Tidur di ruang kuliah bukanlah fenomena aneh lagi bagi mahasiswa. Ada yang sengaja ada yang tidak disengaja. Bagi yang memang sengaja, entah karena kecapekan atau memang males, saya no comment deh. Tapi bagi yang inginnya sih melek cuma terkadang mata tidak kompromi, saya ingin berbagi pengalaman nih.

Saya sendiri mantan orang yang punya problem dengan masalah ini. Waktu semester 2 saya punya kegiatan tambahan yang menguras tenaga sampai waktu tidur, walhasil sering tertidur di kelas. Namun dengan berbagai macam”coba-coba” dan sharing dengan teman akhirnya masalah ini bisa diatasi.

Penyebab Tertidur di Kelas

Untuk menyelesaikan masalah berawal dari penyebab masalah. Ini adalah jargon umum untuk mencari solusi. Dengan mengetahui penyebab masalah kita bisa memberantasnya dan akibat dari penyebab itu (sang masalah) jadi hilang.

Ada dua penyebab utama mahasiswa tertidur di kelas:

1. Duduk Diam dalam Waktu yang Lama

duduk diam di bangku kuliah mengakibatkan peredaran darah melambat, apalagi kalau kuliahnya 2 atau 3 sesi memang sangat potensial menyebabkan kantuk. Kantuk jenis ini timbul karena peredaran darah ke otak lambat sehingga supply oksigen sedikit.

Tapi kenapa ya, banyak yang tidak ketiduran padahal duduk diam juga di kelas yang sama dalam waktu yang sama? Hal ini terkait dengan vitalitas fisik dan kelancaran peredaran darah. Olah raga adalah solusi jangka panjang dan terbaik penyebab ini. Semakin rajin berolah raga peredaran darahnya semakin lancar dan sebaliknya. Nah, apakah olah raga anda cukup?

advertisement

Solusi jangka pendeknya? Cobalah permisi keluar kelas untuk sekedar meningkatkan ritme denyut jantung. Lebih baik lagi jika ditambah cuci muka untuk kesegaran ekstra. Jika tidak bisa, ada lagi solusi lain yaitu power breath. Tarik napas dalam-dalam, tahan beberapa detik lalu keluarkan perlahan. Lakukan berulang-ulang sampai merasa lebih segar. Secara teori power breath akan meningkatkan supply oksigen ke otak. Namun menurut pengalaman saya keluar kelas lebih efektif.

Selain itu, bisa dengan meningkatkan aktivitas lain selama di kelas. Mencatat adalah yang terbaik. Kata orang bijak khan ikatlah ilmu dengan mencatatnya. Ada saran dari kakak kelas saya yaitu ngajakin teman ngobrol. Boleh-boleh saja sih jika tidak mengganggu sang teman dan kita bisa tetap fokus ke materi. Yang paling sederhana adalah mengunyah permen. Ini sering saya lakukan dulu, di tas saya selalu ada persediaan permen wanti-wanti bila kantuk menyerang.

2. Kecapekan

Bergadang mengerjakan tugas? Hal klasik bagi mahasiswa. Yang luar biasa adalah bagaimana kita tetap survive di kelas pagi walau kurang tidur di malam hari.

Kurang tidur malam apalagi antara pukul 22.00 sampai 02.00 mengakibatkan tubuh gagal membentuk sel darah merah dan vitamin C dengan cukup. Oleh karena itu, kita bantu dengan suplemen agar kebutuhan tubuh tetap tercukupi. Sejauh yang saya coba, hemaviton dan CDR cukup ampuh (CATATAN: Penulis tidak dibayar sepeserpun oleh siapapun untuk kalimat ini. Bukan mau promosi lho :D)

Power nap adalah solusi lain. Penelitian sudah membuktikan ampuhnya power nap ini. Power nap adalah tidur sejenak 10 s.d. 15 menit, tapi jangan lebih dari itu. Bila lebih justru tidak baik dan malah menambah lemas setelah bangun. Waktu yang paling efektif untuk power nap adalah antara pukul 11.00 s.d. 12.00 tapi bisa juga dilakukan sebelum kelas dimulai. Power nap ini adalah senjata pamungkas saya menghadapi kelas sore. Kantuk di kelas sore memang lebih menantang, apalagi kalau makan siangnya banyak dan di paginya banyak energi terkuras. Tapi sejauh pengalaman saya power nap tetap ampuh mengalahkan tantangan itu.

Trik Umum

Selain solusi spesifik di atas, ada beberapa trik yang umum. Salah satunya adalah menerima asupan cahaya matahari yang banyak. Menurut buku “How to Sleep Less and Gain More Energy Than You Had Ever Before” (wuih.. panjang banget nih judul!), kantuk disebabkan oleh akumulasi hormon melatonin. Pembentukan hormon ini sangat dipengaruhi asupan cahaya yang diterima retina mata, bila retina sedang kurang menerima cahaya maka hormon ini diproduksi. Cahaya yang paling baik intensitasnya adalah cahaya matahari, jauh lebih efektif daripada cahaya lampu. Dengan menerima asupan cahaya yang cukup, rangsangan kantuk dari hormon melatonin akan berkurang.

advertisement

Minta dibangunkan teman juga solusi yang ampuh. Sebelumnya bilang dulu ke teman di sebelah kita untuk membangunkan kita bila kita mulai tertidur. Solusi lainnya adalah duduk di depan. Bagi beberapa orang rasa malunya dapat mengalahkan rasa kantuk, “apa kata dunia kalau dosen saya melihat saya nganuk”, mungkin itulah pikiran mereka. Tapi kalau kamu tergolong muka badak, jangan coba-coba ya… πŸ˜€