Sebagai mahasiswa, ada beberapa skill yang biasanya dimiliki untuk menunjang survival dalam dunia perkuliahan yang kadang senang kadang kejam ini. Mulai dari deadliner yang punya kemampuan mengerjakan makalah 20 halaman dalam waktu semalam meskipun hasilnya cuma dapet B, sampai ke mahasiswa “sakti” yang meskipun gak ikut tes beberapa kali, absennya udah lewat batas, tetep melangkah ke tingkat selanjutnya meskipun nilainya cuma C+.

BACA JUGA: Tujuh Macam Grafik IPK di SIAK-NG

Namun, tahukah kamu, wahai mahasiswa, generasi penerus bangsa, bahwa kemampuan dasar yang dimiliki oleh kalian adalah bersilat lidah. Bukan lidahnya jago silat yah, tapi istilah itu kini lebih populer dengan sebutan ‘sepik’ alias pinter ngomong. (maksudnya speak kali ya, taulah anak sekarang bahasanya).

advertisement

Nah, sepik ini natural banget, semua bisa meskipun gak semuanya jago. Kali ini BMKG akan menyorot beberapa teknik silat lidah adiluhung ala mahasiswa, terutama dalam menyelamatkan diri dari jeratan dosen ataupun kuliah secara umum.

 

Silat lidah presentasi

silat lidah saat presentasi

Silat lidah saat presentasi via robbirodliyya

Sepik-nya jago banget kalo udah presentasi. Ini paling umum loh, kamu pasti pernah menyaksikan meskipun belum tentu sadar. Sekarang, coba flash back dikit ke beberapa kali kamu kerja dan presentasi kelompok. Sesuai hukum rimba yang berlaku, apabila kelompoknya random dan kamu gak milih sendiri, niscaya akan ada satu makhluk yang sama sekali gak ngerjain itu presentasi.

advertisement

BACA JUGA: Percayalah, Kamu Tidak Akan Mau Satu Tugas Kelompok Sama 5 Jenis Orang Ini!

Boro-boro bantu, di chat aja gak nge-read. Ngaco parah. Udah siap banget tuh temen-temen yang lain untuk gak nyertain namanya di daftar anggota kelompok. Tapi, tetiba itu makhluk muncul, pinjem laptop atau ngasih flashdisk dan berhasil menyisipkan satu slide ke dalam presentasi, yang entah apa isinya.

BACA JUGA: Ada 5 Tipe Males Mahasiswa. Nah, Kamu yang Mana?

advertisement

Lalu pas maju, sepiklah dia sesepik-sepiknya tentang satu slide itu. Kalau slidenya berisi poin, berarti dia emang pinter tapi males. Kalo isinya paragraf, berarti dia males dan ‘gak sepinter itu’. Tetep aja sepiknya dia bisa presentasi meskipun pemahamannya tentang materi dan kaitan antarslide perlu dipertanyakan.

 

Sepik Pas Sesi tanya jawab

Silat lidah pas sesi tanya jawab via catatandosen43

Silat lidah pas sesi tanya jawab via catatandosen43

Di sesi ini, kamu bisa liat dua aktor sepik. Satu yang lagi di depan, pasca presentasi. Kedua, yang ada di bangku dan tampangnya sama sekali gak niat nanya.

advertisement

Sepik orang kedua, tipikal banget yang gak menyimak apa yang dipresentasiin, dia baru akan nanya ketika ditunjuk sama dosen untuk nanya. Opening line-nya,  “Oke, saya mau nanya, coba tolong balik lagi ke slide….” Nah, dari situ, dia sepik-sepik punya pertanyaan.

Sepiknya si tokoh yang presentasi adalah ketika ditodong dosen mengenai ketidaksempurnaan presentasinya. Kalau dia pinter, dia akan bilang:

“Maaf, kami memang tidak menyertakan bagian itu untuk dipresentasikan karena merasa hal itu kurang relevan. Kami hanya fokus pada pembahasan…”

Setidaknya dia ada argumen. Lain cerita dengan yang jahat. Ketika ditanya dosen, dia langsung menepis pertanyaan itu dan mengarahkannya ke orang lain.

“Ah, saya rasa si X bisa jawab, Bu.” Dasar sepik.

 

Sepik Masuk Kelas Ketika Telat

silat lidah pas telat via ariefrahmansains

Silat lidah pas telat via ariefrahmansains

Bagaimana caranya masuk kelas telat, tapi gak dimarahin? Caranya adalah membuktikan bahwa kamu technically gak telat. Caranya? Ya, silat lidah dan sedikit kecurangan.

BMKG pernah menyaksikan seorang mahasiswa datang lima menit sebelum masuk, naro tas, terus keluar entah kemana. Setengah jam kemudian, muncullah dia di tengah perkuliahan.

Dosen: “Kamu dari mana? Kamu telat ya?”

Mahasiswa: “Dari toilet, Pak. Saya tadi pas nyampe langsung mules.”

Dosen: “Bohong, kamu pasti telat kan?”

Mahasiswa: “Lah, Pak, tas saya aja udah di dalem tuh.”

Padahal tuh anak nongkrong dulu di kantin. Dasar sepik.

 

Be prepared sebelum bisik-bisik

Be prepared sebelum bisik-bisik via muhammadsubkhan

Be prepared sebelum bisik-bisik via muhammadsubkhan

Ini sepik yang menurut BMKG sangat cerdas. Tahulah pasti beberapa dosen paling sebel sama mahasiswa yang suka ngobrol atau gak merhatiin ketika kuliah berlangsung. Nah, si cerdas sepik ini doyannya ngobrol.

Ia berhasil mengelabui dosen dengan cara mempersiapkan terlebih dahulu ‘alasan’ mengapa ia ‘ngobrol’ dengan temen sebelahnya, sebelum dosen marahin dia.

Dosen: “ Kamu! Kamu dari tadi saya lihat ngobrol terus.”

Mahasiswa: “ Maaf, Pak. Barusan saya diskusi sama X soal penjelasan bapak sebelumnya. X bilang kalau bla bla bla, tapi yang saya mengerti dari penjelasan bapak adalah bla bla bla bla.”

Yap. Itu berhasil.

Pun kalau si dosen tau kamu bohong, setidaknya kamu mengerti apa yang dijelasin, sementara yang diem belum tentu ngerti.

Artikel ini sepik doang atau sepik beneran? Cobalah share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line, kalau banyak yang percaya, berarti ini beneran #sepikbiardishare.