para pengajar di program studi tersebut adalah praktisi yang berpengalaman di bidangnya, sehingga diharapkan para lulusan akan siap memasuki pasar kerja bahkan didorong untuk menciptakan lapangan pekerjaan” kata Prof Sigit.

Sumber: Dokumentasi Humas Vokasi Universitas Indonesia

Ketua Program Studi Bisnis Kreatif Deni Danial Kesa, MBA, PhD menambahkan  industri kreatif memiliki potensi yang sangat besar. Hal itu disebabkan karena besarnya peluang pemanfaatan kreativitas, keterampilan, serta bakat individu yang diperoleh melalui cara mengeksplorasi daya kreasi dan daya cipta individu/kelompok tersebut.

“Mahasiswa akan mempelajari cara membentuk Perusahaan Rintisan (startup), membangun pasar, menganalisis strategi pemasaran, proses negosiasi, sampai dengan menyediakan sumber daya yang memiliki keterampilan tinggi,” kata Deni.

Sumber: Dokumentasi Humas Universitas Indonesia

Bisnis Perusahaan Rintisan pada industri kreatif yang menjadi tren di Indonesia berkembang pesat dan banyak diminati kaum milenial. Startup Ranking mencatat bahwa Indonesia menempati urutan ke-lima di dunia dengan jumlah perusahaan rintisan terbanyak, yakni 2.193 perusahaan rintisan pada 2019 –setelah Amerika Serikat, India, Inggris Raya, dan Kanada.

Sejak 2016, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah mencanangkan program ekonomi kreatif dalam berbagai sektor antara lain Pengembang Permainan, Arsitektur, Desain Interior, Musik, Seni Rupa, Desain Produk,Fashion, Kuliner, Film, Animasi dan Video, Fotografi, Desain Komunikasi Visual, Televisi dan Radio, Kriya, Periklanan, Seni Pertunjukan, Penerbitan dan Aplikasi.

Mahasiswa akan menempuh pendidikan sarjana terapan selama delapan (8) semester dan wajib menyelesaikan 144 SKS untuk dapat memperoleh gelar Sarjana Terapan Bisnis Kreatif atau S.Tr.Bns,” kata Deni.

Pada Tahun Akademik 2021/2022, Program Pendidikan Vokasi UI menawarkan 15 program studi pilihan bagi calon mahasiswa. Sembilan Program Studi adalah untuk jenjang ahli madya, yaitu Administrasi Rumah Sakit, Akuntansi, Hubungan Masyarakat, Periklanan Kreatif, Penyiaran Multimedia, Administrasi Asuransi dan Aktuaria, Administrasi Keuangan dan Perbankan, Administrasi Perkantoran, dan Administrasi Perpajakan. Selain itu, enam program studi untuk  jenjang Sarjana Terapan, yaitu Fisioterapi, Terapi Okupasi, Manajemen Rekod dan Arsip, Bisnis Kreatif, Produksi Media, dan Manajemen Bisnis Pariwisata.


Like it? Share with your friends!

-1
-1 points

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Ditha Adinda

Content Writer. Are you the end of my prayer? Because Amen love with you. Hit me on: Ditha Adinda (Vokasi, Administrasi Rumah Sakit 2017). Baca artikel Ditha Adinda lainnya.

0 Comments

Leave a Reply